GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kisah Mualaf Eks Pemain Persib Marcio Souza, Legenda Asing Liga Indonesia yang Masuk Islam itu Kini Nasibnya...

Mantan juru gedor asing Persib Bandung sekaligus legendaris asing Liga Indonesia, Marcio Souza yang mualaf dan masuk agama Islam kini bernasib seperti ini.
Sabtu, 7 Desember 2024 - 14:25 WIB
Mantan pemain Persib Bandung sekaligus legenda asing Liga Indonesia, Marcio Souza
Sumber :
  • Instagram/@marciosouza1401

tvOnenews.com - Mantan pemain asing Persib Bandung, Marcio Souza mempunyai kisah mualaf selama berkarier di Tanah Air.

Sebagai legenda asing Liga Indonesia, Marcio Souza yang pernah membela Persib Bandung mengaku tertegun dengan nilai dalam agama Islam, sehingga memutuskan mualaf di salah satu klub Liga 1.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelum di Persib Bandung, mulanya Marcio Souza berkiprah di Tanah Air sejak digulirnya kompetisi Liga Indonesia musim 2006.

Souza pertama kali membela klub yang pernah bergulat di Liga 1, yakni Persela Lamongan saat unjuk gigi pada Liga Indonesia era 2000-an.

Marcio Souza, mantan pemain asing legendaris Liga Indonesia
Marcio Souza, mantan pemain asing legendaris Liga Indonesia
Sumber :
  • Facebook Persib Bandung

 

Souza hanya berseragam Persela kurang lebih dua tahun. Meski kiprahnya sangat ciamik untuk tim kebanggaan warga Lamongan.

Dalam kiprahnya selamat bergulat di sejumlah klub Indonesia, juru gedor asal Brasil itu telah membukukan 66 pertandingan dan melesatkan 41 golnya.

Selebrasi uniknya membuat fans sepak bola di Indonesia terpukau atas aksi tersebut karena terlihat seperti menirukan gaya khas dari almarhum Tukul Arwana.

Ia mengisi posisi sebagai juru gedor yang mengerikan karena mempunyai kemampuan tendangan dari jarak jauh, sundulan bola akurat, dan tendangan bebas berbahayanya.

Klub di Indonesia yang pernah menggunakan jasa Souza, antara lain Arema Indonesia, Deltras Sidoarjo, Semen Padang, Persib Bandung, dan Perseman Manokwari sebagai tim terakhirnya.

Di Semen Padang, Souza sukses menyabet pemain berjasa untuk tim kebanggaan warga Ranah Minang menembus Indonesia Super League musim 2009-2010.

Di Persib Bandung pada musim 2011/2012, Souza juga telah mengoleksi delapan gol setelah pindah dari Semen Padang.

Namun begitu, Souza mempunyai nasib buruk. Berbagai kontroversi menimpa dirinya atas tuduhan pengaturan skor.

Kontroversi ini membuat Souza ditangkap di negara asalnya, Brasil pada 2016. Kebetulan kasus ini terjadi saat memperkuat Perseman Manokwari.

Souza mendapat tuduhan telah jual-beli pertandingan kepada Persepar Palangkaraya dengan bayaran kisaran Rp50 juta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

PT Liga Indonesia juga pernah melarang keras Souza berkiprah di Tanah Air sekitar tahun 2012 silam.

Meski diwarnai kontroversi, Souza resmi mualaf karena terenyuh dengan agama Islam saat berkutat dengan Semen Padang.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Effendi Simbolon Anggarkan Rp10 M Benahi Kampus UHN: Kami Ingin Kampus Ini Jadi Persemaian Tunas-tunas Harapan Bangsa

Effendi Simbolon Anggarkan Rp10 M Benahi Kampus UHN: Kami Ingin Kampus Ini Jadi Persemaian Tunas-tunas Harapan Bangsa

Ketua Umum Pengurus Yayasan UHN, Dr. Effendi Muara Sakti Simbolon, menegaskan yayasan berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan dan sarana prasarana kampus.
Kapolri Lapor Pembangunan SPPG Polri ke Presiden: 33 Dibangun di Wilayah 3 T dan 47 Pakai Energi Terbarukan

Kapolri Lapor Pembangunan SPPG Polri ke Presiden: 33 Dibangun di Wilayah 3 T dan 47 Pakai Energi Terbarukan

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melaporkan pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Polri yang tersebar di seluruh Indonesia di hadapan Presiden Prabowo Subianto.
Resmi! Teja Paku Alam Masuk Pertimbangan John Herdman untuk Dipanggil ke Timnas Indonesia setelah Tampil Impresif di Persib

Resmi! Teja Paku Alam Masuk Pertimbangan John Herdman untuk Dipanggil ke Timnas Indonesia setelah Tampil Impresif di Persib

Teja Paku Alam resmi masuk pertimbangan John Herdman ke Timnas Indonesia setelah tampil impresif bersama Persib Bandung dengan catatan clean sheet terbanyak.
FKS Group dan PT Pelindo Multi Terminal Dorong UMKM Surabaya Naik Kelas

FKS Group dan PT Pelindo Multi Terminal Dorong UMKM Surabaya Naik Kelas

FKS Group bersama Pelindo Multi Terminal kembali melanjutkan program pemberdayaan masyarakat yang kini memasuki tahap kedua di Surabaya.
LPG Mahal, KDM Ajak Warga Jabar Masak Pakai Kayu atau Gas dari Kotoran Sapi: Yang di Kota Pakai Kompor Listrik

LPG Mahal, KDM Ajak Warga Jabar Masak Pakai Kayu atau Gas dari Kotoran Sapi: Yang di Kota Pakai Kompor Listrik

Kenaikan harga gas elpiji nonsubsidi yang terjadi belakangan ini memantik respons dari Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Pria yang akrab disapa KDM ini menilai
Kepala Sekolah Berkomentar Menohok soal Lomba Cerdas Cermat MPR: SMAN 1 Sambas Terpojok

Kepala Sekolah Berkomentar Menohok soal Lomba Cerdas Cermat MPR: SMAN 1 Sambas Terpojok

Kepala Sekolah SMAN 1 Sambas, Syafaruddin lontarkan komentar menohok terkait Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar tingkat Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar).

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT