News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Eks Striker Timnas Indonesia Ini Nilai Kualitas Skuad Garuda Asuhan di Masa STY Bisa Setara Tim Eropa, Sosoknya Putuskan Mualaf di Indonesia

Pemain mualaf ini memuji Timnas Indonesia di era Pelatih Shin Tae-yong atau STY. Meski sudah berganti Pelatih Patrick Kluivert tentu ini bisa jadi bahan pemacu
Rabu, 29 Januari 2025 - 05:30 WIB
Eks Striker Timnas Indonesia Ini Nilai Kualitas Skuad Garuda Asuhan di Masa STY Bisa Setara Tim Eropa, Sosoknya Putuskan Mualaf di Indonesia
Sumber :
  • dok.tvonenews.com/Ilham Giovani

Jakarta, tvOnenews.com- Kualitas para Pemain Timnas Indonesia diakui bisa setara dengan tim Eropa. Hal tersebut disampaikan Pemain Legenda yang dulunya juga pernah bermain di Timnas Indonesia.

Pemain mualaf ini memuji Timnas Indonesia di era Pelatih Shin Tae-yong atau STY. Meski sudah berganti Pelatih Patrick Kluivert tentu ini bisa jadi bahan pemacu untuk maju dan masukan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Eks Striker Timnas Indonesia Ini Nilai Kualitas Skuad Garuda Asuhan di Masa STY Bisa Setara Tim Eropa, Sosoknya Putuskan Mualaf di Indonesia
Eks Striker Timnas Indonesia Ini Nilai Kualitas Skuad Garuda Asuhan di Masa STY Bisa Setara Tim Eropa, Sosoknya Putuskan Mualaf di Indonesia
Sumber :
  • dok.tvonenews.com/Ilham Giovani

 

Pria ini mantan pemain Timnas Indonesia diera 2010-an, ia sama terkenalnya, seperti Irfan Bachdim. Dia pemain naturalisasi dari Uruguay.

Pemain legenda tersebut, Cristian Gonzales atau akrab disapa El Loco membandingkan kualitas Timnas Indonesia di sebelum dan sesudahnya STY masuk memberikan warna berbeda.

 

Dalam pandangan Cristian Gonzales yang pemain mualaf ini, Timnas Indonesia bisa kembali dikenal dan mampu cetak sejarah.

Sebagaimana diketahui, Skuad Garuda mampu masuk babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026. Tentu ini sebagai prestasi baik dari seorang Pelatih Timnas Indonesia.

"Saya melihat, saya selalu positif ya sebagai pemain bola. Lihat kita tidak beda jauh dengan pemain Eropa," kata Cristian Gonzales dalam Talkshow di YouTube tvOnenews, dikutip Rabu (29/1).

Lebih lanjut, eks Striker Timnas Indonesia ini menilai soal kualitas para pemain sudah sangat bagus. Bahkan ia memuji bisa disandingkan dengan para pemain Tim Eropa.

Namun, dalam wawancaranya itu, Gonzales atau Papito ini mengingatkan. Pesan kunci bisa diraih yaitu dengan prestasi dan usaha.

Tak Kuasa Menahan Kesedihan STY sampaikan Pesan Perpisahan Ini, Sosok Pelatih Semangat Belajar Budaya dan Agama Islam
Tak Kuasa Menahan Kesedihan STY sampaikan Pesan Perpisahan Ini, Sosok Pelatih Semangat Belajar Budaya dan Agama Islam
Sumber :
  • dok. tvOnenews.com/Taufik Hidayat

 

 

Melihat dengan kondisi saat ini, Timnas Indonesia bagus kualitasnya seperti pemain luar negeri.Tegasnya bersanding dengan pemain Eropa. 

Dia menitipkan satu catatan agar bisa semakin baik. Menurutnya, bercermin kualitas Tim atau Pemain terbaik kelas dunia. 

Menurutnya tak cukup hanya bagus tapi juga harus menjaga dan tingkatkan disiplin. Hal ini disorot Gonzales karena kunci Tim Eropa baik karena kedisiplinan.

"Cuman sepak bola di mana-mana sama, ya cuman di eropa disiplin mereka kita tahu dan profesional mereka juga luar biasa," jelas El Loco.

"Cuma itu aja emang disiplin kita agak kurang. Ya berdasarkan pengalaman saya kalau kita bicara ya," pesan Pemain Legenda itu.

Perlu diketahui, Cristian Gonzales yang akrab disapa El Loco ini merupakan Pemain naturalisasi dari Uruguay sekaligus mualaf. 

Diketahui Gonzales pernah menjadi top skor Liga Indonesia pada tahun 2005, 2006, 2007/2008, dan 2008/2009. Ia juga menjadi top skor Piala Indonesia 2010 dan Piala Presiden 2017. 

Pemain mualaf ini sudah pensiun jadi pemain bola, sebelumnya ia dikabarkan bermain di RANS Nusantara FC dan PSIM Yogyakarta. 

Kini dirinya mulai fokus pada mimpinya untuk berkontribusi bagi perkembangan sepak bola Indonesia, yaitu bangun Sekolah Bola. 

Pemain naturalisasi ini, masuk daftar salah satu pemain sepak bola terkaya di Indonesia loh. Saat memperkuat Persib Bandung, ia menerima gaji mencapai Rp 720 juta per musim. 

Bahkan dimasa puncaknya, Gonzales salah satu pemain naturalisasi dengan bayaran tertinggi, yang mencapai hingga Rp 1,2 miliar per musim. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menikah dengan istrinya, Eva Nurida Siregar, pada tahun 1995. Mereka dikaruniai 4 orang anak. Kemudian pada tanggal 9 Oktober 2003, Gonzales masuk Islam dan memiliki nama Mustafa Habibi sebagai nama Islamnya.(klw)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Abah Eks Pimpinan Ponpes yang Diduga Lecehkan Belasan Satriwati di Lombok Diperiksa Polisi

Abah Eks Pimpinan Ponpes yang Diduga Lecehkan Belasan Satriwati di Lombok Diperiksa Polisi

Sebelumnya, AIS alias Abah merupakan eks pimpinan Ponpes Abdul Barokat Wannafahat, diduga telah melakukan pelecehan seksual terhadap belasan santriwatinya.
Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik juga mendalami mekanisme penentuan opini hasil pemeriksaan, mulai dari BPK Perwakilan hingga BPK RI.
Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Ombudsman Siap "Bongkar" Fakta-fakta Temuan Fasilitas Mewah Lapas Cibinong di Hadapan DPR

Ombudsman Siap "Bongkar" Fakta-fakta Temuan Fasilitas Mewah Lapas Cibinong di Hadapan DPR

Ombudsman siap berkoordinasi dan memberikan informasi yang diperlukan kepada DPR RI sebagai bagian dari upaya bersama memperbaiki tata kelola pelayanan publik.
Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Singapura menang susah payah dengan skor akhir 1-0 atas Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

Sejumlah penyelamatan Maarten Paes dan koordinasinya bersama barisan pertahanan membuat gawang Indonesia tetap aman meski harus bermain dengan 10 orang.

Trending

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik juga mendalami mekanisme penentuan opini hasil pemeriksaan, mulai dari BPK Perwakilan hingga BPK RI.
Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

Sejumlah penyelamatan Maarten Paes dan koordinasinya bersama barisan pertahanan membuat gawang Indonesia tetap aman meski harus bermain dengan 10 orang.
Billboard Roboh Diterjang Hujan Angin di Bandung, Timpa Tiga Bangunan hingga Empat Orang Terluka

Billboard Roboh Diterjang Hujan Angin di Bandung, Timpa Tiga Bangunan hingga Empat Orang Terluka

empat orang sempat terjebak di dalam bangunan dan satu di antaranya mengalami luka ringan setelah tertimpa material bangunan akibat billboard roboh di Bandung.
Wali Murid Bacok Guru SD di Sleman, Berawal dari Anak Ambil Jajanan di Kantin Tak Bayar

Wali Murid Bacok Guru SD di Sleman, Berawal dari Anak Ambil Jajanan di Kantin Tak Bayar

Persoalan ini bermula ketika anak dari pelaku yang diketahui merupakan anak berkebutuhan khusus diduga mengambil jajanan di kantin sekolah tanpa membayar..
Ombudsman Siap "Bongkar" Fakta-fakta Temuan Fasilitas Mewah Lapas Cibinong di Hadapan DPR

Ombudsman Siap "Bongkar" Fakta-fakta Temuan Fasilitas Mewah Lapas Cibinong di Hadapan DPR

Ombudsman siap berkoordinasi dan memberikan informasi yang diperlukan kepada DPR RI sebagai bagian dari upaya bersama memperbaiki tata kelola pelayanan publik.
Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Singapura menang susah payah dengan skor akhir 1-0 atas Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT