News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Memang Harus Cari Lailatul Qadar di Malam Ganjil 10 Hari Terakhir Ramadhan? Ini Jawaban Tegas Gus Baha

KH Ahmad Bahauddin Nursalim biasa disapa Gus Baha membahas secara detail mengenai keharusan mengencangkan amal ibadah di malam ganjil 10 hari terakhir Ramadhan.
Minggu, 9 Maret 2025 - 23:45 WIB
Gus Baha
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Universitas Gadjah Mada

tvOnenews.com - Siapa yang tidak menginginkan Lailatul Qadar? Malam 10 hari terakhir bulan Ramadhan menjadi spesial bagi umat Muslim seluruh dunia.

KH Ahmad Bahauddin Nursalim alias Gus Baha menjelaskan, malam Lailatul Qadar dijadikan waktu terbaik sebagai malam paling mulia yang terletak di 10 hari terakhir Ramadhan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, Gus Baha menyoroti persoalan keharusan memperbanyak amal ibadah, wajib digencarkan pada malam ganjil di antara 10 hari terakhir Ramadhan.

Malam ganjil 10 hari terakhir meliputi tanggal 21, 23, 25, 27, dan 29 Ramadhan. Menurut Gus Baha, Lailatul Qadar tidak bisa diprediksi kapan datangnya, hanya Allah yang Maha Mengetahui.

Potret Gus Baha
Potret Gus Baha
Sumber :
  • Istimewa

 

"Anggap aja Lailatul Qadar, gak harus ganjil, yang bilang harus ganjil ya siapa? Aneh-aneh aja," ujar Gus Baha dilansir tvOnenews.com dari channel YouTube Kajian Cerdas Official, Minggu (9/3/2025).

Gus Baha mengatakan, beberapa hadis riwayat memang mengarahkan kepada malam ganjil, namun bukan berarti mempersempit amal ibadah di malam yang tanggalnya genap.

Menurut Gus Baha, orang yang tidak pernah memutuskan amalan dan ibadahnya, sebagai upaya bersungguh-sungguh mencari Lailatul Qadar, bahkan bisa didapatkan sejak awal Ramadhan.

Lailatul Qadar Tidak Terikat Waktu

Ilustrasi berdoa di malam Lailatul Qadar
Ilustrasi berdoa di malam Lailatul Qadar
Sumber :
  • iStockPhoto

 

"Lailatul Qadar ya mulai awal Ramadhan, bahkan ada ulama yang bilang mulai Sya'ban," terang Gus Baha.

Kebanyakan orang-orang yang berpacu pada hadis riwayat, sehingga membuat mereka hanya mengencangkan ibadahnya di malam-malam yang terhitung ganjil saja.

Nasib ibadah di malam genapnya mengalami penurunan, dengan kata lain telah kendor. Seharusnya bulan Ramadhan menjadi momentum terbaik meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.

Hanya perkara malam ganjil, kata Gus Baha, cuma membentuk kondisi membuang kesempatan ibadahnya di hari-hari yang lainnya. Menurutnya, semua tanggal sangat istimewa.

Murid kesayangannya Mbah Moen itu memiliki pengalaman, kemudian membagikan kisahnya kepada para jemaah soal Lailatul Qadar.

Lailatul Qadar Bisa Datang Kapan Saja

Ilustrasi malam Lailatul Qadar
Ilustrasi malam Lailatul Qadar
Sumber :
  • iStockPhoto

 

Gus Baha menegaskan, Lailatul Qadar yang dipercaya pada malam ganjil sekali pun, sebenarnya bisa muncul kapan pun, tidak selalu terletak di bulan Ramadhan.

"Orang saya sering dapat Lailatul Qadar kadang bulan maulud kadang Dzulhijjah," jelas dia.

Ia mengibaratkan, orang yang memiliki harapan menggapai Lailatul Qadar hanya di malam ganjil bahkan di 10 hari terakhir Ramadhan, sama saja hanya ingin memperoleh Tunjangan Hari Raya (THR).

"Kalau orang dekat dengan Allah, ya Syawwal, Dzulqa'dah, Dzulhijjah ya dapet Lailatul Qadar," katanya.

Sebab, Lailatul Qadar memiliki keunggulan, waktu di mana Allah SWT menurunkan Al-Quran sekaligus menjadikan mukjizat yang diterima oleh Nabi Muhammad SAW.

Namun, Gus Baha menegaskan, Al-Quran diturunkan bukan sekadar di bulan Ramadhan. Hal ini berkaitan dengan wahyu terakhir yang diturunkan oleh Allah SWT terletak pada tanggal 9 Arafah, tepatnya di bulan Dzulhijjah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Quran itu turun Ramadhan aja atau pernah Syawwal? Terlalu memikirkan hal ini, malah bikin ribet diri sendiri," pungkasnya.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Borneo FC Bisa Salip Persib Hari Ini Jika Menang Atas Semen Padang? Ternyata Ada Aturan yang Bikin Maung Bandung Tetap di Puncak

Borneo FC Bisa Salip Persib Hari Ini Jika Menang Atas Semen Padang? Ternyata Ada Aturan yang Bikin Maung Bandung Tetap di Puncak

Borneo FC berpeluang samai poin Persib jika kalahkan Semen Padang, tapi belum tentu gusur Maung Bandung. Aturan head-to-head jadi penentu posisi puncak klasemen
Pemerintah Relokasi Warga Pasar Senen Dari Pinggir Rel ke Hunian Layak, Seskab Teddy Turun Tangan

Pemerintah Relokasi Warga Pasar Senen Dari Pinggir Rel ke Hunian Layak, Seskab Teddy Turun Tangan

Hunian baru ini dibangun sekitar 500 meter dari jalur rel dan dirancang tidak hanya sebagai tempat tinggal, tetapi juga kawasan layak huni dengan fasilitas lengkap.
Nasib Persib di Ujung Tanduk? 2 Tim Ini Diprediksi Bisa Jadi Batu Sandungan untuk Gagalkan Maung Bandung Raih Hattrick Juara

Nasib Persib di Ujung Tanduk? 2 Tim Ini Diprediksi Bisa Jadi Batu Sandungan untuk Gagalkan Maung Bandung Raih Hattrick Juara

Persib mulai tertekan usai dua hasil imbang beruntun. Lima laga sisa jadi penentuan, dengan Bhayangkara FC dan Persija berpotensi menggagalkan ambisi juara.
BPJS Ketenagakerjaan Jalin Kerja Sama Strategis dengan PP Muhammadiyah, Sasar Pekerja Rentan hingga UMKM

BPJS Ketenagakerjaan Jalin Kerja Sama Strategis dengan PP Muhammadiyah, Sasar Pekerja Rentan hingga UMKM

Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Saiful Hidayat, menyebut kerja sama dengan Muhammadiyah ini sebagai langkah penting untuk memperkuat sinergi lintas sektor.
Indonesia Bisa Jadi Tuan Rumah Laga Liga Inggris dan Serie A Sesuai Rencana FIFA Jika Syarat serta Skenario Ini Terpenuhi, Apa Saja?

Indonesia Bisa Jadi Tuan Rumah Laga Liga Inggris dan Serie A Sesuai Rencana FIFA Jika Syarat serta Skenario Ini Terpenuhi, Apa Saja?

FIFA siapkan aturan baru soal laga liga di luar negeri. Indonesia berpeluang jadi tuan rumah, tapi ada syarat berlapis yang wajib dipenuhi terlebih dahulu.
Dugaan Malapraktik di RS Muhammadiyah Medan, DPR Singgung Budaya Elitis Dokter: Jeruk Makan Jeruk Harus Dibongkar

Dugaan Malapraktik di RS Muhammadiyah Medan, DPR Singgung Budaya Elitis Dokter: Jeruk Makan Jeruk Harus Dibongkar

Menyoroti kasus dugaan malapraktik di RS Muhammadiyah Medan, DPR RI justru menyinggung masalah yang lebih dalam, yakni perihal budaya elitis di dunia kedokteran.

Trending

DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi tak mau kalah dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terkait kegiatan pembersihan ikan sapu-sapu.
Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Harta kekayaan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi suka berbagi kepada warga. Permintaan Kang Dedi Mulyadi (KDM) sebelum Gedung Sate jadi lokasi perayaan Persib
Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Penggemar voli Indonesia ramai-ramai ajak alihkan dukungan ke Hillstate setelah Red Sparks tidak memilih Megawati Hangestri untuk isi kuota pemain Asia V-League
FIFA Berencana Beri Lampu Hijau Kompetisi Domestik Digelar di Luar Negeri, Indonesia Berpotensi Jadi Tuan Rumah Laga Liga Inggris dan Serie A

FIFA Berencana Beri Lampu Hijau Kompetisi Domestik Digelar di Luar Negeri, Indonesia Berpotensi Jadi Tuan Rumah Laga Liga Inggris dan Serie A

FIFA siapkan aturan baru izinkan liga main satu laga di luar negeri per musim. Indonesia berpotensi hadirkan laga Liga Inggris hingga Serie A di Tanah Air.
John Herdman Full Senyum dengan Kabar Marselino Ferdinan, Timnas Indonesia Dapat Untungnya

John Herdman Full Senyum dengan Kabar Marselino Ferdinan, Timnas Indonesia Dapat Untungnya

Kabar melegakan datang dari Slovakia untuk pecinta sepak bola tanah air. Gelandang andalan Timnas Indonesia Marselino Ferdinan akhirnya kembali mencicipi atmosf
Jay Idzes jadi Pengeluaran Terbesar Sassuolo, Klub Serie A Itu Laporkan Merugi 38,7 Juta Euro di 2025

Jay Idzes jadi Pengeluaran Terbesar Sassuolo, Klub Serie A Itu Laporkan Merugi 38,7 Juta Euro di 2025

Tersimpan kisah menarik mengenai keberanian I Neroverdi dalam berinvestasi di bursa transfer, terutama untuk mendatangkan bek andalan Timnas Indonesia Jay Idzes
Megawati Hangestri Batal Reuni dengan Yeum Hye-seon! Red Sparks Umumkan Pemain Kuota Asia untuk V League Musim Depan

Megawati Hangestri Batal Reuni dengan Yeum Hye-seon! Red Sparks Umumkan Pemain Kuota Asia untuk V League Musim Depan

Peluang Megawati Hangestri untuk reuni dengan Yeum Hye-seon di Red Sparks pada V League musim depan sudah tertutup.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT