GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bakal Batasi Perjalanan Dinas Kemenag, Nasaruddin Umar Alihkan Fungsinya untuk Umat

Menteri Agama (Menag) RI Nasaruddin Umar menyampaikan bahwa dirinya bersama jajaran Kemenag akan membatasi pengolahan anggaran dana untuk perjalanan dinas.
Senin, 2 Desember 2024 - 17:41 WIB
Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar jelaskan pengalihan kemanfaatan anggaran dana Kemenag
Sumber :
  • tvOnenews.com/Abdul Gani Siregar

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Agama (Menag) RI Nasaruddin Umar menyampaikan bahwa dirinya bersama jajaran Kemenag akan membatasi pengolahan anggaran dana untuk perjalanan dinas.

"Kita akan membatasi perjalanan dinas. Menkeu akan potong perjalanan dinas 50 persen," ungkap Menag RI Nasaruddin Umar dalam keterangannya di Jakarta, Senin (2/12/2024).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Nasaruddin Umar menjelaskan pembatasan perjalanan dinas Kemenag sebagai bentuk upaya menggunakan anggaran sebaik-baiknya agar lebih bermanfaat.

Ia menyampaikan bahwa cara memanfaatkan anggaran dana Kemenag sebagai bentuk menjalankan instruksi dan perintah dari Presiden Prabowo Subianto.

Menurutnya, ada banyak yang lebih bermanfaat untuk penggunaan anggaran dana selain perjalanan dinas.

Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar
Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar
Sumber :
  • Humas Kemenag RI

 

Ia berpendapat bahwa anggaran dana dimanfaatkan untuk penggunaan berbagai kegiatan yang sangat berguna bagi masyarakat Indonesia. Khususnya menjalankan program seluruh umat.

Perihal perjalanan dinas, Nasaruddin menuturkan tidak terlalu berdampak positif pada kegiatan Kemenag. Bahkan tak berpengaruh terhadap negara, institusi hingga masyarakat Indonesia.

Ia pernah melakukan penelitian kemanfaatan untuk dirinya bersama jajaran Kemenag tidak lebih dari satu persen jika mengutamakan perjalanan dinas.

"Kami membaca data, efek positif perjalanan dinas itu ada sebuah penelitian. Kemanfaatannya berdasarkan apa yang ditargetkan dengan apa yang dijalankan itu hasilnya 0,5 persen," terangnya.

Ia menerangkan bahwa penggunaan teknologi pertemuan digital baik Zoom, Google Meeting dan sebagainya memiliki manfaat yang besar bagi pejabat Kemenag di tingkat pusat, rektor hingga jajaran kanwil dalam memanfaatkan anggaran dana.

Teknologi pertemuan berbasis digital tidak memeluarkan anggaran dana yang besar. Ini merupakan cara minimalisir perjalanan dinas agar bisa melakukan rapat maupun pertemuan keluar kota.

"Kenapa harus membawa rombongan kalau itu bisa diselesaikan dua atau tiga orang. Para rektor yang hadir, saya hanya menjalankan perintah presiden, ini bukan inisiatif saya tapi saya hanya mendandani saja," jelasnya.

tvonenews

Perihal undangan seminar berbasis internasional juga rentan berpotensi para rektor sibuk menjalankan tugasnya untuk memenuhi undangan. Acara ini membuat anggaran dana semakin boros tanpa memberikan manfaat.

"Maka itu, akan kita atur seminar internasional yang mengundang rektor silakan tapi jangan menggunakan uang negara. APBN tidak akan cukup untuk membiayai perjalanan dinas," ucapnya.

Ia mengharapkan pemenuhan kesejahteraan dan maslahat umat lebih diutamakan agar anggaran dana semakin efisien.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Silakan kita saving, kumpulkan untuk kesejahteraan karyawan kecil kita dan masyarakat yang membutuhkan. Tapi kita melakukan secara proporsional dan legal agar tidak menjadi temuan," pungkasnya.

(ant/hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadi Peserta ASCN 2026 di Filipina, Indonesia Tekankan Pengembangan Smart City

Jadi Peserta ASCN 2026 di Filipina, Indonesia Tekankan Pengembangan Smart City

Indonesia bakal mengikuti forum The 9th ASEAN Smart Cities Network (ASCN) Annual Meeting di Cebu, Filipina, pada Juli 2026.
Menkomdigi Meutya Hafid Minta Orangtua Tidak Kasih Pinjam Akun Sosmed ke Anak, Bahaya Judi Online Mengintai

Menkomdigi Meutya Hafid Minta Orangtua Tidak Kasih Pinjam Akun Sosmed ke Anak, Bahaya Judi Online Mengintai

Peran keluarga kini menjadi benteng utama dalam melindungi anak generasi muda dari ancaman judi online (judol) dan penipuan digital. 
Diminta Usut Dugaan Pengelolaan APBD, BPK Sulsel Terima Masa Pendemo

Diminta Usut Dugaan Pengelolaan APBD, BPK Sulsel Terima Masa Pendemo

Massa yang mengatasnamakan Himpunan Mahasiswa Penyelamat Luwu Timur (HMPLT) mengelar aksi unjuk rasa di Kantor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel).
Dewan Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar Enggan Berikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Ketua MPR Turun Tangan

Dewan Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar Enggan Berikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Ketua MPR Turun Tangan

Lomba Cerdas Cermat yang diadakan MPR RI jadi sorotan publik setelah dewan juri menganulir jawaban siswi SMAN 1 Pontianak. Ketua MPR sikapi permohonan maaf juri
Terpopuler Kemarin: Nasib MC Lomba Cerdas Cermat MPR, KDM Hapus Pajak Kendaraan, Alumni SMAN 3 dan 5 Bandung Sekolah Maung

Terpopuler Kemarin: Nasib MC Lomba Cerdas Cermat MPR, KDM Hapus Pajak Kendaraan, Alumni SMAN 3 dan 5 Bandung Sekolah Maung

Terpopuler kemarin: Nasib MC Lomba Cerdas Cermat MPR Kalbar, Dedi Mulyadi wacanakan hapus pajak kendaraan, hingga alumni SMAN 3 dan 5 Bandung Sekolah Maung.
Wacana Konvensi LPG ke CNG Dinilai Positif, Hidupkan Kembali Ekonomi Rakyat Madura

Wacana Konvensi LPG ke CNG Dinilai Positif, Hidupkan Kembali Ekonomi Rakyat Madura

Pemerintah berencana melakukan konversi energi dari Liquefied Petroleum Gas (LPG) ke Compressed Natural Gas (CNG).

Trending

Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Josepha Alexandra dan murid SMAN 1 Pontianak, peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar dikasi tips penting oleh Gibran Rakabuming Raka.
Shindy Lutfiana Kena Teguran Keras 2 MC Senior Usai Salah Ucap saat Lomba Cerdas Cermat Kalbar: Saya Pikir Tidak Lucu!

Shindy Lutfiana Kena Teguran Keras 2 MC Senior Usai Salah Ucap saat Lomba Cerdas Cermat Kalbar: Saya Pikir Tidak Lucu!

Polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diselenggarakan MPR RI berbuntut panjang. MC Senior beri teguran untuk Shindy Lutfiana
Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Shindy Lutfiana Al Aziz, MC babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar pernah menjadi peserta ajang Tangerang MC Competition 2025.
Nasib Siswi SMAN 1 Pontianak Usai Viral Diduga Dicurangi Juri LCC: Dipanggil Wapres Gibran ke Istana, Isinya Mengejutkan

Nasib Siswi SMAN 1 Pontianak Usai Viral Diduga Dicurangi Juri LCC: Dipanggil Wapres Gibran ke Istana, Isinya Mengejutkan

Istana Wakil Presiden mendadak menjadi lokasi pertemuan spesial bagi sepuluh pelajar SMAN 1 Pontianak, Rabu (13/5). 
Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Persoalan sanksi bagi dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat dipastikan belum berakhir. 
Enggan Sampaikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI Justru Salahkan Sound

Enggan Sampaikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI Justru Salahkan Sound

Ajang Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI terus menuai polemik di publik usai aksi dewan juri yang menganulir jawaban siswi SMAN 1 Pontianak.
Gegara Salah Ucap, MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Curhat Kehilangan Pekerjaan, Netizen: Perasaan Kakak Saja

Gegara Salah Ucap, MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Curhat Kehilangan Pekerjaan, Netizen: Perasaan Kakak Saja

MC pada Lomba Cerdas Cermat yang bernama Shindy Lutfiana mengungkapkan permohonan maaf kepada masyarakat atas pernyataan yang telah menyinggung banyak pihak.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT