News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Naskah Khutbah Jumat Singkat 21 Maret 2025: Meninggal Menjelang Lebaran, Tanda Husnul Khatimah?

Tema naskah khutbah Jumat singkat untuk bahan materi khatib shalat Jumat, 21 Maret 2025 bertajuk meninggal dunia menjelang Lebaran disebut husnul khatimah.
Kamis, 20 Maret 2025 - 20:26 WIB
Ilustrasi mendoakan orang meninggal dunia menjelang Lebaran
Sumber :
  • iStockPhoto

tvOnenews.com - Naskah khutbah Jumat menentukan kesempurnaan pelaksanaan shalat Jumat.

Setiap khatib yang bertugas wajib membaca naskah khutbah Jumat dalam sesi ceramah sebelum dimulainya pelaksanaan shalat Jumat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dilansir dari Gramedia, naskah khutbah Jumat memiliki sejumlah manfaat di dalamnya, seperti mengandung informasi, ajakan, nasihat, memberikan pujian kepada Allah.

Tak hanya itu, naskah khutbah Jumat bersifat sebagai peringatan untuk selalu menjauhi segala keburukan dan mengajak jemaah shalat Jumat bertakwa kepada Allah SWT.

Oleh karena itu, ketakwaan dan keimanan menjadi aspek terpenting sebelum menghadapi kematian.

Naskah khutbah Jumat singkat ini membahas apakah meninggal dunia menjelang Lebaran akan mengalami husnul khatimah. Tema ini menjadi bahan rekomendasi khatib untuk pelaksanaan shalat Jumat, 21 Maret 2025.

Lantas, seperti apa naskah khutbah Jumat singkat dengan tema bertajuk "Meninggal Menjelang Lebaran, Tanda Husnul Khatimah?" akan dibahas di bawah ini!

Ilustrasi jemaah mendengar naskah khutbah Jumat disampaikan khatib shalat Jumat
Ilustrasi jemaah mendengar naskah khutbah Jumat disampaikan khatib shalat Jumat
Sumber :
  • ANTARA/Yulius Satria Wijaya

 

Naskah Khutbah Jumat Singkat Tema Meninggal Menjelang Lebaran, Tanda Husnul Khatimah?

الحَمْدُ لِلهِ الَّذِي أَكْرَمَنَا بِالْإِسْلَامِ، وَأَعَزَّنَا بِهِ قُوَّةً وَإِيْمَانًا، وَأَلَّفَ بَيْنَ قُلُوْبِنَا فَجَعَلَنَا أَحِبَّةً وَإِخْوَانًا، وَأَشْهَدُ أَن لَّا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، أَنْزَلَ كِتَابَهُ هُدًى وَرَحْمَةً وَتِبْيَانًا، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ، هَدَى اللهُ بِهِ مِنَ الضَّلَالَةِ، وَعَلَّمَ بِهِ مِنَ الْجَهَالَةِ، وَأَعَزَّ بِهِ بَعْدَ الذِّلَّةِ، وَكَثَّرَ بِهِ بَعْدَ القِلَّةِ، صَلَّى اللهُ عَلَيهِ وَسَلَّمَ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ الَّذِينَ كَانُوا لَهُ عَلَى الْحَقِّ إِخْوَانًا وَأَعْوَانًا؛ أَمَّا بَعْدُ.

عِبَادَ اللهِ، أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِيْ بِتَقْوَى اللهِ عَزَّ وَجَلَّ حَيْثُ قَالَ تَبَارَكَ وَتَعَالَى، أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ: يَا أَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوا اتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنْتُمْ مُّسْلِمُوْنَ.

يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالًا كَثِيرًا وَنِسَاءً وَاتَّقُوا اللَّهَ الَّذِي تَسَاءَلُونَ بِهِ وَالْأَرْحَامَ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيبًا.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَقُولُوا قَوْلًا سَدِيدًا يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا.

Pertama-tama, marilah kita senantiasa menanamkan rasa syukur telah dilimpahkan kenikmatan oleh Allah SWT sebelum berakhirnya Ramadhan dan masih berkumpul di masjid tercinta ini untuk menunaikan shalat Jumat.

Tak lupa, marilah kita melantunkan sholawat serta salam tercurahkan kepada junjungan kita, Baginda Nabi Muhammad SAW. Tanpa beliau, mungkin kita masih menghadapi kerugian di zaman Jahiliyah.

Sidang Jumat rahimahumullah

Idul Fitri adalah momen yang sangat dinantikan oleh umat Islam setelah sebulan penuh menjalankan ibadah puasa Ramadhan. Namun, tidak sedikit dari saudara-saudara kita yang dipanggil Allah SWT sebelum sempat merayakan hari kemenangan ini.

Hal ini sering kali menimbulkan pertanyaan apakah meninggal menjelang Lebaran merupakan tanda husnul khatimah?

Sebagai umat Islam, kita wajib memahami bahwa kematian adalah ketetapan Allah yang tidak bisa diprediksi. Namun, agama Islam memberikan sejumlah tanda yang dapat menunjukkan apakah seseorang meninggal dalam keadaan baik husnul khatimah atau tidak.

Kita bisa mengingat bahwa sesungguhnya kematian adalah kepastian, sebagaimana tertuang dalam Surat Al-Ankabut Ayat 57, Allah SWT berfirman:

كُلُّ نَفْسٍ ذَاۤىِٕقَةُ الْمَوْتِۗ ثُمَّ اِلَيْنَا تُرْجَعُوْنَ

Artinya: "Setiap yang bernyawa pasti akan merasakan kematian. Kemudian, hanya kepada Kami kamu dikembalikan." (QS. Al-Ankabut, 29:57)

Ayat ini mengingatkan kita bahwa kematian adalah takdir yang pasti bagi setiap makhluk. Tidak ada seorang pun yang bisa menentukan kapan, di mana, dan dalam keadaan bagaimana dirinya akan wafat. 

Oleh karena itu, hal yang paling penting bukanlah kapan seseorang meninggal, melainkan dalam kondisi seperti apa ia berpulang ke hadapan Allah SWT.

Kemudian, Rasulullah SAW memberikan beberapa petunjuk mengenai tanda-tanda seseorang yang meninggal dalam keadaan husnul khatimah, di antaranya:

1. Mengucapkan Kalimat Tauhid saat Wafat

Rasulullah SAW bersabda:

"Barang siapa yang akhir perkataannya adalah 'La ilaha illallah' maka ia akan masuk surga." (HR. Abu Dawud, no. 3116)

2. Meninggal dalam Keadaan Beribadah

Orang yang wafat saat sedang beribadah atau setelah menjalankan amal saleh memiliki tanda husnul khatimah, misalnya seseorang yang meninggal setelah melaksanakan shalat, membaca Al-Quran, atau berbuat kebaikan.

3. Meninggal dalam Keadaan Berpuasa

Rasulullah SAW bersabda bahwa seseorang yang wafat dalam keadaan berpuasa akan masuk surga melalui pintu Ar-Rayyan:

"Sesungguhnya di surga ada satu pintu yang disebut Ar-Rayyan, yang akan dimasuki oleh orang-orang yang berpuasa pada hari kiamat." (HR. Bukhari & Muslim).

4. Meninggal pada Hari atau Malam Jumat

Rasulullah SAW bersabda:

"Tidaklah seorang Muslim meninggal pada hari Jumat atau malam Jumat, kecuali Allah akan menjaganya dari fitnah kubur." (HR. Ahmad, no. 6543)

5. Meninggal Menjelang Lebaran, Pertanda Baik?

Bulan Ramadhan adalah bulan penuh rahmat dan ampunan. Banyak orang yang wafat setelah menjalankan ibadah puasa selama sebulan penuh, memperbanyak istighfar, serta meningkatkan amal kebaikan.

Jika seseorang meninggal setelah menjalani Ramadan dengan ikhlas dan penuh keimanan, maka hal ini bisa menjadi pertanda baik bagi dirinya.

Namun, kita perlu mengingat bahwa, yang menentukan husnul khatimah bukanlah waktu kematian seseorang, melainkan kualitas amal dan ibadahnya sepanjang hidup.

Pelajaran dari Kematian Menjelang Lebaran

Kematian adalah pengingat bagi yang masih hidup. Dari kejadian meninggalnya seseorang menjelang hari raya, kita dapat mengambil beberapa hikmah:

1. Mengingat Kematian untuk Memperbaiki Diri

Mengingat kematian dapat mendorong kita untuk lebih banyak beribadah, beristighfar, dan menjauhi maksiat. Rasulullah SAW bersabda:

"Perbanyaklah mengingat pemutus kenikmatan, yaitu kematian." (HR. Tirmidzi, no. 2307)

2. Lebaran adalah Momentum Memaafkan

Idul Fitri bukan hanya tentang kemenangan setelah Ramadhan, tetapi juga tentang saling memaafkan. Meninggalnya seseorang menjelang Lebaran mengingatkan kita untuk selalu memperbaiki hubungan dengan sesama sebelum ajal menjemput.

3. Mendoakan Orang yang Telah Wafat

Islam mengajarkan bahwa doa dari orang yang masih hidup dapat meringankan beban orang yang telah meninggal. Oleh karena itu, mari kita senantiasa mendoakan saudara-saudara kita yang telah berpulang ke rahmatullah.

Ma'asyiral muslimin rahimahumullah

Demikianlahh sesi khutbah Jumat pertama dalam kesempatan ini. Kematian menjelang Lebaran bisa menjadi tanda husnul khatimah jika seseorang telah menjalani hidupnya dengan penuh ketakwaan.

Namun, bukan waktu wafat yang menentukan nasib seseorang di akhirat, melainkan amal ibadahnya selama hidup di dunia.

Oleh karena itu, mari kita jadikan momen ini sebagai pengingat untuk selalu meningkatkan kualitas ibadah, memperbanyak istighfar, dan menyiapkan diri menghadapi kematian dengan husnul khatimah. 

Semoga Allah SWT memberikan kita akhir kehidupan yang baik dan menerima semua amal ibadah kita. Aamiin.

إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهْ وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ. وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ. أَمَّا بَعْدُ؛

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

(hap)

Sumber Referensi: Quran Kemenag, Buku Fiqh Sunnah karya Sayyid Sabiq & Kitab Riyadhus Shalihin karya Imam Nawawi.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Banyak pihak yang sama sekali tidak menyangka bahkan kecewa berat melihat Korea Selatan tampil melempem di babak penyisihan grup Piala Dunia 2026 ini. Mengapa?
PAN Kerap Diplesetkan Partai Artis Nasional, Zulhas Contohkan Eko Patrio dan Uya Kuya yang Punya Talenta Luar Biasa

PAN Kerap Diplesetkan Partai Artis Nasional, Zulhas Contohkan Eko Patrio dan Uya Kuya yang Punya Talenta Luar Biasa

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan, menyinggung soal partainya kerap dikaitkan dengan singkatan Partai Artis Nasional.
Kekeringan Landa Tiga Kabupaten di Jawa Tengah, BNPB Minta Warga Hemat Air

Kekeringan Landa Tiga Kabupaten di Jawa Tengah, BNPB Minta Warga Hemat Air

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan bahwa sejumlah wilayah di Jawa Tengah kini mulai merasakan dampak kekeringan akibat masuknya musim kemarau. 
Terungkap Identitas Pelaku Penganiayaan Caddy Golf di Tangerang, Apakah Pejabat Publik? Ini Fakta Sebenarnya

Terungkap Identitas Pelaku Penganiayaan Caddy Golf di Tangerang, Apakah Pejabat Publik? Ini Fakta Sebenarnya

Kasi Humas Polres Metro Tangerang Kota, AKP Iwan Heristiawan mengungkap pelaku penganiayaan terhadap caddy golf bukan pejabat publik, tetapi pekerja wiraswasta.
Jadwal Piala Dunia Tanggal 28 Juni 2026: Ada Laga Big Match Portugal dan Argentina di Minggu Pagi!

Jadwal Piala Dunia Tanggal 28 Juni 2026: Ada Laga Big Match Portugal dan Argentina di Minggu Pagi!

Di tengah sengitnya atmosfer persaingan di tanah Amerika Utara, perhatian utama pencinta sepak bola dunia tertuju pada dua tim raksasa, Portugal dan Argentina.
Ancaman Mengerikan Ari Lasso Jika Dearly Joshua Selingkuh, Singgung Soal Kematian Sampai Ditegur Luna Maya

Ancaman Mengerikan Ari Lasso Jika Dearly Joshua Selingkuh, Singgung Soal Kematian Sampai Ditegur Luna Maya

Kisah asmara musisi Ari Lasso dan Dearly Joshua kembali menjadi sorotan publik setelah pernyataan sang penyanyi dalam sebuah obrolan podcast viral di media sosial.

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT