GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Puasa Dulu Sebelum Menikah, Wajib atau Sunnah? Buya Yahya Peringatkan Jangan Keliru

Buya Yahya mengupas tuntas soal tradisi melaksanakan puasa beberapa hari dahulu sebelum proses menikah karena disebut wajib dan bukan sunnah. Simak di sini!
Selasa, 18 Februari 2025 - 20:20 WIB
Buya Yahya paparkan soal anjuran puasa beberapa hari sebelum menikah
Sumber :
  • Tangkapan Layar YouTube Al-Bahjah TV

tvOnenews.com - Puasa sebelum menikah sering terjadi di Indonesia, bahkan telah dijadikan tradisi dalam adat Jawa.

Tidak hanya di Jawa, masyarakat Muslim beberapa wilayah Indonesia juga melakukan puasa sebelum menikah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Biasanya calon pengantin mengerjakan puasa dahulu sebelum proses menikah agar proses ijab kabul lancar.

Namun, beberapa orang mukmin beranggapan puasa sebelum menikah diwajibkan. Sebagian yang lainnya berasumsi ibadah ini hanya sunnah saja.

Sebagai pendakwah, Buya Yahya telah mendengar soal tradisi yang mengarahkan puasa sebelum menikah. Ia mengingatkan ada hal yang perlu diperhatikan agar tidak keliru.

Ilustrasi menikah setelah puasa beberapa hari
Ilustrasi menikah setelah puasa beberapa hari
Sumber :
  • Antara

 

Lantas, apakah puasa wajib sebelum menikah? Buya Yahya memaparkan perspektif ibadah ini sebagai berikut.

Dilansir tvOnenews.com dari channel YouTube Al-Bahjah TV, Selasa (18/2/2025), Buya Yahya menjelaskan orang yang hendak menikah, menyempatkan puasa beberapa hari dahulu.

Konon bagi orang ingin menikah mendapat anjuran untuk mengisi ibadah puasa, bahkan pelaksanaannya dilakukan tidak hanya sehari namun beberapa hari.

Mereka menginginkan proses penikahan yang akan berlangsung berjalan dengan lancar. Kemudian bisa memperoleh kekhidmatan saat mulai membentuk keluarga kecil.

Selain itu, puasa sebelum menikah juga menjadi pembekalan calon pengantin tidak merasa canggung, terutama saat proses ijab kabul tak akan merasa terbata-bata.

Saat pernikahan, hati dan jiwa sudah berada dalam kondisi tenang dan dipenuhi rasa semangat.

Dalam adat Jawa Kuno, puasa sebelum menikah menjadi tradisi yang kerap disebut sebagai puasa mutih. Prosesnya masih berlangsung hingga saat ini.

Persoalan ibadah ini, agama Islam sebenarnya tidak mengajarkan apabila hendak menikah harus mengisi puasa dahulu.

Meski demikian, efek ibadah ini telah membentuk suatu tradisi, memunculkan spekulasi bahwa puasa adalah wajib.

Buya Yahya tentunya meluruskan pandangan ini karena bisa mengarah ke sifat yang keliru.

Bagi Buya Yahya, puasa sebelum menikah tidak wajib, ibaratnya hanya bersifat sunnah dan tak dijadikan anjuran.

"Wajib puasa itu hanya Ramadhan saja sama puasa nazar. Kalau orang nazar puasa baru wajib," kata Buya Yahya.

Pengasuh LPD Al Bahjah ini bahkan mempertanyakan mengapa ada pendapat yang mewajibkan puasa terlebih dahulu sebelum menikah.

Jika ada orang bersikeras dan menuangkan perspektif tanpa adanya ketentuan dalam syariat agama Islam, menurut Buya Yahya, hal itu bisa menyimpang, hanya mengundang kekeliruan.

"Kecuali juga ada melanggar hukum, ada kafarah, orang melanggar sumpah itu ada. Tapi secara umum yang tanpa sebab, hanya Ramadhan saja yang wajib," jelasnya.

tvonenews

Buya Yahya tidak menghalangi apabila ada yang ingin melaksanakan puasa menjelang beberapa hari pernikahannya.

Sebagai pendakwah karismatik, ibadah ini hanya tergolong sunnah dan tidak wajib, bisa mengarahkan setidaknya menanamkan niat Puasa Senin Kamis.

"Mau nikah, kalau mau puasa, ya puasa. Namanya puasa sunnah, ambil Senin sampai Kamis," tuturnya.

"Enggak usah puasa yang aneh-aneh atau puasa selama seminggu. Boleh-boleh saja, tapi tidak wajib," lanjutnya menegaskan.

Pendakwah itu mendukung puasa bersifat wajib apabila tujuannya untuk qadha utang puasa yang bolong di bulan Ramadhan sebelumnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Buya Yahya mengingatkan kewajiban ini hanya berlaku untuk qadha, bukah dikhususkan karena berpuasa menjelang pernikahan.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Warga digegerkan dengan penemuan bayi berusia 2,5 tahun tewas dengan sejumlah luka tusuk dan pamannya berinisial G (18) luka-luka di sebuah kontrakan wilayah Jatisampurna, Kota Bekasi, Rabu (27/5) malam.
Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Banyak orang mengira talasemia hanya anemia biasa, padahal kondisi ini merupakan kelainan darah turunan yang dapat berdampak serius terhadap kualitas hidup penderitanya
Infrastruktur dan Mobilitas Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Kota

Infrastruktur dan Mobilitas Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Kota

Kota dengan konektivitas udara dan infrastruktur yang kuat cenderung mengalami pertumbuhan kunjungan wisatawan lebih cepat dibanding wilayah lain. Di Indonesia, Makassar
Ribuan Pengunjung Padati Monas Pada Hari Kedua Libur Idul Adha 2026

Ribuan Pengunjung Padati Monas Pada Hari Kedua Libur Idul Adha 2026

Monumen Nasional atau yang dikenal sebagai Monas menjadi magnet untuk masyarakat menghabiskan waktu libur bersama keluarga.
Pria Bawa 8 Paket Ganja Siap Pakai Ditangkap di Tangerang, Ngaku Hendak Dijual Rp100 Ribu

Pria Bawa 8 Paket Ganja Siap Pakai Ditangkap di Tangerang, Ngaku Hendak Dijual Rp100 Ribu

Polres Metro Tangerang Kota menangkap seorang pria berinisial S yang kedapatan membawa narkotika jenis ganja pada Kamis (28/5) dini hari.
Rasanya Manis dan Segar, Tapi dr Zaidul Akbar Sebut Buah dan Obat ini Bisa Berbahaya Bila Kerap Dikonsumsi 

Rasanya Manis dan Segar, Tapi dr Zaidul Akbar Sebut Buah dan Obat ini Bisa Berbahaya Bila Kerap Dikonsumsi 

Terdapat beberapa jenis buah yang bisa menimbulkan dampak berbahaya apabila dikonsumsi bersamaan dengan obat tertentu, bahkan berisiko memicu serangan jantung

Trending

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Warga digegerkan dengan penemuan bayi berusia 2,5 tahun tewas dengan sejumlah luka tusuk dan pamannya berinisial G (18) luka-luka di sebuah kontrakan wilayah Jatisampurna, Kota Bekasi, Rabu (27/5) malam.
Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Banyak orang mengira talasemia hanya anemia biasa, padahal kondisi ini merupakan kelainan darah turunan yang dapat berdampak serius terhadap kualitas hidup penderitanya
Sosok Prihantini, Peneliti yang Diduga Membuat Riset Palsu Pakai AI Demi Jalan-jalan Gratis

Sosok Prihantini, Peneliti yang Diduga Membuat Riset Palsu Pakai AI Demi Jalan-jalan Gratis

Kasus tersebut pertama kali diungkap oleh epidemiolog Indonesia, Wa Ode Dwi Diningrat, yang hadir dalam konferensi ilmiah itu sebagai perwakilan Oxford University, Inggris.
Habiburokhman Tegaskan Hewan Kurban Presiden Prabowo dari APBN Sah Secara Hukum dan Syariat

Habiburokhman Tegaskan Hewan Kurban Presiden Prabowo dari APBN Sah Secara Hukum dan Syariat

Habiburokhman menegaskan pembelian hewan kurban Presiden Prabowo menggunakan APBN sah secara hukum dan syariat Islam.
Mahasiswa UGM dan Tiga Anggota Keluarga Ditemukan Meninggal di Tenda Camping Posong Temanggung

Mahasiswa UGM dan Tiga Anggota Keluarga Ditemukan Meninggal di Tenda Camping Posong Temanggung

Mahasiswa UGM bersama tiga anggota keluarganya ditemukan meninggal dunia di tenda camping Posong Temanggung. Polisi selidiki dugaan keracunan.
ITB Buka Suara soal Prihantini, Tegaskan Dugaan Riset Palsu di Denmark Tak Berkaitan dengan Aktivitas Akademik Kampus

ITB Buka Suara soal Prihantini, Tegaskan Dugaan Riset Palsu di Denmark Tak Berkaitan dengan Aktivitas Akademik Kampus

ITB buka suara soal Prihantini yang terseret dugaan riset palsu di konferensi ilmiah Denmark, tegaskan tak terkait aktivitas akademik kampus.
Pemain Bergaji Rp6,3 Miliar Siap Suplai Bola untuk Megawati Hangestri, Ungkap Ambisi Besar Jadi Juara V-League

Pemain Bergaji Rp6,3 Miliar Siap Suplai Bola untuk Megawati Hangestri, Ungkap Ambisi Besar Jadi Juara V-League

Setter andalan Hyundai Hillstate, Kim Da-in, siap menjadi tandem baru Megawati Hangestri di V-League 2026/2027. Pemain dengan bayaran tertinggi di Liga Korea.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT