Ternyata Bukan Shalat dan Sedekah, Syekh Ali Jaber Anjurkan Tolong Lakukan ini saat 10 Hari Pertama Ramadhan
- Tangkapan layar YouTube Syekh Ali Jaber
tvOnenews.com - Umat Muslim rata-rata di bulan Ramadhan selalu berusaha meningkatkan ketakwaan, semisal melalui shalat, sedekah, dan sebagainya.
Shalat dan sedekah selalu menjadi sorotan, apalagi saat memasuki bulan Ramadhan.
Umat Muslim selalu berbondong-bondong memelihara shalat, bahkan meningkatkan sedekah di bulan Ramadhan. Pada waktu ini, Allah SWT melimpahkan pahala besar.
Meski demikian, almarhum Syekh Ali Jaber mengatakan hal ini mengganti kekuatan keutamaan shalat dan sedekah, apabila dilakukan pada 10 hari pertama Ramadhan.
Lantas, apa amalanĀ mengalahkan shalat dan sedekah yang dikerjakan di 10 hari pertama Ramadhan?
- iStockPhoto
Ā
Dilansir tvOnenews.com dari channel YouTube Bawika, Rabu (19/2/2025), Syekh Ali Jaber menjelaskan seputar bulan Ramadhan.
Ramadhan adalah bulan yang sakral dan kesuciannya tidak dibantah lagi. Ada banyak keberkahan mengguyur kepada umat Muslim seluruh dunia.
Saat Ramadhan, setan-setan mengalami kebelengguan terbesar, menutupi seluruh pintu neraka, dan membuka pintu-pintu surga.
Keistimewaan bulan Ramadhan berdasarkan pemaparan dalam redaksi hadis riwayat dari Imam Ahmad, Rasulullah SAW bersabda:
ŁŁŲÆŁ Ų¬ŁŲ§Ų”ŁŁŁŁ Ł Ų±ŁŁ ŁŲ¶ŁŲ§ŁŁ Ų“ŁŁŁŲ±ŁŁ ŁŲØŁŲ§Ų±ŁŁŁ Ų§ŁŁŲŖŁŲ±ŁŲ¶Ł Ų§ŁŁŁŁ Ų¹ŁŁŁŁŁŁŁŁ Ł ŲµŁŁŁŲ§Ł ŁŁŁ ŲŖŁŁŁŲŖŁŲŁ ŁŁŁŁŁŁ Ų£ŲØŁŁŁŲ§ŲØŁ Ų§ŁŁŲ¬ŁŁŁŁŲ©Ł ŁŁŁŁŲŗŁŁŁŁŁ ŁŁŁŁŁŁ Ų£ŲØŁŁŁŲ§ŲØŁ Ų§ŁŁŲ¬ŁŲŁŁŁŁ Ł ŁŁŲŖŁŲŗŁŁŁŁ ŁŁŁŁŁŁ Ų§ŁŲ“ŁŁŁŁŲ§Ų·ŁŁŁŁŁ ŁŁŁŁŁŁ ŁŁŁŁŁŁŲ©Ł Ų®ŁŁŁŲ±Ł Ł ŁŁŁ Ų£ŁŁŁŁ Ų“ŁŁŁŲ±ŁĀ
Artinya: "Telah datang bulan Ramadhan, bulan penuh berkah, maka Allah mewajibkan kalian untuk berpuasa pada bulan itu. Saat itu pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup, para setan diikat dan pada bulan itu pula terdapat satu malam yang nilainya lebih baik dari seribu bulan." (HR. Ahmad)
Beragam amalan seolah-olah bergetar dan selalu dikerjakan oleh umat Muslim di waktu ini. Artinya, mereka tidak menginginkan Ramadhan menjadi sia-sia.
Syekh Ali Jaber mengatakan bahwa ada ketentuan yang terjadi selama Ramadhan, salah satunya seputar amalan.
Mantan Imam Besar Masjidil Haram itu memahami tidak sedikit orang mukmin melakukan segala cara bagaimana bisa tetap berada dalam golongan orang beriman.
Shalat, sedekah, membaca ayat suci Al Quran selalu menjadi amalan di bulan Ramadhan. Sebab, hal ini bisa melimpahkan pahala dan mendapat ridha dari Allah SWT.
Syekh Ali Jaber mengatakan shalat, sedekah, membaca Al Quran bukanlan amalan dan ibadah terbaik saat memasuki fase 10 hari pertama di Ramadhan.
Ulama besar kelahiran asal Madinah itu menyebutkan sejumlah amalan tersebut bisa sia-sia, bahkan berpotensi sifat riya.
Padahal, mereka mempertebal sejumlah amalan tersebut apalagi dibaca saat 10 hari pertama Ramadhan. Nahasnya, jika tidak berpegang teguh pada syariat, maka hanya terbuang sia-sia.
Ia memaparkan alasan shalat, sedekah dan amalan ibadah lainnya tidak memberikan keutamaan besar, semisal tantangan berat bagi umat Muslim sulit menangkal godaan setan di semasa kehidupannya.
"Shalat bisa jadi riya', haji, umrah, bacaan Quran, bersedekah, meskipun kita berusaha menjaga ikhlas, tapi adanya bisikan-bisikan setan menjadikan amal kita riya'," ujar dia.
Syekh Ali Jaber menekankan puasa sebagai amalan sekaligus ibadah terpenting, yang hukumnya adalah wajib dikerjakan pada bulan Ramadhan.
Ia berpesan pada 10 hari pertama Ramadhan, sebaiknya tidak boleh membatalkan puasa. Sebab, ibadah ini menjadi utama di bulan suci yang penuh keberkahan tersebut.
"Berpuasa menjadi salah satu amalan yang indah. Rahasia puasa beda sama ibadah-ibadah yang lain," tuturnya.
"Kalau puasa, orang pun meskipun kita bohong berkata puasa, tidak ada yang tahu kita puasa atau enggak, kemudian bisa sambil Wudhu terus minum, kan bisa jadi," lanjut dia.
Pendakwah kondang itu menjelaskan keutamaan puasa di 10 hari pertama Ramadhan begitu dahsyat, karena waktu ini sangat disukai oleh Allah SWT.
"Maka dari itu, Allah rahasiakan pahalanya, semua amal saleh dibalas oleh Allah 10 kali lipat, kecuali puasa," imbuhnya.
Ia menjamin keutamaan yang didapatkan tidak terbatas, walaupun sampai saat ini tak mengetahui seberapa banyak ukuran pahalanya.
"Sampai kata ulama batasnya tidak ada yang tahu, kembali kepada murni ikhlas kita, oleh karena itu kesempatan untuk kita mengisi 10 hari pertama antara lain kalau kita tidak sempat tahun ini haji, umrah. Alhamdulillah ada kesempatan kita mengisi berpuasa," paparnya.
Namun demikian, Syekh Ali Jaber tidak menghalangi bagi orang yang tetap memperbanyak amalan agar senantiasa mendapat ridha-Nya.
"Di 10 hari pertama sangat utama untuk beramal saleh, sampai Allah sendiri bersumpah dengan terhadap sesuatu, berarti sesuatu itu sangat agung," jelasnya.
Ia kembali mengingatkan tidak boleh membuang kesempatan ibadah puasanya, terutama saat menghadapi 10 hari pertama sejak bulan Ramadhan tiba.
"Tidak ada amal saleh yang paling dicintai Allah selain di 10 hari pertama yang paling dicintai Allah," tandasnya.
(hap)
Load more