News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Suka Tidak Suka Atlet Muslim Indonesia Ini Diakui Masyarakat Korea, Megawati Hangestri Disebut Bukan Lagi Pemain Asia tapi ....

Bahkan Megawati Hangestri sendiri menjadi trending topic di sana. Hingga media Korea pun tak henti menyoroti setiap laga atlet muslim Indonesia itu. Simak info.
Selasa, 11 Februari 2025 - 04:19 WIB
Suka Tidak Suka Atlet Muslim Indonesia Ini Diakui Masyarakat Korea, Megawati Hangestri Disebut Bukan Lagi Pemain Asia tapi .....
Sumber :
  • dok.KOVO

Jakarta, tvOnenews.com- Kehadiran Megawati Hangestri di Red Sparks membawa warna tersendiri bagi masyarakat Korea Selatan. 

Bahkan Megawati Hangestri sendiri menjadi trending topic di sana. Hingga media Korea pun tak henti menyoroti setiap laga atlet muslim Indonesia itu. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sejumlah fans Korea sadar dengan kemampuan Megawati Hangestri melebihi kuota Asia. 

Suka Tidak Suka Atlet Muslim Indonesia Ini Diakui Masyarakat Korea, Megawati Hangestri Disebut Bukan Lagi Pemain Asia tapi .....
Suka Tidak Suka Atlet Muslim Indonesia Ini Diakui Masyarakat Korea, Megawati Hangestri Disebut Bukan Lagi Pemain Asia tapi .....
Sumber :
  • dok.KOVO

 

Akhirnya, meminta KOVO untuk lebih memperhatikan Megawati Hangestri soal gaji.

"Mengapa para pemain dalam negeri (lokal Korea) bisa kalah saing dengan pemain Indonesia," komen netizen Korea. 

"Megawati Hangestri dan Vanja Bukilic benar-benar menakutkan, saya rasa tidak ada yang akan mendokumentasikan Hyundai Hillstate setelah melihat pertandingan ini," ungkap fans voli Korea.

"Megawati Hangestri bukan lagi pemain kuota Asia, tapi dia sudah level pemain asing (kuota Eropa dan Amerika. Sejujurnya opposite terbaik setelah Gyselle Silva adalah Mega," ucap netizen lainnya.

Ungkapan pecinta Voli dan Megawati itu memang juga dirasakan Pelatih Ko Hee-jin. 

Bergabungnya Megawati Hangestri bersama Red Sparks jadi agin segar siapapun termasuk Pelatih Ko Hee-jin. Sebab punya atlet yang bisa memperkokoh tim. 

Megawati Hangestri bawa kemenangan untuk Red Sparks
Megawati Hangestri bawa kemenangan untuk Red Sparks
Sumber :
  • KOVO

 

 

Kualitas Pevoli Indonesia ini memiliki performa semakin baik lantaran ia bertengger di peringkat ketiga sebagai top skor V-League 2024/2025 dengan 614 poin buat Megawati Hangestri terus menjadi sorotan.

Megawati Hangestri bahkan hampir merajai semua statistik di V-League musim ini, salah satunya ialah presentase keberhasilan serangan. 

Itu untuk salah satu capain secara individu Megawati Hangestri, di sisi lain ia juga membawa Red Sparks catatkan rekor 13 kemenangan berturut-turut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di tengah gemilangnya Megawati Hanya bersama Red Sparks, ada kabar buruk diduga tak akan bertahan di Red Sparks musim depan meski dirinya bermain impresif sepanjang V-League 2024/2025.

Hal ini tidak bisa buat Pelatih Ko Hee-jin menjadi tenang, malah sebaliknya justru ia semakin gelisah takut pada karir Perempuan asal Jember itu.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka-bukaan soal berbagai konflik agraria. Menurutnya, sengketa yang melibatkan klaim aset BUMN hingga TNI-Polri dinilai paling kompleks.
Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

PC PMII menilai dugaan penggunaan simbol keagamaan dalam aktivitas hiburan perlu diperiksa secara menyeluruh agar fakta sebenarnya dapat diketahui.
Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok, digelar. Ditemukan adanya fakta baru.
Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Kementerian ATR/BPN kebut transformasi layanan untuk mempersempit celah mafia tanah. Salah satunya dengan uji coba layanan Peralihan Hak atau balik nama sertifikat maksimal 10 hari kerja.
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Tanjung Priok dan Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai gagalkan pengiriman 8,96 juta batang rokok ilegal yang tidak dilekati pita cukai

Trending

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Tanjung Priok dan Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai gagalkan pengiriman 8,96 juta batang rokok ilegal yang tidak dilekati pita cukai
Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

PC PMII menilai dugaan penggunaan simbol keagamaan dalam aktivitas hiburan perlu diperiksa secara menyeluruh agar fakta sebenarnya dapat diketahui.
51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok, digelar. Ditemukan adanya fakta baru.
Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Kementerian ATR/BPN kebut transformasi layanan untuk mempersempit celah mafia tanah. Salah satunya dengan uji coba layanan Peralihan Hak atau balik nama sertifikat maksimal 10 hari kerja.
Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka-bukaan soal berbagai konflik agraria. Menurutnya, sengketa yang melibatkan klaim aset BUMN hingga TNI-Polri dinilai paling kompleks.
Jadwal Siaran Langsung Dana White's Contender Series: Bilal Hasan Ukir Sejarah, Selangkah Lagi Menuju UFC

Jadwal Siaran Langsung Dana White's Contender Series: Bilal Hasan Ukir Sejarah, Selangkah Lagi Menuju UFC

Jadwal siaran langsung Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1. Petarung MMA tak terkalahkan asal Indonesia, Bilal Hasan, akan menjalani pertarungan penting untuk membuka jalan menuju UFC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT