News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tiba di Tanah Air, Ini Tiga Pesan Penting Menag ke Jemaah Haji

Setiba di Tanah Air, Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar memberikan tiga pesan penting kepada para jemaah haji Indonesia.
Kamis, 16 Januari 2025 - 20:23 WIB
Menteri Agama (Menag) RI Nasaruddin Umar
Sumber :
  • Kemenag

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar beserta rombongan tiba di Tanah Air pada Kamis (16/1/2025), usai Kunjungan Kerja (kunker) ke Arab Saudi dalam mempersiapkan layanan haji 2025.

Setiba di Tanah Air, Menag memberikan tiga pesan penting kepada para jemaah haji Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pertama, Menag mengingatkan agar jemaah haji dapat menyiapkan kondisi fisiknya untuk dapat beradaptasi dengan lingkungan di Arab Saudi. 

Hal ini menurut Menag, perubahan cuaca dari Indonesia ke Arab Saudi tentu menjadi tantangan sendiri dalam pelaksanaan ibadah haji. 

Maka dari itu, jelang empat bulan keberangkatan ibadah haji 2025, Menag berharap para jemaah Indonesia mempersiapkan fisik.

Kemudian pesan Menag kedua kepada jemaah haji adalah agar mematuhi arahan petugas haji, terutama terkait bawang bawaan.

“Saya mohon kepada para jemaah untuk mengikuti imbauan petugas haji, terutama terkait barang bawaan. ujarnya dalam keterangan yang diterima tim tvOnenews.com di Jakarta pada Kamis (16/1/2025) malam.

“Fokuskan niat hanya untuk beribadah, bukan untuk hal-hal lain,” sambung Menag.

Ketiga, dalam upaya meningkatkan pemahaman jemaah, Menag mengingatkan bahwa pemerintah telah memperbarui materi manasik haji. 

“Insya Allah, kami akan memperbaiki manasik haji dengan menambahkan nilai filosofis, tasawuf, dan fikih,” jelas Menag.

“Sekaligus informasi teknis yang perlu diingat oleh jemaah,” tambahnya.

Maka dengan pembaharuan materi manasik, Menag berharap pelaksanaan ibadah haji 2025 akan memberikan dampak yang baik.

“Melahirkan haji yang mabrur,” harap Menag.

Sebagaimana diberikan sebelumnya, dalam tahapan perjalanan yang terbit dan ditandatangani Dirjen PHU Hilman Latief pada 3 Januari 2025 itu, jemaah haji dijadwalkan mulai berangkat tanggal 2 Mei 2025.

Rencananya, masa operasional pemberangkatan dan pemulangan jemaah haji akan berlangsung selama 30 hari. Sementara rata-rata masa tinggal jemaah haji Indonesia di Arab Saudi adalah 41 hari.

Berikut Rincian Jadwal Rencana Perjalanan Haji 1446 H/2025 M:

a. 1 Mei 2025 (3 Dzulkaidah 1446 H), Jemaah Haji mulai masuk asrama haji.

b. 2 Mei 2025 (4 Dzulkaidah 1446 H), Awal pemberangkatan Jemaah Haji Gelombang I dari Tanah Air ke Madinah, mendarat di Bandara Internasional Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA). 

c. 11 Mei 2025 (13 Dzulkaidah 1446 H), Awal pemberangkatan Jemaah Haji Gelombang I dari Madinah ke Makkah.

d. 16 Mei 2025 (18 Dzulkaidah 1446 H), Akhir pemberangkatan Jemaah Haji Gelombang I dari Tanah Air ke Madinah.

e. 17 Mei 2025 (19 Dzulkaidah 1446 H), Awal pemberangkatan Jemaah Haji Gelombang II dari Tanah Air ke Jeddah, mendarat di Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah.

f. 25 Mei 2025 (27 Dzulkaidah 1446 H), Akhir pemberangkatan Jemaah Haji Gelombang | dari Madinah ke Makkah

g. 31 Mei 2025 (4 Dzulhijjah 1446 H), Akhir pemberangkatan Jemaah Haji Gelombang II dari Tanah Air ke Jeddah

h. 31 Mei 2025 (4 Dzulhijjah 1446 H), Closing Date KAAIA Jeddah (Pukul 24.00 WAS)

i. 4 Juni 2025 (8 Dzulhijjah 1446 H), Pemberangkatan Jemaah Haji dari Makkah ke Arafah.

j. 5 Juni 2025 (9 Dzulhijjah 1446 H), Jemaah haji akan di Arafah.

k. 6 Juni 2025 (10 Dzulhijjah 1446 H), Idul Adha 1446 Hijriah.

l. 7 Juni 2025 (11 Dzulhijjah 1446 H), Hari Tasyrik ke-1.

m. 8 Juni 2025 (12 Dzulhijjah 1446 H), Hari Tasyrik ke-2 (Nafar Awal).

n. 9 Juni 2025 (13 Dzulhijjah 1446 H) Hari Tasyrik ke-3 (Nafar Tsani).

o. 11 Juni 2025 (15 Dzulhijjah 1446 H), Awal Pemulangan Jemaah Haji Gelombang I dari Makkah melalui Bandara Jeddah ke Tanah Air.

p. 11 Juni 2025 (15 Dzulhijjah 1446 H), Awal Kedatangan Jemaah Haji Gelombang I di Tanah Air.

q. 18 Juni 2025 (22 Dzulhijjah 1446 H), Awal Pemberangkatan Jemaah Haji Gelombang II dari Makkah ke Madinah.

r. 25 Juni 2025 (29 Dzulhijjah 1446 H), Akhir Pemulangan Jemaah Haji Gelombang I dari Makkah melalui Bandara Jeddah ke Tanah Air.

s. 26 Juni 2025 (1 Muharram 1447 H), Tahun Baru Hijriah 1447 H.

t. 26 Juni 2025 (1 Muharram 1447 H), Awal Pemulangan Jemaah Haji Gelombang II dari Madinah ke Tanah Air.

u. 2 Juli 2025 (7 Muharram 1447), Akhir Pemberangkatan Jemaah Haji Gelombang II dari Makkah ke Madinah.

v. 10 Juli 2025 (15 Muharram 1447 H), Akhir Pemulangan Jemaah Haji Gelombang II dari Madinah ke Tanah Air.

w. 11 Juli 2025 (16 Muharram 1447), Akhir Kedatangan Jemaah Haji Gelombang II di Tanah Air

Sebagaimana diketahui, Pemerintah dan DPR telah menyepakati Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 1446 H/2025 M dengan rata-rata sebesar Rp89.410.258,79. 

Dari jumlah BPIH itu, biaya perjalanan ibadah haji (Bipih) yang dibayar jemaah rerata sebesar Rp55.431.750,78. 

Hasil kesepakatan pemerintah dan DPR ini akan diajukan ke Presiden RI Prabowo Subianto untuk diterbitkan Keputusan Presiden (Kepres) tentang BPIH 2025, dan selanjutnya dilakukan proses pelunasan Bipih oleh jemaah haji.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara untuk kuota, tahun 2025 ini, Indonesia mendapat 221.000 kuota jemaah haji. 

Kuota tersebut terdiri atas 201.063 jemaah reguler, 1.572 petugas haji daerah, 685 adalah pembimbing pada Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU), serta 17.680 jemaah haji khusus. (put)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sudah Dibujuk, tapi Ronaldo Tetap Ogah Main di Laga Al Nassr vs Al Ittihad: Kemarahan Pemain Berlanjut

Sudah Dibujuk, tapi Ronaldo Tetap Ogah Main di Laga Al Nassr vs Al Ittihad: Kemarahan Pemain Berlanjut

Ambisi Al Nassr untuk jadi pemenang di musim ini harus menemui jalan terjal. Sebab, Ronaldo tetap melakukan protes dengan mogok main di laga melawan Al Ittihad.
Bukan Ramon Tanque, Sosok Ini yang Dikorbankan Bojan Hodak Setelah Mendatangkan Sergio Castel ke Persib

Bukan Ramon Tanque, Sosok Ini yang Dikorbankan Bojan Hodak Setelah Mendatangkan Sergio Castel ke Persib

Sergio Castel menjadi pemain asing ke-12 di skuat Persib. Sedangkan untuk liga domestikan, setiap tim hanya bisa mendaftarkan sebelas amunisi impor sesuai dengan regulasi yang dibuat I.League.
Pujian Setinggi Langit Pelatih Jepang untuk Timnas Futsal Indonesia yang Lolos Final Lawan Iran

Pujian Setinggi Langit Pelatih Jepang untuk Timnas Futsal Indonesia yang Lolos Final Lawan Iran

Pelatih Timnas Futsal Jepang Kensuke Takahashi mengakui keunggulan Timnas Futsal Indonesia usai kekalahan 3-5 pada laga semifinal Piala Asia Futsal 2026. Ia ...
Usai Jajal Mobil Baru Ferrari untuk Musim Depan di Barcelona, Lewis Hamilton Makin Optimis Hadapi F1 2026 

Usai Jajal Mobil Baru Ferrari untuk Musim Depan di Barcelona, Lewis Hamilton Makin Optimis Hadapi F1 2026 

Lewis Hamilton mulai menemukan rasa percaya diri bersama Ferrari jelang bergulirnya ajang F1 2026.
Penyebab Utama Doa Sulit Dikabulkan dalam Islam, Bisa Jadi karena Kebiasaan Buruk ini

Penyebab Utama Doa Sulit Dikabulkan dalam Islam, Bisa Jadi karena Kebiasaan Buruk ini

Tanpa disadari kebiasaan buruk ini menyebabkan doa-doa sulit dikabulkan Allah SWT
BRI Prioritas Gelar Intimate Night Bersama The Dudas di Balikpapan, Bentuk Apresiasi ke Nasabah

BRI Prioritas Gelar Intimate Night Bersama The Dudas di Balikpapan, Bentuk Apresiasi ke Nasabah

Intimate Night with The Dudas merupakan bentuk apresiasi eksklusif bagi nasabah BRI Prioritas yang meningkatkan aktivitas perbankan serta pemanfaatan produk unggulan BRI.

Trending

Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Ia ditetapkan sebagai salah satu tersangka utama kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait importasi barang kualitas rendah (KW) yang masuk ke Indonesia tanpa pemeriksaan fisik.
Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Kasus ini bermula ketika PT Blueray Cargo yang dipimpin John Field diduga berupaya agar barang impornya masuk melalui jalur hijau, yakni jalur pengeluaran barang tanpa pemeriksaan fisik.
Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Ia kini menjadi buron, dicekal ke luar negeri, dan diminta segera menyerahkan diri kepada penyidik KPK.
Fantastis! Harta Kekayaan Eks Direktur Bea Cukai Rizal Jadi Sorotan Usai OTT KPK, Terseret Kasus Suap Impor Bareng Bos Blueray Cargo John Field

Fantastis! Harta Kekayaan Eks Direktur Bea Cukai Rizal Jadi Sorotan Usai OTT KPK, Terseret Kasus Suap Impor Bareng Bos Blueray Cargo John Field

Rizal menjabat sebagai Direktur di Bea Cukai pada 2024 hingga Januari 2026. Sebelumnya, dia menduduki posisi sebagai Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Batam.
Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Kasus dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan bermula dari PT Blueray Cargo (BR) menginginkan barang impor KW (tiruan) ilegal tidak dicek saat masuk ke Indonesia.
Jurnalis Italia Puji Kejeniusan Transfer AC Milan Boyong Fullkrug: Datang Senyap dan Langsung Jadi Andalan Allegri

Jurnalis Italia Puji Kejeniusan Transfer AC Milan Boyong Fullkrug: Datang Senyap dan Langsung Jadi Andalan Allegri

Kehadiran Niclas Füllkrug di AC Milan sempat dipandang sebelah mata. Namun, seiring berjalannya waktu, penyerang asal Jerman itu justru sukses membuktikan diri.
KPK Ungkap Deretan Barang Bukti Kasus Impor Bea Cukai Senilai Rp40,5 Miliar, dari Uang Tunai hingga Emas Batangan

KPK Ungkap Deretan Barang Bukti Kasus Impor Bea Cukai Senilai Rp40,5 Miliar, dari Uang Tunai hingga Emas Batangan

KPK menyita uang tunai, valuta asing, jam tangan mewah, hingga emas 5,3 kg senilai Rp40,5 miliar dalam kasus korupsi impor Bea Cukai.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT