News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Masih Ingat Gus Dur Humor ke Soeharto? Tawari Pilih Cara Shalat Tarawih NU Lama atau NU Baru, Tak Disangka Pak Harto...

Kisah humor Gus Dur berkelakar kepada Soeharto sempat mencuat bikin warganet ngakak akibat Pak Harto ditawari cara shalat Tarawih pakai NU lama atau NU baru.
Minggu, 23 Maret 2025 - 21:15 WIB
Sosok Soeharto & Gus Dur
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Kisah Presiden ke-4 RI KH Abdurrahman Wahid alias Gus Dur bersama Presiden ke-2 RI Soeharto terkait cara shalat Tarawih sempat mencuri perhatian publik.

Gus Dur dan Soeharto saat itu sedang menikmati momentum kebersamaannya di suatu kesempatan pada bulan suci Ramadhan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak disangka, Gus Dur lagi-lagi berkelakar dan menjadikan Soeharto sebagai targetnya. Gus menawarkan jumlah rakaat shalat Tarawih apakah memakai cara Nahdlatul Ulama (NU) lama atau cara NU baru.

Lantas, seperti apa kisah humor Gus Dur menawarkan cara shalat Tarawih kepada Soeharto? Yuk simak penjelasannya di bawah ini!

Kisah Kelakar Gus Dur kepada Soeharto soal Cara Shalat Tarawih

Soeharto dan Gus Dur
Soeharto dan Gus Dur
Sumber :
  • Istimewa

 

Dilansir tvOnenews.com dari NU Online lewat rujukan buku Ngakak Bareng Gus Dur karya Muhammad Wahab Hasbullah, Gus Dur saat itu mendapat undangan dari Soeharto untuk meneghadiri buka puasa bersama.

Gus Dur menerima dan menghhadiri undangan itu, bahkan beliau menikmati buka puasa bersama Soeharto. Kiai Asrowi kebetulan mendampinginya pergi ke Jalan Cendana Jakarta.

Mereka pun langsung bergegas shalat Maghrib berjamaah setelah menikmati momentum buka puasa bersama. Kemudian, keduanya saling berdialog sembari minum secangkir kopi, teh, dan makanan.

Soeharto tidak ingin membuang momentum kebersamaannya dengan Gus Dur tiba-tiba bertanya, "Gus Dur sampai malam di sini?."

Namun, Gus Dur tidak memiliki banyak waktu karena memiliki agenda yang begitu padat, sehingga harus mengunjungi acara lain setelah menghadiri buka puasa bersama.

"Oh, iya ya ya silaken. Tapi kiainya kan di tinggal disini, ya?," tanya Soeharto kepada Gus Dur.

Pada momen inilah, bapak pluralisme itu mulai menunjukkan sisi humornya. Ia tiba-tiba menyinggung cara shalat Tarawih yang akan dilakukan oleh Soeharto.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebab, Gus Dur tampaknya tidak bisa mengerjakan Tarawih bersama Soeharto, namun akan diwakilkan oleh Kiai Asrowi untuk menjadi imam shalat sunnah tersebut.

"Shalat Tarawihnya nanti itu ngikutin NU lama atau NU baru?," tanya Gus Dur sambil humor kepada Soeharto.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT