GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Heboh Dugaan Tarif Gus Miftah Capai Rp 75 Juta, Pesan Ustaz Adi Hidayat: Jangan Pernah Harapkan Materi Harus Lebih Dibandingkan Apa ....

Dugaan tarif Gus Miftah viral di Medsos, karena diungkap salah satu akun menyebutkan Tarif Rp75 juta untuk durasi ceramah 1,5 jam itu diduga baru bayaran pokok
Senin, 16 Desember 2024 - 11:24 WIB
Heboh Dugaan Tarif Gus Miftah Capai 75 Juta, Pesan Ustaz Adi Hidayat: Jangan Pernah Harapkan Materi Harus Lebih Dibandingkan Apa ....
Sumber :
  • dok.kolase tvonenews.com

Jakarta, tvOnenews.com-- Pendakwah Indonesia, Gus Miftah terus menjadi sorotan publik karena video yang perlihatkan ia menghina penjual es teh hingga tarif (harga bayar) viral di Medsos. Hal ini pun menuai sorotan dari Pendakwah lainnya, seperti Ustaz Adi Hidayat.

Dugaan tarif Gus Miftah viral di Medsos, karena diungkap salah satu akun menyebutkan Tarif Rp75 juta untuk durasi ceramah 1,5 jam itu diduga baru bayaran pokok saja.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Disebutkan kalau pihak penyelenggara harus menanggung akomodasi, makan, hingga sejumlah riders lainnya. Ini dipenuhi untuk Gus Miftah bersama rombongannya.

Seorang Warganet bongkar tarif Gus Miftah
Seorang Warganet bongkar tarif Gus Miftah
Sumber :
  • tangkapan layar X @Stakof

 

 

"Tarif "Gus Kacamata Hitam" itu...75juta/1,5jam itu belum termasuk hotel, transportasi, makan, akomodasi Pendherek, riders yang mungkin perlu disiapkan," jelas akun @stakof, dikutip Senin (16/12).

Atas info tersebut nama Gus Miftah kembali menjadi sorotan publik. Dengan ini, Ustaz Adi Hidayat pun memberikan tanggapan.

Ustaz Adi Hidayat mengingatkan kembali kalau sebagai Pendakwah sudah semestinya tidak menuntut lebih materi. 

"Terus juga jangan pernah ada motivasi untuk mengharapkan materi-materi yang dinilai harus lebih, dibandingkan dengan apa yang diberikan," kata Ustaz Adi Hidayat dari kanal YouTubenya. 

"Ya bahasa sekarang mungkin pasang tarif dan sebagainya," tambahnya.

Menurutnya, bergulat dengan dunia Dakwah sebagai Pendakwah sangatlah mulia. Atas viralnya Gus Miftah, kata Ustaz Adi jadi bahan renungan bersama. 

Dia pun berharap agar semuanya menjadi lebih baik. Lalu menjadi bahan evaluasi bersama untuk kedepannya.

"Ketentuan yang sangat standar sangat baku di luar ayat-ayat yang lain tentunya segala macam kejadian yang kita alami menjadi refleksi," pesannya.

"Juga menjadi renungan sekaligus juga evaluasi untuk kita semua termasuk saya pribadi," tegas Ustaz Adi Hidayat. (klw)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

waallahualam 

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pascal Struijk Akhirnya Bela Timnas Indonesia Usai Diabaikan Belgia dan Belum Dilirik Belanda? Bek Liga Inggris Itu Pernah Bilang Begini

Pascal Struijk Akhirnya Bela Timnas Indonesia Usai Diabaikan Belgia dan Belum Dilirik Belanda? Bek Liga Inggris Itu Pernah Bilang Begini

Peluang Pascal Struijk membela Timnas Indonesia kembali menjadi perbincangan. Bek Leeds United itu kini berada di persimpangan setelah tak masuk skuad Belgia.
Inovasi Pangan-Energi Ini Bikin Prabowo Gembira: Bukan Pura-Pura, Negara-Negara Panik karena Krisis

Inovasi Pangan-Energi Ini Bikin Prabowo Gembira: Bukan Pura-Pura, Negara-Negara Panik karena Krisis

Presiden Prabowo dibuat senang dengan pemanfaatan tongkol jagung menjadi briket arang yang dianggap merupakan terobosan penting di tengah krisis energi global.
Orang Dalam Bocorkan Proses Megawati Hangestri Gabung Hyundai Hillstate: Rumit

Orang Dalam Bocorkan Proses Megawati Hangestri Gabung Hyundai Hillstate: Rumit

Proses transfer Megawati Hangestri ke Hyundai Hillstate ternyata tidak semudah yang dibayangkan. Orang dalam klub membocorkan alasan Hyundai sempat ragu merekrut Megatron?
Imbas Siswinya Kritis di LCC MPR, SMAN 1 Pontianak Diprediksi Jadi Sekolah Favorit Paling Diburu di Kalbar

Imbas Siswinya Kritis di LCC MPR, SMAN 1 Pontianak Diprediksi Jadi Sekolah Favorit Paling Diburu di Kalbar

Nama SMAN 1 Pontianak mendadak jadi sorotan publik usai salah satu siswinya, Ocha. viral karena berani mengkritik keputusan juri saat ajang LCC MPR RI 2026.
Mauricio Souza Buka Suara soal Masa Depannya di Persija usai Comeback Lawan Persik, Bertahan atau Pergi?

Mauricio Souza Buka Suara soal Masa Depannya di Persija usai Comeback Lawan Persik, Bertahan atau Pergi?

Persija Jakarta menang 3-1 atas Persik Kediri, tetapi masa depan Mauricio Souza masih abu-abu karena kontraknya habis akhir musim ini.
Presiden Prabowo Siapkan Bintang Mahaputera untuk Kapolri dan Panglima TNI, Blak-blakan soal Kinerja Polri

Presiden Prabowo Siapkan Bintang Mahaputera untuk Kapolri dan Panglima TNI, Blak-blakan soal Kinerja Polri

Kapolri dan Panglima TNI langsung berdiri dan memberikan hormat kepada Presiden ketika mendengar Kepala Negara berjanji akan memberikan anugerah Bintang Mahaputera.

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Kaesang Pangarep Terpilih Jadi Ketua Timses Calon Ketua HIPMI, Terlihat Hadiri Malam Kolaborasi Daerah

Kaesang Pangarep Terpilih Jadi Ketua Timses Calon Ketua HIPMI, Terlihat Hadiri Malam Kolaborasi Daerah

Ketua Tim Pemenangan calon ketua Hipmi Reynaldo Bryan, Kaesang Pangarep hadiri acara “Malam Kolaborasi Daerah” yang diselenggarakan oleh tim sukses (timses) Reynaldo Bryan, di Plataran Senayan, Jakarta Pusat, pada Jumat (15/5/2026).
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT