Jangan Shalat Isya di Waktu ini meski Masih Ada Jam Sisa, Bukannya Nambah Pahala Malah Sia-sia Kata Ustaz Adi Hidayat
- Kolase tangkapan layar YouTube Adi Hidayat Official & Tim tvOnenews
Dalam hadits riwayat menjelaskan kebiasaan Rasulullah SAW mengerjakan shalat Isya, seperti ini bunyinya:
أَخَّرَ النَّبِىُّ - صلى الله عليه وسلم - صَلاَةَ الْعِشَاءِ إِلَى نِصْفِ اللَّيْلِ ، ثُمَّ صَلَّى
Artinya: "Nabi SAW mengakhirkan shalat isya sampai pertengahan malam, kemudian beliau shalat." (HR. Bukhari Nomor 572)
UAH pun mengingatkan ada waktu pelaksanaan shalat Isya menjadikan ibadah seorang mukmin hanya sia-sia.
Ia memahami kebanyakan orang mengakhiri shalat isya akibat kelelahan setelah melakukan pekerjaan dalam seharian.
Beberapa orang mukmin lebih pilih tidur dahulu dan mengerjakan shalat Isya di waktu pertengahan maupun akhir agar bersandingan dengan pelaksanaan Tahajud.
"Mau kita ambil jam 12 (pukul 00.00) atau kisaran sampai jam satu (pukul 01.00)," jelas dia.
Direktur Quantum Akhyar Institute itu sangat mendukung jika shalat Isya diakhirkan agar menambahkan pahala dari amalan ibadah sunnah Tahajud.
Meski begitu, ia memperingatkan bahwa Allah SWT tidak menyukai dan melarang hamba-Nya menunaikan ibadah Isyanya di satu waktu ini.
Lantas, kapan waktu larangan menunaikan shalat Isya? UAH menyebutkan pada bagian sahar.
"Dianggap tidak disukai, bahkan makruh bagi orang yang sengaja mengakhirkan shalat Isya, sampai mendekat ke waktu sahar, 30 menit sebelum waktu Subuh," kata dia.
Ia menuturkan waktu sahar sebagai larangan mengerjakan shalat Isya di mana muadzin adzan Subuh telah menggetarkan berbagai amalan.
Ia menganggap hukum shalat Isya menjadi makruh karena salah satu bagian yang tidak disukai oleh Allah SWT.
Pendakwah tinggal di Bekasi ini mencontohkan semisal adzan Subuh di suatu daerah pada jam 4 pagi, maka batas akhir waktu isya tepat pada 03.30.
UAH menyampaikan hal ini agar tidak masuk golongan orang lalai dan sengaja meninggalkan Isya. Meski ibadah tersebut mempunyai waktu pelaksanaan paling panjang daripada yang lainnya.
"Itu dipandang makruh sekali pun masih ada waktunya di situ," tutupnya.
Dalam dalil Al Quran dari Surat Maryam Ayat 19 mengandung tafsir orang yang lalai melaksanakan shalat secara sengaja, Allah SWT berfirman:
Load more