News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sebelum 40 Hari Meninggal Dunia, Benarkah Arwah Masih Gentayangan di Rumah? Buya Yahya Ungkap Kondisi Roh di Alam Kubur

Buya Yahya meluruskan kepercayaan jika sebelum 40 hari sejak meninggal dunia, arwah bergentayangan di rumah. Ia membicarakan kondisi roh terjadi di alam kubur.
Kamis, 20 Februari 2025 - 23:04 WIB
Buya Yahya
Sumber :
  • Tangkapan Layar YouTube Al-Bahjah TV

tvOnenews.com - Arwah atau roh merupakan salah satu bagian yang terdapat di dalam jasad. Unsur ini menyebabkan manusia hidup di dunia.

Ibaratnya, jika arwah masih berada di dalam jasad, maka selama itu manusia tetap hidup berada di dunia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setiap yang bernyawa akan mengalami meninggal dunia. Mereka tidak bisa menghindar dari yang namanya kematian, sekaligus tanda arwah atau roh meninggalkan jasadnya.

Setelah malaikat Izrail melakukan tugasnya mencabut nyawa setiap yang bernyawa, arwah akan berurusan dengan alam kubur atau dengan nama lainnya, yakni "alam barzakh".

Namun, tidak sedikit di antara kalangan masyarakat bertanya-tanya bahkan mempercayai apakah arwah setelah 40 hari meninggal dunia masih berada di dunia.

Ilustrasi arwah atau roh gentayangan di jendela rumah sejak 40 hari meninggal dunia
Ilustrasi arwah atau roh gentayangan di jendela rumah sejak 40 hari meninggal dunia
Sumber :
  • iStockPhoto

 

Sebaliknya, sebagian orang lainnya berpendapat kalau roh setelah keluar dari jasad, maka tidak bisa kembali lagi dan telah menghadapi alam kubur.

Lantas, apakah benar arwah atau roh orang meninggal dunia masih bersinggah di rumah atau dunia selama 40 hari setelah kematian? Buya Yahya menjawab persoalan hal ini sebagai berikut.

Dilansir tvOnenews.com dari channel YouTube Al-Bahjah TV, Kamis (20/2/2025), Buya Yahya menjelaskan seputar arwah orang meninggal dunia.

Orang meninggal dunia akan mengundang kesedihan dari keluarga yang ditinggalkannya. Kedukaan terus mendalam tiada hentinya atas kepergiaan mereka.

Kesedihan ini mewujudkan rasa kasih sayang dari orang-orang yang ditinggalkan, karena orang meninggal dunia dipastikan tidak akan kembali hidup di dunia.

Tidak sedikit dari mereka sulit menerima atas kepergian salah satu keluarganya, bahkan orang yang dicintai. Penolakan ini cenderung menimbulkan spekulasi liar soal arwahnya.

Beberapa dari mereka beranggapan bahwa arwah sejak 40 hari meninggal dunia, masih belum pergi dari dunia. Asumsi ini sedikit mengobati rasa rindu dan menghilangkan kesedihan.

Namun, mereka tetap saja tidak bisa melihat kehadirannya secara langsung dengan fisiknya. Mungkin, hanya merasakan melalui angan-angan dan bayangan yang keluar dari dalam benaknya.

Sebagai pendakwah, Buya Yahya meluruskan kepercayaan yang sering muncul di tengah masyarakat. Kalau arwah orang meninggal dunia, maka telah berurusan dengan alam kubur.

Ia menepis kepercayaan jika belum 40 hari sejak waktu kematian, arwah orang meninggal dunia masih gentayangan di dunia.

"Orang yang meninggal dunia dia punya tanggung jawab di alam barzakh. Ditanya malaikat Munkar dan Nakir, kalau dia orang baik, maka dia akan Allah jadikan alam barzakhnya taman surga," ujar Buya Yahya.

"Apabila ahli maksiat, dipastikan dia akan mendapatkan siksa. enggak ada pulang satu hari, dua hari, sampai 40 hari enggak ada, satu hari enggak," sambungnya.

Pengasuh LPD Al Bahjah itu dengan santainya menyinggung soal urusan amal telah diperbuat semasa hidup di dunia.

"Jika baik akan mendapat kenikmatan, tidak perlu jalan-jalan di dunia lagi. Kalau dia bermaksiat banyak dosa dia akan dihukum, tidak ada istilahnya dia kembali," paparnya.

Ia mengatakan proses mengubur, sebenarnya memberikan arti kalau orang meninggal dunia telah ditetapkan, tidak akan bisa kembali ke dunia, walaupun dalam bentuk arwah sekali pun.

"Orang kubur (sudah meninggal) tidak ada kembali (ke rumah), tidak hari Senin, tidak hari Jumat, tidak ada kembali (ke rumah)," tegasnya.

Secara logikanya, apabila mengacu pada kondisi alam rahim ke alam dunia, seorang bayi yang baru lahir tidak akan bisa kembali ke rahim ibunya.

"Di alam barzakh urusannya di alam barzah, banyak urusannya nanti sampai dibangkitkan di hari akhir. Jadi tidak ada kembali pulang sehari, dua hari, 40 hari enggak ada," tuturnya.

Lantas, bagaimana ada orang melihat gentayangan yang berbentuk arwah orang meninggal dunia?

"Kalau ada mungkin itu terjadi pada wali-wali tapi tidak bisa diterapkan pada orang-orang kebanyakan. Bukan setiap ruh tidak, itu karohmah," ucapnya.

Pendakwah usia 51 tahun ini sangat mendukung, apabila ada orang yang mendapatkan karomah. Ciri-ciri tersebut biasanya mengacu pada orang yang dianggap memiliki keunggulan lebih soal urusan agamanya.

"Kenapa dia shalat? karena dia menikmati. Ada yang dibangkitkan Allah untuk shalat, itu karomah itu lain cerita. Secara umum setelah masuk di alam barzakh, urusan di alam barzakh," terangnya.

Buya Yahya mengharapkan sebagai umat Muslim, tidak begitu mudahnya diperdayakan oleh asumsi liar, tanpa dilandasi dengan syariat agama Islam.

"Jangan terpedaya dengan kisah, itu kan kebanyakan nonton sinetron balas dendam gentayangan, enak enggak disiksa gentayangan terus ketawa-ketawa lagi di mal, itu kan sinetron," pesannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kalau dia ahli maksiat dia akan disiksa di alam barzakh, bukan gentayangan balas dendam, enggak ada itu," tandasnya.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kasus Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Disorot Dedi Mulyadi, Perawat Terancam Sanksi Berat

Kasus Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Disorot Dedi Mulyadi, Perawat Terancam Sanksi Berat

Dedi Mulyadi (KDM) menyoroti soal kasus seorang ibu yang nyaris kehilangan bayinya di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS), Bandung. Perawat terancam sanksi berat.
Tiba-tiba Ada Bisikan, Suara Hati Seorang Ibu yang Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung kepada Dedi Mulyadi

Tiba-tiba Ada Bisikan, Suara Hati Seorang Ibu yang Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung kepada Dedi Mulyadi

Pengakuan seorang ibu di RSHS Bandung kepada Dedi Mulyadi soal firasat dan 'bisikan' yang menyelamatkan bayinya yang nyaris dibawa orang tak dikenal.
Oknum Kepsek SMK di Brebes Ditangkap, Gudang Sekolah Jadi Tempat Oplos Tabung Gas

Oknum Kepsek SMK di Brebes Ditangkap, Gudang Sekolah Jadi Tempat Oplos Tabung Gas

Kapolres Brebes AKBP Lilik Ardhiansyah mengatakan, bahwa hasil penyelidikan, tersangka sudah melakukan pengoplosan tabung gas sejak bulan Februari yang lalu.
Jakarta ‘Bernapas’! Efek WFH Disebut Polisi Bikin Jalanan Ibu Kota Mendadak Lengang

Jakarta ‘Bernapas’! Efek WFH Disebut Polisi Bikin Jalanan Ibu Kota Mendadak Lengang

Pemandangan tak biasa terjadi di jalanan Ibu Kota. Di saat hari kerja biasanya identik dengan kemacetan, kali ini arus lalu lintas Jakarta justru terlihat lebih “bernapas”. Sejumlah ruas jalan utama yang biasa padat mendadak lengang.
Kurniawan Dwi Yulianto Terpukau Lihat Progres Timnas Indonesia U-17, Sebut Mental Garuda Kian Matang Jelang Piala AFF 2026

Kurniawan Dwi Yulianto Terpukau Lihat Progres Timnas Indonesia U-17, Sebut Mental Garuda Kian Matang Jelang Piala AFF 2026

Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, menyoroti perkembangan tim asuhannya jelang Piala AFF U-17 2026. Ia menilai ada kemajuan signifikan.
Kolaborasi Berlanjut, Bank BJB Perpanjang Kemitraan Strategis dengan Mabes TNI

Kolaborasi Berlanjut, Bank BJB Perpanjang Kemitraan Strategis dengan Mabes TNI

Bank BJB kembali memperkuat sinergi strategis dengan Mabes TNI melalui penandatanganan perpanjangan perjanjian kerja sama layanan keuangan yang dilaksanakan di Mabes TNI, Cilangkap, Kamis (9/4/2026). 

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan jawaban jenaka ketika diajak pelatih Timnas Indonesia John Herdman untuk berolahraga lari atau joging bersama-sama.
Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyampaikan apresiasi kepada Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung yang merayakan hari jadinya ke-58.
Kronologi Ibu Muda Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung Gara-gara Kecerobohan Perawat, Singgung Dedi Mulyadi

Kronologi Ibu Muda Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung Gara-gara Kecerobohan Perawat, Singgung Dedi Mulyadi

Kronologi ibu muda asal Cimahi nyaris saja kehilangan bayi yang baru dilahirkannya gara-gara keteledoran petugas Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT