Apakah Shalat Tahajud Sah dalam Kondisi Belum Mandi Setelah Bangun Tidur? Ustaz Adi Hidayat Tegaskan Sebenarnya...
- Kolase tangkapan layar YouTube Adi Hidayat Official & Tim tvOnenews
Ayat ini memberikan tanda kenikmatan yang harus dipelihara dan dijaga oleh orang mukmin. Langkah awal tetap memperoleh anugerah dari Allah SWT, tentu mengikuti syarat sah shalatnya.
Mandi akan membuat shalat menjadi khusyuk. Ibadahnya dalam kondisi di mana telah membersihkan tubuh dari hadas besar dan kecil.
Wudhu menjadi langkah pertama, semisal dalam kondisi kentut, buang air kecil atau pun besar cukup melakukan hal tersebut. Ada pula yang mengharuskan mandi, contohnya setelah berhubungan intim atau mengeluarkan sesuatu yang sifatnya najis, sebut saja baru mimpi basah.
Tahajud kebetulan merupakan ibadah yang terjaga dan terbangun dari tidur malamnya. Setelah istirahat akan mengalami kondisi berantakan, tubuh tidak terawat dan kotor.
Tidak sedikit orang yang baru bangun tidur tanpa memperdulikan mandi lebih dulu, sehingga hanya bermodalkan wudhu sebelum Tahajud, disebabkan tak ingin membuang waktu sepertiga malamnya mengisi banyak amalan ibadah.
Tubuh atau badan berantakan tentunya akan mempengaruhi kesempurnaan Tahajudnya. Menurut UAH, ibadahnya sah atau tidak sebenarnya melihat secara kondisinya.
Sama halnya anjuran mengenakan wangi-wangian, bergantung dengan kondisinya apabila masih mempunyai bahan yang dibutuhkan, seperti parfum dan sebagainya.
"Ini relatif sebenarnya ya, tergantung keadaannya sih," kata dia.
Direktur Quantum Akhyar Institute itu memaparkan mandi di tengah malam, berpengaruh pada kondisi kesehatan. Setiap orang memiliki daya tahan tubuh yang berbeda-beda.
Mandi pada tengah malam secara ilmu medis sangat berbahaya. Sudah banyak kasus rentan terserang penyakit, misalnya rematik untuk contoh sederhananya, bahkan bisa mengalami hal-hal tidak terduga.
Cara mencegah penyakit, mandi bisa dilakukan setidaknya sebelum tidur. Hal ini berguna waktu istirahatnya telah disucikan lebih dulu. Ini hanya bersifat solusi belaka, terutama bagi yang tubuhnya masih segar.
"Ini tergantung kondisi dan tentunya keadaan sebelum tidur," tegasnya.
Pendakwah usia 40 tahun itu sangat menekankan bagi suami istri. Terutama setelah berhubungan intim, mengharuskan mandi junub agar kembali suci dan bisa Tahajud.
"Kalau berhubungan suami-istri harus mandi dan bersih baru boleh Tahajud," ingatnya.
Load more