News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sosok Dai 3T Asal Bogor ini Punya Kisah Dakwah Targetkan Warga Muslim di Pedalaman Toraja Utara

Mumu Nazmudin (36), Dai asal Bogor menjadi peserta program Dai Terdepan, Terluar, Tertinggal (3T) Kementerian Agama (Kemenag) berdakwah di wilayah Toraja Utara.
Kamis, 20 Maret 2025 - 20:59 WIB
Dai 3T di pedalaman Toraja
Sumber :
  • Kemenag

Jakarta, tvOnenews.com - Seorang Dai asal Bogor menjadi peserta program Dai Terdepan, Terluar, Tertinggal (3T) Kementerian Agama (Kemenag) bernama Mumu Nazmudin (36).

Mumu Nazmudin sebagai Dai 3T menceritakan ia memiliki pengalaman dakwah luar biasa menyasar ke umat Muslim berada di daerah pedalaman di Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mumu Nazmudin menjalani tugasnya sejak 27 Februari 2025, dengan meliputi sejumlah daerah, seperti di To' Karau Kecamatan Sesean dan Baladatu Lembang, Kecamatan Rantebua.

Mumu menggunakan cara dakwahnya dengan membimbing umat Muslim di pedalaman di dua daerah tersebut, meskipun harus melalui rintangan yang begitu sulit saat menuju lokasi dakwahnya.

Mumu harus terbang dari Jakarta menuju Makassar. Setelah itu, ia menggunakan jalur darat dengan membutuhkan 14 jam untuk sampai ke Toraja Utara.

"Toleransi di sini luar biasa. Muslim memang tidak sebanyak kelompok lain, tetapi masyarakat, baik Muslim maupun non-Muslim, sangat menjunjung tinggi sikap saling menghormati. Saya benar-benar salut," ungkap Mumu Nazmudin kepada wartawan dikutip, Kamis (20/3/2025).

Mumu tidak menyangka saat dua hari sebelum Ramadhan tiba, ia mempunyai pengalaman luar biasa ketika berada di sebuah warung makan.

Penjual di warung makan tersebut menuntun Mumu agar menyantap makanan di warung makan berbasis Muslim, tepatnya berada di seberang jalan.

Pemilik warung tersebut mengetahui Mumu adalah seorang Muslim karena dilihat dari penampilannya menggunakan peci. Dai asal Bogor itu terenyuh atas sikapnya meneguhkan toleransi beragama mewakili persatuan di wilayah Toraja Utara.

Ia mengalami kendala bahasa selama berdakwah di bulan Ramadhan. Untuk anak-anak, masih mengerti apa yang disampaikan olehnya, sedangkan warga melebihi usia 40 tahun menjadi tantangan sebenarnya.

Namun demikian, kendala bahasa dialami warga yang sudah tua memunculkan pemahaman bahwa, dakwah Islam di wilayah 3T harus berkembang untuk menciptakan kedamaian dan toleransi.

Umat Muslim di Toraja Utara, kata Mumu, harus mengarungi kebutuhan spiritualnya dalam kondisi kekurangan tempat ibadah karena hanya memiliki 21 masjid dan musholah di daerah tersebut.

Mumu menjelaskan ia sudah melakukan banyak interaksi selama proses berdakwah kepada anak-anak. Caranya kian sukses dengan melalui pendekatan terhadap teman sebayanya masing-masing.

Ia juga akan berdakwah secara daring untuk masyarakat pedalaman tersebut apabila sudah kembali ke daerah asalnya, yakni Bogor.

"Selain itu, saya mengajak anak-anak di daerah ini untuk menempuh pendidikan agama di Jawa. Keluarga hanya perlu menanggung tiket perjalanan, selebihnya akan saya tangani," jelasnya.

Mumu Nazmudin sukses membentuk suasana damai dan toleran. Hal ini membuktikan keberhasilannya sebagai dai yang mengabdi dengan cara berdakwah di wilayah 3T.

Sementara, Dirjen Bimas Islam Kemenag, Abu Rokhmad mengapresiasi kepada Mumu Nazmudin dan dai yang mengabdi di wilayah 3T. Bagi dia, para dai memiliki kontribusi yang tidak sembarangan saat menyebarkan ajaran agama Islam.

"Kami sangat mengapresiasi perjuangan para dai yang telah mengorbankan waktu, tenaga, dan pikiran demi memastikan nilai-nilai Islam yang rahmatan lil alamin tersebar luas. Mereka juga berperan penting dalam menjaga kerukunan antarumat beragama serta menjunjung tinggi moderasi beragama," pungka Abu Rokhmad.

Pada periode 2025, Kemenag RI menyebarkan 1.000 dai dan daiyah. Mereka terdiri dari berbagai daerah untuk bertugas di wilayah 3T.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Untuk diaspora Indonesia di luar negeri terutama di Jerman, Australia, dan Selandia Baru akan mendapat bimbingan dari lima dai yang ditugaskan Kemenag RI. Sebab, mereka telah menyabet juara MTQ di tingkat nasional.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

3 Kebiasaan Kecil Bikin Cepat Sukses Menurut Chandra Putra Negara

3 Kebiasaan Kecil Bikin Cepat Sukses Menurut Chandra Putra Negara

Berikut 3 kebiasaan kecil yang bisa bikin cepat sukses menurut Chandra Putra Negara.
5 Bahaya Narkoba bagi Kesehatan Mental yang Sering Diabaikan, WHO Ungkap Dampaknya Bisa Bertahan Seumur Hidup

5 Bahaya Narkoba bagi Kesehatan Mental yang Sering Diabaikan, WHO Ungkap Dampaknya Bisa Bertahan Seumur Hidup

Bahaya narkoba bagi kesehatan mental tidak hanya menyebabkan kecanduan, tetapi juga meningkatkan risiko depresi, psikosis, hingga bunuh diri. Simak penjelasan lengkap
Cinta Buta Berujung Maut: Istri Jadi Otak Pembunuhan Berencana Bos Bengkel di Arcawinangun Purwokerto

Cinta Buta Berujung Maut: Istri Jadi Otak Pembunuhan Berencana Bos Bengkel di Arcawinangun Purwokerto

Misteri kematian tragis seorang lanjut usia pemilik bengkel kendaraan di Kelurahan Arcawinangun, Purwokerto Timur, Kabupaten Banyumas, akhirnya terkuak.
Lantik Pengurus ALTI Jawa Tengah, Wamendagri Bima Dorong Trail Run Jadi Penggerak Ekonomi Daerah

Lantik Pengurus ALTI Jawa Tengah, Wamendagri Bima Dorong Trail Run Jadi Penggerak Ekonomi Daerah

Wamendagri mendorong pengurus ALTI yang baru untuk memperkuat pembinaan olahraga trail run sekaligus menjadikannya sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi daerah.
Inter Milan Dibuat Pusing, Rencana Boyong Curtis Jones Terganjal Harga Tinggi dari Liverpool

Inter Milan Dibuat Pusing, Rencana Boyong Curtis Jones Terganjal Harga Tinggi dari Liverpool

Upaya Inter Milan memboyong Curtis Jones dari Liverpool menghadapi hambatan besar. Perbedaan nilai transfer yang dipatok kedua klub membuat peluang kian kecil.
Mengungkap Penyebab Kematian Dokter Icha, Penjaga IGD RS Leona yang Diduga Diintimidasi Oknum DPRD TTU

Mengungkap Penyebab Kematian Dokter Icha, Penjaga IGD RS Leona yang Diduga Diintimidasi Oknum DPRD TTU

Penyebab kasus kematian dr Eliza Princila Utami Pakaenoni atau Dokter Icha diduga diintimidasi oleh tiga oknum anggota DPRD TTU, NTT diungkap pihak keluarga.

Trending

Farhan Halim Jadi Rebutan Volimania Korea Usai Bawa Timnas Voli Indonesia Juara AVC Men's Cup 2026, Minta Abroad di V-League

Farhan Halim Jadi Rebutan Volimania Korea Usai Bawa Timnas Voli Indonesia Juara AVC Men's Cup 2026, Minta Abroad di V-League

Farhan Halim mendadak menjadi perbincangan hangat volimania Korea Selatan usai tampil gemilang membawa Timnas Voli Indonesia juara AVC Men's Cup 2026.
Pensiunan Kemlu Tuntut Hak Pembayaran Gaji Pokok, Mahkamah Konstitusi: Pemerintah Harus Bantu

Pensiunan Kemlu Tuntut Hak Pembayaran Gaji Pokok, Mahkamah Konstitusi: Pemerintah Harus Bantu

Mahkamah Konstitusi menggelar Pengucapan Putusan Nomor 177/PUU-XXIV/2026 tentang Pengujian Pasal 40 ayat (1) dan ayat (2) UU No. 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara
Ramalan Keuangan Shio 1 Juli 2026: Tikus dan Monyet Ada Sinyal Positif

Ramalan Keuangan Shio 1 Juli 2026: Tikus dan Monyet Ada Sinyal Positif

Ramalan keuangan shio 1 Juli 2026 hadir lengkap dengan angka hoki! Siapa shio yang buka bulan baru dengan cuan paling kencang dan siapa yang perlu strategi dulu?
BREAKING NEWS Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara

BREAKING NEWS Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara

Menteri Pendidikan, Kebudayaan Riset dan Teknologi periode 2019–2024 Nadiem Makarim divonis tahun penjara dalam kasus dugaan korupsi Chromebook PN Jakarta Pusat
Boy Arnez Singgung Reidel Toiran, Sebut Kunci Jadi MVP di AVC Men's Cup 2026

Boy Arnez Singgung Reidel Toiran, Sebut Kunci Jadi MVP di AVC Men's Cup 2026

Outside Hitter Timnas Voli Indonesia, Boy Arnez Arabi menyebutkan bahwa Reidel Toiran menjadi salah satu kunci dirinya bisa menjadi MVP di AVC Men's Cup 2026.
Kapten Belanda Kecewa, Anak Patrick Kluivert Disorot setelah Gagal Penalti: Belanda Angkat Koper dari Piala Dunia 20262026

Kapten Belanda Kecewa, Anak Patrick Kluivert Disorot setelah Gagal Penalti: Belanda Angkat Koper dari Piala Dunia 20262026

Langkah Belanda dipastikan terhenti: tiga eksekutor penalti mereka, termasuk anak kandung mantan pelatih Timnas Indonesia Patrick Kluivert yakni Justin Kluivert
Jurnalis Belanda Sebut Tim Geypens Bakal Pamit Jelang Timnas Indonesia Tampil di Piala AFF 2026: Kesepakatan Tak Tercapai

Jurnalis Belanda Sebut Tim Geypens Bakal Pamit Jelang Timnas Indonesia Tampil di Piala AFF 2026: Kesepakatan Tak Tercapai

Bursa transfer musim panas di Eropa hadirkan kabar mengejutkan bagi Timnas Indonesia. Bek Garuda, Tim Geypens, dikabarkan berpisah dengan klubnya, FC Emmen.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT