News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hati-hati! Bohong dan Gibah saat Ramadhan Bisa Pengaruhi Pahala Puasa, Apakah Jadi Batal?

Menurut Ustaz Adi Hidayat atau UAH, marah dan berkata kasar sebaiknya ditinggalkan. Bukan hanya dapat melukai perasaan orang lain dan bisa merugikan, kok bisa?
Minggu, 2 Maret 2025 - 00:10 WIB
Hati-hati! Bohong dan Gibah saat Ramadhan Bisa Pengaruhi Pahala Puasa, Apakah Jadi Batal?
Sumber :
  • dok.ilustrasi freepik

Jakarta, tvOnenews.com- Marah dan berkata kasar secara umum terjadi, lantaran seseorang tengah emosi dan bisa diterpa masalah. Lalu, saat puasa ramadhan, apakah boleh?.

Menurut Ustaz Adi Hidayat atau UAH, marah dan bohong apalagi gibah sebaiknya ditinggalkan. Bukan hanya dapat melukai perasaan orang lain, juga bisa merugikan diri sendiri. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ustaz Adi Hidayat (UAH)
Ustaz Adi Hidayat (UAH)
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Adi Hidayat Official

 

Sebagaimana, menurut Hadist Riwayat Al Bukhari di bab Puasa, Nabi SAW berkata,

 "Jangan berkata kasar atau kotor, puasa itu perisai dari hal-hal yang tidak baik. Maka jika berpuasa jangan berkata-kata kotor. Jangan berbuat yang tidak pantas".

Sehubungan dengan ini, Ustaz Adi Hidayat menyampaikan bahwa ada dua hal yang bisa mengurangi pahala puasa. 

Pertama, bisa langsung menggugurkan puasa, disebutkan segala sesuatu langsung batalkan puasa yaitu makan, sengaja minum, berhubungan suami istri di siang hari batal.

Kemudian, hal kedua ini sering terjadi dan jarang diantisipasi, bisa merusak pahala puasa yaitu berkata kasar atau kotor, bohong hingga gibah.

"Berbuat tidak pantas itu dosa langsung sih tidak cuman membuat orang lain berpeluang dosa, misalnya usia 40 tahun keliling komplek naik sepeda anak 4 tahun dosa enggak tapi orang komplek bertanya itu kenapa dan bersangka buruk ke kita," kata Ustaz Adi, dikutip dari YouTube Adi Hidayat Official, Minggu (2/3/2025).

Kendatinya, UAH mengingatkan agar orang yang mengajak mencela, berselisih, dusta tidak sekaligus membatalkan puasa melainkan mengurangi pahala puasa ramadhan. 

Hati-hati! Bohong dan Gibah saat Ramadhan Bisa Pengaruhi Pahala Puasa, Apakah Jadi Batal?
Hati-hati! Bohong dan Gibah saat Ramadhan Bisa Pengaruhi Pahala Puasa, Apakah Jadi Batal?
Sumber :
  • dok.ilustrasi freepik

 

Contoh Mengurangi Pahala Puasa Ramadhan 

Ia juga mencontohkan, kita puasa Insya Allah mendapat pahala 100 persen tapi ada orang yang saat bersamaan dia mencela, dosanya 50 persen. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ditambah juga berselisih dosanya 50 persen, berdusta (bohong) dosanya 100 persen, ditambah dengan gosip atau gibah lagi dosanya bertambah 100 persen

"Jadi tadinya dapatnya 100 kurangi 50, 50, 100,100 jadi minus 200. Ini yang dibilang Nabi SAW 'Tidak sedikit dari orang yang berpuasa tidak mendapatkan apapun dari puasanya kecuali lapar dan haus saja'," tegasnya. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Atasi Kekeringan, Korsel Kerahkan Damkar dan Militer

Atasi Kekeringan, Korsel Kerahkan Damkar dan Militer

Kekeringan yang terjadi di Provinsi Gyeongsang Selatan, Korea Selatan, semakin parah. Guna mengatasi hal itu, truk tangki air pemadam kebakaran dan kendaraan militer dari seluruh penjuru negeri dikerahkan.
Fantastis, Pegawai Pajak Simpan Uang Ratusan Juta dan Emas 1,3 Kilogram Hasil Kejahatan di Rumah Malang

Fantastis, Pegawai Pajak Simpan Uang Ratusan Juta dan Emas 1,3 Kilogram Hasil Kejahatan di Rumah Malang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ungkap logam mulia 1,3 kilogram dan uang tunai Rp100 juta didapatkan dari penggeledahan di salah satu rumah pegawai pajak yang berada di Malang.
Putin Berkunjung ke Pulau Etorofu, Jepang Protes Keras

Putin Berkunjung ke Pulau Etorofu, Jepang Protes Keras

Kunjungan Presiden Rusia Vladimir Putin ke Pulau Etorofu, Kamis, memicu reaksi keras dari Tokyo. Pasalnya, pulau itu juga diklaim Jepang terkait dengan posisi pulau-pulau tersebut yang berada di lepas pantai Pulau Hokkaido, Jepang.
Akui Kerusuhan Kerap Terjadi di Titik Penting Indonesia, Presiden Prabowo Ingatkan Rakyat Soal Ini

Akui Kerusuhan Kerap Terjadi di Titik Penting Indonesia, Presiden Prabowo Ingatkan Rakyat Soal Ini

Presiden RI, Prabowo Subianto mengingatkan masyarakat agar tidak lengah membaca sejarah tentang berbagai tantangan yang pernah dihadapi Indonesia sejak meraih kemerdekaan.
Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea mengungkap sejumlah serikat buruh akan melakukan studi banding ke empat negara bahas isu ketenagakerjaan.
Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea mengungkap sejumlah serikat buruh akan melakukan studi banding ke empat negara bahas isu ketenagakerjaan.

Trending

Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Minat masyarakat Indonesia untuk mengikuti ajang lari internasional terus menunjukkan peningkatan dalam beberapa tahun terakhir.
Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi mengenang masa ketika ia mulai memberikan hadiah untuk dirinya sendiri sebagai hasil dari kerja keras selama bertahun-tahun.
KPK Periksa Pengelola Wisma Atlet Diperiksa Terkait Kasus Bea Cukai

KPK Periksa Pengelola Wisma Atlet Diperiksa Terkait Kasus Bea Cukai

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa pengelola wimas atlet, Pademangan, Jakarta Barat terkaiit kasus suap importasi di Ditjen Bea dan Cukai.
Lisa Mariana Ngamuk Namanya Dikaitkan Lagi dengan Ridwan Kamil, Singgung Dugaan Upaya Pembungkaman

Lisa Mariana Ngamuk Namanya Dikaitkan Lagi dengan Ridwan Kamil, Singgung Dugaan Upaya Pembungkaman

Lisa Mariana bereaksi keras karena namanya kembali dikaitkan dengan kasus dugaan korupsi yang sempat menyeret mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.
Mendes Yandri Laporkan Puluhan Akun Medsos ke Bareskrim Polri, Ini Alasannya

Mendes Yandri Laporkan Puluhan Akun Medsos ke Bareskrim Polri, Ini Alasannya

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto melayangkan laporan terhadap 73 akun media sosial ke Bareskrim Polri, pada Kamis (13/8/2026), terkait pencemaran nama baik dan penyebaran berita bohong atau hoaks.
BNN Sita Aset Bos Gendut Gembong Narkoba di Kampung Bahari Capai Rp39 Miliar, Diduga Hasil TPPU

BNN Sita Aset Bos Gendut Gembong Narkoba di Kampung Bahari Capai Rp39 Miliar, Diduga Hasil TPPU

Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Polda Metro Jaya, BNNP DKI Jakarta, dan BNNK Jakarta Utara juga turut menyita aset milik Gembong Narkoba berinisial MR alias Bos Gendut di Kampung Bahari.
Walau Patrick Kluivert Didukung Legenda Dampingi Xavi Hernandez, KNVB Buka Peluang Nama Lain Sebagai Asisten Pelatih Timnas Belanda

Walau Patrick Kluivert Didukung Legenda Dampingi Xavi Hernandez, KNVB Buka Peluang Nama Lain Sebagai Asisten Pelatih Timnas Belanda

Kejutan besar datang dari susunan staf kepelatihannya, di mana nama Patrick Kluivert sempat digadang-gadang kuat mendampingi Xavi Hernandez di Timnas Belanda.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT