GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kisah Karomah Abah Guru Sekumpul, Cuma Ayunkan Pohon Pisang Seketika Hujan Lebat Turun Membasahi Daratan

Almarhum Abah Guru Sekumpul memiliki kisah karomah saat Martapura kemarau panjang, diminta doa agar hujan turun. Ternyata caranya menggoyangkan pohon pisang.
Sabtu, 18 Januari 2025 - 18:58 WIB
Abah Guru Sekumpul punya kisah hujan lebat turun di Martapura hanya goyangkan pohon pisang
Sumber :
  • Instagram/@abah.guru.sekumpul_

tvOnenews.com - Almarhum KH Muhammad Zaini Abdul Ghani al Banjari alias Abah Guru Sekumpul mempunyai kisah karomah menurunkan hujan dengan cepat.

Sebagai ulama besar memiliki karomah, kisah Abah Guru Sekumpul hanya menggoyangkan pohon pisang, menyebabkan hujan langsung turun membasahi bumi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak heran, Abah Guru Sekumpul bisa menurunkan hujan dianggap punya karomah karena disebut sosok waliyullah asal Martapura, Kalimatan Selatan.

Kisah Abah Guru Sekumpul berdoa minta hujan turun menggunakan cara mengayunkan pohon pisang sesuai dengan permintaan masyarakat.

Dilansir tvOnenews.com dari kanal YouTube Santri Ngopi, Sabtu (18/1/2025), unggahan video ini menunjukkan beberapa karomah dari Abah Guru Sekumpul.

Ilustrasi hujan turun membasahi daratan dan rumah
Ilustrasi hujan turun membasahi daratan dan rumah
Sumber :
  • iStockPhoto

 

Salah satu karomah Guru Sekumpul mengenai ketika wilayah Martapura, Kalimantan Selatan mengalami musibah yang serius.

Martapura sama sekali tidak pernah turun hujan. Wilayah di Kalimantan Selatan tersebut pun mengalami kekeringan cukup panjang.

Bahwasanya langit Martapura, Kalimantan Selatan tidak turun hujan selama tiga bulan berturut-turut.

Musim kemarau di wilayah Martapura, Kalimantan Selatan terjadi pada tahun 1982.

Tidak ada air hujan seakan-akan wilayah Martapura terkena musibah dilanda kekeringan akibat kemarau yang cukup panjang.

Air sumur dan air tanah sama sekali tidak muncul. Masyarakat pun mulai resah sebagai ujian terberat mereka hidup tanpa air bersih.

Keresahan akibat kemarau panjang ini membuat masyarakat Martapura mendatangi Abah Guru Sekumpul.

Masyarakat meminta Guru Sekumpul dipercaya punya karomah, segera memohon doa untuk meminta wilayah Martapura diguyur hujan.

Pendakwah keturunan ke-8 Syekh Arsyad al Banjari itu langsung turun dan keluar dari rumah. Kebetulan di depan halamannya terdapat sebatang pohon pisang.

Pohon pisang di depan halaman rumah Guru Sekumpul itu masih berukuran kecil.

Namun, Guru Sekumpul langsung menghampiri pohon pisang berukuran kecil ini dan terus menggoyangkan bagian batangnya.

Orang yang mendatanginya sempat merasa bingung dan terkejut mengapa Guru Sekumpul mengayunkan pohon pisang tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

Sebab, cara minta hujan agar segera turun baru ditemukan mereka dengan menggoyangkan sebatang pohon.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Diduga Korsleting Listrik, Rumah Warga di Lengkong Nganjuk Ludes Terbakar hingga Rata dengan Tanah

Diduga Korsleting Listrik, Rumah Warga di Lengkong Nganjuk Ludes Terbakar hingga Rata dengan Tanah

Sebuah rumah milik warga di Desa Lengkong Lor, Kecamatan Lengkong, Kabupaten Nganjuk, ludes terbakar hingga rata dengan tanah, Selasa (12/5).
Pengurus PBI Jatim Keluhkan Penonaktifan Sepihak, Ini Penjelasan Pusat

Pengurus PBI Jatim Keluhkan Penonaktifan Sepihak, Ini Penjelasan Pusat

Perselisihan dan polemik internal mewarnai kegiatan organisasi Perkumpulan Bekam Indonesia (PBI) wilayah Jawa Timur.
Reaksi Media Vietnam usai Timnas Indonesia U-17 Resmi Tersingkir dari Piala Asia U-17 2026, China Disanjung

Reaksi Media Vietnam usai Timnas Indonesia U-17 Resmi Tersingkir dari Piala Asia U-17 2026, China Disanjung

Media Vietnam beri reaksi setelah Timnas Indonesia U-17 dipastikan tersingkir dari Piala Asia U-17 2026. Di sisi lain, China justru mendapatkan sanjungan karena keberhasilan meraih tiket ke Piala Dunia U-17 2026.
Sikap Centil Gubernur Sherly Tjoanda saat Lewati Hutan Bikin Gemas: Gak Tahu Jalan tapi Jalan terus, Menghilang

Sikap Centil Gubernur Sherly Tjoanda saat Lewati Hutan Bikin Gemas: Gak Tahu Jalan tapi Jalan terus, Menghilang

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos memperlihatkan sikap centilnya yang bikin gemas saat melewati hutan tempat tinggal masyarakat Suku Togutil.
Jadwal Thailand Open 2026, Rabu 13 Mei: Ada 10 Wakil Indonesia Main, Anthony Sinisuka Ginting vs Shi Yu Qi

Jadwal Thailand Open 2026, Rabu 13 Mei: Ada 10 Wakil Indonesia Main, Anthony Sinisuka Ginting vs Shi Yu Qi

Jadwal Thailand Open 2026 hari ini, di mana ada sejumlah wakil Indonesia yang akan beraksi termasuk Anthony Sinisuka Ginting akan menjalani laga berat melawan Shi Yu Qi.
Tak Dapat Diatasi Aparat, Dedi Mulyadi Punya Cara Jitu Tertibkan Kios Liar di Bandung Bikin Pedagang Full Senyum

Tak Dapat Diatasi Aparat, Dedi Mulyadi Punya Cara Jitu Tertibkan Kios Liar di Bandung Bikin Pedagang Full Senyum

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi punya cara jitu untuk penertiban kios liar yang berada di Bandung, khususnya di jalan Hasan Sadikin. Pedagang ditertibkan KDM

Trending

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Al Nassr vs Al Hilal 1-1: Ronaldo Dibuat Tak Habis Pikir dengan Gol Bunuh Diri Bento di 10 Detik Terakhir Injury Time

Al Nassr vs Al Hilal 1-1: Ronaldo Dibuat Tak Habis Pikir dengan Gol Bunuh Diri Bento di 10 Detik Terakhir Injury Time

Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan harus menahan euforia kemenangan mereka atas Al Hilal usai Al Nassr dipaksa bermain imbang dalam laga sengit dan penuh drama.
Awalnya Disuruh Mijat dan Temani Tidur, Santriwati Ponpes Pati Ungkap Perbuatan Tak Pantas Kiai Ashari Selama Bertahun-tahun

Awalnya Disuruh Mijat dan Temani Tidur, Santriwati Ponpes Pati Ungkap Perbuatan Tak Pantas Kiai Ashari Selama Bertahun-tahun

Santriwati Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Pati, ungkap perbuatan tak pantas Kiai Ashari selama bertahun-tahun: Awalnya disuruh mijat hingga temani tidur.
Usai Dihujat Warganet, Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Buka Suara, Tak Mengelak dari Kesalahan

Usai Dihujat Warganet, Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Buka Suara, Tak Mengelak dari Kesalahan

Setelah dihujat warganet, Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Provinsi Kalimantan Barat buka suara, tak mengelak dari kesalahan.
Gara-gara 'Artikulasi' Juara Lomba Cerdas Cermat MPR Kalbar Jadi Polemik, DPR Minta Final Lomba Diulang

Gara-gara 'Artikulasi' Juara Lomba Cerdas Cermat MPR Kalbar Jadi Polemik, DPR Minta Final Lomba Diulang

Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, secara tegas meminta agar babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Kalimantan Barat dilakukan pertandingan ulang. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT