News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Masih Banyak Orang Melakukannya, Tapi dr Zaidul Akbar Sarankan Jangan Diselingi Minum Ketika sedang Makan, Kenapa?

Ketika sedang makan, ada baiknya bila menyingkirkan gelas minum terlebih dahulu. Ternyata minum ketika sedang makan tidak dianjurkan. dr Zaidul Akbar bilang...
Sabtu, 8 Februari 2025 - 23:48 WIB
Potret dr Zaidul Akbar
Sumber :
  • Tangkapan Layar YouTube dr Zaidul Akbar Official

tvOnenews.com - Ketika sedang makan, ada baiknya bila menyingkirkan gelas minum terlebih dahulu. Ternyata minum ketika sedang makan tidak dianjurkan.

Terkadang minum tetap tersedia disaat makan untuk menghindari tersedak dari makanan yang masuk.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bukan cuma itu, terkadang minum juga dibutuhkan untuk melancarkan makanan yang masuk kedalam tubuh.

Ternyata, minum saat sedang makan justru menjadi cara yang salah dan tidak dianjurkan, dengan alasan hal ini kurang baik untuk kesehatan. 

Lantas, kapan waktu terbaik untuk minum?

Dalam satu kesempatan, dr Zaidul Akbar menerangkan tentang waktu terbaik untuk minum saat makan.

Seperti apa penjelasan dr Zaidul Akbar mengenai hal tersebut? Simak informasinya berikut ini.

Potret dr Zaidul Akbar
Potret dr Zaidul Akbar
Sumber :
  • Tangkapan Layar YouTube dr Zaidul Akbar Official

 

Dilansir tvOnenews.com dari tayangan di kanal YouTube dr Zaidul Akbar Official, waktu terbaik untuk minum itu adalah ketika sebelum makan.

"Minum yang terbaik itu sebelum makan," ungkap dr Zaidul Akbar pada tayangan YouTube miliknya. 

dr Zaidul Akbar justru mengingatkan untuk tidak minum disaat makan.

"Jangan minum waktu makan," ujarnya.

"Jadi kalau anda makan, makan terus biarin sampai selesai makanannya, selesai makan enggak usah minum dulu," terusnya.

Bagaimana jika sampai tersedak? dr Zaidul Akbar mengatakan bila tersedak disebabkan proses makan atau mengunyahnya terlalu cepat.

"Kalau keselek gimana, kecepetan makannya, kalau ngunyahnya perlahan pasti baik, tapi kalau ngunyahnya kecepetan pasti akan keselek," tegas dr Zaidul Akbar.

dr Zaidul Akbar sendiri membiasakan minum terlebih dahulu sekitar setengah jam atau satu jam setelah makan, bukan ketika sedang makan.

"Saya sendiri biasakan minum kalau habis makan itu rata-rata setengah jam bahkan satu jam setelah makan baru saya minum supaya yang masuk terserap sempurna," jelas dr Zaidul Akbar.

Mengapa dr Zaidul Akbar sangat melarang minum saat sedang makan?

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Minum waktu makan itu saya larang banget, jangan deh," tegasnya.

"Bingung badannya, lagi asik-asik ngunyah ada lipase, ada amilasi, ada macam-macam, kan setiap satu bahan yang anda makan maka tubuh mengeluarkan enzim di mulut ini, lagi-lagi kunyah gitu tiba-tiba minum, kaget badannya," lanjutnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Evaluasi Menyeluruh Latsarmil Kemhan: Porsi Latihan Fisik Kini Sesuaikan Kondisi Peserta Koperasi Merah Putih

Evaluasi Menyeluruh Latsarmil Kemhan: Porsi Latihan Fisik Kini Sesuaikan Kondisi Peserta Koperasi Merah Putih

Menteri Pertahanan, Sjafrie Sjamsoeddin menginstruksikan dilakukannya peninjauan ulang secara menyeluruh terhadap program latihan dasar kemiliteran (latsarmil) bagi para calon manajer Koperasi Merah Putih. 
Persib Bandung Pinjamkan Wonderkid Zulkifli Lukmansyah Untuk Dapatkan Menit Bermain

Persib Bandung Pinjamkan Wonderkid Zulkifli Lukmansyah Untuk Dapatkan Menit Bermain

Persib sepakat untuk melepas Zulkifli Lukmansyah dengan status pinjaman di awal musim 2026/2027. ia diharapkan bisa menimba ilmu selama dipinjamkan ke klub lain
Pengurus DPW dan DPD PAN DKI Jakarta Dilantik, Eko Patrio Kepada Gubernur Pramono: Titip Anak-Anak Pak

Pengurus DPW dan DPD PAN DKI Jakarta Dilantik, Eko Patrio Kepada Gubernur Pramono: Titip Anak-Anak Pak

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan alias Zulhas melantik pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) DKI Jakarta periode 2024-2029.
Walau jadi Tim Paling Tertindas di Piala Dunia 2026, Iran Belum Pernah Terkalahkan

Walau jadi Tim Paling Tertindas di Piala Dunia 2026, Iran Belum Pernah Terkalahkan

Keputusan dramatis Video Assistant Referee (VAR) yang menganulir gol kemenangan Iran di masa injury time memaksa laga krusial kontra Mesir berakhir imbang 1-1.
Ritual Adat Pangku Paliare, Tradisi Suku Semende di Bengkulu Mensensus Jumlah Penduduk

Ritual Adat Pangku Paliare, Tradisi Suku Semende di Bengkulu Mensensus Jumlah Penduduk

Tradisi unik dan menarik dilaksnakan masyarakat adat Suku Semende Ulu Nasal di Kabupaten Kaur, Bengkulu setiap 10 Muharam. Kampung yang biasanya sepi karena war
Remaja hingga Orang Dewasa Jangan Sepelekan Saluran Cerna, Deteksi Dini Demi Cegah Penyakit Serius di Dalam Tubuh

Remaja hingga Orang Dewasa Jangan Sepelekan Saluran Cerna, Deteksi Dini Demi Cegah Penyakit Serius di Dalam Tubuh

Salah satu aspek yang kerap luput dari perhatian oleh anak remaja hingga orang dewasa adalah kesehatan sistem pencernaan yang sangat memiliki peran penting dalam menjaga kondisi tubuh secara keseluruhan.

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT