News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mitos Menyapu di Malam Hari Penyebab Rezeki Makin Seret, Memangnya Benar? Justru Buya Yahya Bilang Hukumnya dalam Islam...

Buya Yahya mengupas tuntas soal hukum dalam agama Islam terhadap tradisi turun menurun mitos kegiatan menyapu di malam hari menyebabkan aliran rezeki sempit.
Minggu, 15 Desember 2024 - 15:40 WIB
Buya Yahya ungkap hukum dari mitos menyapu di malam hari bikin rezeki seret dalam agama Islam
Sumber :
  • Kolase tangkapan layar YouTube Al-Bahjah TV & iStockPhoto

tvOnenews.com - Pendakwah KH Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya mengungkapkan hukum menyapu malam hari digadang-gadang mempengaruhi rezeki.

Perihal mitos menyapu di malam hari, kata Buya Yahya, banyak yang beranggapan aliran rezeki semakin dibuat seret.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Buya Yahya menjelaskan bahwa menyapu baik dilakukan pada malam hari atau pagi hari sebagai tanda peduli dengan kebersihan yang bisa mempengaruhi pada aliran rezeki.

Namun begitu, mitos menyapu bisa menyebabkan rezeki sempit jika dilakukan pada malam hari menjadi perhatian utama bagi Buya Yahya menjelaskan dalam segi hukum dari agama Islam.

"Tidak ada larangan," ungkap Buya Yahya dalam suatu ceramah disadur dari kanal YouTube Al-Bahjah TV, Minggu (15/12/2024).

Ilustrasi menyapu lantai yang kotor di malam hari
Ilustrasi menyapu lantai yang kotor di malam hari
Sumber :
  • iStockPhoto

Ā 

Bahwasanya menyapu menjadi salah satu cara sekaligus kegiatan agar tetap menjaga kebersihan.

Kebersihan pada lantai atau permukaan tanah menjadi dampak dari kegiatan menyapu.

Biasanya orang-orang menyapu menggunakan alat berupa sapu atau alat kebersihan lainnya saat membuang kotoran di lantai maupun tanah.

Dalam kegiatan menyapu ini juga sangat menguntungkan bagi kesehatan manusia yang melakukannya.

Kegiatan menyapu akan bermanfaat sebagai bentuk latihan dan memperkuat otot-otot pada bagian lengan.

Keuntungan dalam kegiatan ini persis seperti melakukan berjalan kaki yang bisa menjadi kegiatan olahraga untuk menjaga kesehatan.

Merujuk dalam Kitab Ihya' Ulumuddin karya Imam Al Ghazali, agama Islam mewajibkan setiap orang mukmin harus tetap menjaga kebersihan.

Hadits riwayat dari Imam Al Ghazali menjelaskan anjuran pentingnya terhadap kebersihan merupakan bagian menjaga keimanan, Rasulullah SAW bersabda:

Ų§Ł„Ų·Ł‘ŁŁ‡ŁŁˆŲ±Ł Ų“ŁŽŲ·Ł’Ų±Ł Ų§Ł„Ł’Ų„ŁŁŠŁ…ŁŽŲ§Ł†Ł

Artinya: "Kesucian itu adalah setengah dari iman." (HR. Muslim)

Islam juga menunjukkan sebagai dasar pembangunan yang disertakan adanya kebersihan telah dijelaskan dalam hadits riwayat dari Aisyah Radhiyallahu 'Anha, Rasulullah SAW bersabda:

"Agama itu dibangun berasaskan kebersihan." (HR. Muslim)

Adapun anjuran menjaga kebersihan melalui kegiatan menyapu dan sebagainya juga dijelaskan dalam hadits riwayat, Rasulullah SAW bersabda:

ŲŖŁŽŁ†ŁŽŲøŁŽŁ‘ŁŁŁˆŁ’Ų§ ŲØŁŁƒŁŁ„ŁŁ‘ Ł…ŁŽŲ§ Ų§ŁŲ³Ł’ŲŖŁŽŲ·ŁŽŲ¹Ł’ŲŖŁŁ…Ł’ ŁŁŽŲ§ŁŁ†ŁŽ Ų§Ł„Ł„Ł‡ŁŽ ŲŖŁŽŲ¹ŁŽŲ§Ł„ŁŽŁŠ ŲØŁŽŁ†ŁŽŁŠ Ų§Ł„Ų§ŁŲ³Ł’Ł„Ų§ŁŽŁ…ŁŽ Ų¹ŁŽŁ„ŁŽŁŠ Ų§Ł„Ł†ŁŽŲøŁŽŲ§ŁŁŽŲ©Ł ŁˆŁŽŁ„ŁŽŁ†Ł’ ŁŠŁŽŲÆŁ’Ų®ŁŁ„ŁŽ Ų§Ł„Ł’Ų¬ŁŽŁ†ŁŽŁ‘Ų©ŁŽ Ų§ŁŁ„Ų§ŁŽ ŁƒŁŁ„ŁŁ‘ Ł†ŁŽŲøŁŁŠŁ’ŁŁ

Artinya: "Bersihkanlah segala sesuatu semampu kamu. Sesungguhnya Allah Ta'ala membangun Islam ini di atas dasar kebersihan dan tidak akan masuk surga kecuali setiap yang bersih." (HR. Ath Thabrani)

Adapun kegiatan menyapu yang lebih efisien dan sangat membantu untuk menyimpan banyak tenaga bisa menggunakan beberapa hal.

Beberapa hal menyapu agar lebih simpel bisa penggunaan alat bersih seperti sapu, pel dan sebagainya yang memberikan kenyamanan pada tangan.

Sapu yang menggunawkan bulu dan bersifat satu arah juga menjadi bentuk ideal dalam kegiatan menyapu.

Kemudian, menyapu mengarah pintu keluar dari dalam ruangan juga sangat menguntungkan agar tidak mengerjakan kegiatan ini dua kali.

Namun begitu, Buya Yahya sering mendengar dari berbagai pendapat bahwa pada malam hari sangat dilarang untuk menyapu.

Padahal, kegiatan ini menjadi rutinitas utama untuk tetap menciptakan kenyamanan selama tinggal di sebuah bangunan.

Sebagai pendakwah, Buya Yahya mengambil hukumnya dalam agama Islam agar mitos menyapu di malam hari bisa menyebabkan rezeki sempit tidak keliru.

Menurut pengasuh LPD Al Bahjah itu, tidak ada batasan waktu dalam melakukan kegiatan menyapu.

"Anda boleh menjabat, menyapu, dan gunting kuku malam hari," jelas dia.

Beberapa daerah memang memiliki pandangannya masing-masing sebagai ciri-ciri kebiasaan dari leluhurnya yang turun menurun soal mitos menyapu di malam hari.

Namun demikian, pendakwah karismatik kelahiran di Blitar itu mempertegas mitos ini telah mengalami kekeliruan.

tvonenews

Tak hanya itu, mitos tersebut juga membuat setiap orang mukmin takut adanya pamali apabila ingin menjaga kebersihan pada malam hari melalui kegiatan menyapu.

"Pamali atau larangan menyapu pada waktu-waktu tertentu tidak ada dalam ajaran Islam," tegasnya.

Kemudian, pendakwah usia 51 tahun ini juga mengingatkan tidak ada keharaman untuk menyapu di malam hari.

Ia merasa heran terhadap mitos ini memberikan kekhawatiran rezeki akan dibuat seret hanya melakukan kegiatan menjaga kebersihan.

Bahwasanya rezeki, kata Buya Yahya, telah menjadi ketetapan setiap makhluk hidup sebagai jaminan langsung dari Allah SWT.

"Tidak ada haram. Kalau pun tidak boleh memotong kuku malam hari karena ada sesuatu yang membahayakan," terangnya.

"Misalnya lampunya mati atau gelap, itu kan bisa membahayakan," sambungnya menjelaskan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam penutupnya. Buya Yahya sangat mendukung menyapu sebelum tidur di malam hari sangat dianjurkan demi menciptakan kebersihan, kenyamanan dan kesehatan.

(hnf/hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Malaysia Disebut akan Main Mata dengan Singapura Demi Singkirkan Timnas Indonesia, Noor Korompot: Ada Skenario Besar

Malaysia Disebut akan Main Mata dengan Singapura Demi Singkirkan Timnas Indonesia, Noor Korompot: Ada Skenario Besar

Staf Khusus Menteri Hukum RI Bidang Transformasi Digital, Noor Korompot menyebut ada skenario yang menyebut bahwa Timnas Indonesia akan disingkirkan oleh Malaysia dan Singapura.
IEU-CEPA Berpotensi Hapus Gap Tarif RI-Vietnam, Investasi Padat Karya Bisa Bergeser ke Indonesia

IEU-CEPA Berpotensi Hapus Gap Tarif RI-Vietnam, Investasi Padat Karya Bisa Bergeser ke Indonesia

IEU-CEPA berpotensi menghapus gap tarif produk padat karya RI-Vietnam di Eropa dan membuka peluang Indonesia menarik relokasi investasi.
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Desak Sekolah Tindak Tegas Pelaku Bully, Viral Siswa Diduga Jadi Korban Perundungan Senior

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Desak Sekolah Tindak Tegas Pelaku Bully, Viral Siswa Diduga Jadi Korban Perundungan Senior

Viral di media sosial, yang memperlihatkan adanya seorang ibu datang ke tempat tongkrongan senior yang diduga pelaku bully pada anaknya. Kasus ini disorot KDM.
Usai Ditetapkan Tersangka, Polisi Bakal Periksa Masinis KA Argo Bromo Anggrek Pekan Depan

Usai Ditetapkan Tersangka, Polisi Bakal Periksa Masinis KA Argo Bromo Anggrek Pekan Depan

Masinis KA Argo Bromo Anggrek berinisial AN (37) ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Metro Jaya dalam kasus kecelakaan kereta api Argo Bromo Anggrek relasi
Raih Medali Emas Asian Games 2026, Loe/Daniel Beberkan Kunci Kemenangan Comeback atas Wakil China di Partai Final

Raih Medali Emas Asian Games 2026, Loe/Daniel Beberkan Kunci Kemenangan Comeback atas Wakil China di Partai Final

Ganda campuran andalan Indonesia yakni Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, berhasil meyumbang medali emas ketiga untuk Merah Putih di gelaran Asian Games 2026.
Karhutla TNBS Jambi Mendekati Habitat Harimau Sumatera

Karhutla TNBS Jambi Mendekati Habitat Harimau Sumatera

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Taman Nasional Berbak dan Sembilang (TNBS), Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi kian meluas hingga mendekati

Trending

Justin Hubner Bakar Semangat Penggawa Timnas Indonesia Usai Ditahan Imbang Malaysia: Masih Belum Berakhir, Ayo Kalahkan Bangladesh

Justin Hubner Bakar Semangat Penggawa Timnas Indonesia Usai Ditahan Imbang Malaysia: Masih Belum Berakhir, Ayo Kalahkan Bangladesh

Bek Timnas Indonesia, Justin Hubner, menegaskan perjuangan Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026 belum berakhir. Ia tetap optimistis meski gagal kalahkan Malaysia.
Gagal Manfaatkan Kartu Merah Thom Haye, Pelatih Malaysia Akui Pertahanan Timnas Indonesia Sulit Ditembus

Gagal Manfaatkan Kartu Merah Thom Haye, Pelatih Malaysia Akui Pertahanan Timnas Indonesia Sulit Ditembus

Pelatih Timnas Malaysia, Tan Cheng Hoe, mengakui ketangguhan pertahanan Timnas Indonesia setelah kedua tim bermain imbang di FIFA ASEAN Cup 2026.
Usai Jadi Tersangka, Bupati Gowa Bakal Diperiksa Bareskrim 1 Oktober 2026

Usai Jadi Tersangka, Bupati Gowa Bakal Diperiksa Bareskrim 1 Oktober 2026

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang ditetapkan sebagai tersangka oleh Kortas Tipidkor Polri dalam kasus pemerasan dan TPPU yang terjadi di Kabupaten Gowa pada tahun 2025-2026.
Momen John Herdman Hafal Lagu 'Indonesia Raya' Jadi Sorotan Penonton

Momen John Herdman Hafal Lagu 'Indonesia Raya' Jadi Sorotan Penonton

Sebelum dikritik usai Timnas Indonesia vs Malaysia berakhir imbang tanpa gol, pelatih John Herdman sempat disorot setelah hafal nyanyikan lagu Indonesia Raya.
Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Sikap rendah hati Megawati Hangestri kembali dapat pujian dari volimania setelah mengajak seorang sopir taksi di Korea Selatan untuk ikut makan bakso bersamanya
Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang PeluangĀ 

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang PeluangĀ 

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 dari Timnas Indonesia.
Nasihat Bijak Ketum PSSI Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia: Kesempatan Masih Ada, Fokus Laga Selanjutnya

Nasihat Bijak Ketum PSSI Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia: Kesempatan Masih Ada, Fokus Laga Selanjutnya

Ketum PSSI Erick Thohir meminta Timnas Indonesia alihkan fokus setelah bermain imbang 0-0 melawan Malaysia. Skuad Garuda diminta bangkit demi tiket ke final.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT