GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dari Muhammad Bin Jabir Ath-Thabari Untuk Masa Kini

Muhammad Ath-Thabari merupakan seorang tokoh Muslim yang memiliki semangat untuk mencari ilmu, mengajar, dan menulis.
Kamis, 17 Februari 2022 - 11:30 WIB
Ilustrasi - Pemandangan Cityscape
Sumber :
  • pexels

Islam di masa kejayaannya sangatlah berperan besar bagi peradaban dunia yang ditandai dengan munculnya para cendekiawan muslim dan karya-karyanya yang menghiasi peradaban masa lampau dengan ilmu pengetahuan, baik tentang agama, filsafat, ilmu alam, dan lain sebagainya. Di antara para cendekiawan Muslim yang terkenal, terdapat seorang tokoh bernama Muhammad bin Jabir Ath-Thabari.

Ath-Thabari lahir di wilayah Amul, Tabaristan di tahun 224 H/838 M (meskipun sebagain ahli berpendapat dirinya lahir di  225 H/839 M). Memiliki nama lengkap Muhammad bin Jabir ath-Thabari. Mengenai nama lengkapnya, setidaknya terdapat dua pendapat berbeda, ada yang menyatakan Muhammad bin Jarir bin Yazir bin Katsir bin Galib At-Thalib, pendapat lain menyebut Muhammad bin Jarir bin Yazid bin Kasir al-Muli Ath-Thabari yang bergelar Abu Ja’Far.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Muhammad Ath-Thabari merupakan seorang tokoh Muslim yang memiliki semangat untuk mencari ilmu, mengajar, dan menulis. Terkait semangatnya tersebut dapat dibuktikan dengan pernyataan dari Dr. Muhammad az-Zuhaili dalam buku Biografi 60 Ulama Ahlus Sunnah yang Paling Berpengaruh & Fenomenal dalam Sejarah Islam halaman 673:

“Ath-Thabari meluangkan waktunya untuk menuntut ilmu serta berusaha meraihnya. Dia melakukan berbagai perjalanan untuk mencari ilmu, dan menghabiskan usia mudanya untuk berpindah tempat. Dia tidak menetap di negerinya, kemudian di Baghdad, kecuali di usia tuanya. Diriwayatkan juga bahwa dirinya memiliki harta yang sedikit di usia tuanya. Sebelumnya, hartanya cukup untuk melakukan perjalanan, menyalin berbagai kitab, dan membelinya. Untuk semua itu, pertama-tama dia bersandar pada ayahnya, kemudian kepada warisan ayahnya. Ketika dirinya menetap dan telah mencapai puncaknya dalam ilmu dan kehidupan, maka dia berzuhud dengan hartanya, tidak berkeinginan untuk menghimpunnya. Dia tetap sibuk untuk mengarang, menuntut ilmu, dan mengajar.”

Apa yang dinyatakan oleh Dr. Muhammad az-Zuhaili juga sejalan dengan pernyataan dari Al-Khatib al-Baghdadi dalam buku dan halaman yang sama: “Aku mendengar Ali bin Ubaidillah bin AbdulGhaffar al-Lughawi, yang dikenal dengan as-Samsamani menceritakan bahwa Muhammad bin Jarir tinggal selama 40 tahun, dan menulis sebanyak 40 kertas setiap harinya.”

Melalui biografi singkat tentang Muhammad bin Jabir Ath-Thabari di atas, setidaknya kita dapat mengetahui bahwa dirinya merupakan seorang Muslim yang menghabiskan masa hidupnya dengan menebar manfaat melalui ilmu, bahkan rela menghabiskan hartanya untuk ilmu. Darinya kita dapat mengambil suatu pelajaran untuk tidak pernah bosan menuntut ilmu dan selalu bersungguh-sungguh untuknya.

Terlebih di masa yang penuh dengan kemajuan teknologi, bila menuntut ilmu bukanlah suatu hal yang sulit. Dia dapat mudah dilakukan melalui internet, melalui televisi atau bahkan melalui lingkungan sekitar, sehingga kita dapat memberi manfaat.

Bukankah Rasulullah SAW pernah bersabda bahwa “sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat bagi manusia lainnya?” dan ilmu yang bermanfaat juga merupakan salah satu amalan yang pahalanya tidak akan terputus meskipun kita telah meninggal.

Sebagaimana dalam Hadits Riwayat Muslim:“Apabila anak Adam meninggal dunia maka terputus semua amalnya (tidak lagi menambah pahala) kecuali 3 orang, yaitu shadaqah jariah, ilmu yang bermanfaat, atau anak shalih yang mendo’akan orangtuanya”.

Muhammad bin Jabir Ath-Thabari juga memberikan kita pelajaran untuk selalu memiliki semangat dalam menulis, dalam usia berapapun. Sebuah tulisan tentu memiliki manfaat dan dampak yang begitu besar, terlebih di masa kini berbagai tulisan dapat dengan mudah dijumpai dengan berbagai bentuk, baik digital, buku, hingga artikel. Akan tetapi tulisan tersebut tak jarang berisi ujaran kebencian ataupun berita palsu.

Bukankah Allah sangat melarang ujaran kebencian ataupun berita palsu? Maka sudah sepatutnya berbagai bentuk ujaran kebencian ataupun berita palsu tersebut harus segera dihilangkan dengan berbagai cara termasuk melalui tulisan, sebab tulisan yang baik adalah tulisan yang dapat memberikan manfaat, dan sebaik-baiknya manusia adalah yang memberi manfaat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain dapat memberi manfaat bagi orang sekitar, melalui tulisan juga seseorang dapat terus menjaga ingatannya, terutama ingatannya mengenai ilmu. Kita sebagai manusia tak jarang merasa lupa atas apa yang telah atau akan kita lakukan. Dengan menulis kita dapat kembali mengingat, terutama tentang ilmu yang pernah kita dapat. Bahkan Rasulullah SAW sangat menganjurkan kepada kita untuk mencatat ilmu yang kita peroleh agar kita tidak dengan mudah melupakannya.

(Penulis: Bambang Muhamad Fasya Azhara, Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung, jurusan Sejarah Peradaban Islam, Fakultas Adab dan Humaniora)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kasus Bunuh Diri Anak Disorot, DPR RI Minta Perkuat Deteksi Dini Kesehatan Mental di Sekolah dan Keluarga

Kasus Bunuh Diri Anak Disorot, DPR RI Minta Perkuat Deteksi Dini Kesehatan Mental di Sekolah dan Keluarga

Menangapi kasus bunuh diri pada anak, anggota Komisi VIII DPR RI meminta pemerintah memperkuat sistem deteksi dini kesehatan mental anak di sekolah dan keluarga
John Herdman Terima Kabar Bahagia, Rising Star Arsenal Keturunan Jakarta Ini Eligible Dinaturalisasi Timnas Indonesia

John Herdman Terima Kabar Bahagia, Rising Star Arsenal Keturunan Jakarta Ini Eligible Dinaturalisasi Timnas Indonesia

Rising star Arsenal U21 berdarah Indonesia, Demiane Agustien, buka peluang dinaturalisasi untuk memperkuat Timnas Indonesia di masa depan.
Jangankan Marc Marquez, Toprak Razgatlioglu Bahkan Merasa Tak Lebih Baik dari Pembalap Cadangan Ducati Jelang MotoGP 2026

Jangankan Marc Marquez, Toprak Razgatlioglu Bahkan Merasa Tak Lebih Baik dari Pembalap Cadangan Ducati Jelang MotoGP 2026

Pembalap debutan Yamaha, Toprak Razgatlioglu masih belum menemukan ritme membalap terbaiknya jelang mentas di MotoGP 2026.
Ressa Masih Dingin Meski Denada Ingin Bertemu, Kuasa Hukum Heran: Kan Aneh!

Ressa Masih Dingin Meski Denada Ingin Bertemu, Kuasa Hukum Heran: Kan Aneh!

Kuasa hukum Denada ungkap keheranannya terhadap sikap dingin Ressa meski sang ibu sudah berulang kali mencoba menghubungi untuk bertemu dan berdamai.
PDIP Sebut Pengiriman 8.000 Pasukan Perdamaian ke Gaza Harus Melalui PBB

PDIP Sebut Pengiriman 8.000 Pasukan Perdamaian ke Gaza Harus Melalui PBB

Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto mengatakan, pengiriman 8.000 pasukan perdamaian ke Gaza harus melalui Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Conor McGregor Siap Comeback? Pengamat Sebut Mantan Rival Khabib Nurmagomedov Bakal Turun di UFC White House

Conor McGregor Siap Comeback? Pengamat Sebut Mantan Rival Khabib Nurmagomedov Bakal Turun di UFC White House

Analis UFC Din Thomas yakin Conor McGregor bakal kembali bertarung di UFC White House, meski harus menegosiasikan ulang kontrak dan menghadapi Michael Chandler

Trending

Kabar Terbaru Proses Naturalisasi Ciro Alves Terungkap, Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026?

Kabar Terbaru Proses Naturalisasi Ciro Alves Terungkap, Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026?

Naturalisasi Ciro Alves dipastikan masih berjalan. Jika tuntas, penyerang Malut United berpeluang dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia pada FIFA Series.
Bersinar di Qatar hingga Pernah Main untuk Persija Jakarta, Gelandang Asal Aceh Ini Kok Tak Pernah Dipanggil Timnas Indonesia?

Bersinar di Qatar hingga Pernah Main untuk Persija Jakarta, Gelandang Asal Aceh Ini Kok Tak Pernah Dipanggil Timnas Indonesia?

Sejak kecil dididik akademi terbaik Qatar Aspire Academy bahkan sempat main untuk Persija Jakarta, gelandang asal Aceh ini tak pernah masuk Timnas Indonesia.
Jadwal Proliga 2026, Minggu 15 Februari: Pertaruhan Megawati Hangestri Cs, Jakarta Pertamina Enduro Hadapi Popsivo Polwan

Jadwal Proliga 2026, Minggu 15 Februari: Pertaruhan Megawati Hangestri Cs, Jakarta Pertamina Enduro Hadapi Popsivo Polwan

Jadwal Proliga 2026 hari ini akan diramaikan dengan sejumlah laga seru, termasuk Megawati Hangestri dan kawan-kawan siap unjuk gigi saat Jakarta Pertamina Enduro hadapi Jakarta Popsivo Polwan.
John Herdman Blak-blakan Ungkap Sebercak Kutukan saat Menjabat Pelatih Timnas Indonesia, Apa Itu?

John Herdman Blak-blakan Ungkap Sebercak Kutukan saat Menjabat Pelatih Timnas Indonesia, Apa Itu?

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, secara blak-blakan mengakui bahwa menjadi juru taktik skuad Garuda ibarat pisau bermata dua.
Hasil Proliga 2026 Putri: Megawati Hangestri Cs Tikung Popsivo, Jakarta Pertamina Enduro Resmi Lolos ke Final Four

Hasil Proliga 2026 Putri: Megawati Hangestri Cs Tikung Popsivo, Jakarta Pertamina Enduro Resmi Lolos ke Final Four

Hasil Proliga 2026 putri, di mana Jakarta Pertamina Enduro berhasil lolos ke babak final four usai Megawati Hangestri dan kawan-kawan mengalahkan Jakarta Popsivo Polwan.
Luciano Spalletti dan Bos Juventus Ngamuk kepada Wasit usai Inter Milan Diuntungkan Lewat Kartu Merah Pierre Kalulu

Luciano Spalletti dan Bos Juventus Ngamuk kepada Wasit usai Inter Milan Diuntungkan Lewat Kartu Merah Pierre Kalulu

Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, direktur Giorgio Chiellini, dan CEO Damien Comolli meluapkan amarah kepada wasit Federico La Penna yang mengartu merah Pierre Kalulu.
Penunjuk Wasit Liga Italia Diminta Mundur usai Kontroversi di Laga Inter Milan Kontra Juventus, La Penna Dituntut Sanksi Berat

Penunjuk Wasit Liga Italia Diminta Mundur usai Kontroversi di Laga Inter Milan Kontra Juventus, La Penna Dituntut Sanksi Berat

Penunjuk wasit Liga Italia diminta mundur seiring dengan kontroversi di laga Inter Milan melawan Juventus. Hal itu disampaikan Giorgio Chiellini dan jurnalis Alfredo Pedulla.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT