News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Astaghfirullah, Berzina di Bulan Ramadhan, Memang Dosanya Bisa Diampuni? Buya Yahya Jawab Tegas Kalau…

Zina menjadi termasuk perbuatan dalam golongan dosa besar. apakah dosa zina di bulan Ramadhan dapat diampuni oleh Allah SWT? Kata Buya Yahya...
Sabtu, 29 Maret 2025 - 23:52 WIB
Potret Buya Yahya
Sumber :
  • Tangkapan Layar YouTube Al Bahjah TV

tvOnenews.com - Zina menjadi termasuk perbuatan dalam golongan dosa besar, apalagi bila dilakukan di bulan Ramadhan.

Zina yang dimaksud yaitu berhubungan intim yang bukan dengan mahram-nya atau bukan suami istri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bahkan, pasangan suami istri dilarang melakukan hubungan intim di siang hari saat bulan ramadhan dengan sadar dan sengaja, sudah termasuk dosa besar.

Lantas, apakah dosa zina di bulan Ramadhan dapat diampuni oleh Allah SWT?

Hukum Islam Bagi Dosa Zina di Bulan Ramadhan

Dilansir tvOnenews.com dari tayangan YouTube Al-Bahjah TV, Buya Yahya menjawab pertanyaan dari salah satu jamaah dalam kajian tersebut.

Berbuat zina di bulan ramadhan termasuk dalam dosa yang besar. 

Seseorang yang berbuat dosa harus mengkafarat atau membayarnya, namun persoalan dasarnya bukan itu.

Dalam kajiannya, Buya Yahya menjelaskan hukum kafara hanya berlaku untuk laki-laki. 

Kafarat yang dimaksud yaitu mengganti, menutupi, membayar, memperbaiki atau menebus kesalahan yang sengaja dilakukan. Misalnya, membatalkan puasa dengan berzina.

Membayar kafarat atas dosa zina dapat dilakukan dengan cara memerdekakan seorang budak, berpuasa selama dua bulan berturut-turut, atau dengan memberi makan 60 orang miskin.

Sedangkan kafarat untuk seorang perempuan, jika dirinya masih perawan, kemudian melakukan zina maka perempuan itu harus dihukum cambuk sebanyak 100 kali, lalu ia diasingkan ke tempat yang jauh.

Tujuannya dari hukum tersebut adalah agar nama perempuan itu menjadi baik kembali dan di tempat yang baru itu dia tidak dikenal sebagai seorang pezina.

Sedangkan bagi orang yang sudah menikah atau memiliki pasangan yang halal, kemudian mereka berzina, apalagi di bulan ramadhan, maka hukumannya adalah dirajam sampai mati.

Namun, Buya Yahya juga memberikan catatan bahwa hukuman cambuk dan rajam hanya bisa dilakukan jika ada kesaksian dan pengakuan atas perbuatan zina yang dilakukan oleh orang yang bersangkutan.

Taubat Bagi Seseorang Berbuat Dosa Zina

Buya Yahya menegaskan sekaligus mengingatkan, cukuplah dosa zina itu dipendam dan hanya diketahui oleh kita saja.

Kemudian mintalah ampunan dari Allah. Oleh karena itu, persoalan yang lebih penting dari kafara zina adalah bagaimana seseorang menyadari dosa yang telah ia diperbuat.

“Buang semua yang ada hubungannya dengan laki-laki atau perempuan itu, apa yang menjadikan anda teringat dengan laki-laki/perempuan itu buang semuanya,” ujarnya.

“Kalau perlu anda bakar, mestinya begitu, kita harus serius,” imbuhnya.

Lalu di masa depan, orang tersebut bisa melupakan dan menjauhkan dirinya dari segala sesuatu baik pikiran atau perasaan yang berhubungan dengan masa lalu tersebut.

“Kalau anda taubat bahkan anda akan menjadi benci dengan kejadian itu, kalau sudah ada tanda itu berarti anda benar dalam bertaubat,” ujarnya.

“Tetapi kalau katanya taubat ternyata masih menyimpan hadiah/barang dari pemberiannya, anda dusta, anda bohong,” tambahnya.

Kemudian segeralah bertaubat dengan sungguh-sungguh, maka Allah SWT akan mengampuni dosa kita.

“Pengampunan Allah SWT sangat luas kepada siapapun yang punya masalah, ayo serius minta ampun kepada Allah SWT,” ucap Buya Yahya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kalau Anda serius dalam bertaubat maka ketahuilah bahwa Allah SWT maha pengampun,” jelas Buya Yahya.

“Taubat itu kan serius yang melihat Allah bukan orang lain, bukan derai air mata yang dilihat oleh manusia, akan tetapi jeritan di hati anda disaat anda menghadap Allah SWT,” tandasnya. (udn/kmr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadwal Siaran Langsung SEA V Cup 2026: Tanpa Megawati Hangestri, Timnas Voli Putri Indonesia Langsung Uji Nyali

Jadwal Siaran Langsung SEA V Cup 2026: Tanpa Megawati Hangestri, Timnas Voli Putri Indonesia Langsung Uji Nyali

Jadwal siaran langsung SEA V Cup 2026 yang akan mulai bergulir pada akhir pekan ini, di mana Timnas Voli Putri Indonesia akan uji nyali melawan Thailand.
Datangi Polda Sulawesi Selatan, Bupati Gowa Bersaksi dalam Kasus Pengadaan Seragam Sekolah

Datangi Polda Sulawesi Selatan, Bupati Gowa Bersaksi dalam Kasus Pengadaan Seragam Sekolah

Secara koperatif Bupati Kabupaten Gowa Sitti Husniah Talenrang mendatangi Kantor Polda Sulawesi Selatan memenuhi panggilan sebagai saksi atas kasus dugaan tindak pidana korupsi pengadaan 20 ribuan seragam sekolah SD dan SMP tahun anggaran 2025 senilai Rp16 miliar lebih.
Jadwal 16 Besar Taipei Open 2026: Leo/Daniel Lawan Kuda Hitam, Ada 10 Wakil Indonesia Main

Jadwal 16 Besar Taipei Open 2026: Leo/Daniel Lawan Kuda Hitam, Ada 10 Wakil Indonesia Main

Jadwal babak 16 besar Taipei Open 2026, di mana ada sejumlah wakil Indonesia yang akan beraksi termasuk Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin.
Nasib Program MBG akan Diputus MK Kamis Ini

Nasib Program MBG akan Diputus MK Kamis Ini

Hari ini, Kamis (30/7), Mahkamah Konstitusi (MK) menjadwalkan sidang pengucapan putusan atau ketetapan gugatan program Makan Bergizi Gratis (MBG). 
4 Shio yang Tiba-tiba Dapat Rezeki Nomplok pada 31 Juli 2026, Anjing Paling Untung

4 Shio yang Tiba-tiba Dapat Rezeki Nomplok pada 31 Juli 2026, Anjing Paling Untung

Ramalan keuangan shio 31 Juli 2026 membongkar 4 shio yang tiba-tiba dapat rezeki nomplok, lengkap angka hoki serta shio paling untung sepanjang hari Jumat ini.
AS-Saudi Serang Irak, PM Irak Gelar Pertemuan Dewan Keamanan

AS-Saudi Serang Irak, PM Irak Gelar Pertemuan Dewan Keamanan

Menanggapi serangan udara yang dilancarkan oleh AS dan Saudi terhadap fasilitas milisi Syiah, Perdana Menteri Irak Ali Faleh Al-Zaidi akan mengadakan pertemuan darurat Dewan Keamanan Nasional pada Rabu. Pernyataan ini dilansir dari Badan Keamanan pemerintah Irak.

Trending

Uang Rp1,2 Miliar Raib Sekejap, Polisi Ringkus Spesialis Gembos Ban di Bogor, Sisa Uangnya Cuman Sebegini

Uang Rp1,2 Miliar Raib Sekejap, Polisi Ringkus Spesialis Gembos Ban di Bogor, Sisa Uangnya Cuman Sebegini

Polisi Tim Subdirektorat Reserse Mobile (Resmob) Ditreskrimum Polda Metro Jaya membekuk seorang pria berinisial SA (53), anggota komplotan pencuri spesialis gembos ban dan pecah kaca. 
Terbongkar, 50 Adegan Rekonstruksi Ungkap Detik-detik Maut Kasus Santri Terbakar di Lombok Tengah

Terbongkar, 50 Adegan Rekonstruksi Ungkap Detik-detik Maut Kasus Santri Terbakar di Lombok Tengah

Misteri kasus kebakaran yang menimpa sejumlah santri di sebuah pondok pesantren di wilayah Kecamatan Batukliang, Kabupaten Lombok Tengah, mulai menemui titik terang. 
Viral di Media Sosial Tukang Martabak Mini di Jakarta Selatan Jadi Korban Pencurian, Dua Ponsel untuk Kado Ulang Tahun Anak Raib

Viral di Media Sosial Tukang Martabak Mini di Jakarta Selatan Jadi Korban Pencurian, Dua Ponsel untuk Kado Ulang Tahun Anak Raib

Viral di media sosial @wargajakarta.id sebuah video memperlihatkan tukang martabak mini menjadi korban pencurian.
Marak Kepala Daerah Terjaring OTT KPK, DPR Singgung Biaya Politik hingga Kewenangan Jadi Akar Masalah Korupsi

Marak Kepala Daerah Terjaring OTT KPK, DPR Singgung Biaya Politik hingga Kewenangan Jadi Akar Masalah Korupsi

Wakil Ketua Komisi II DPR RI Dede Yusuf menyinggung tingginya biaya politik, persoalan pendapatan, dan besarnya kewenangan menjadi akar persoalan korupsi di daerah.
Nasib Program MBG akan Diputus MK Kamis Ini

Nasib Program MBG akan Diputus MK Kamis Ini

Hari ini, Kamis (30/7), Mahkamah Konstitusi (MK) menjadwalkan sidang pengucapan putusan atau ketetapan gugatan program Makan Bergizi Gratis (MBG). 
Momen Pelajar SMAN 1 Plus Matauli Berbaur dengan Puluhan Militer dari 5 Negara

Momen Pelajar SMAN 1 Plus Matauli Berbaur dengan Puluhan Militer dari 5 Negara

SMAN 1 Plus Matauli Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara (Sumut) mendadak didatangi tamu berupa 35 personel militer yang berasal Amerika Serikat, Kanada, Jerman, dan Australia.
Lewat Program Desa Emas, Vini Menyulap Diri Jadi Insipirasi Pelaku UMKM

Lewat Program Desa Emas, Vini Menyulap Diri Jadi Insipirasi Pelaku UMKM

Vini pemilik Riva Cake di Bogor merupakan pelaku UMKM yang mengikuti berbagai program pelatihan diantaranya dari Yayasan Indonesia Setara (YIS).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT