GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Naskah Ceramah Tarawih Ramadhan 2025: Meninggal di Bulan Ramadhan antara Karunia Besar atau Ujian

Berikut naskah ceramah Tarawih singkat untuk bahan kultur selama bulan Ramadhan 2025 mengambil tema antara keistimewaan dan ujian meninggal di bulan Ramadhan.
Rabu, 12 Maret 2025 - 00:13 WIB
Ilustrasi meninggal di bulan Ramadhan
Sumber :
  • Antara

tvOnenews.com - Naskah ceramah Tarawih menjadi bahan materi begitu penting bagi khatib yang mengisi waktu kultum dalam pelaksanaan shalat Tarawih.

Naskah ceramah Tarawih akan memberikan seputar pembahasan tentang perilaku, pengetahuan bahkan pelajaran kehidupan di tengah-tengah bulan Ramadhan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di bulan Ramadhan 2025, para jemaah shalat Tarawih setidaknya memperoleh pembekalan ilmu yang bermanfaat melalui naskah ceramah Tarawih disampaikan oleh khatib.

Naskah ceramah Tarawih ini bersifat singkat khusus tema untuk mengisi setiap pelaksanaan shalat Tarawih di bulan Ramadhan 2025.

Sementara, judul naskah ceramah Tarawih menjadi rekomendasi untuk khatib mengambil tema tentang meninggal di bulan Ramadhan.

Tema ini digadang-gadang mengandung keistimewaan jika meninggal di bulan suci.

Oleh karena itu, tvOnenews.com ingin membagikan konteks tentang meninggal di bulan Ramadhan melalui naskah ceramah Tarawih pada kali ini.

Berdasarkan hasil rangkuman tvOnenews.com dari NU Online, Quran Kemenag, dan sejumlah sumber lainnya, naskah ceramah Tarawih untuk Ramadhan 2025 ini berjudul "Meninggal di Bulan Ramadhan antara Karunia Besar atau Ujian".

Naskah Ceramah Tarawih Tema Meninggal di Bulan Ramadhan antara Karunia Besar atau Ujian

Ilustrasi mendengar ceramah Tarawih
Ilustrasi mendengar ceramah Tarawih
Sumber :
  • iStockPhoto

 

Bismillahirrahmanirrahim. Alhamdulillahi rabbil ‘alamin, was shalatu was salamu ‘ala asyrafil anbiya'i wal mursalin, sayyidina wa maulana Muhammadin, wa ‘ala alihi wa ashabihi ajma’in. Amma ba’du.

Hadirin yang dikaruniai Allah SWT

Segala puji bagi Allah kembali mempertemukan kita untuk bisa merasakan bulan suci Ramadhan. Bulan Ramadhan merupakan bulan penuh berkah, ampunan, dan rahmat.

Kita yang kembali bertemu di masjid yang mulia ini, semoga ibadah kita malam ini diterima oleh Allah subhanahu wa ta'ala, kita semua mendapat kekuatan untuk menjalankan ibadah dengan istiqomah hingga akhir Ramadhan pada tahun 2025.

Pada kesempatan yang mulia ini, izinkan saya menyampaikan sedikit tausiyah tentang meninggal di bulan Ramadhan. Banyak yang menyebutkan ada keistimewaan besar jika meninggal di bulan suci, namun ada juga mengatakan sebagai ujian.

Pertama-tama, khatib akan membicarakan keistimewaan bulan Ramadhan. Bulan Ramadhan memiliki kedudukan begitu tinggi dalam agama Islam. Beberapa keutamaannya menjadi keterangan dalam sejumlah hadis riwayat, Rasulullah SAW bersabda:

"Pintu surga dibuka dan pintu neraka ditutup." (HR. Bukhari & Muslim).

Melalui dalil Al-Quran dari redaksi Surat Al-Qadr Ayat 3, keistimewaan bulan Ramadhan lainnya paling dinanti-nantikan adalah Lailatul Qadar, Allah SWT berfirman:

لَيْلَةُ الْقَدْرِ ەۙ خَيْرٌ مِّنْ اَلْفِ شَهْرٍۗ

Artinya: "Malam Lailatul Qadar yang lebih baik dari seribu bulan." (QS. Al-Qadr, 97:3).

Ma'asyiral muslimin rahimahumullah

Setiap umat Muslim mengencangkan amalan dan ibadah pada bulan ini mendapatkan pahala yang berlipat ganda.

Karena keberkahan yang besar ini, meninggal di bulan Ramadhan memunculkan keyakinan dianggap mendapat kemuliaan bagi hamba yang terpilih. Apakah pernyataan tersebut benar?

Poin pertama, meninggal dalam keadaan berpuasa memberikan petunjuk sebagai tanda-tanda seseorang akan mendapatkan husnul khatimah, sebagaimana dalam hadis riwayat, Rasulullah SAW bersabda:

“Barang siapa yang akhir perkataannya adalah ‘Laa ilaaha illallah’ maka ia masuk surga.” (HR. Abu Dawud). Salah satu tanda husnul khatimah adalah wafat dalam keadaan ibadah.

Orang yang meninggal dalam keadaan berpuasa memiliki keistimewaan tersendiri, sebagaimana dalam hadis riwayat lainnya, Rasulullah SAW bersabda:

“Sesungguhnya orang yang mati dalam keadaan berpuasa, akan diberikan pahala puasanya sampai hari kiamat.” (HR. Ahmad).

Hal ini menunjukkan bahwa kematian di bulan Ramadhan dapat menjadi tanda husnul khatimah bagi orang-orang yang beriman dan bertakwa.

Poin kedua, perspektif meninggal di bulan Ramadhan mengarahkan ada karunia besar sebagai keutamaan besar diraih oleh orang mukmin yang meninggal dunia.

Bagi seorang mukmin, wafat di bulan Ramadhan digadang-gadang akan memperoleh karunia besar. Hal ini mengingatkan karena beberapa alasan sebagai berikut:

"Diampuni dosa-dosanya jika ia wafat dalam keadaan beriman" (HR. Muslim).

Karunia besar lainnya jika wafat saat berpuasa, dianggap mati syahid dalam perspektif Islam. Kemudian, bulan Ramadhan adalah bulan keberkahan, yang dapat membantu meringankan siksa kubur. Selanjutnya, jika wafat di malam Lailatul Qadar, maka pahalanya lebih baik dari seribu bulan.

Keutamaan ini menjadikan kematian di bulan Ramadhan sebagai rahmat besar bagi orang yang beriman.

Sidang shalat Tarawih yang berbahagia

Tidak hanya seputar keistimewaan saja, khatib akan membahas perspektif meninggal di bulan Ramadhan adalah sebuah ujian.

Di sisi lain, bagi keluarga yang ditinggalkan, kematian di bulan Ramadhan bisa menjadi ujian berat. Kehilangan orang tercinta di bulan suci sering kali mendatangkan kesedihan mendalam.

Islam mengajarkan agar kita bersabar dan berprasangka baik kepada Allah, sebagaimana tertuang dalam Surat Al-Baqarah Ayat 155, Allah SWT berfirman:

وَلَنَبْلُوَنَّكُمْ بِشَيْءٍ مِّنَ الْخَوْفِ وَالْجُوْعِ وَنَقْصٍ مِّنَ الْاَمْوَالِ وَالْاَنْفُسِ وَالثَّمَرٰتِۗ وَبَشِّرِ الصّٰبِرِيْنَ

Artinya: "Sesungguhnya Kami akan menguji kamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan. Dan berikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang sabar." (QS. Al-Baqarah: 155).

Selanjutnya tentang perspektif ujian mengarahkan dalam pembahasan sikap Muslim menghadapi kematian di bulan Ramadhan.

Sebagai umat Islam, kita setidaknya harus memperbanyak doa agar mendapat husnul khatimah, mendoakan orang yang telah wafat, agar dosa-dosanya diampuni oleh Allah, memanfaatkan bulan Ramadhan untuk beribadah dan mempersiapkan diri menghadapi kematian.

Hadirin yang dirahmati Allah

Demikianlah khatib menyampaikan sedikit tentang meninggal dunia di bulan Ramadhan. Meninggal di bulan Ramadhan dapat menjadi karunia besar bagi yang wafat dalam keadaan beriman dan bertakwa. Namun, bagi yang ditinggalkan, ini bisa menjadi ujian kesabaran yang harus dihadapi dengan keikhlasan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kita tidak tahu kapan ajal menjemput, maka persiapkan diri dengan amal saleh dan memohon husnul khatimah kepada Allah. Semoga kita semua mendapat keberkahan di bulan Ramadhan dan meraih ridha Allah hingga akhir hayat. Aamiin.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dirjen Dukcapil Dorong Banyumas dan Depok Jadi Role Model Transformasi IKD Perkuat Digitalisasi Perlinsos

Dirjen Dukcapil Dorong Banyumas dan Depok Jadi Role Model Transformasi IKD Perkuat Digitalisasi Perlinsos

Audiensi perkenalan dua kepala dinas yang baru untuk Disdukcapil Banyumas dan Disdukcapil Kota Depok ini dipimpin langsung oleh Dirjen Dukcapil Teguh Setyabudi
Potensi Belanja Jor-joran Red Sparks Kian Besar Setelah Lalui Musim yang Suram, Megawati Hangestri Jadi Target Teratas?

Potensi Belanja Jor-joran Red Sparks Kian Besar Setelah Lalui Musim yang Suram, Megawati Hangestri Jadi Target Teratas?

Setelah melalui periode yang mengecewakan, Red Sparks disebut akan bergerak agresif di bursa transfer musim depan. Nama Megawati Hangestri jadi daftar teratas?
Lebih Menyatu dengan SF-26, Lewis Hamilton Percaya Diri Bawa Ferrari Kompetitif di F1 2026

Lebih Menyatu dengan SF-26, Lewis Hamilton Percaya Diri Bawa Ferrari Kompetitif di F1 2026

Lewis Hamilton mengaku musim ini situasinya jauh berbeda dibanding tahun pertamanya bersama tim Ferrari. 
Rizky Ridho Absen dan Paulo Ricardo Cedera, Persija Jakarta Andalkan Kedalaman Skuad Lawan PSM Makassar

Rizky Ridho Absen dan Paulo Ricardo Cedera, Persija Jakarta Andalkan Kedalaman Skuad Lawan PSM Makassar

Pelatih Persija, Mauricio Souza, menegaskan ambisinya untuk mengamankan tiga poin saat menjamu PSM Makassar pada lanjutan pekan ke-22 Super League 2025/2026.
Bukan Cuma Anjlok, Dua Tiang Listrik Ikut Ambruk Imbas Kecelakaan Kereta Bandara dan Truk Semen di Perlintasan Poris-Batuceper

Bukan Cuma Anjlok, Dua Tiang Listrik Ikut Ambruk Imbas Kecelakaan Kereta Bandara dan Truk Semen di Perlintasan Poris-Batuceper

Bukan cuma anjlok, dua tiang listrik ikut ambruk imbas dari kecelakaan antara kereta bandara dan truk semen di perlintasan Poris-Batuceper, Tangerang, pada Jumat (20/2/2026). 
Bantu Pemain Jalani Puasa, Persib Bandung Resmi Terapkan Jadwal Latihan Malam Selama Ramadan

Bantu Pemain Jalani Puasa, Persib Bandung Resmi Terapkan Jadwal Latihan Malam Selama Ramadan

Persib menggeser waktu latihan menjadi malam hari selama bulan Ramadan. Kebijakan ini sudah diterapkan tim pelatih sejak dua musim sebelumnya.

Trending

Sudah Resmi Jalani Proses Naturalisasi, Penyerang Ini Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk Berduet dengan Ole Romeny di FIFA Series 2026?

Sudah Resmi Jalani Proses Naturalisasi, Penyerang Ini Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk Berduet dengan Ole Romeny di FIFA Series 2026?

Striker naturalisasi baru berpeluang dipanggil John Herdman untuk FIFA Series 2026. Duet lini depan Timnas Indonesia diprediksi makin tajam dan jadi ancaman.
Eks Kapten Jerman Berdarah Surabaya Buka Pintu ke Timnas Indonesia, Bisa Gantikan Posisi Thom Haye

Eks Kapten Jerman Berdarah Surabaya Buka Pintu ke Timnas Indonesia, Bisa Gantikan Posisi Thom Haye

Nama Laurin Ulrich tengah dikaitkan dengan Timnas Indonesia setelah performanya terus menanjak di kompetisi Jerman. Gelandang berdarah Surabaya itu masuk radar?
Sudah Ada di Indonesia, 4 Pemain Naturalisasi Ini Dipanggil John Herdman untuk Gantikan Thom Haye di Timnas Indonesia?

Sudah Ada di Indonesia, 4 Pemain Naturalisasi Ini Dipanggil John Herdman untuk Gantikan Thom Haye di Timnas Indonesia?

Thom Haye dipastikan absen di FIFA Series John Herdman punya empat opsi naturalisasi yang sudah ada di Indonesia untuk memperkuat lini tengah Timnas Indonesia
Loalah, Pelatih Bulgaria Ternyata Fasih Berbahasa Indonesia, Ini Rekam Jejaknya bersama Persija, Persipura, hingga Timnas

Loalah, Pelatih Bulgaria Ternyata Fasih Berbahasa Indonesia, Ini Rekam Jejaknya bersama Persija, Persipura, hingga Timnas

Kehadiran Timnas Bulgaria di ajang FIFA Series 2026 di Indonesia membawa cerita tersendiri. Sosok pelatihnya Aleksandar Dimitrov bukan nama asing bagi publik ..
Kapolres Bima Kota dan Istri Kompak Pakai Narkoba, AKBP Didik Putra Kuncoro Bahkan Sudah Kecanduan Sejak...

Kapolres Bima Kota dan Istri Kompak Pakai Narkoba, AKBP Didik Putra Kuncoro Bahkan Sudah Kecanduan Sejak...

Kapolres Bima Kota nonaktif AKBP Didik Putra Kuncoro dan istrinya bernama Miranti Afriana ternyata aktif mengonsumsi narkoba.
Mardiono Digugat Tokoh PPP Jawa Barat ke PN Jakpus Terkait Penunjukkan Uu Ruhzanul Ulum sebagai DPW PPP Jabar

Mardiono Digugat Tokoh PPP Jawa Barat ke PN Jakpus Terkait Penunjukkan Uu Ruhzanul Ulum sebagai DPW PPP Jabar

Dewan Pengurus Pusat Partai Persatuan Pembanguna (PPP) dengan Ketua Umum Mardiono digugat tokoh PPP Jawa Barat.
Setelah Casey Stoner, Valentino Rossi Ikut Kecam Keputusan MotoGP Coret Sirkuit Phillip Island

Setelah Casey Stoner, Valentino Rossi Ikut Kecam Keputusan MotoGP Coret Sirkuit Phillip Island

Legenda MotoGP, Valentino Rossi ikut memberikan komentar terkait resmi dihapusnya Sirkuit Phillip Island pada kalender 2027 nanti.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT