GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Astaghfirullah, Berani Maksiat di Malam Lailatul Qadar, Memang Dosanya Setara Seribu Bulan? Kata Buya Yahya

Malam lailatul qadar menjadi momen yang sangat istimewa lantaran nilainya lebih baik dari seribu bulan. Apakah dosa maksiat di malam lailatul qadar akan dilipatgandakan?
Selasa, 18 Maret 2025 - 23:39 WIB
Potret Buya Yahya
Sumber :
  • Tangkapan Layar YouTube Al Bahjah TV

tvOnenews.com - Malam lailatul qadar menjadi momen yang sangat istimewa lantaran nilainya lebih baik dari seribu bulan.

Allah menyiapkan malam lailatul qadar untuk diraih oleh hamba-Nya yang senantiasa menghidupkan malam saat bulan Ramadhan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jangan sampai melewatkan kesempatan emas lailatul qadar yang datang di Ramadhan tahun ini.

Lantas, bagaimana nasib mereka yang melakukan maksiat saat malam lailatul qadar? Apakah dosanya akan dilipatgandakan?

Potret Buya Yahya
Potret Buya Yahya
Sumber :
  • Tangkapan Layar YouTube Al Bahjah TV

 

Dosa di Malam Lailatul Qadar

Dilansir tvOnenews.com dari tayangan YouTube Al Bahjah TV, Buya Yahya mula-mula menegaskan sifat Allah yang Maha Kasih kepada setiap hamba-Nya.

"Kita urusan sama dzat yang Maha Kasih, Allah Maha Kasih yang akan menghitung dari sisi kebaikan," ungkap Buya Yahya pada tayangan YouTube Al Bahjah TV.

Menurut Buya Yahya, tidak ada riwayat yang menyebutkan bahwa maksiat di lailatul qadar akan mendapatkan dosa setara seribu bulan.

"Adapun kejahatan tersebut akan dihitung seribu bulan, oh tidak, Allah Maha Pengampun," ujarnya.

Namun, tetap saja melakukan maksiat di malam mulia merupakan sebuah kejahatan yang sangat besar.

"Akan tetapi, apakah kejahatan malam itu jadi sejahat-jahatnya kejahatan, oh iya," kata Buya Yahya.

Dosa Semakin Besar

Maksiat bisa menjadi semakin berat jika dilakukan dalam keadaan tertentu.

"Karena kejahatan akan semakin jahat jika dilakukan oleh siapa orangnya, kapan waktunya dan di mana tempatnya," tegas Buya Yahya.

Misalnya, sebuah dosa yang dilakukan orang biasa tentu masih lebih ringan dibanding dosa yang dilakukan oleh orang alim.

"Sebuah kejahatan dilakukan orang biasa ya jahat, tapi di saat dilakukan seorang alim lebih jahat lagi," tutur Buya Yahya.

Dosa yang dilakukan di dalam masjid lebih besar lagi.

"Orang melakukan dosa di luar Ramadhan dosa, di Ramadhan lebih dosa lagi, memang lebih jelek," tegasnya.

Apalagi di malam lailatul qadar, melakukan maksiat adalah sebuah kejahatan yang sangat besar.

"Orang melakukan kejahatan di selain di lailatul qadar adalah jelek, di malam lailatul qadar lebih jelek," kata Buya Yahya.

Potret Buya Yahya
Potret Buya Yahya
Sumber :
  • Tangkapan Layar YouTube Al Bahjah TV

 

Namun tetap tidak disebutkan adanya balasan seribu bulan dosa bagi orang yang maksiat di malam lailatul qadar.

"Akan tetapi untuk seribu bulan kejahatan tidak ada, tidak dijelaskan, tidak disebutkan," ujarnya.

Dan ini menurut Buya Yahya merupakan salah satu tanda kebaikan yang Allah tunjukan kepada hamba-Nya.

"Allah Maha Kasih seperti halnya orang niat baik dikasih 1, tapi niat jahat enggak ditulis, Allah Maha Kasih," ungkap Buya Yahya.

Akan tetapi ini jangan sampai dijadikan alasan untuk menganggap remeh dosa.

"Bukan berarti ngentengin, oh tetap keji, orang bulan Ramadhan, sudah menduga malam lailatul qadar kok dia masih jahat, berarti sama seperti dia tidak rindu kemuliaan," kata Buya Yahya.

Perlu diwaspadai soal keimanan jika ada orang yang sudah menduga malam itu adalah malam lailatul qadar tapi tetap bermaksiat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Bahkan berarti bisa jadi orang seperti itu sudah runtuh keimanan," ucap Buya Yahya.

"Mungkin yang keropos imannya," pungkasnya. (far/kmr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Suporter Australia Ikhlas Jika Luke Vickery Pilih Bela Timnas Indonesia: Kami Punya Banyak Pemain di Posisinya

Suporter Australia Ikhlas Jika Luke Vickery Pilih Bela Timnas Indonesia: Kami Punya Banyak Pemain di Posisinya

Luke Vickery kabarnya sudah jalin komunikasi dengan pelatih John Herdman, publik Australia ikhlas jika sang striker memilih untuk memperkuat Timnas Indonesia.
BMKG Peringatkan Hujan Lebat hingga Sangat Lebat di Sejumlah Kota, Jakarta dan Surabaya Berpotensi Disertai Petir

BMKG Peringatkan Hujan Lebat hingga Sangat Lebat di Sejumlah Kota, Jakarta dan Surabaya Berpotensi Disertai Petir

BMKG peringatkan potensi hujan lebat hingga sangat lebat di sejumlah kota, Jakarta dan Surabaya berpotensi hujan petir.
Timnas Indonesia U-17 Masuk Grup Neraka di Piala Asia 2026, Legenda Ajax Amsterdam Beri Petuah Khusus

Timnas Indonesia U-17 Masuk Grup Neraka di Piala Asia 2026, Legenda Ajax Amsterdam Beri Petuah Khusus

Kepala pemandu bakat PSSI, Simon Tahamata, angkat suara menjelang Timnas Indonesia U-17 tampil di Piala Asia. Ia menyampaikan dorongan moral buat pemain muda.
Anak Riza Chalid Dituntut 18 Tahun Penjara dan Rp 13,4 Triliun, Muhammad Kerry Adrianto Riza: Saya Tidak Terlibat

Anak Riza Chalid Dituntut 18 Tahun Penjara dan Rp 13,4 Triliun, Muhammad Kerry Adrianto Riza: Saya Tidak Terlibat

Anak Riza Chalid dituntut 18 tahun penjara dan ganti rugi Rp 13,4 triliun dalam kasus korupsi minyak Pertamina, begini respons Muhammad Kerry.
Dikalahkan China 0-7, Simon Tahamata Tegaskan Timnas Indonesia U-17 Belum Tunjukkan Kekuatan Asli

Dikalahkan China 0-7, Simon Tahamata Tegaskan Timnas Indonesia U-17 Belum Tunjukkan Kekuatan Asli

Kepala pemandu bakat PSSI, Simon Tahamata, angkat bicara setelah Timnas Indonesia U-17 meraih hasil kurang memuaskan dalam agenda uji coba melawan China.
Kabar Baik untuk PNS! Menkeu Purbaya Siapkan Rp55 Triliun: Awal Puasa THR Disalurkan

Kabar Baik untuk PNS! Menkeu Purbaya Siapkan Rp55 Triliun: Awal Puasa THR Disalurkan

Kabar baik disampaikan Menkeu Purbaya untuk  aparatur sipil negara (ASN) atau PNS. Pasalnya, Menkeu Purbaya menyiapkan anggaran sebesar Rp55 triliun

Trending

Anak Riza Chalid Dituntut 18 Tahun Penjara di Kasus Korupsi Minyak Mentah

Anak Riza Chalid Dituntut 18 Tahun Penjara di Kasus Korupsi Minyak Mentah

Jaksa Penuntut Umum dalam sidang mengatakan, anak pengusaha Riza Chalid, Muhammad Kerry Adrianto Riza dituntut hukuman 18 tahun penjara.
Ramalan Zodiak 14 Februari 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Zodiak 14 Februari 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Simak ramalan zodiak 14 Februari 2026 untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Prediksi cinta, karier, dan keuangan di Hari Valentine.
Dibungkam Yolla Yuliana Cs, Pelatih Jakarta Pertamina Enduro Ungkap Biang Kerok Megawati Hangestri Cs Tekan Kekalahan

Dibungkam Yolla Yuliana Cs, Pelatih Jakarta Pertamina Enduro Ungkap Biang Kerok Megawati Hangestri Cs Tekan Kekalahan

Tim yang diperkuat Megawati Hangestri, Jakarta Pertamina Enduro, menelan pil pahit pada pertandingan perdana mereka pada seri ke-6 Proliga 2026 di Bojonegoro
Ramalan Zodiak 14 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Ramalan Zodiak 14 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Simak ramalan zodiak 14 Februari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Prediksi lengkap soal cinta, karier, dan keuangan di Hari Valentine.
Fix, Ini 3 Asisten Pelatih Lokal Timnas Indonesia yang Dampingi John Herdman

Fix, Ini 3 Asisten Pelatih Lokal Timnas Indonesia yang Dampingi John Herdman

Nova Arianto disebut menjadi satu dari tiga pelatih lokal yang dipercaya mendampingi John Herdman di Timnas Indonesia. Saat ini, sudah ada tiga nama yang resmi
Terungkap, Alasan Utama Polda Sulawesi Selatan Cabut Status Tersangka Eks Calon Wali Kota Palopo Putri Dakka

Terungkap, Alasan Utama Polda Sulawesi Selatan Cabut Status Tersangka Eks Calon Wali Kota Palopo Putri Dakka

Terungkap, alasan utama Ditreskrimum Polda Sulawesi Selatan cabut status tersangka eks calon Wali Kota Palopo, Putriana Hamda Dakka alias Putri Dakka terkait
Buntut Purbaya Pastikan Ketersediaan Anggaran Rp59 T untuk BPJS, PDIP: Jangan Ada Alasan Lagi RS Menolak!

Buntut Purbaya Pastikan Ketersediaan Anggaran Rp59 T untuk BPJS, PDIP: Jangan Ada Alasan Lagi RS Menolak!

Buntut Menkeu Purbaya menyatakan 3 bulan ke depan BPJS masih bisa berjalan normal, karena anggarannya ada Rp 59 T. Ternyata menyita perhatian PDIP
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT