News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mulai Sekarang Jangan Sembarangan Makan Buah yang Dipetik dari Pohon Tak Bertuan, Walau Masih Boleh Kata Buya Yahya...

Pendakwah Buya Yahya mengingatkan ada sejumlah ketentuan khusus jika ingin makan buah hasil petikan dari pohon tak bertuan, tempat umum, dan pinggir jalan.
Minggu, 8 Desember 2024 - 04:41 WIB
Buya Yahya ingatkan ada ketentuan makan buah setelah petik dari pohon tak bertuan atau di pinggir jalan
Sumber :
  • Tangkapan Layar YouTube Al-Bahjah TV

tvOnenews.com - Pendakwah Buya Yahya sering melihat orang-orang sengaja makan buah setelah memetik dari pohon yang tertanam di tempat umum.

Buya Yahya menerangkan pohon-pohon menghasilkan buah di pinggir jalan kebanyakan tidak bertuan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Buya Yahya memahami pohon di pinggir jalan atau tempat umum diartikan mereka bisa bebas makan buah dari tanaman itu karena dikonsumsi untuk semua orang.

"Lalu buahnya untuk siapa? Karena ditanam di tempat umum maka buahnya buat siapa saja boleh memetik dan memakannya," ungkap Buya Yahya dalam suatu ceramah disadur dari kanal YouTube Al-Bahjah TV, Minggu (8/12/2024).

"Ini sebab pohon berada bukan di tempat khusus yang dimiliki orang lain," sambung dia menjelaskan.

Ilustrasi anak kecil makan buah saat petik sembarangan dari pohon tertanam di tempat umum atau pinggir jalan
Ilustrasi anak kecil makan buah saat petik sembarangan dari pohon tertanam di tempat umum atau pinggir jalan
Sumber :
  • Istockphoto

 

Pohon di pinggir jalan mendapat perspektif sebagai tanaman tak bertuan karena telah bersifat umum.

Pohon yang tertanam di pinggir jalan tampaknya mempunyai sejumlah manfaat, seperti mencegah atau mengurangi polusi udara.

Pohon akan selalu menyerap seluruh karbondioksida yang bertebaran jika tertanam di pinggir jalan, sehingga udara tetap bersih dan tidak kotor.

Kemudian, pohon di pinggir jalan sangat berpengaruh terhadap suhu udara agar lingkungan di sekitarnya tetap aman, nyaman dan terasa sejuk.

Pohon di tempat umum khususnya pinggir jalan sangat bermanfaat sebagai penangkal atau pencegahan air banjir yang melanda baik dari sungai, danau, telaga hingga laut.

Laju air akan semakin melambat dengan kehadiran pohon-pohon di tempat umum.

Kebisingan berasal dari suara yang melintas di area jalan akan berkurang karena diredam oleh pohon-pohon tersebut.

Semakin banyak pohon di pinggir jalan menyebabkan kesehatan tetap terjaga, seperti menghilangkan stres dan mempertebal kekebalan daya tahan tubuh.

Namun begitu, ada beberapa hal penting menjadi perhatian jika ada orang yang menanam pohon di tepi jalan atau tempat umum.

Salah satu hal dalam proses menanam pohon di pinggir jalan harus mengetahui apakah ada yang memiliki lahan tersebut atau tidak bertuan.

Soal buah-buahan dari pohon berada dalam posisi di pinggir jalan atau tempat umum, menurut Buya Yahya, masih sah dikonsumsi karena dianggap telah mempunyai izin.

"Misalnya Anda menjumpai buah di hutan, maka Anda boleh memakannya, karena buah adalah milik negara milik rakyat Indonesia semuanya, bahkan mengambil kayu-kayunya boleh dibawa pulang," jelas dia.

Kebolehan mengonsumsi buahnya, kata Buya Yahya, harus mengingat maslahat umum yang tidak boleh ditentang sesuai dengan kesepakatan atas niat dari penanamnya.

Sebagai pendakwah karismatik, Buya Yahya menguraikan apabila pohon masih di sekitaran pemukiman boleh dikonsumsi terkhusus pada bagian buahnya.

Pasalnya, tetangga yang menanamkan pohon itu bertujuan agar orang-orang sekitarannya merasa bahagia bisa mengonsumsi buah dari tanamannya.

Ia memahami banyak orang masih ragu saat melihat buahnya telah matang yang menyatu dengan batang pohon. Meski pemilik tanaman itu merupakan sosok tetangganya.

"Padahal tidak izin tidak apa-apa, tapi kalau tak izin tak beradab juga, kemudian yang menanam melarang buahnya diambil ini juga tak beradab karena itu bukan tanahnya," terangnya.

"Sebaiknya hidup bertetangga secara kekeluargaan jangan sampai ada masalah," lanjutnya.

Pengasuh LPD Al Bahjah itu lebih menyarankan pohon yang tertanam meski di tempat umum sebaiknya tidak bersifat menumbuhkan buah.

Ia menganggap buah yang tercantol di pohon itu bisa menyebabkan permusuhan. Apalagi jika tanaman tersebut tidak terlalu tinggi rentan diambil tanpa izin.

"Sebaiknya hindari sifat tamak dalam kehidupan, yang menjadi sumber permusuhan dengan saudara atau tetangga, bahkan hanya karena masalah buah saja," katanya.

Lanjut, pendakwah kelahiran dari Blitar itu mengibaratkan jika pohon tertanam di depan rumah seorang pejabat atau tidak dikenali sama sekali, sebaiknya lebih menekankan agar minta izin dulu.

tvonenews

"Kalau di sana rumah dinas bupati, yang bertanggung jawab adalah bupati, kalau ada pohon mangga, ia berhak menikmati selagi menjadi bupati, maka kalau mau ambil mangga izin dulu dengan bupati karena itu wilayahnya," tuturnya.

Buya Yahya menjelaskan dalam kaidah agama Islam perlu mengetahui ilmu dan adab agar tidak membiasakan diri mengambil barang orang lain, meski menganggap benda itu tak bertuan.

Ia menganjurkan minta izin kepada pemiliknya tidak berat saat benar-benar memenuhi rasa penasarannya bagaimana rasa buah itu.

"Tidak boleh meniru orang mengambil, lalu mengambil juga, tidak boleh seperti itu," tegasnya.

Ia menyebutkan seseorang harus berikrar jika pemilik tanah telah membebaskan buah dari pohon di lahannya dikonsumsi untuk penyewa tempat.

"Karena itu milik pondok, namun sebagai pemilik, kiai bisa saja mengizinkan santri-santri untuk menikmati buah-buahan tersebut," bebernya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Termasuk kepada seluruh pengurus pondok, kalau salah satu makan sendiri tidak dibenarkan, karena milik semua penghuni pondok," tandasnya.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Malaysia Menang 3-0 atas Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026, Tan Cheng Hoe Langsung Ingatkan Skuad Jelang Hadapi Timnas Indonesia

Malaysia Menang 3-0 atas Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026, Tan Cheng Hoe Langsung Ingatkan Skuad Jelang Hadapi Timnas Indonesia

Malaysia menang 3-0 atas Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026. Tan Cheng Hoe puas, tetapi meminta skuad tetap konsisten sebelum menghadapi laga sulit berikutnya.
Bupati Gowa Diduga Minta Dana Dalih CSR hingga Minta Rp1 Juta Setiap Pembangunan Rumah

Bupati Gowa Diduga Minta Dana Dalih CSR hingga Minta Rp1 Juta Setiap Pembangunan Rumah

Dirtindak Kortas Tipidkor Polri, Brigjen Pol. Robertus Yohanes De Deo Tresna Eka Trimana mengatakan, terdapat empat rangkaian peristiwa dugaan pemerasan...
Taklukan Wakil Tuan Rumah Lewat Duel Rubber Game, Amri/Nita Melaju ke Semifinal Ganda Campuran Asian Games 2026

Taklukan Wakil Tuan Rumah Lewat Duel Rubber Game, Amri/Nita Melaju ke Semifinal Ganda Campuran Asian Games 2026

Ganda campuran Indonesia, Amri Syahnawi/Nita Fiolina Marwah, memastikan tempat di semifinal bulu tangkis Asian Games 2026 usai menaklukan wakil tuan rumah.
Susunan Pemain Timnas Indonesia Vs Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026: John Herdman Langsung Pasang Luke Vickery Starter

Susunan Pemain Timnas Indonesia Vs Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026: John Herdman Langsung Pasang Luke Vickery Starter

Timnas Indonesia resmi menurunkan Luke Vickery sebagai starter saat menghadapi Singapura di laga perdana FIFA ASEAN Cup 2026 malam ini.
Menko Kumham Imipas Apresiasi Temuan Ombudsman di Lapas Cibinong, Tegas Akan Bertindak Objektif

Menko Kumham Imipas Apresiasi Temuan Ombudsman di Lapas Cibinong, Tegas Akan Bertindak Objektif

Ombudsman temukan fasilitas mewah di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong, Bogor hingga viral. Menko Kumham Imipas akan usut kasus secara objektif
Rela Lepas Seragam Sekolah demi Orang Tua, Kisah Habibi Bocah 12 Tahun yang Jualan Siomay di Bintaro

Rela Lepas Seragam Sekolah demi Orang Tua, Kisah Habibi Bocah 12 Tahun yang Jualan Siomay di Bintaro

Beban hidup yang menghimpit keluarga memaksa Habibi, anak laki-laki berusia 12 tahun, menunda masa depannya di bangku pendidikan. 

Trending

Top 3 Voli: Zhong Hui Gantikan Megawati Hangestri, Pesan Khusus Senior ke Megatron, hingga Pemain Hyundai Hillstate Tak Habis Pikir

Top 3 Voli: Zhong Hui Gantikan Megawati Hangestri, Pesan Khusus Senior ke Megatron, hingga Pemain Hyundai Hillstate Tak Habis Pikir

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler seputar pilar baru pengganti Megawati Hangestri hingga kehebohan sesi latihan tim. Berikut rangkumannya.
Kortas Tipidkor Polri Tetapkan Bupati Gowa Tersangka Pemerasan dan TPPU Pengurusan PKKPR Hingga Pengurusan Izin PBG

Kortas Tipidkor Polri Tetapkan Bupati Gowa Tersangka Pemerasan dan TPPU Pengurusan PKKPR Hingga Pengurusan Izin PBG

Kortas Tipidkor Polri menetapkan Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang sebagai tersangka dalam kasus pemerasan dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang
Begini Kondisi Ferdy Sambo Sekarang yang Menempati Lapas Kelas II A Cibinong, Tempat yang Baru Saja Disidak Ombudsman

Begini Kondisi Ferdy Sambo Sekarang yang Menempati Lapas Kelas II A Cibinong, Tempat yang Baru Saja Disidak Ombudsman

Kabar Ombudsman sidak Lapas Cibinong, merupakan tempat Ferdy Sambo ditahan saat ini. Lantas bagaimana kondisinya sekarang? Simak penjelasan di bawah ini
Timnas Indonesia Diakui Dunia, Pelatih Jerman Sampai Ketar-ketir Lihat Kualitas Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026: Mereka Sulit Dikalahkan

Timnas Indonesia Diakui Dunia, Pelatih Jerman Sampai Ketar-ketir Lihat Kualitas Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026: Mereka Sulit Dikalahkan

Kekuatan Timnas Indonesia mendapat pengakuan dari pelatih Bangladesh, Thomas Dooley. Ia menilai skuad Garuda kini menjadi tim yang sangat sulit dikalahkan.
‘Bapak Bayar Berapa?’ Ini Jawaban Warga Binaan Penghuni Klaster Mewah Lapas Cibinong Saat Ditanya Ombudsman

‘Bapak Bayar Berapa?’ Ini Jawaban Warga Binaan Penghuni Klaster Mewah Lapas Cibinong Saat Ditanya Ombudsman

Beredar video hasil pengawasan yang dilakukan Ombudsman Republik Indonesia kepada Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat
Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 26 September 2026: Rezeki Mengalir dan Peluang Tak Terduga

Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 26 September 2026: Rezeki Mengalir dan Peluang Tak Terduga

Berikut 5 zodiak yang diprediksi paling hoki pada 26 September 2026: Rezeki mengalir dan peluang tak terduga.
Kunjungan Kerja ke Polres Bogor, Kapolda Jabar Resmikan Empat Bangunan Strategis dan Serahkan Bantuan Rumah Asri

Kunjungan Kerja ke Polres Bogor, Kapolda Jabar Resmikan Empat Bangunan Strategis dan Serahkan Bantuan Rumah Asri

Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jawa Barat, Irjen Pol Dr. Pipit Rismanto, S.I.K., M.H., melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) ke Markas Komando (Mako) Polres Bogor, Jumat (25/9/2026).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT