News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

'Muak' sama Satu Budaya di Belanda, Ragnar Oratmangoen Akui Lebih Nyaman di Indonesia sebagai Mualaf: Di sana Mereka Mudah ...

Secara umum, kebanyakan orang Belanda memiliki budaya berbeda dengan Indonesia. Hal inilah yang dipahami Ragnar Oratmangoen, pemain mualaf Timnas Indonesia.
Senin, 24 Maret 2025 - 10:21 WIB
Muak' sama Satu Budaya di Belanda, Ragnar Oratmangoen Akui Lebih Nyaman di Indonesia sebagai Mualaf: Di sana Mereka Mudah ....
Sumber :
  • AFC

Jakarta, tvOnenews.com- Timnas Indonesia menghadirkan berbagai pemain terbaik, salah satunya Ragnar Oratmangoen

Salah satu pemain naturalisasi Timnas Indonesia yang lahir di Belanda. Besar di sana, tak selalu membuatnya merasa nyaman.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Secara umum, kebanyakan orang Belanda memiliki budaya berbeda dengan Indonesia. Hal inilah yang dipahami Ragnar Oratmangoen, pemain mualaf Timnas Indonesia. 

Muak  sama Satu Budaya di Belanda, Ragnar Oratmangoen Akui Lebih Nyaman di Indonesia sebagai Mualaf: Di sana Mereka Mudah ....
Muak' sama Satu Budaya di Belanda, Ragnar Oratmangoen Akui Lebih Nyaman di Indonesia sebagai Mualaf: Di sana Mereka Mudah ....
Sumber :
  • AFC

 

Selama bermain di Timnas Indonesia, ia pun menyadari perbedaan itu hingga merasa tak nyaman. Apabila dibandingkan dengan negara kelahirannya, Belanda.

Satu Budaya buat Tak Nyaman Wak Haji

Ada satu budaya orang Belanda yang dimaksud Ragnar Oratmangoen buat tak nyaman, ialah mudah sekali untuk menjudge atau menghakimi seseorang. 

Terlebih kata Ragnar yang disapa Wak Haji itu sebut dalam hal perbedaan keyakinan. Sangatlah nampak, belum sebebas di Indonesia soal adzan atau ibadah shalat.

"Indonesia mayoritas beragama islam, dan bagaimana pandangan kamu jika dibandingkan dengan eropa yang cukup bebas?," tanya Mamat ke Ragnar tayang dari YouTube Soccer77, beberapa waktu lalu, dikutip Senin (24/3/2025).

"Sebenarnya tidak begitu sulit di Belanda. Namun kamu tidak akan sebebas yang diinginkan," jawab Ragnar Oratmangoen.

"Sebab mereka orang Belanda sangat mudah mengjudge (menghakimi) orang lain, berbeda dengan saya Indonesia," jelas Wak Haji itu.

Latar Belakang Ragnar Oratmangoen 

Perlu diketahui, Ragnar Oratmangoen merupakan pemain naturalisasi dan berstatus mualaf. Sosoknya dengan ciri khasnya yang ramah dan murah senyum.

Bahkan pernah viral video Wak Haji, soal hobi senyum karena bagian menjalankan amalan sunnah Nabi Muhammad SAW. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW:

«تَبَسُّمُكَ فِي وَجْهِ أَخِيكَ لَكَ صَدَقَةٌ»

“Senyummu di depan saudaramu adalah sedekah bagimu” (Sahih, HR Tirmidzi no 1956). (dikutip dari laman NU online).

Buat terkagum dengan sikapnya, ternyata Pemain FCV Dender itu berlatar belakang keluarga nasrani, tapi tetap semangat untuk mempelajari Islam hingga putuskan mualaf. 

Dalam ceritanya, Wak Haji mengungkapkan alasan merasa lebih nyaman dan menyenangkan di Indonesia karena tingkat toleransi yang tinggi.

Alasan Ragnar Oratmangoen Suka Indonesia 

Dalam ceritanya, Ragnar Oratmangoen mengaku kalau di Indonesia bisa bebas, dalam arti bisa kapanpun mendengar suara Adzan.

"Di saat mereka melihat kita, bisa saja mereka berpikir yang bukan-bukan. Sementara saya di sini bisa bebas. Mendengarkan adzan setiap kali saya keluar," jelasnya menambahkan.

"Di sini (Indonesia) sangat baik, lebih baik dan juga menyenangkan. Bahkan di sini juga, kita tidak akan dihakimi dengan apa yang kita percaya," ucap Wak Haji.

Pada tahun 2008, Ragnar Oratmangoen pernah jadi bagian dari klub Top Soss Youth Belanda dan kemudian pindah ke tim muda NEC Nicmegen. Lalu memulai karier profesionalnya pada musim 2017/2018 di klub divisi kedua Liga Belanda, FCC OSS.

Wak Haji yang bernama lengkap Ragnar Anthonius Maria Oratmangoen kelahiran 21 Januari 1998. Ternyata, Oratmangoen merupakan marga di Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku.   

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diketahui, Ragnar menjadi pemain pinjaman dari FC Groningen. Berstatus pinjaman, Oratmangoen langsung menjadi pemain inti di Fortuna Sittard, kini menghuni peringkat sembilan klasemen dari 18 tim.(klw)

    

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Presiden Prabowo Puji Langkah Pemprov Jateng Borong Bus Listrik Lokal: Terima Kasih Kepada Gubernur Jawa Tengah

Presiden Prabowo Puji Langkah Pemprov Jateng Borong Bus Listrik Lokal: Terima Kasih Kepada Gubernur Jawa Tengah

Presiden Prabowo Subianto memberikan apresiasi khusus kepada Pemerintah Provinsi Jawa Tengah atas dukungannya terhadap industri otomotif lokal. 
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 11 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 11 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak besok 11 April 2026 untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Peluang finansial dan strategi tepat.
Ramalan Keuangan Zodiak 11 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 11 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 11 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Ketahui peluang finansial dan strategi mengelola uang.
Trump Minta Netanyahu Redam Serangan ke Lebanon demi Kelancaran Dialog dengan Iran

Trump Minta Netanyahu Redam Serangan ke Lebanon demi Kelancaran Dialog dengan Iran

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengungkapkan bahwa dirinya telah menjalin komunikasi dengan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, untuk meredam intensitas serangan militer di Lebanon. 
Hujan Es Guyur Kota Malang, BPBD Minta Warga Tak Panik dan Pahami Fenomena Alam

Hujan Es Guyur Kota Malang, BPBD Minta Warga Tak Panik dan Pahami Fenomena Alam

Masyarakat Kota Malang, Jawa Timur, diimbau untuk tetap tenang dalam menghadapi fenomena hujan es yang melanda wilayah tersebut pada Kamis (9/4/2026) siang. 
Dua Anak Tewas Diduga karena Tenggelam di Ponorogo Jatim, Polisi Lakukan Penyelidikan

Dua Anak Tewas Diduga karena Tenggelam di Ponorogo Jatim, Polisi Lakukan Penyelidikan

Kepolisian Sektor (Polsek) Siman tengah mendalami peristiwa tragis yang menimpa dua anak berinisial MA dan MF. 

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 11 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 11 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak besok 11 April 2026 untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Peluang finansial dan strategi tepat.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Gunung Semeru yang menjulang setinggi 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik. 
Menhub Dudy Purwagandhi: Kenaikan Tiket Pesawat Tak Boleh Melewati Ambang 13 Persen

Menhub Dudy Purwagandhi: Kenaikan Tiket Pesawat Tak Boleh Melewati Ambang 13 Persen

Menteri Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi melarang keras maskapai penerbangan menaikkan harga tiket melampaui batas atas 13 persen. 
Hujan Es Guyur Kota Malang, BPBD Minta Warga Tak Panik dan Pahami Fenomena Alam

Hujan Es Guyur Kota Malang, BPBD Minta Warga Tak Panik dan Pahami Fenomena Alam

Masyarakat Kota Malang, Jawa Timur, diimbau untuk tetap tenang dalam menghadapi fenomena hujan es yang melanda wilayah tersebut pada Kamis (9/4/2026) siang. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT