News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Inilah 5 Bekal Penting Bagi Seseorang yang Menginjak Usia 40 Tahun, Ustaz Adi Hidayat Sebut Nomor 3 Jangan Diabaikan ...

Dalam kesempatan ceramahnya, Ustaz Adi Hidayat mengingatkan ketika memasuki usia 40 tahun apa saja bekal penting yang harus disiapkan, kematian adalah misteri.
Kamis, 28 November 2024 - 12:36 WIB
Inilah 5 Bekal Penting Bagi Seseorang yang Menginjak Usia 40 Tahun, Ustaz Adi Hidayat Sebut Nomor 3 Itu ...
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Adi Hidayat Official

tvOnenews.com - Dalam kesempatan ceramahnya, Ustaz Adi Hidayat membagikan 5 bekal yang harus disiapkan jika Anda sudah menginjak usia 40 tahun, karena kematian datang sewaktu-waktu.

Kematian adalah rahasia dari Allah SWT, tak yang ada tahu dan kapan di mana seseorang akan meninggal dunia, namun Ustaz Adi Hidayat mengingatkan ketika memasuki usia 40 tahun kita seharusnya sudah memikirkan kematian.

Alangkah sebaiknya mempersiapkan bekal selalu khususnya di saat kita sudah usia 40 tahun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Ustaz Adi Hidayat, usia 40 tahun adalah momen tepat saat seseorang mempersiapkan bekal utamanya sebelum ajal menjemput.

Meski tak ada jaminan surga atau neraka, poinnya adalah iman kembali diperkuat saat usia 40 tahun.

"Seseorang yang sudah sampai usia 40 tahun, maka Allah mengingatkan ia untuk menyiapkan 5 bekal utama, sebelum ia kembali kepada Allah SWT," ucapnya.

"Hati-hati yang sudah berusia 40 tahun, jika Anda tidak memiliki 1 diantara 5 ini, Anda perlu khawatir, sebab ini peringatan dari Al-Qur'an" sambung kata Ustaz Adi Hidayat.

Ustaz Adi Hidayat
Ustaz Adi Hidayat
Sumber :
  • YouTube

 

Lantas, apa saja 5 bekas utama sebelum ajal menjemput? Simak rangkumannya di bawah ini yang dilansir Youtube Kajian Islam.

  • Doa mensyukuri hidup

Menurut ulama kelahiran Pandeglang Banten ini, doa untuk mensyukuri hidup adalah hal seharusnya dilakukan sejak lama.

Namun, di usia 40 tahun menjadi usia yang paling tepat, hal ini karena sudah cukup lama hidup di dunia. Salah satunya, dengan menggunakan panca indera pada hal yang baik.

"Amanat pertama, dia musti memperbanyak doa kepada Allah SWT agar dibimbing mensyukuri nikmat hidup, plus bisa meningkatkan bakti pada orang tua," terangnya.

Ustaz Adi Hidayat mengatakan jika anda sudah sampai usia 40 tahun, pertama Anda memohon doa kepada Allah untuk dibimbing terus bersyukur kepada Allah.

"Ini yang mau saya tegaskan, apa itu syukur? tidak ada makna lain selain syukur yang tertuang dalam Al-Qur'an dan Hadis, kecuali ungkapan kebahagiaan atas nikmat yang Allah berikan kepada kita," ujarnya.

"Dengan cara menggunakan nikmat itu sesuai dengan fungsi yang telah Allah tetapkan," jelasnya.

Di mana salah satunya kita akan bersyukur dengan nikmat penglihatan mata, Anda diberikan 40 tahun dalam hidup, mata masih bisa melihat.

"Bagaimana mensyukuri nikmat mata, kalau Anda ingin syukuri nikmat mata, maka yang paling singkat, gunakan nikmat mata ini sesuai dengan peruntukan yang telah Allah tetapkan," ungkapnya.

"Fungsi mata, melihat yang baik-baik. Fungsi telinga, untuk dengar azan. Fungsi kaki, untuk berjalan ke mesjid," sambungnya.

Di mana hal itu tertuang dalam Qur'an Surah ayat ke 17 ayat 36. Surah Al-Isra ayat 36.

وَلَا تَقْفُ مَا لَيْسَ لَكَ بِهٖ عِلْمٌ ۗاِنَّ السَّمْعَ وَالْبَصَرَ وَالْفُؤَادَ كُلُّ اُولٰۤىِٕكَ كَانَ عَنْهُ مَسْـُٔوْلًا

Terjemahan

Dan janganlah kamu mengikuti sesuatu yang tidak kamu ketahui. Karena pendengaran, penglihatan dan hati nurani, semua itu akan diminta pertanggungjawabannya.

  • Meningkatkan bakti kepada orang tua

Orang tua menjadi tujuan utama dalam memperbanyak pahala kepada Allah SWT. Melalui bakti yang yang tepat, maka pahala akan mengalir deras.

Termasuk, mendoakan orang tua agar bisa mendapat kenikmatan dunia dan akhirat.

"Perjuangan orang ta mendidik kita sejak kecil. Doakan agar orangtua selalu mendapat ampunan dan kasih sayang di kuburannya," pesan Ustaz Adi Hidayat.

  • Mengamalkan Al-Qur'an

Persiapan bekal selanjutnya ketika anda memasuki usia 40 tahun adalah mengamalkan kita suci Al-Qur'an.

Mengamalkan Al-Qur'an juga tak melalu dengan selalu membacanya setiap detik, tetapi hal yang kerap banyak dilupakan adalah mengajarkan hal tersebut kepada keturunan kita.

Sehingga pahala bisa mengalir tanpa henti.

"Kalau sampai sekarang Anda belum bisa hafal quran, minimal ada 1 anak yang bisa hafal Qur'an. Tempatkan anak di sekolah yang ajarkan Al quran. Mengalir pahala untuk anda. Ibu enggak bisa bimbing baca Al-Qur'an, carikan guru yang bisa, begitu anak bisa baca, pahala mengalir," katanya

  • Bijak dalam memiliki harta

Bekal selanjutnya yang diingatkan oleh Ustaz Adi Hidayat adalah bijak memiliki harta.

Allah SWT tak melarang untuk menikmati hal-hal baik di dunia, seperti pakaian, makanan, hingga rumah yang nyaman untuk tempat tinggal.

Namun, Ustaz Adi Hidayat menegaskan untuk memakai harta secara bijaksana. Misalnya, pakai harta untuk menyekolahkan anak di tempat yang baik sehingga mampu menjadi Al-Qur'an.

"Anak ahli alquran, dia akan diistimewakan oleh Allah SWT. Dia akan dihiasi mahkota saat ke surga, lalu bapak ibunya dipanggil," ucap Ustaz Adi Hidayat.

  • Taubat

Persiapan bekal terakhir adalah taubat nasuha harus menjadi pilihan utama para muslim.

Taubat ini tak main-main, yakni dengan meningkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Setelah bertaubat konsisten. Ciri orang taubat, patuh. Tunduk dan patuh pada Allah SWT. Ketakwaan pada Allah meningkat. Misal, sudah azan, langsung datang ke masjid, bukan santai-santai di rumah," terangnya.


 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Wamen PPA Tegaskan Efisiensi Anggaran Tidak Hambat Program Pemberdayaan Perempuan

Wamen PPA Tegaskan Efisiensi Anggaran Tidak Hambat Program Pemberdayaan Perempuan

Wamen Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Veronica Tan, pastikan kebijakan efisiensi anggaran tidak menghambat program pemberdayaan perempuan.
Apresiasi Langkah Pemerintah Sikapi Kenaikan Avtur, Bambang Haryo: Harusnya Tiket Pesawat Tak Perlu Naik

Apresiasi Langkah Pemerintah Sikapi Kenaikan Avtur, Bambang Haryo: Harusnya Tiket Pesawat Tak Perlu Naik

Anggota Komisi VII DPR RI, Fraksi Gerindra, Bambang Haryo Soekartono menyatakan apresiasinya pada langkah-langkah pemerintah dalam menyikapi kenaikan harga
Pengusaha Tembakau Madura Haji Her Datangi KPK Hari Ini

Pengusaha Tembakau Madura Haji Her Datangi KPK Hari Ini

Pengusaha tembakau asal Madura, Haji Khairul Umam alias Haji Her mendatangi gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu (9/4/2026).
Siswi SMP di Kalideres Diduga Jadi Korban Pelecehan Saat Pulang Sekolah, Polisi Lakukan Penyelidikan

Siswi SMP di Kalideres Diduga Jadi Korban Pelecehan Saat Pulang Sekolah, Polisi Lakukan Penyelidikan

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan sejumlah siswa bergerombol dan geram, usai adanya informasi siswi sekolah mengalami pelecehan oleh orang tak dikenal (OTK)
Dedi Mulyadi Datangi Samsat Soekarno Hatta, Plt Baru Langsung Diuji: Gak Boleh Lagi Ada Kejadian

Dedi Mulyadi Datangi Samsat Soekarno Hatta, Plt Baru Langsung Diuji: Gak Boleh Lagi Ada Kejadian

Setelah adanya polemik, Dedi Mulyadi datangi Samsat Soekarno Hatta, Plt yang baru ditunjuk langsung diuji oleh Gubernur: Gak boleh lagi ada kejadian.

Trending

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Siapa sosok Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung yang dinonaktifkan sementara oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi? Simak profil Ida Hamidah berikut ini.
Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Salah satu nama yang akhir-akhir ini santer dikabarkan akan menjadi pemain naturalisasi dan amunisi baru John Herdman di Timnas Indonesia adalah Luke Vickery.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Kondisi Timnas Indonesia yang diprediksi akan tanpa kekuatan penuh di Piala AFF 2026, dinilai oleh media Vietnam sebagai angin segar bagi skuad Kim Sang-sik.
Hector Souto Harus Terima Fakta Pahit Jelang Timnas Futsal Indonesia Hadapi Vietnam di Semifinal Piala AFF 2026

Hector Souto Harus Terima Fakta Pahit Jelang Timnas Futsal Indonesia Hadapi Vietnam di Semifinal Piala AFF 2026

Rekor pertemuan menjadi sorotan utama jelang duel Timnas Futsal Indonesia asuhan Hector Souto kontra Vietnam pada babak semifinal Piala AFF Futsal 2026.
Dedi Mulyadi Tiba-tiba Sampaikan Permohonan Maaf untuk Warga Jawa Barat Usai Ngaku 'Gubernur Sableng'

Dedi Mulyadi Tiba-tiba Sampaikan Permohonan Maaf untuk Warga Jawa Barat Usai Ngaku 'Gubernur Sableng'

Jagat media sosial mendadak dihebohkan dengan pernyataan Kang Dedi Mulyadi (KDM) yang secara terbuka menyampaikan permohonan maaf kepada warga Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT