News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kisah Bima Sakti Asisten Pelatih Timnas Indonesia U20, Ternyata Sosok Religius yang Keras Godok Akhlak Pemain sampai...

Sebagai asisten pelatih Timnas Indonesia U20, Bima Sakti mempunyai kisah sosok kepribadian religius dan sangat keras bentuk akhlak pemain dari aspek spiritual.
Senin, 20 Januari 2025 - 02:02 WIB
Asisten pelatih Timnas Indonesia U20, Bima Sakti
Sumber :
  • tvOnenews.com/Julio Trisaputra

tvOnenews.com - Asisten pelatih Timnas Indonesia U20, Bima Sakti diam-diam menjadi juru taktik punya kepribadian religius di dalam kegiatan perangkat sepak bola.

Sebgai sosok religius, Bima Sakti yang kini berstatus asisten pelatih Timnas Indonesia U20 memiliki kisah sangat keras saat membentuk akhlak para penggawa Garuda level usia muda.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bima Sakti mengedepankan aspek spiritual bagian penting dalam sepak bola. Langkahnya yang keras cukup dibilang sukses hingga saat ini menjadi langganan asisten pelatih Timnas Indonesia U20.

Sebelum bicara kepribadian religius, Bima Sakti kini mendampingi Indra Sjafri untuk menjadi asisten dalam jajaran pelatih Timnas Indonesia U20.

tvonenews

Timnas Indonesia U20 kebetulan saat ini tengah menjajaki persiapan menjelang Piala Asia U20 2025.

Indra Sjafri menjadi nahkoda dalam skuad ini, sedangkan Bima Sakti masuk jajaran asisten pelatih mempersiapkan Garuda Nusantara.

Garuda Nusantara di bawah naungan Indra Sjafri dan Bima Sakti akan melakoni ajang bergengsi Piala Asia U20 2025 yang digulir pada Februari 2025 mendatang.

Jadwal Piala Asia U20 2025 telah diatur dari 12 Februari-1 Maret 2025 yang digelar di China.

Saat ini, Bima Sakti yang berkiprah asisten terus mencari potensi para pemain berbakat dan pantas masuk dalam skuad Garuda Nusantara.

Para pemain Timnas Indonesia U20 belum lama ini telah mengikuti sesi training camp (TC). Kini, mereka akan melakoni turnamen mini yang digelar oleh PSSI.

PSSI menghadirkan Timnas Indonesia U20 berkutat pada turnamen Mandiri Challenge Series di Sidoarjo, Jawa Timur. Hal ini tidak lepas dari persiapan Garuda Nusantara menghadapi Piala Asia U20 2025.

Persiapan Timnas Indonesia U20 tidak lepas dari peran Bima Sakti yang kiprahnya cukup mentereng dalam jajaran pelatih di skuad Garuda level usia muda.

Pada suatu kisah, Bima Sakti sukses membawa Timnas Indonesia U16 sabet gelar juara Piala AFF U16 2022.

 

Sebagai mantan pemain Timnas Indonesia, Bima Sakti berstatus pelatih saat membesut Garuda U16 di Piala AFF U16 pada musim 2022.

Bima tidak hanya memberikan pembinaan dalam segi aspek sepak bola, melainkan di luar kebiasaan olahraga ini untuk membentuk karakter dan akhlak pemain.

Mantan pelatih Timnas Indonesia U17 itu sukses membawa salah satu pemain Timnas Indonesia U20 saat ini, Iqbal Gwijangge sebagai sosok religius dan rutin membaca Al Quran. Meski akhlak penggawa lainnya juga menjadi perhatian utama bagi Bima.

Bima membentuk aturan berbasis religius dan memenuhi aspek spiritual yang keras. Para pemain menganut agama Islam yang tidak mengerjakan atau terlambat shalat berjamaah harus membayar denda.

"Yang Muslim, shalat bareng-bareng bersama ofisial pelatih, pemain, semuanya berjemaah lima waktu, Subuh, Dzuhur, Ashar, Maghrib dan Isya'," ungkap Bima Sakti dilansir tvOnenews.com melalui kanal YouTube PSSI, Senin (20/1/2025).

Jumlah denda yang berlaku untuk para pemain tak shalat berjamaah tidak sedikit. Bima menggodok akhlak dan kebutuhan spiritual mereka untuk mengasah kedisiplinan anak asuhnya.

"Kalau ada yang terlambat (juga posisi makmum masbuk) denda Rp50 ribu. Kalau ada yang enggak shalat, mungkin ketiduran, denda Rp100 ribu'," jelas dia.

Cara Bima Sakti membina para pemain saat itu diapresiasi oleh Mochamad Iriawan yang kala itu masih menjabat Ketua Umum PSSI sebelum era Erick Thohir.

Menurut Mochamad Iriawan, Bima Sakti telah berhasil membentuk karismanya sebagai sosok ketua sekaligus pelatih untuk menahkodai para pemain.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Para pemain juga sangat dekat dengan Bima Sakti, mengingatkan sang pelatih selalu menggembleng mereka untuk ibadah bersama-sama sesuai dengan kepercayaannya masing-masing.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Rampung Diperiksa KPK, Begini Kata Mantan Dirut Bank BJB

Rampung Diperiksa KPK, Begini Kata Mantan Dirut Bank BJB

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) rampung memeriksa mantan Direktur Utama (Dirut) Bank BJB, Yuddy Renaldi terkait kasus dugaan korupsi pengadaan iklan di Bank BJB, Rabu (9/9/2026).
Diduga Eksploitasi Hewan, Lirabica Desak Penutupan Penangkaran Monyet di Lampung

Diduga Eksploitasi Hewan, Lirabica Desak Penutupan Penangkaran Monyet di Lampung

Miss Earth 2019, Lirabica mendesak penutupan penangkaran monyet di Kabupaten Mesuji, Lampung.
Walaupun Dekat Pusat Kota, Menikmati Yogyakarta dari Sagan Tetap Memberikan Ketenangan bagi Wisatawan

Walaupun Dekat Pusat Kota, Menikmati Yogyakarta dari Sagan Tetap Memberikan Ketenangan bagi Wisatawan

Menjelajahi Yogyakarta tak selalu harus dilakukan dengan ritme yang padat. Setelah seharian berkeliling kota, menikmati kuliner, atau mengunjungi berbagai destinasi, sebagian wisatawan justru mencari tempat untuk beristirahat dalam suasana yang lebih tenang.
Respons Menohok NasDem Soal Pernyataan AHY Terkait 'Kekuasaan Ada Batasnya'

Respons Menohok NasDem Soal Pernyataan AHY Terkait 'Kekuasaan Ada Batasnya'

Wakil Ketua Umum Partai NasDem Saan Mustopa mengingatkan kepada seluruh ketua umum partai politik (parpol) tidak membuat pernyataan yang berpotensi menimbulkan kegaduhan.
BRIN Perkuat Pengembangan Teknologi Nuklir, Anggaran 2027 Difokuskan untuk Energi, Pangan, dan Kesehatan

BRIN Perkuat Pengembangan Teknologi Nuklir, Anggaran 2027 Difokuskan untuk Energi, Pangan, dan Kesehatan

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memastikan pengembangan teknologi nuklir tetap menjadi agenda strategis nasional di tengah kebijakan efisiensi anggaran
Hujan Deras Terjadi di Nagoya Jepang

Hujan Deras Terjadi di Nagoya Jepang

Hujan dengan curah tertinggi yang pernah tercatat mengguyur Nagoya, Jepang bagian tengah. Akibatnya, 41 orang mengalami luka ringan dan mendorong pemerintah kota mengumumkan langkah-langkah bantuan darurat pada Rabu.

Trending

Fajar Sahrudin Ditemukan Tak Bernyawa di Kawasan GBK, Polisi Akui Temuan Jasad Berawal dari Sinyal SOS

Fajar Sahrudin Ditemukan Tak Bernyawa di Kawasan GBK, Polisi Akui Temuan Jasad Berawal dari Sinyal SOS

Seorang pria bernama Fajar Sahrudin ditemukan meninggal dunia di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) pada Minggu (6/9/2026) dini hari.
Respons Menohok NasDem Soal Pernyataan AHY Terkait 'Kekuasaan Ada Batasnya'

Respons Menohok NasDem Soal Pernyataan AHY Terkait 'Kekuasaan Ada Batasnya'

Wakil Ketua Umum Partai NasDem Saan Mustopa mengingatkan kepada seluruh ketua umum partai politik (parpol) tidak membuat pernyataan yang berpotensi menimbulkan kegaduhan.
Yordania sambut baik deklarasi 12 negara batasi produk Israel

Yordania sambut baik deklarasi 12 negara batasi produk Israel

Deklarasi bersama yang dilakukan oleh 12 negara yang berkomitmen membatasi sejumlah produk dari permukiman ilegal Israel, disambut baik oleh Kementerian Luar Negeri dan Ekspatriat Yordania.
Walaupun Dekat Pusat Kota, Menikmati Yogyakarta dari Sagan Tetap Memberikan Ketenangan bagi Wisatawan

Walaupun Dekat Pusat Kota, Menikmati Yogyakarta dari Sagan Tetap Memberikan Ketenangan bagi Wisatawan

Menjelajahi Yogyakarta tak selalu harus dilakukan dengan ritme yang padat. Setelah seharian berkeliling kota, menikmati kuliner, atau mengunjungi berbagai destinasi, sebagian wisatawan justru mencari tempat untuk beristirahat dalam suasana yang lebih tenang.
BRIN Perkuat Pengembangan Teknologi Nuklir, Anggaran 2027 Difokuskan untuk Energi, Pangan, dan Kesehatan

BRIN Perkuat Pengembangan Teknologi Nuklir, Anggaran 2027 Difokuskan untuk Energi, Pangan, dan Kesehatan

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memastikan pengembangan teknologi nuklir tetap menjadi agenda strategis nasional di tengah kebijakan efisiensi anggaran
Hujan Deras Terjadi di Nagoya Jepang

Hujan Deras Terjadi di Nagoya Jepang

Hujan dengan curah tertinggi yang pernah tercatat mengguyur Nagoya, Jepang bagian tengah. Akibatnya, 41 orang mengalami luka ringan dan mendorong pemerintah kota mengumumkan langkah-langkah bantuan darurat pada Rabu.
Diduga Eksploitasi Hewan, Lirabica Desak Penutupan Penangkaran Monyet di Lampung

Diduga Eksploitasi Hewan, Lirabica Desak Penutupan Penangkaran Monyet di Lampung

Miss Earth 2019, Lirabica mendesak penutupan penangkaran monyet di Kabupaten Mesuji, Lampung.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT