News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kini Dipuji KNVB Bikin Timnas Indonesia Berbahaya, Erick Thohir Ternyata dari Keturunan Penyebar Agama yang Bukan Sembarangan

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir mulai memunculkan identitasnya berasal dari keturunan tokoh penyebar agama, selain kabar dipuji KNVB melesatkan Timnas Indonesia.
Selasa, 4 Februari 2025 - 03:17 WIB
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir berbicara seputar Timnas Indonesia
Sumber :
  • ANTARA/Dewa Ketut Sudiarta Wiguna

tvOnenews.com - Asal-usul Ketua Umum PSSI, Erick Thohir berasal dari keturunan tokoh penyebar agama mulai terungkap, selain seputar pujian bawa Timnas Indonesia sebagai tim paling berbahaya.

Erick Thohir yang belum lama ini bertemu dengan Sekretaris Jenderal Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB), Gijs de Jong berbicara soal Timnas Indonesia, ternyata bukan orang sembarangan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Erick Thohir mempunyai pengaruh besar dalam memajukan sepak bola Tanah Air, khususnya Timnas Indonesia. Hal ini tidak lepas dari perannya sebagai Ketum PSSI bahkan Menteri BUMN.

Sebagai Ketum PSSI, Erick Thohir belum lama ini menemui Sekjen KNVB, Gijs de Jong. Pertemuan ini tidak lain membicarakan seputar kerja sama antara sepak bola Indonesia dan Belanda.

tvonenews

Erick Thohir mendapat pujian dari Gijs de Jong soal pencapaian memajukan sepak bola Tanah Air dan bawa Timnas Indonesia terbangun dari tidurnya.

Tak ayal, Erick menyebutkan Garuda tim raksasa baru bangun tidur karena pencapaian Timnas Indonesia dari berbagai level bisa menembus kompetisi ternama.

Timnas Indonesia senior kini bahkan telah melesat ke putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026, Erick pun tidak malu mengutarakan Garuda tak boleh dianggap sepele.

"Ini pertama kalinya dalam sejarah Indonesia tim U-17, U-20, U-23, dan senior kita lolos ke Piala Asia, yang semuanya bisa lolos ke Piala Dunia dan Olimpiade," ungkap Erick Thohir dinukil dari kanal YouTube The Haye Way, Selasa (4/2/2025).

"Jadi, maksud saya, Indonesia adalah ‘raksasa yang tertidur’," sambung dia menegaskan.

Ia merasa bangga sepak bola sebagai olahraga paling diminati masyarakat Indonesia, bahkan fanatismenya tidak bisa diragukan lagi.

Sekjen KNVB, Gijs de Jong bersama Ketua Umum PSSI Erick Thohir
Sekjen KNVB, Gijs de Jong bersama Ketua Umum PSSI Erick Thohir
Sumber :
  • Instagram - Erick Thohir

 

"Saya terus mengatakan ini, benar, 280 juta (masyarakat), sepak bola gairah di sana, olah raga nomor satu," katanya.

Meski begitu, pembawa acara siniar dari kanal YouTube The Haye Way, Neal Petersen dan Gijs de Jong membantah pernyataan dari Ketum PSSI itu.

"Tapi ini sebabnya kamu tidak bisa terus, tidak bisa menyebutkan (Indonesia) namanya tidur lagi. Tidak bisa. Mereka sudah bangun dan membaik," tegas Gijs de Jong.

Kesuksesan Erick Thohir mendapat pujian dari Sekjend KNVB, membawa Timnas Indonesia melambung tinggi tidak lepas dari pembahasan asal-usul keluarganya.

Pada suatu kisah, Erick Thohir pernah mengunjungi kampung halamannya di Banten. Kebetulan saat itu mengerjakan shalat Jumat.

Tak hanya shalat Jumat, Erick juga melakukan ziarah di Masjid Agung Banten Lama, Kesultanan Banten.

Ketua Umum Dewan Pembina Kasepuhan Kenadziran Kesultanan Banten KH Tb Ahmad Syadzili Washi pun berbicara soal asal-usul keluarga Erick Thohir.

Saat Erick Thohir berdiskusi dengannya, Ahmad Syadzili Washi membagikan kisah, Ketum PSSI itu mempunyai keturunan keluarga yang tidak bisa dianggap enteng.

Erick Thohir yang kini kembali berstatus Menteri BUMN mempunyai leluhur, sejatinya berperan sebagai tokoh penyebar agama Islam di Banten.

Peran nenek moyangnya menyandang tokoh penyebar agama Islam tidak hanya sekadar di Banten, bahkan sampai melesat ke bagian Lampung.

"Pak Menteri berkisah leluhurnya berasal dari Gunung Sugih, di sana ada kampung bernama Rumbih," ungkap Ahmad Syadzili dikutip tvOnenews.com, Selasa.

Iaa mengatakan asal-usul sejarah penyebaran agama di Gunung Sugih, Lampung, berkaitan dengan leluhurnya Erik tersebut.

"Ternyata Gunung Sugih, Lampung, memiliki sejarah tersendiri bagi keluarga keturunan Kesultanan Banten," tutur dia.

Ahmad Syadzili merincikan secara detail siapa Pangeran Sangga Wulung Langlang Buana. Sesungguhnya panggilan ituadalah julukannya Pangeran Ariya Dhillah.

Pimpinan Ponpes Al-Qur'aniyah ini mengatakan Pangeran Ariya Dhillah tengah pergi ke Lampung. Kebetulan menemukan sebuah kampung letaknya berdekatan dengan Gunung Sugih, setelah membabat untuk membuka akses menuju tempat tersebut.

Ahmad Syadzili biasa disapa Abah Haji Li mengutarakan alasan Pangeran Ariya Dhillah menemukan kampung tersebut, sebelumnya ditugaskan pergi ke sana untuk melaksanakan amanah dari sang ayah, Sultan Maulana Hassanudin.

Sultan Maulana Hassanudin menginginkan Pangeran Ariya Dhillah melakukan penyebaran ajaran agama Islam saat menuju bagian Barat yang kini dikenal wilayah Lampung.

"Ketika itu belum ada nama Lampung. Pangeran lalu pergi ke Sumatera dan berhenti ketika berjumpa sungai besar setelah melewati Gunung Sugih," sebutnya secara detail.

Lebih lanjut, Abah Haji Li menyebutkan sang pangeran beristirahat sebentar bahkan menetap di tepi sebuah sungai bersama pasukannya.

Saat Pangeran Ariya menetap, secara kebetulan meminang seorang gadis asli dari penduduk wilayah tersebut. Pernikahannya itu sebenarnya memiliki maksud dan tujuan.

"Tujuannya agar keturunan daerah tersebut memiliki ‘jejeg’ Banten, alias darah Banten," ucapnya.

Tempat tersebut kebetulan merupakan wilayahnya Pangeran Menggala, bahkan tokoh ternama itu masih mempunyai darah keturunan dari Banten.

Setelah menetap dan menikahi seorang gadis, Pangeran Ariya kembali bergerak bersama pasukannya ketika berada di wilayah Gunung Sugih.

Sementara, Ketua Umum DPP Generasi Muda Mathla'ul Anwar Ahmad Nawawi turut menginformasikan Pangeran Ariya sampai melakukan perjalanan ke Palembang, Sumatera Selatan.

"Karena itu, nama Ariya Dhillah juga akrab dan dihormati oleh masyarakat Sumatera Selatan," ungkap Ketum DPP Generasi Muda Mathla'ul Anwar Ahmad Nawawi.

Ketua Umum PB Mathla’ul Anwar Embay Mulya Syarif menyampaikan hal ini ketika dirinya dan Kenadziran Kesultanan Banten KH TB Syadeli menemani Erick Thohir yang sekaligus mengisahkan silsilah keluarganya pada momentum sebelum shalat Jumat.

"Bapak saya Lampung, ada Bugisnya. Lalu, Ibu dari Majalengka," ngaku Erick Thohir.

Meski begitu, Sekretaris Jenderal Dewan Pembina Kasepuhan Kenadziran Kesultanan Banten, H. Tubagus M Hasan Fuad tidak serta merta mempercayai kisah tersebut.

Persoalan nasab, kata Fuad, harus membutuhkan informasi yang kuat bahkan benar-benar memperoleh validasi terkait asal-usul keluarga Erick.

"Bila dilihat dari zaman sekarang, Pak Erick keturunan ketiga belas atau keempat belas," tegas Fuad.

Fuad juga kebetulan memahami seputar Kesultanan Banten. Bagi mereka memiliki keturunan tersebut, minimal mempunyai gelar "tubagus, entol, ratu, dan mas. Gelar-gelar ini sejatinya tidak asing karena telah tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

"Namun, di era kolonial banyak keturunan asli sultan melepas gelar dari namanya untuk menghindari permusuhan dengan Belanda," jelas Fuad.

"Ada yang mirip Arab. Ada yang mirip Sunda. Ada pula yang ketiganya," sambung Sekretaris Jenderal Dewan Pembina Kasepuhan Kenadziran Kesultanan Banten itu.

Erick Thohir yang kala itu mempunyai program memberikan bantuan sosial turut merespons soal kisah dari beberapa tokoh tersebut.

Bagi Erick, perihal silsilah keluarganya dari Kesultanan Banten tidak diambil pusing, walaupun teka-teki asal-usulnya telah menemukan jawabannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya perlu merunut dulu ke leluhur keluarga di Lampung," respon Erick Thohir sambil menutupkan.

(ant/hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hasil Laga Timnas Indonesia Abroad: Joey Pelupessy Absen dalam Kemenangan Lommel SK, Mees Hilgers Tunda Debut

Hasil Laga Timnas Indonesia Abroad: Joey Pelupessy Absen dalam Kemenangan Lommel SK, Mees Hilgers Tunda Debut

Para pemain Timnas Indonesia abroad kembali ke klubnya masing-masing. Walau demikian, skuad yang membawa juara Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 belum tampil di akhir pekan ini. 
Jadwal F1 GP Singapura 2026, Sabtu 10 Oktober: Ada Kualifikasi dan Sprint Race di Sirkuit Jalanan Marina Bay Hari Ini

Jadwal F1 GP Singapura 2026, Sabtu 10 Oktober: Ada Kualifikasi dan Sprint Race di Sirkuit Jalanan Marina Bay Hari Ini

Jadwal F1 GP Singapura 2026 hari ini Sabtu 10 Oktober akan menghadirkan dua agenda penting di Sirkuit Jalanan Marina Bay yakni Sprint Race dan juga kualifikasi.
Lama Tak Tersentuh, Polisi Temukan Barang Haram Ini di Eks Lokalisasi Prostitusi Saritem

Lama Tak Tersentuh, Polisi Temukan Barang Haram Ini di Eks Lokalisasi Prostitusi Saritem

Eks lokalisasi prostitusi Saritem, Kota Bandung, digerebek petugas Polrestabes Bandung, Jumat (9/10/2026) sore. Operasi ini dilakukan sebagai tindak lanjut arahan Kapolri sekaligus mendukung pelaksanaan Operasi Antik yang digelar Polda Jawa Barat.
Gelar Juara FIFA ASEAN Cup Jadi Pelipur Lara Joey Pelupessy Atas Kegagalan Timnas Indonesia ke Piala Dunia

Gelar Juara FIFA ASEAN Cup Jadi Pelipur Lara Joey Pelupessy Atas Kegagalan Timnas Indonesia ke Piala Dunia

Timnas Indonesia berhasil meraih gelar juara edisi pertama FIFA ASEAN Cup 2026 setelah mengalahkan Thailand lewat adu penalti dramatis pada Senin (5/10/2026) lalu. 
Efek Domino Bunuh Diri, Kenapa Satu Kasus Bisa Bayangi Kondisi Psikologis 30 Orang di Sekitarnya?

Efek Domino Bunuh Diri, Kenapa Satu Kasus Bisa Bayangi Kondisi Psikologis 30 Orang di Sekitarnya?

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) membahas besarnya efek domino kasus bunuh diri berdampak kondisi perasaan dan psikologis 30 orang di lingkungan sekitar korban.
17 Daftar Pemain Doctor X: Mafia in White, Drama Korea Kedokteran yang Dibintangi Kim Ji Won

17 Daftar Pemain Doctor X: Mafia in White, Drama Korea Kedokteran yang Dibintangi Kim Ji Won

Berikut daftar 17 pemain drama Korea Doctor X: Mafia in White, berlatar medis kedokteran yang dibintangi Kim Ji Won.

Trending

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Jennifer Coppen menampilkan lima poin dalam pernyataan resmi klarifikasinya setelah diseret dalam kasus dugaan penipuan investasi emas mencapai Rp25 miliar.
Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Federasi Sepak Bola Singapura (FAS) menuai kritik setelah mengumumkan laga persahabatan melawan Brasil dan Paraguay pada November 2026.
Viral Tsunami 60 Meter Akibat Erupsi Anak Krakatau, Badan Geologi Bongkar Fakta Video TikTok yang Bikin Resah

Viral Tsunami 60 Meter Akibat Erupsi Anak Krakatau, Badan Geologi Bongkar Fakta Video TikTok yang Bikin Resah

Viral kabar tsunami 60 meter akibat erupsi Gunung Anak Krakatau dipastikan hoaks oleh Badan Geologi. Simak fakta erupsi, status Waspada, dan radius aman
Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT