News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jangan Sembarangan Ambil Buah yang Mateng dari Pohon Tetangga, Meski Dahannya Masuk Rumah Kata Ustaz Adi Hidayat...

Ustaz Adi Hidayat (UAH) mengingatkan ada hal tidak boleh sembarangan saat mengambil buah dari pohon milik tetangga yang dahan dan rantingnya masuk rumah kita.
Kamis, 19 Desember 2024 - 18:21 WIB
Ustaz Adi Hidayat (UAH) jelaskan adab ambil buah dari pohon tetangga yang dahannya masuk rumah lain
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Adi Hidayat Official

tvOnenews.com - Direktur Quantum Akhyar Institute, Ustaz Adi Hidayat menguraikan hukum mengambil buah telah mateng dari pohon milik tetangga.

Sebagai pendakwah ternama, Ustaz Adi Hidayat menyampaikan ada hal-hal yang harus diperhatikan saat berniat ambil buah dari pohon tetangga akibat dahannya masuk ke bagian rumah kita atau orang lain.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ustaz Adi Hidayat (UAH) menerangkan hal-hal saat buah dari pohon milik tetangga yang diambil oleh kita bermula dari salah satu pertanyaan jemaahnya.

Bahwasanya UAH mengupas tuntas berasal dari pertanyaan jemaahnya yang menyebutkan secara syariat agama Islam masih diperbolehkan mengambil buah dari pohon tetangga.

"Yang pertama begini hukum fiqih, bagi tumbuhan yang tumbuh di pekarangan kita. Tapi buahnya tumbuh di luar pekarangan kita," ungkap UAH saat menjawab pertanyaan jemaahnya dinukil dari kanal YouTube Taman Firdaus, Kamis (19/12/2024).

Ilustrasi petik buah mangga dari pohon tetangga yang dahannya masuk rumah orang lain
Ilustrasi petik buah mangga dari pohon tetangga yang dahannya masuk rumah orang lain
Sumber :
  • Istockphoto

 

Dalam pembahasan ini, UAH lebih menerangkan adab sebagaimana manusia menjadi makhluk sosial agar kita saling membantu satu sama lain.

Beberapa hal pertama cepat tanggap membantu kita adalah tetangga. Pada dasarnya saudara tidak hidup di sekitaran kita yang membutuhkan waktu lama saat ingin tolong-menolong.

Dalam agama Islam menjaga hubungan baik terhadap tetangga merupakan bagian ibadah dijelaskan dalam hadits riwayat, Rasulullah SAW bersabda:

"Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia memuliakan tetangganya." (HR. Bukhari & Muslim)

Biasanya ada beberapa cara bertetangga yang benar, antara lain niat menjenguk apabila tetangga jatuh sakit, memberikan sikap belasungkawa saat tetangga terkena musibah.

Kemudian, cara lainnya meliputi tidak lupa membagikan makanan, selalu menjaga privasi yang dimiliki tetangga, berusaha tidak menggosipkan dan memfitnah tetangga, dan menjauhi perdebatan potensi adanya konflik.

Meski begitu, beberapa hal tersebut sangat menyulitkan bagi kita untuk selalu menerapkannya kepada tetangga.

Perbuatan sepele tidak semestinya menjadi asap konflik juga harus dihindarkan agar tetap hidup rukun bersama tetangga.

Dalam hadits riwayat dari Abu Hurairah Radhiyallahu 'Anhu menjelaskan anjuran larangan menyakiti tetangga, Rasulullah SAW bersabda:

"Siapa saja yang beriman kepada Allah dan hari akhir, janganlah ia menyakiti tetangganya. Siapa saja yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia memuliakan tamunya. Siapa saja yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia berkata baik atau diam." (HR. Bukhari & Muslim)

Kebanyakan orang berdebat hanya persoalan dahan dan ranting pohon milik tetangga masuk tanah rumah kita menimbulkan perdebatan hebat.

Sebagai pendakwah, UAH memberikan jawaban sejuk meskipun harus disesuaikan dengan hukum secara fikih agar tidak keliru.

"Dalam fikih ini disebut hak bersama. Antara Anda dan orang yang di luar pekarangan Anda. Kalau di jalan umum, maka hak masyarakat umum," terang dia.

Ia menyampaikan alasannya mengapa pohon tetangga juga bisa menjadi milik bersama karena disebabkan adanya sikap saling menghargai satu sama lain.

"Kenapa? Karena kotoran (daun atau sampah pohon) yang keluar dari ranting pohon itu ke luar bukan di pekarangan Anda," jelasnya.

Ia sangat menegaskan dedaunan atau ranting yang berceceran bisa menyulut amarah tetangga apabila tidak dibersihkan oleh pemiliknya.

"Jangan biarkan orang (tetangga) kena kotorannya (daun kering atau sampah) saja," katanya.

Ia mencontohkan tentang adab apabila pohon yang dimiliki seseorang masuk pekarangan rumah tetangga.

Bahwasanya ada tetangga atau seseorang melihat buah yang mateng secara sengaja mengambil tanpa sepengetahuan pemiliknya.

Buah tersebut berpotensi adanya konflik jika tidak ada kesepakatan bersama karena tergoda telah matang dan siap untuk menjadi bahan konsumsi makanan.

"Yang kedua, Anda melihat pohon. Tapi yang nampak buahnya orang lain yang dapat. Dan tidak pernah Anda bagi. Tetapi ada adabnya. Adab pemilik pohon dan adab tidak punya pohon," pesannya.

Ia menganjurkan buah yang jatuh boleh diambil karena dalam kondisi tidak melekat pada pohon tersebut.

"Jadi sebelum tetangga minta, Anda pemilik pohon sampaikan secara baik 'pak ibu ini buah yang jatuh ke pekarangan ibu, kalau pengen ambil saja'," ucapnya.

"Itu adab luar biasa," sambung dia.

tvonenews

Namun begitu, adab ini, kata UAH, hanya berlaku terhadap cara bertetangga yang baik dalam persoalan buah dan pohon tetangga.

"Saya katakan ini khusus pohon saja, tidak berlaku untuk hewan peliharaan," tegasnya.

Kemudian, ia menguraikan adab tetangga saat ingin mengambil buah dari pohonnya menjadi bagian faktor penting agar diterapkan bersama.

"Datangi pemiliknya dan sampaikan bahwa nanti ada buah yang di pekarangan saya, saya izin minta ya pak. Nanti kalau daun jatuh atau ada sampah pohonnya biar saya bersihkan saja," tuturnya.

Menurutnya, adab seperti ini akan mengandung amalan kebaikan dan saling memperoleh pahala baik dilakukan seseorang maupun tetangganya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jadi kita rawat bersama pohonnya. Tidak perlu bapak tebang. Jangan marah kalau ada orang mengambil. Biarkan berbagi (sedekah)," tandasnya.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kondisi Cuaca Gunung Himalaya Lagi Buruk-Longsor, Fiersa Besari Cemaskan Aqia yang Mendaki Annapurna Circuit

Kondisi Cuaca Gunung Himalaya Lagi Buruk-Longsor, Fiersa Besari Cemaskan Aqia yang Mendaki Annapurna Circuit

Fiersa Besari mengkhawatirkan kondisi sang istri, Siti Aqia Nurfadla yang mendaki bersama beberapa rekannya di Annapurna Circuit di pegunungan Himalaya, Nepal.
10 Mahasiswa FT UGM Dinonaktifkan Buntut Kekerasan Berbasis Gender Online

10 Mahasiswa FT UGM Dinonaktifkan Buntut Kekerasan Berbasis Gender Online

Sebanyak 10 mahasiswa Fakultas Teknik di Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta dinonaktifkan buntut kasus kekerasan berbasis gender online (KBGO).
Lee Han-bi Bongkar Sifat Asli Megawati Hangestri Selama di Hyundai Hillstate: Selalu Lakukan Hal Ini Duluan

Lee Han-bi Bongkar Sifat Asli Megawati Hangestri Selama di Hyundai Hillstate: Selalu Lakukan Hal Ini Duluan

Lee Han-bi mengungkap sifat asli Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate. Megatron disebut ramah, selalu menyapa lebih dulu dan aktif berbicara bahasa Korea.
Gubernur Khofifah Imbau Warga Jatim Kibarkan Bendera Setengah Tiang Kenang G30S dan Kibarkan Satu Tiang Penuh di Hari Kesaktian Pancasila

Gubernur Khofifah Imbau Warga Jatim Kibarkan Bendera Setengah Tiang Kenang G30S dan Kibarkan Satu Tiang Penuh di Hari Kesaktian Pancasila

