News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hukum Ambil Ikan yang Terbawa Banjir, Buya Yahya Bilang Silakan Tapi Kemudian Lakukanlah Ini

Banjir merendam sejumlah wilayah di Jabodetabek. Selain rumah dan kendaraan yang terendam, ada juga warga yang ternaknya mati dan hilang. Lalu bolehkah mengambil ikan atau ternak lain yang terbawa banjir? Ini pandangan dari Buya Yahya.
Selasa, 4 Maret 2025 - 11:54 WIB
Pantauan Udara Banjir yang Terjadi di Perum Pondok Gede Permai, Bekasi, Jawa Barat
Sumber :
  • Tangkapan Layar/tvOne

tvOnenews.com - Banjir merendam sejumlah wilayah di Jabodetabek. Bahkan tak sedikit wilayah yang banjirnya mencapai atap dan merendam kendaraan yang terparkir.

Selain itu, berdasarkan catatan dari BNPB, banjir juga mengakibatkan sekitar tujuh unit jembatan di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor mengalami rusak berat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Banjir yang saat ini mengepung wilayah Jabodetabek tentu menyebabkan kerugian besar bagi warga setempat. Misalnya salah satu wirausaha ternak kambing di Bekasi,  Icih (40), mengaku sangat merasa kehilangan setelah lima kambing ternaknya mati akibat banjir. 

“Saya nyesak banget melihat kambing mati. Sudah terkena banjir, kambing saya mati pula. Nyesak banget,” ungkap Icih di lokasi kejadian, Selasa (4/3/2025).

Lalu misal ketika banjir, ada ternak seperti kambing atau ikan yang ada di genangan banjir apakah boleh diambil?


Hukum Ambil Ikan yang Terbawa Banjir, Buya Yahya Bilang Silakan Tapi Kemudian Lakukanlah Ini (Sumber: YouTube Al-Bahjah TV)

Mengenai hal ini pernah ditanyakan oleh salah seorang jemaah kepada Buya Yahya. Dalam kajiannya, Buya Yahya menegaskan akan satu hal yang harus diingat oleh setiap Muslim.

“Bagaimana hukumnya mengambil ikan di air yang ada di tengah jalan atau di tempat lain yang diduga adalah ikan peliharaan orang lain yang terbawa banjir?” ujar jemaah tersebut kepada Buya Yahya.

Ulama yang bernama asli KH Yahya Zainul Maarif itu mengingatkan jika sudah ada dugaan milik orang lain, lebih baik jangan pernah diambil ikan tersebut.

“Kalau misalnya banjir di jalan lalu ada ikan, kan itu ajaib.  Dimana ada jalan ada ikannya, kecuali memang kita mancing,” ujar Buya Yahya, dikutip tvOnenews.com dari ceramahnya yang diunggah di YouTube Al-Bahjah TV.

Jika memang sudah menduga milik tambak orang yang terdampak banjir alangkah baiknya diambil namun bukan untuk dimakan.

“Mungkin Anda tahu asalnya sana, ada tambak meledak banjir dan sebagainya kemudian sampai ke halaman kita,” ujarnya.

Maka jika begitu jelas sudah ada dugaan, itulah patokan yang harus dijadikan pegangan oleh setiap Muslim.

“Kita menduga ikannya dia berarti kan ada dugaan milik ia, maka tangkap tolong jangan malah bilang lumayan,” ujarnya.

Apalagi misal sungai di sekitar biasanya tidak ada ikan, tentu seorang Muslim harusnya paham bahwa itu mungkin ikan milik orang yang terdampak banjir.

“Anda menduga miliknya dia, jangan sampai orang kena musibah lalu kita ambil keuntungan,” jelas Buya Yahya.

“Kalau Anda ingin mengambil sampaikan saja Pak ini yang saya tampung,” lanjut Buya Yahya.

Hal ini karena ketika ada yang terkena musibah, baik Muslim atau Non Muslim, sebagai sesama manusia wajib menolong.

“Karena Ada dugaan,” tandas Buya Yahya.

Jika kita mengambil milik orang lain dimana kita sudha menduga itu milik orang maka bisa jadi orang lain juga begitu.

“Kadang-kadang egois, pura-pura enggak menduga yang jebol tambahnya orang ada ikan banyak ini lebih dari yang lain kan menurut ulama masih mungkin,” kata Buya Yahya.

“Harus ada kejujuran,” pesan Buya Yahya.

“Jadi kesimpulannya selagi Anda menduga itu miliknya orang menduga miliknya orang maka tolonglah dia,” lanjut Buya Yahya mengingatkan.

Buya Yahya mengingatkan agar setiap Muslim jangan pernah ada yang bertepuk tangan saat ada yang mengalami musibah.

“Orang beriman kan saling tolong-menolong,” pesan Buya Yahya. 

Namun kata Buya Yahya berbeda jika jumlah tambak banyak dan dari enam orang tersebut, dua pemilik mengikhlaskan.

“Beda kalau ternyata 6 tambak yang jebol yang kedua mengatakan sudahlah ambil,  saya ikhlasin berarti bebas Anda karena sudah ada yang mengikhlaskan,” pesannya.

Islam Melarang Umatnya Mengambil yang Bukan Miliknya

Ajaran Islam jelas melarang setiap Muslim untuk mengambil sesuatu yang bukan miliknya atau bukan haknya. Hal ini sebagaimana hadis berikut ini.

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا لَا تَأْكُلُوْٓا اَمْوَالَكُمْ بَيْنَكُمْ بِالْبَاطِلِ اِلَّآ اَنْ تَكُوْنَ تِجَارَةً عَنْ تَرَاضٍ مِّنْكُمْ ۗ وَلَا تَقْتُلُوْٓا اَنْفُسَكُمْ ۗ اِنَّ اللّٰهَ كَانَ بِكُمْ رَحِيْمًا

Artinya: Wahai orang-orang yang beriman, janganlah kamu memakan harta sesamamu dengan cara yang batil (tidak benar), kecuali berupa perniagaan atas dasar suka sama suka di antara kamu. Janganlah kamu membunuh dirimu. Sesungguhnya Allah adalah Maha Penyayang kepadamu. (QS. An Nisa: 29)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Wallahu’alam bishawab

(put)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ucapan Santai Thom Haye soal Kemungkinan Persib Juara di Liga Super

Ucapan Santai Thom Haye soal Kemungkinan Persib Juara di Liga Super

Persib Bandung kini semakin mengukuhkan diri sebagai salah satu kandidat terkuat peraih gelar Liga Super 2025-2026. Hingga pekan ke-25, Maung Bandung masih ...
Polisi Beberkan Fakta Baru yang Mencengangkan Terkait Kasus Penyiraman Air Keras di Bekasi

Polisi Beberkan Fakta Baru yang Mencengangkan Terkait Kasus Penyiraman Air Keras di Bekasi

Polisi bocorkan fakta baru yang mencengangkan di balik peristiwa penyiraman air keras oleh tiga orang pelaku, ke seorang warga berinisial TW (54), di Jalan Bumi
Respons Pedas Ono Surono Terkait Rumahnya Digeledah KPK

Respons Pedas Ono Surono Terkait Rumahnya Digeledah KPK

Ketua DPD PDIP Jawa Barat, Ono Surono lontarkan respons pedas terkait rumahnya digeledah KPK saat mengunjungi Sumedang, Jumat (3/4/2026).
Cerita Pelatih Persis Solo soal Pemain Asingnya Keracunan jelang Hadapi PSM

Cerita Pelatih Persis Solo soal Pemain Asingnya Keracunan jelang Hadapi PSM

 Persis Solo akan menghadapi ujian berat saat bertandang ke markas PSM Makassar pada pekan ke-26 Super League 2025/2026. Pertandingan tersebut dijadwalkan ber-
Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Nama Jay Idzes kembali mencuri perhatian, kali ini datang langsung dari Italia. Pelatih Sassuolo akui kapten Timnas Indonesia itu layak dapat penghormatan besar.
Siap-siap Warga Jabar, Dedi Mulyadi Segera Ubah Wajah Transportasi Jadi Angkot Listrik, Ini Rencananya

Siap-siap Warga Jabar, Dedi Mulyadi Segera Ubah Wajah Transportasi Jadi Angkot Listrik, Ini Rencananya

Dedi Mulyadi siapkan program angkot listrik di Jawa Barat. Rencana transportasi umum modern ini diungkap saat bertemu sopir angkot berusia 76 tahun.

Trending

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Nama Jay Idzes kembali mencuri perhatian, kali ini datang langsung dari Italia. Pelatih Sassuolo akui kapten Timnas Indonesia itu layak dapat penghormatan besar.
Meski Tanpa Penyerang Timnas Indonesia, Persija Jakarta Diguyur Angin Segar Jelang Lawan Bhayangkara FC

Meski Tanpa Penyerang Timnas Indonesia, Persija Jakarta Diguyur Angin Segar Jelang Lawan Bhayangkara FC

Persija Jakarta mendapat angin segar menjelang lawan Bhayangkara FC. Walau tidak ada penyerang Timnas Indonesia, Mauro Zijlstra, dua pemainnya beri kabar baik.
Terungkap, Isi Pembahasan Pertemuan Seskab Teddy dengan Wapres Gibran

Terungkap, Isi Pembahasan Pertemuan Seskab Teddy dengan Wapres Gibran

Terungkap, isi pembahasan pertemuan Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya dengan Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka. 
Aksi Sigap Dedi Mulyadi Saat Diajak Melanie Subono Bahas Nasib Gajah Sumatera di Bandung Zoo Tuai Pujian

Aksi Sigap Dedi Mulyadi Saat Diajak Melanie Subono Bahas Nasib Gajah Sumatera di Bandung Zoo Tuai Pujian

Respons cepat Dedi Mulyadi saat diajak Melanie Subono bahas nasib gajah Sumatera di Bandung Zoo menuai pujian. Fokus pada perbaikan kesejahteraan satwa.
Eropa Mulai Ikat Pinggang untuk Hadapi Krisis Energi

Eropa Mulai Ikat Pinggang untuk Hadapi Krisis Energi

Eropa mulai ikat pinggang dalam menghadapi krisis energi berkepanjangan seiring pasokan minyak dan gas yang semakin ketat akibat konflik geopolitik yang belum
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT