GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ternyata Bukan Fisik yang Bersih dan Mulus, Tapi Inilah Tanda Orang Meninggal Husnul Khatimah, Kata Ustaz Khalid Basalamah: Dibongkar Kedoknya di Akhir Hayat

Ternyata bukan ciri fisik, tapi kata Ustaz Khalid Basalamah jika ingin tahu apakah seseorang meninggal dalam keadaan husnul khatimah lihatlah hal-hal ini.
Selasa, 24 Desember 2024 - 23:04 WIB
Ustaz Khalid Basalamah, Pendakwah
Sumber :
  • Tangkapan Layar/Khalid Basalamah Official

tvOnenews.com - Setiap makhluk yang bernyawa pasti akan meninggal dunia dan semua pasti berharap wafat dalam keadaan husnul khatimah atau akhir yang baik.

Meninggal dalam keadaan husnul khatimah artinya wafat dalam keadaan yang diridhai oleh Allah SWT, dengan iman dan amal kebaikan sebagai bekal. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Inilah impian setiap Muslim, karena husnul khatimah menjadi tanda kebahagiaan di akhirat.

Lalu adakah tanda bahwa seseorang husnul khatimah?

Apakah benar jika tubuhnya bersih dan mulus adalah tanda seseorang husnul khatimah atau berakhir baik?

Ternyata Ustaz Khalid Basalamah menjelaskan bahwa Nabi Muhammad SAW mengatakan bahwa bukan dari fisik yang bisa memperlihatkan seseorang meninggal husnul khatimah.

“Kata Nabi SAW kalau orang terbiasa dengan satu perbuatan Allah akan tutup hidupnya dengan perbuatan itu,” ujar Ustaz Khalid Basalamah, dalam ceramah yang dilihat tvOnenews.com pada Selasa (24/12/2024) di kanal YouTube resminya.

Maka jika ingin tahu apakah seseorang husnul khatimah disarankan Ustaz Khalid Basalamah untuk melihat  perbuatannya dua pekan sebelum.

“Kalau antum mau tahu, orang ini husnul khatimah atau suul khatimah lihat dua pekan sebulan sebelum ia meninggal bukan lihat fisiknya,” tandas Ustaz Khalid Basalamah.

Ustaz Khalid Basalamah kemudian membandingkan fisik orang Quraisy dan sahabat Nabi Muhammad SAW yang wafat di Perang Uhud.

“Hamzah meski dimutilasi di perang Uhud tapi pimpinan para syuhada. Tokoh quraisy meninggal mulus kulitnya tapi bukan berarti baik,” ujar Ustaz Khalid Basalamah.

Maka dari itulah Ustaz Khalid Basalamah mengingatkan bahwa jika biasa melakukan maksiat maka nanti Allah SWT akan tutup dengan perbuatan itu juga.

“Tolak ukur orang ini baik atau tidak lihat beberapa hari sebelum ia meninggal. Orang kalau terbiasa dengan satu perbuatan,” jelas Ustaz Khalid Basalamah.

“Terbongkar kedoknya pada saat mau meninggal dunia,” sambungnya.

Jika orang tersebut biasa isi taklim, sedekah, shalat atau ibadah lainnya, maka itulah perbuatan yang akan menjadi penutup hidupnya.

“Jika biasa berzina mencuri akan ditutup dengan itu, naudzubillah,” katanya.

Oleh karenanya, marilah kita menjauhi maksiat dan biasakan hidup dengan berbuat baik agar kelak ditutup dengan perbuatan baik tersebut.

Sebagaimana hadis yang mengatakan bahwa Rasulullah SAW bersabda,

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Orang yang cerdas adalah yang mempersiapkan dirinya untuk kehidupan setelah kematian."
(HR. Tirmidzi)

Wallahu’alam bishawab

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KPK Ungkap Fadia Arafiq Beli Rumah Rp4 Miliar di Cibubur Sacara Cash

KPK Ungkap Fadia Arafiq Beli Rumah Rp4 Miliar di Cibubur Sacara Cash

KPK terus melakukan upaya optimalisasi asset recovery terkait kasus pengadaan jasa outsourcing di Pemkab Pekalongan yang menyeret nama Bupati nonaktif Fadia Arafiq.
Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Warga digegerkan dengan penemuan bayi berusia 2,5 tahun tewas dengan sejumlah luka tusuk dan pamannya berinisial G (18) luka-luka di sebuah kontrakan wilayah Jatisampurna, Kota Bekasi, Rabu (27/5) malam.
Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Banyak orang mengira talasemia hanya anemia biasa, padahal kondisi ini merupakan kelainan darah turunan yang dapat berdampak serius terhadap kualitas hidup penderitanya
Infrastruktur dan Mobilitas Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Kota

Infrastruktur dan Mobilitas Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Kota

Kota dengan konektivitas udara dan infrastruktur yang kuat cenderung mengalami pertumbuhan kunjungan wisatawan lebih cepat dibanding wilayah lain. Di Indonesia, Makassar
Ribuan Pengunjung Padati Monas Pada Hari Kedua Libur Idul Adha 2026

Ribuan Pengunjung Padati Monas Pada Hari Kedua Libur Idul Adha 2026

Monumen Nasional atau yang dikenal sebagai Monas menjadi magnet untuk masyarakat menghabiskan waktu libur bersama keluarga.
Pria Bawa 8 Paket Ganja Siap Pakai Ditangkap di Tangerang, Ngaku Hendak Dijual Rp100 Ribu

Pria Bawa 8 Paket Ganja Siap Pakai Ditangkap di Tangerang, Ngaku Hendak Dijual Rp100 Ribu

Polres Metro Tangerang Kota menangkap seorang pria berinisial S yang kedapatan membawa narkotika jenis ganja pada Kamis (28/5) dini hari.

Trending

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Warga digegerkan dengan penemuan bayi berusia 2,5 tahun tewas dengan sejumlah luka tusuk dan pamannya berinisial G (18) luka-luka di sebuah kontrakan wilayah Jatisampurna, Kota Bekasi, Rabu (27/5) malam.
Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Banyak orang mengira talasemia hanya anemia biasa, padahal kondisi ini merupakan kelainan darah turunan yang dapat berdampak serius terhadap kualitas hidup penderitanya
KPK Ungkap Fadia Arafiq Beli Rumah Rp4 Miliar di Cibubur Sacara Cash

KPK Ungkap Fadia Arafiq Beli Rumah Rp4 Miliar di Cibubur Sacara Cash

KPK terus melakukan upaya optimalisasi asset recovery terkait kasus pengadaan jasa outsourcing di Pemkab Pekalongan yang menyeret nama Bupati nonaktif Fadia Arafiq.
Sosok Prihantini, Peneliti yang Diduga Membuat Riset Palsu Pakai AI Demi Jalan-jalan Gratis

Sosok Prihantini, Peneliti yang Diduga Membuat Riset Palsu Pakai AI Demi Jalan-jalan Gratis

Kasus tersebut pertama kali diungkap oleh epidemiolog Indonesia, Wa Ode Dwi Diningrat, yang hadir dalam konferensi ilmiah itu sebagai perwakilan Oxford University, Inggris.
Habiburokhman Tegaskan Hewan Kurban Presiden Prabowo dari APBN Sah Secara Hukum dan Syariat

Habiburokhman Tegaskan Hewan Kurban Presiden Prabowo dari APBN Sah Secara Hukum dan Syariat

Habiburokhman menegaskan pembelian hewan kurban Presiden Prabowo menggunakan APBN sah secara hukum dan syariat Islam.
Mahasiswa UGM dan Tiga Anggota Keluarga Ditemukan Meninggal di Tenda Camping Posong Temanggung

Mahasiswa UGM dan Tiga Anggota Keluarga Ditemukan Meninggal di Tenda Camping Posong Temanggung

Mahasiswa UGM bersama tiga anggota keluarganya ditemukan meninggal dunia di tenda camping Posong Temanggung. Polisi selidiki dugaan keracunan.
ITB Buka Suara soal Prihantini, Tegaskan Dugaan Riset Palsu di Denmark Tak Berkaitan dengan Aktivitas Akademik Kampus

ITB Buka Suara soal Prihantini, Tegaskan Dugaan Riset Palsu di Denmark Tak Berkaitan dengan Aktivitas Akademik Kampus

ITB buka suara soal Prihantini yang terseret dugaan riset palsu di konferensi ilmiah Denmark, tegaskan tak terkait aktivitas akademik kampus.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT