News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bukan Cuma Prediksi Kans Timnas Indonesia, Gus Dur Lontarkan Kekecewaannya terhadap Piala Dunia: Kualitas Lebih Rendah

KH Abdurrahman Wahid alias Gus Dur pernah mengutarakan kapan Timnas Indonesia berlaga di ajang internasional hingga menyoroti kondisi kualitas Piala Dunia.
Jumat, 7 Februari 2025 - 17:47 WIB
Gus Dur pernah ungkap prediksi kans Timnas Indonesia hingga soroti kualitas Piala Dunia
Sumber :
  • Kolase Tim tvOnenews & PSSI

tvOnenews.com - Presiden ke-4 RI, KH Abdurrahman Wahid alias Gus Dur pernah memprediksikan kans Timnas Indonesia berlaga di ajang internasional berbasis Piala Dunia.

Saat itu Gus Dur menyoroti kondisi Timnas Indonesia, walaupun kini Garuda tengah berjuang merebut tiket Piala Dunia 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Prediksi dari Gus Dur mencuat lagi, mengingat Timnas Indonesia memasuki babak fase Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Timnas Indonesia mendapat grup yang cukup berat, dihuni beberapa klub langganan Piala Dunia, seperti Australia, Arab Saudi, bahkan Jepang yang menjadi raksasa Asia.

Namun, Timnas Indonesia sejak era Shin Tae-yong hingga kini berada di naungan Patrick Kluivert tengah mengemas enam poin di grup C.

Skuad Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Skuad Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Sumber :
  • tvOnenews.com/Julio Tri Saputra

 

Banyak spekulasi memprediksikan Timnas Indonesia berpeluang masuk Piala Dunia 2026 semakin kuat. Pendapat ini tentu kembali mengingatkan Gus Dur berbicara kiprah Garuda.

Gus Dur melontarkan opninya soal kans Timnas Indonesia di Piala Dunia pada 2006 silam. Kebetulan spekulasi itu muncul setelah ditanya wartawan mengenai siapa tim yang layak juara ajang bergengsi ini.

"Gus, yang masuk final kira-kira siapa ya?," tanya wartawan dikutip, Jumat (7/2/2025).

"Ya, pokoknya kalau enggak Argentina, Jerman, Brasil, ya Prancis," jawab Gus Dur.

Bapak Pluralisme itu memperoleh pertanyaan kapan Timnas Indonesia masuk Piala Dunia. Ia berpendapat Garuda belum layak berlaga di ajang internasional tersebut.

"Masih lama," ucap Gus Dur secara gamblang dengan senyumannya.

Presiden ke-4 RI itu mengutarakan kalau Timnas Indonesia bisa main di Piala Dunia butuh waktu 20 tahun lagi. Sebab, Garuda masih belum mempunyai sikap disiplin yang cukup kuat. Tak heran, kondisi PSSI dan sepak bola Indonesia saat itu carut-marut.

"Bukan masalah apa-apa, disiplin kita enggak punya (saat ini)," jelasnya.

"Ya gimana lagi, lah PSSI-nya kayak gitu. Bagaimana persepak bolaan kita mau maju. Gitu aja kok repot," sambungnya.

tvonenews

Gus Dur juga diam-diam menjadi penikmat olahraga, terkhusus di dunia sepak bola, bahkan pernah menuliskan analisisnya yang diabadikan di Harian Kompas.

Gus Dur pernah menyampaikan rasa kecewanya terhadap dunia sepak bola, apalagi ungkapan tersebut tertuju pada penyelenggaraan Piala Dunia 1990.

Gus Dur melontarkan kritiknya dalam artikel bertajuk "Piala Dunia, Eskapisme Berskala Raksasa" pada 11 Juli 1990.

Menurut Gus Dur, Piala Dunia pada tahun 1990 sangat buruk, bahkan tidak menunjukkan kualitasnya sebagai ajang internasional di olahraga sepak bola.

"Secara keseluruhan, Piala Dunia 1990 menunjukkan kualitas lebih rendah bila dibandingkan dengan dua Piala Dunia sebelumnya," tulis Gus Dur dalam artikel tercantum di Harian Kompas.

Ia menganalisis Piala Dunia 1990, mengambil contoh Italia hanya membukukan gol yang paling minim. Hitungannya berkisar 2,21 gol setiap pertandingan.

Selain itu, Piala Dunia 1990 mencatatkan keburukan. Bagi Gus Dur, torehan 16 kartu merah di musim tersebut menunjukkan angka tertinggi dari seluruh gelaran Piala Dunia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Keterampilan individual tinggi ternyata tidak diimbangi dengan seni olah bola dan strategi brilian. Penurunan kualitas di dua bidang itu juga diperburuk oleh penampilan emosional banyak pemain," tandasnya.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Lewat Beasiswa Sekolah Industri, Dedi Mulyadi Targetkan Terciptanya Kelas Menengah Baru di Jawa Barat

Lewat Beasiswa Sekolah Industri, Dedi Mulyadi Targetkan Terciptanya Kelas Menengah Baru di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menargetkan terciptanya kelas menengah baru di provinsi yang dipimpinnya. 
Update Harga iPhone 14 Terbaru 25 April 2026, Apakah Sudah Turun?

Update Harga iPhone 14 Terbaru 25 April 2026, Apakah Sudah Turun?

Update harga iPhone 14 terbaru per 25 April 2026 di Indonesia, baik kondisi baru maupun bekas. Apakah harganya sudah turun? Yuk, cari tahu jawabannya di bawah!
JIEP Perluas Kerja Sama Global Lewat Forum Bisnis di Shenzhen

JIEP Perluas Kerja Sama Global Lewat Forum Bisnis di Shenzhen

PT JIEP bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menawarkan peluang investasi kepada pelaku usaha Tiongkok dalam forum business matching di Shenzhen.
Puluhan Siswa SMP di Indramayu Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Oknum Guru, Korban Diperkirakan Akan Bertambah

Puluhan Siswa SMP di Indramayu Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Oknum Guru, Korban Diperkirakan Akan Bertambah

Dugaan kekerasan seksual yang terjadi di salah satu Sekolah Menengah Pertama (SMP) di wilayah Kecamatan Anjatan, Kabupaten Indramayu, menggemparkan masyarakat. 
Kekurangan Timnas Indonesia Dapat Sorotan Eks Pelatih Klub Italia, Garuda Muda Ditempa Habis-habisan Jelang Piala Asia U-17 2026

Kekurangan Timnas Indonesia Dapat Sorotan Eks Pelatih Klub Italia, Garuda Muda Ditempa Habis-habisan Jelang Piala Asia U-17 2026

Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, mulai memfokuskan perhatian pada pembenahan aspek krusial jelang tampil di ajang Piala Asia U-17 2026.
Gaji 3.823 Honorer Jabar Belum Dibayar Dua Bulan, Dedi Mulyadi Segera Ambil Langkah Jemput Bola Temui Menteri PANRB

Gaji 3.823 Honorer Jabar Belum Dibayar Dua Bulan, Dedi Mulyadi Segera Ambil Langkah Jemput Bola Temui Menteri PANRB

Nasib ribuan tenaga honorer di Jawa Barat berada di ujung tanduk. Ribuan guru hingga tenaga administratif honorer di Jawa Barat disebut-sebut belum menerima upah periode Maret dan April 2026.

Trending

Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Harta kekayaan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi suka berbagi kepada warga. Permintaan Kang Dedi Mulyadi (KDM) sebelum Gedung Sate jadi lokasi perayaan Persib
DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi tak mau kalah dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terkait kegiatan pembersihan ikan sapu-sapu.
John Herdman Full Senyum dengan Kabar Marselino Ferdinan, Timnas Indonesia Dapat Untungnya

John Herdman Full Senyum dengan Kabar Marselino Ferdinan, Timnas Indonesia Dapat Untungnya

Kabar melegakan datang dari Slovakia untuk pecinta sepak bola tanah air. Gelandang andalan Timnas Indonesia Marselino Ferdinan akhirnya kembali mencicipi atmosf
Megawati Hangestri Batal Reuni dengan Yeum Hye-seon! Red Sparks Umumkan Pemain Kuota Asia untuk V League Musim Depan

Megawati Hangestri Batal Reuni dengan Yeum Hye-seon! Red Sparks Umumkan Pemain Kuota Asia untuk V League Musim Depan

Peluang Megawati Hangestri untuk reuni dengan Yeum Hye-seon di Red Sparks pada V League musim depan sudah tertutup.
Jay Idzes jadi Pengeluaran Terbesar Sassuolo, Klub Serie A Itu Laporkan Merugi 38,7 Juta Euro di 2025

Jay Idzes jadi Pengeluaran Terbesar Sassuolo, Klub Serie A Itu Laporkan Merugi 38,7 Juta Euro di 2025

Tersimpan kisah menarik mengenai keberanian I Neroverdi dalam berinvestasi di bursa transfer, terutama untuk mendatangkan bek andalan Timnas Indonesia Jay Idzes
FIFA Berencana Beri Lampu Hijau Kompetisi Domestik Digelar di Luar Negeri, Indonesia Berpotensi Jadi Tuan Rumah Laga Liga Inggris dan Serie A

FIFA Berencana Beri Lampu Hijau Kompetisi Domestik Digelar di Luar Negeri, Indonesia Berpotensi Jadi Tuan Rumah Laga Liga Inggris dan Serie A

FIFA siapkan aturan baru izinkan liga main satu laga di luar negeri per musim. Indonesia berpotensi hadirkan laga Liga Inggris hingga Serie A di Tanah Air.
Persija Kirim 4 Pemain ke Timnas Indonesia! Keputusan John Herdman Tanpa Rizky Ridho dan Jordi Amat

Persija Kirim 4 Pemain ke Timnas Indonesia! Keputusan John Herdman Tanpa Rizky Ridho dan Jordi Amat

Strategi John Herdman memanggil pemain dari Persija dinilai sebagai langkah taktis untuk memperkuat kedalaman skuad Garuda, khususnya menjelang Piala ASEAN 2026
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT