Berdosakah Penuhi Tugas Pekerjaan di Pelosok sampai Tak Pernah Shalat Jumat? Justru Buya Yahya Bilang kalau itu...
- Tangkapan Layar YouTube Al-Bahjah TV
Sebagai pendakwah karismatik di Indonesia, Buya Yahya juga sering memperoleh pertanyaan hukum shalat Jumat bagi yang bekerja di luar negeri.
Pelaksanaan shalat Jumat menjadi sulit saat bekerja atau menetap di negara lain yang masyarakatnya bermayoritas bukan penganut agama Islam.
Akibatnya, mereka yang menganut agama Islam harus mencari-cari keberadaan masjid. Bahkan ada negara tidak memiliki bangunan untuk tempat ibadah bagi orang-orang Muslim di sana.
"Jadi begini ini pertanyaan serupa pernah untuk saudara-saudara kami yang ada di Jepang waktu itu," tuturnya.
"Kami mendapat pertanyaan, 'Buya di sini enggak ada masjid, jadi kalau kami mau shalat ke masjid kita melakukan perjalanan satu jam lebih, satu jam setengah'. Kami jawab bahwasanya bahasa fikih," jelas dia.
Buya Yahya pun membagikan solusi dan cara terbaiknya agar tetap shalat Jumat. Ia menyarankan tetap mencari masjid sebagaimana bentuk menghibur diri.
Maksudnya, orang mukmin mempunyai tujuan untuk rekreasi sebagai menghibur diri sekaligus memenuhi kewajibannya untuk beribadah kepada Allah SWT melalui pelaksanaan shalat Jumat.
"Kalau Anda ingin pergi ke sana melakukan shalat Jumat boleh saja untuk sambil refreshing, rekreasi," ucap dia menjelaskan.
Soal hukumnya, pendakwah usia 51 tahun itu tidak memaksa pria Muslim tetap shalat Jumat apabila masjid sulit ditemukan baik di daerah pelosok maupun luar negeri.
"Kalau shalat Jumat tidak di kampung Anda tempat yang jauh Anda sudah tidak wajib Jumatan, Anda cukup shalat Dzuhur," paparnya.
Ia menyarankan pria Muslim segera menjalankan shalat Dzuhur tepat waktu sebagai pengganti shalat Jumat karena sulit mencari masjid.
"Kalau di kampung Anda tidak ada masjid yang ditegakkan untuk Jumatan mesti Anda di negeri-negeri non-Muslim maka Anda tidak wajib Jumatan," bebernya.
Namun, Buya Yahya mengingatkan shalat Jumat masih bersifat wajib dengan syarat apabila di sekitaran tempat tinggal atau kampung sebelah terdengar muadzin sedang mengumandangkan adzan.
"Pertama adalah di masjidnya di kampung yang ada masjid didirikan Jumat. Kalau di kampung tidak ada Jumatan maka di kampung sebelahnya," terang dia.
Load more