Dosa Sejak Akil Baligh Diampuni Allah, Ustaz Adi Hidayat: Lakukan Dua Amalan Ini di Malam Lailatul Qadar
- Ilustrasi/istockphoto
“Jadi kalau anda shalat di malam itu walaupun dua rakaat ya nilainya sama dengan shalat lebih daripada 83 tahun,” jelas UAH.
“Kata Nabi SAW, kalau shalatnya benar, bonusnya dapat pahala 83 tahun dan bonusnya ampunan dosa dari Allah subhanahu wa ta'ala,” tambah Ustaz Adi Hidayat. Itulah karenanya, Nabi Muhammad SAW selalu menghidupkan malam Ramadhan, khususnya malam-malam 10 terakhir.
“Bahkan seluruh keluarga Nabi yang sudah pasti masuk surga dibangunkan semua,” tandas UAH.
Amalan ini diteruskan kemudian oleh para sahabat hingga generasi berikutnya.
“Jangan heran bahkan di Masjidil Haram misalnya di masjid Nabawi membiasakan untuk menghidupkan malam-malam Ramadhan, khususnya di 10 hari terakhir," katanya.
"Pada malam hari bangun lalu shalat lagi bahkan diperbanyak. Tak hanya itu bacaannya juga diperbanyak kemudian kekhusyuannya. Sehingga terasa kenikmatan dalam jiwa, ini menghidupkan sunnah Nabi," lanjutnya.
Namun tak semua orang yang shalat di malam Lailatul Qadr akan mendapatkan pahala 83 tahun dan bonus ampunan dosa selama hidupnya.
Ustaz Adi Hidayat menyebutkan ada syarat khusus untuk yang berhak mendapatkannya.
“Kompetisi yang hebat itu dan akan mendapatkan hadiah besar pasti syaratnya pun ketat, karena itu nabi tidak hanya memberikan gambaran orang shalat dapat pahala dan ampunan,” ujar UAH.
Kata UAH, ada syarat yang sangat mengikat syarat ketentuan berlaku yakni jika tulus dan yakin.
“Jika ia tunaikan dengan keyakinan penuh karena Allah subhanahu wa ta'ala serta disertai ketulusan,” tandas UAH.
Baca Doa Khusus
Sementara amalan spesifik kedua kata Ustaz Adi Hidayat untuk dianjurkan dilakukan pada malam Lailatul Qadr adalah membaca doa khusus.
“Doa ini diajarkan Rasulullah kepada istrinya Aisyah RA,” ujar UAH.
Berikut doanya yang ada dalam riwayat HR Tarmidzi.
اَللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ كَرِيمٌ تُحِبُّ اَلْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي
Baca: Allāhumma innaka afuwwun karīmun tuhibbul 'afwa fa'fu 'annī ('annā jika dibaca berjamaah)
Load more