Doa Agar Rezeki Lapang dan Dilindungi oleh Allah SWT, Syekh Ali Jaber: Baca Ini Sebelum Aktivitas
- Ilustrasi/istockphoto
tvOnenews.com - Doa adalah senjata seorang Muslim. Doa bisa dilakukan kapan saja, terutama ketika sebelum dan sesudah melakukan beraktivitas.
Hal ini karena doa merupakan bentuk wujud syukur kepada sang pencipta, Allah SWT. Terlebih saat Ramadhan, amalan ini sangat baik dilakukan untuk menambah pahala kita di bulan suci ini.
Berdoa sebelum beraktivitas juga menjadi senjata ampuh untuk meminta perlindungan dan rezeki dari Allah SWT.
Bahkan, apabila sering mengamalkan doa-doa dari Al-Qur'an, insyaAllah Allah SWT akan memberikan atau memudahkan rezeki Anda, selain itu juga selalu dilindungi Allah.
Apalagi berdoa setiap pagi hari, sebelum melakukan aktivitas untuk menjalani aktivitas seharian. Tujuannya itu dilakukan, tak lain meminta kepada Allah SWT untuk didatangkan rezeki, keselamatan, dan ridho dari Allah SWT.
Syekh Ali Jaber mengatakan ada empat hal yang mendatangkan rezeki pada manusia dan itu langsung diberikan Allah SWT.
Empat hal itu, yakni mendirikan shalat malam, banyak berdzikir istighfar waktu sahur dan pagi hari setelah shalat subuh.
"Kemudian, yang ketiga perbanyak sedekah, dan yang terakhir berzikir pagi hari dan sore hari. InsyaAllah empat hal ini dilakukan rezeki akan datang kepada Anda," kata Syekh Ali Jaber, dikutip tvOnenews.com dari YouTube Muslim Saluran Dakwah.
Sementara, anjurkan berdoa saat mengawali aktivitas atau pagi hari adalah ajaran Nabi Muhammad SAW.
Berikut doa yang bisa dibacakan atau diamalkan pagi hari sesuai yang diajarkan oleh Rasulullah SAW.
a. Doa yang Diajurkan oleh Rasulullah SAW
اَللَّهُمَّ بِكَ أَصْبَحْنَا وَبِكَ أَمْسَيْنَا، وَبِكَ نَحْيَا، وَبِكَ نَمُوْتُ، وَإِلَيْكَ النُّشُوْرُ
Allāhumma bika ashbahnā, wa bika amsainā, wa bika nahyā, wa bika namūtu, wa ilaikan nusyūru.
Artinya: "Ya Allah, dengan-Mu aku berpagi hari, dengan-Mu aku bersore hari, dengan-Mu kami hidup, dengan-Mu kami mati. Hanya kepada-Mu (kami) kembali," (HR Abu Dawud, At-Turmudzi, Ibnu Majah, dan lainnya).
Load more