Tiga Amalan Pokok di Bulan Ramadhan, Ustaz Adi Hidayat: Awas Jangan Sampai Jadi Orang yang Celaka
- Tangkapan Layar/YouTube Adi Hidayat Official
tvOnenews.com - Bulan Ramadhan 1446 H/2025 M kini sudah di depan mata. Ustaz Adi Hidayat (UAH) membagikan tiga amalan pokok dan mengingatkan jangan sampai ada umat Islam yang celaka di bulan yang penuh rahmat dan ampunan ini.
“Celaka seseorang dan akan jauh dari rahmat Allah yang sudah disampaikan Ramadhan tapi tak mampu mengkonversi Ramadhan itu sebagai rahmat untuk meningkatkan ketakwaan diri,” kata UAH, sebagaimana dikutip oleh tvOnenews.com dari ceramah yang diunggah di kanal YouTube Adi Hidayat Official.
Orang yang celaka di bulan Ramadhan, kata Ustaz Adi Hidayat tidak akan diampuni oleh Allah subhanahu wa ta'ala.
“Dikasih sehari Anda nggak taubat, ada hari kedua anda tak tobat juga, hari ketiga dan seterusnya. Dikasih 30 hari tapi Anda enggak taubat-taubat,” kata UAH.
“Maka butuh berapa lama waktu yang dibutuhkan oleh anda untuk mendapatkan rahmat Allah subhanahu wa ta'ala?,” tanya UAH secara tegas.
Oleh karenanya, sebagai muslim yang beriman, disarankan oleh Ustaz Adi Hidayat untuk manfaatkan bulan Ramadhan ini dengan sebaik-baiknya.
“Anggaplah ini bulan Ramadhan terakhir,” ujarnya.
Dengan begitu diharapkan, semua akan menjadi hamba Allah yang senantiasa istiqomah dalam beribadah di jalan Allah.
Tiga Amalan Pokok di Bulan Ramadhan
Bulan Ramadhan adalah bulan yang istimewa. Dalam bulan suci ini ada sejumlah amalan yang sebaiknya dilakukan oleh setiap umat muslim. Berikut ada tiga amalan pokok bulan Ramadhan, yang dibagikan oleh Ustaz Adi Hidayat.
“Nabi memberikan tiga amalan utama,” kata UAH.
Tiga amalan utama yang dikuatkan oleh beliau kepada para sahabat sebelum tiba Ramadhan dan sampai sekarang menjadi kurikulum Ramadan nabi.
“Satu meningkatkan shalat, saya ulang ya meningkatkan. Secara singkatnya berarti bertambah dari yang sekedar fardhu tambah dengan apa sunnah,” tandas UAH.
Jika merasa shalatnya kurang khusyuk maka tambah dengan sunnahnya yang disebut rawatib.
“Amalan kedua adalah banyak berinteraksi dengan Al- Qur’an,”kata Ustaz Adi Hidayat.
Dijelaskan oleh Ustaz Adi Hidayat ada tiga caranya dalam berinteraksi dengan Al-Qur-an.
“Satu banyak membaca itu namanya qiroah silahkan bapak Ibu siapkan dari sekarang target misalnya satu kali berapa juz 30 juz kalau mau gampang bagi 30 berarti 1 hari berapa 1 juz,” kata Ustaz Adi Hidayat.
Kemudian amalan yang ketiga yaitu infaq dan sedekah. Hal ini diajarkan oleh Nabi Muhammad yang semakin dermawan saat Ramadhan tiba.
“Terakhir infaq, haditsnya dari Ibnu Abbas Ali bin Abbas radhiyallahu anhuma ya beliau mengatakan Nabi shallallahu alaihi wasallam adalah orang yang sangat luar biasa dermawan dan lembut dan bertambah dermawan lagi ketika tiba Ramadhan,” kata UAH.
“Apa yang dilakukan nabi? mensupport sahabat siapapun yang punya anggaran untuk infaq disiapkan sebelum Ramadhan,” tambahnya.
Dalil Puasa Ramadhan
Selama satu bulan penuh setiap satu tahun sekali, setiap Muslim harus menahan diri dari makan dan minum serta segala perbuatan yang dapat membatalkan puasa, mulai dari terbit fajar hingga terbenam matahari, dengan syarat tertentu.
Adapun syarat wajib puasa antara lain sudah baligh atau dewasa, sehat, mampu dan bukan dalam keadaan bepergian jauh, wajib untuk melakukan puasa selama satu bulan penuh.
Kewajiban berpuasa bagi setiap muslim ditegaskan oleh Allah SWT dalam firmanNya, surat Al Baqarah ayat 183.
يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ كُتِبَ عَلَيۡكُمُ ٱلصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى ٱلَّذِينَ مِن قَبۡلِكُمۡ لَعَلَّكُمۡ تَتَّقُونَ
Artinya: “Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.” (QS. Al-Baqarah: 183)
Selain dalam Surat Al Baqarah ayat 183, perintah berpuasa juga tercantum dalam sebuah hadits.
Rasulullah ﷺ juga bersabda:
بُنِيَ اْلإِسْلاَمُ عَلَى خَمْسٍ: شَهَادَةِ أَنْ لاَ إِلٰهَ إِلَّا اللهُ وَأَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهِ وَإِقَامِ الصَّلاَةِ وَإِيْتَاءِ الزَّكَاةِ وَحَجِّ الْبَيْتِ وَصَوْمِ رَمَضَانَ (رَوَاهُ البُخَارِيُّ وَمُسْلِمٌ)
Artinya: “Islam dibangun di atas lima perkara: (1) bersaksi bahwa tidak ada yang berhak disembah melainkan Allah dan bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan Allah; (2) menunaikan shalat; (3) menunaikan zakat; (4) menunaikan haji ke Baitullah; dan (5) berpuasa Ramadhan” (HR al-Bukhari dan Muslim).
Itulah penjelasan Ustaz Adi Hidayat tentang puasa Ramadhan dan amalan pokoknya. Semoga bermanfaat dan semoga kita semua diberikan kesehatan sehingga bisa menjalankan ibadah puasa dengan lancar dan nyaman.
Wallahu'alam
(put)
Load more