News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jangan Santai, Kata Ustaz Khalid Basalamah Malaikat akan Tutup Catatan Amal Shalat Jumat Jika Seorang Mukmin…

Setiap Mukmin sebaiknya memperhatikan  kapan waktu datang yang tepat untuk shalat Jumat karena ternyata kata Ustaz Khalid Basalamah ada waktu dimana malaikat menutup catatan amal.
Jumat, 31 Januari 2025 - 07:08 WIB
Ustaz Khalid Basalamah
Sumber :
  • Tangkapan Layar/Khalid Basalamah Official

tvOnenews.com - Setiap Mukmin sebaiknya memperhatikan  kapan waktu datang yang tepat untuk shalat Jumat karena ternyata kata Ustaz Khalid Basalamah ada waktu dimana malaikat menutup catatan amal.

Maka jika sudah pada waktu tertentu, malaikat akan menutup catatan amal shalat Jumat sehingga tak lagi mencatat orang-orang yang datang setelahnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lalu kapankah sebaiknya seorang Mukmin datang shalat Jumat agar tetap dicatat oleh malaikat? Kapan waktu catatan amalan shalat Jumat dibuka dan ditutup oleh para malaikat yang mencatat?

Berikut penjelasan lengkapnya yang dilansir tvOnenews.com dari ceramah Ustaz Khalid Basalamah yang diunggah di YouTube resmi miliknya.


Ilustrasi Shalat Jumat (Sumber: iStockPhoto)

Dalam ceramahnya itu, Ustaz Khalid Basalamah mengingatkan agar tidak sembarangan datang untuk shalat Jumat.

Walau waktunya lebih panjang karena dimulai dari khutbah hingga akhirnya shalat, tetap jangan menyepelekan shalat Jumat.

Hal ini karena tidak sedikit orang yang sengaja berlama-lama untuk datang shalat Jumat.

Ada yang sengaja datang ketika khatib sudah selesai khutbah dan shalat Jumat akan dimulai.

Berkaitan dengan ini, Ustaz Khalid Basalamah mengingatkan sebuah hadis yang di dalamnya Rasulullah mengungkapkan bahwa di hari Jumat itu ada malaikat yang khusus berjaga di pintu masjid.

Malaikat tersebut ditugaskan untuk mencatat siapa saja yang datang shalat Jumat mulai dari yang pertama kali tiba.

"Apabila hari Jumat tiba maka akan ada para malaikat di setiap pintu-pintu masjid. Mereka akan mencatat orang yang pertama kali datang lalu berikutnya sampai apabila Imam telah duduk di mimbarnya mereka pun melipat catatan-catatan tersebut. Lantas mereka pun datang dan ikut mendengarkan khutbah" (HR Muslim No. 3211)

Ketika khatib sudah naik mimbar dan memulai khutbah, maka catatan amal shalat Jumat akan ditutup oleh malaikat.

Malaikat itu tak lagi mencatat karena ikut mendengarkan khutbah Jumat.

"Pada hari Jumat para malaikat menunggu di pintu-pintu masjid dan mencatat siapa yang pertama datang," ujar Ustaz Khalid Basalamah.

"Dan kalau khatib atau Imamnya sudah keluar menuju ke mimbar, maka para malaikat menutup buku-buku amal mereka serta ikut mendengarkan khutbah," lanjutnya.


Ilustrasi Seorang Mukmin sedang Berdoa (Sumber: llustrasi/Freepik)

Belum lagi adanya waktu mustajab. Meski ada perbedaan pendapat mengenai waktu mustajab di hari Jumat ini, namun Ustaz Khalid Basalamah mengingatkan bahwa salah satunya adalah antara khutbah dan iqamah.

“Ada sebagian mereka seperti yang dinukil ibu hajar, bahwasannya waktu duduknya imam di khutbah sampai iqomah shalat jumat,” ungkap Ustaz Khalid.

Bahkan saking istimewanya, Ustaz Khalid menyarankan para ibu karena tidak mengikuti shalat jumat untuk meminta suaminya memberikan informasi kapan waktu itu.

Hal ini karena ada pendapat ulama yang mengatakan waktu mustajab di hari jumat itu saat imam duduk di khutbah kedua sampai iqamah shalat.

“Berarti yang biasa khatib berdoa di khutbah kedua mustajab,” katanya.

Hal ini sebagaimana tercantum dalam hadis lain yakni dari Abu Burda bin Abu Musa.

“Abu Musa sahabat Nabi, Abu Burda anaknya. Dalam hadis itu dikatakan Abdullah bin Umar pernah bertanya kepada Abu Burda,” jelasnya.

“Apakah engkau pernah mendengar ayahmu meriwayatkan hadits dari Rasulullah saw sehubungan waktu mustajab di hari jumat? Maka Abu Burda berkata, ya aku mendengarkan ayahku mengatakan ia mendengarkan Rasulullah SAW bersabda waktu itu adalah antara duduknya imam sampai shalat dilaksanakan,” kata Ustaz Khalid melanjutkan penjelasannnya.

Menurut Ustaz Khalid Basalamah, maksud dari hadis itu adalah waktu mustajab antara duduknya khatib di khutbah kedua sampai shalat jumat dilaksanakan.

“Setelah selesai khutbah, khatib salam, muadzin adzan khatib duduk maka itu waktu mustajab,” katanya.

Oleh karenanya, mulai sekarang sebisa mungkin datanglah sebelum khatib memulai khutbah agar tetap dicatat oleh malaikat sebagai orang yang ikut melaksanakan shalat Jumat.

Itulah nasihat Ustaz Khalid Basalamah kepada seluruh Muslim akan pentingnya shalat Jumat. Semoga kita semua senantiasa dimudahkan oleh Allah SWT dalam beribadah dan mendapatkan ridhaNya.

Wallahu'alam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA


 

(far/put)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Rincian Lengkap Saham yang Masuk dan Keluar Rebalancing MSCI

Rincian Lengkap Saham yang Masuk dan Keluar Rebalancing MSCI

MSCI mengeluarkan dua saham Indonesia dari MSCI Global Standard Index dan tidak ada saham Indonesia yang masuk ke MSCI Global Standard Index.
PB PASI Targetkan Empat Medali di Asian Games 2026, Minimal Bawa Pulang Perunggu

PB PASI Targetkan Empat Medali di Asian Games 2026, Minimal Bawa Pulang Perunggu

PB PASI diketahui mengirimkan sebanyak 13 atlet atletik untuk Asian Games 2026. Meski demikian, federasi memilih realistis untuk mendapatkan minimal empat medali perunggu di ajang empat tahunan tersebut.
Bantah Dakwaan, Kubu Yaqut Pertanyakan Kerugia Keuangan Negara Rp622 Miliar

Bantah Dakwaan, Kubu Yaqut Pertanyakan Kerugia Keuangan Negara Rp622 Miliar

Yaqut Cholil Qoumas alias Gus Yaqut menjalani sidang perdana atas kasus dugaan korupsi kuota haji periode 2023-2024 di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Selasa (12/8/2026).
Dugaan Penyiapan Uang 1 Juta Dolar AS dari Gus Yaqut ke Pansus Haji DPR RI, Ini Kata KPK

Dugaan Penyiapan Uang 1 Juta Dolar AS dari Gus Yaqut ke Pansus Haji DPR RI, Ini Kata KPK

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami soal dugaan penyiapan uang 1 juta Dolar Amerika Serikat (AS) dari mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas alias Gus Yaqut untuk diserahkan ke Panitia Khusus atau Pansus Haji DPR RI.
Gus Alex Bantah Terima Uang Korupsi Kuota Haji, Dakwaan Jaksa Disebut Zalim

Gus Alex Bantah Terima Uang Korupsi Kuota Haji, Dakwaan Jaksa Disebut Zalim

Terdakwa korupsi kuota haji, Ishfah Abidal Aziz alias Gus Alex merespon soal dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK yang menyebut bahwa dirinya telah memperkaya diri dengan penerimaan uang USD 5.233.800 dan Rp330 juta.
Dari Polewali Mandar ke Istana: Cerita Ismi Ulfaida, Siswa Sekolah Rakyat Pertama Dalam Barisan Paskibraka Nasional

Dari Polewali Mandar ke Istana: Cerita Ismi Ulfaida, Siswa Sekolah Rakyat Pertama Dalam Barisan Paskibraka Nasional

Di bawah terik matahari Depok, Jawa Barat, Sabtu (8/8) siang itu, bunyi derap sepatu Paskibraka yang bersahutan menciptakan irama kedisiplinan di lapangan Pusat Pengembangan SDM Kemendikdasmen. 

Trending

Pengembalian Uang Raja Juli Kurang 2.000 Dolar Singapura, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan dan Kapolres Kuansing

Pengembalian Uang Raja Juli Kurang 2.000 Dolar Singapura, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan dan Kapolres Kuansing

Uang yang dikembalikan Raja Juli ke KPK ternyata kurang 2.000 dolar Singapura. Padahal, pemberian amplop dari Suhardiman kepada Menhut sebesar 14.000 Dolar Singapura.
Babak Baru Konflik Ruben Onsu Vs Sarwendah, Minta Audit Nafkah Anak: Masuk Akal Gak di Bawah Umur Pengeluaran Rp200 Juta?

Babak Baru Konflik Ruben Onsu Vs Sarwendah, Minta Audit Nafkah Anak: Masuk Akal Gak di Bawah Umur Pengeluaran Rp200 Juta?

Perseteruan Ruben Onsu dan Sarwendah kembali memanas. Kali ini, pihak Ruben meminta dilakukan audit terhadap uang nafkah anak yang selama ini disalurkan ke Sarwendah.
Idap HIV, Pelaku Mutilasi Depok Rutin Kontrol hingga Ikut Kajian

Idap HIV, Pelaku Mutilasi Depok Rutin Kontrol hingga Ikut Kajian

Fakta baru ditemukan dalam kasus mutilasi Depok. Fakta barunya, yakni pelaku mengidap HIV. Selama ini dia rutin kontrol dan membeli obat.
Sidang Bupati Pati Sudewo Memanas, Camat Blak-blakan soal Ancaman Copot hingga Nominal Mahar Jabatan Perangkat Desa

Sidang Bupati Pati Sudewo Memanas, Camat Blak-blakan soal Ancaman Copot hingga Nominal Mahar Jabatan Perangkat Desa

Sidang Bupati Pati nonaktif Sudewo mengungkap dugaan ancaman terhadap camat yang menolak pengisian perangkat desa. Saksi juga menyebut adanya syarat uang hingga ratusan juta.
Ekshumasi Sutrimo Belum Ungkap Penyebab Kematian, 3 Tes Laboratorium Jadi Penentu

Ekshumasi Sutrimo Belum Ungkap Penyebab Kematian, 3 Tes Laboratorium Jadi Penentu

Ekshumasi Sutrimo rampung, namun penyebab kematiannya belum terungkap. Dokter forensik masih menunggu hasil histopatologi, toksikologi dan DNA.
Praktisi Hukum Prediksi Ruben Onsu Sulit Rebut Hak Asuh Anak, Soroti Bukti yang Dibawa ke Pengadilan

Praktisi Hukum Prediksi Ruben Onsu Sulit Rebut Hak Asuh Anak, Soroti Bukti yang Dibawa ke Pengadilan

Upaya Ruben Onsu untuk mendapatkan hak asuh anak dari mantan istrinya, Sarwendah, diprediksi menghadapi jalan yang tidak mudah. Apa alasannya?
Ekshumasi Jasad Sutrimo Selesai, Dokter Forensik Pastikan Tak Ada Luka Bekas Kekerasan di Tubuh

Ekshumasi Jasad Sutrimo Selesai, Dokter Forensik Pastikan Tak Ada Luka Bekas Kekerasan di Tubuh

Polda Metro Jaya bersama tim gabungan dokter forensik selesai melakukan ekshumasi terhadap jenazah Sutrimo di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, pada Rabu (12/8), guna mengungkap penyebab kematian almarhum.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT