Penting Mana Suami Shalat Berjamaah di Masjid atau Bareng Istri dalam Rumah? Justru Kata Buya Yahya Sebaiknya...
- Tangkapan Layar YouTube Al-Bahjah TV
Artinya: "Ibnu al-Musanna telah menceritakan kepada kami bahwa Amr bin Ashim telah menceritakan kepada mereka, ia berkata; Hammam telah menceritakan kepada kami, diriwayatkan dari Qatadah, diriwayatkan dari Muwarriq, diriwayatkan dari Abu al-Ahwash, diriwayatkan dari Abdullah, dari Nabi SAW, beliau bersabda: "Shalat perempuan di rumahnya lebih utama daripada shalat perempuan di kamar (pribadi)-nya dan shalatnya di kamar yang kecil dalam rumahnya lebih utama daripada di (ruangan lain) di rumahnya." (HR. Abu Dawud)
"Karena Nabi pernah menyebut, jangan larang wanita ke masjid, wanita shalat di masjid diizinkan, bukan dilarang," terangnya.
Lanjut, Buya Yahya memperingatkan ada ketentuan bagi seorang istri telah dipersilahkan oleh suaminya untuk shalat di masjid.
"Maka berlebihan yang melarang wanita ke masjid, akan tetapi ada aturannya dong, terhormat," pesannya.
Ia menganjurkan agar suami tidak pernah melepaskan pandangannya kepada istri dan sebisa mungkin ikut menemani kekasihnya.
"Alangkah indahnya suami istri pergi ke masjid, dan begitulah para ulama mengatakan bahwa wanita boleh ke masjid," katanya.
Pendakwah kelahiran asal Blitar ini tidak mempermasalahkan para istri yang tetap menerapkan anjuran dari Rasulullah SAW untuk shalat di rumah masing-masing.
Saat istri memilih shalat di dalam rumahnya namun ingin berjamaah bersama suami menjadi pilihan berat bagi para pria Muslim telah berkeluarga.
Sebagai pendakwah, Buya Yahya membagikan cara suami memilih antara shalat berjamaah bareng istri di rumah atau beranjak pergi menuju masjid.
Cara pertama, ia menganjurkan suami bisa menyenangkan hati istrinya untuk shalat berjamaah di rumah.
Setelah shalat berjamaah bareng istri bisa langsung beranjak ke masjid. Meski suami telah melakukan ibadahnya sebanyak dua kali.
Perihal shalat berjamaah dua kali, Buya Yahya tidak mempermasalahkannya karena seorang suami bisa memperoleh pahala berlipat ganda diambil dari pandangan agama Islam.
"Anda shalat dulu dengan istri di rumah dengan berjamaah, kemudian anda pergi ke masjid untuk mengejar berjamaah di masjid," tuturnya.
Cara kedua, Buya Yahya tetap menekankan suami pilih pergi ke masjid. Ini sangat berguna bagi yang lelah atau tak mempunyai banyak waktu menunaikannya sebanyak dua kali.
Load more