Gubernur Khofifah imbau masyarakat Jatim kibarkan Bendera Merah Putih setengah tiang pada Rabu, 30 September 2026.
Erick Thohir Tak Mau Timnas Indonesia Remehkan Bangladesh Jelang Duel di FIFA ASEAN Cup 2026

Erick Thohir Tak Mau Timnas Indonesia Remehkan Bangladesh Jelang Duel di FIFA ASEAN Cup 2026

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menekankan bahwa Bangladesh bukanlah tim yang patut dipandang sebelah mata. Skuad Garuda memerlukan kemenangan untuk bisa lolos ke final FIFA ASEAN Cup 2026.
Kebakaran Hutan, Jalur pendakian Torean dan Senaru Gunung Rinjani Ditutup Sementara

Kebakaran Hutan, Jalur pendakian Torean dan Senaru Gunung Rinjani Ditutup Sementara

Penanganan kebakaran hutan masih terus dilakukan di awasan Bukit Setampol, Puncak Sangkareang di kawasan Gunung Rinjani Lombok.

Trending

FIFA ASEAN Cup 2026: Pengamat Sepak Bola Sebut Kritikus Timnas Indonesia Lupa Siapa Malaysia

FIFA ASEAN Cup 2026: Pengamat Sepak Bola Sebut Kritikus Timnas Indonesia Lupa Siapa Malaysia

Hasil imbang di laga pekan kedua FIFA ASEAN Cup 2026 antara Timnas Indonesia melawan Malaysia berimbas pada kritik tajam bagi pelatih Garuda, John Herdman. 
Gagal Tembus Final FIFA ASEAN Cup 2026 Karena Thailand, Pelatih Timnas Vietnam Kangen Striker Naturalisasi

Gagal Tembus Final FIFA ASEAN Cup 2026 Karena Thailand, Pelatih Timnas Vietnam Kangen Striker Naturalisasi

Kekalahan 2-0 Vietnam atas Thailand di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Selasa (29/9/2026) membuat Vietnam kehilangan kendali dalam persaingan menuju puncak klasemen grup.
Bukan Lagi Megawati Hangestri, Giovanna Milana Kini Bertandem dengan Pemain Kelas Dunia

Bukan Lagi Megawati Hangestri, Giovanna Milana Kini Bertandem dengan Pemain Kelas Dunia

Giovanna Milana akan memulai perjalanan baru dalam kariernya setelah resmi bergabung dengan Kurobe Aqua Fairies Toyama di Liga Voli Jepang 2026-2027. Tidak lagi bermain bersama Megawati Hangestri, ia kini akan bertandem dengan pemain elit kelas dunia.
KPK Diingatkan Soal Perkembangan Kasus CSR BI-OJK, Dua Tersangka Belum Ditahan

KPK Diingatkan Soal Perkembangan Kasus CSR BI-OJK, Dua Tersangka Belum Ditahan

Kasus CSR BI-OJK terkait dugaan korupsi dalam penyaluran dana tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan (CSR) Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Hasil UEFA Nations League di Liga A Semalam: Inggris dan Spanyol Kompak Raih Tiga Poin Penuh

Hasil UEFA Nations League di Liga A Semalam: Inggris dan Spanyol Kompak Raih Tiga Poin Penuh

Timnas Inggris dan Spanyol sama-sama berhasil meraih tiga poin penuh dalam lanjutan Liga A UEFA Nations League. Inggris menaklukkan Republik Ceko selagi Spanyol mengalahkan Kroasia.
Bung Towel Tak Ragu Kritik Thom Haye, Pengambilan Keputusan, Emosional Hingga Posisi yang Salah Sejak Piala AFF

Bung Towel Tak Ragu Kritik Thom Haye, Pengambilan Keputusan, Emosional Hingga Posisi yang Salah Sejak Piala AFF

Thom Haye mendapatkan kartu merah langsung di menit 37 yang membuat Timnas Indonesia hanya mencatat hasil imbang di laga Vs Malaysia. 
Pergoki Pria Lain di Kamar Kos, Suami di Pati Murka Tusuk Selingkuhan Istri

Pergoki Pria Lain di Kamar Kos, Suami di Pati Murka Tusuk Selingkuhan Istri

Kasat Reskrim Polresta Pati Kompol Dika Hadian Wiratama mengatakan seorang pria berinisial AKA meninggal dunia di sebuah tempat kos akibat ditusuk E (25).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT