News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mudik Lebaran dan Mudik Akhirat, UAH: Inilah Hikmah di Balik Perjalanan Pulang Kampung

Arus kendaraan pemudik masih terus mengalir. Ustaz Adi Hidayat (UAH) berikan hikmah di balik perjalanan pulang kampung dalam tradisi mudik Lebaran. Bahkan UAH ingatkan perjalanan ke akhirat kelak.
Minggu, 30 Maret 2025 - 10:30 WIB
Suasana Antrean Pemudik Motor yang Akan Memasuki Pelabuhan
Sumber :
  • dok Pelindo

tvOnenews.com - Arus kendaraan pemudik masih terus mengalir di Jalur Pantai Utara (Pantura) Cirebon, Jawa Barat, pada Sabtu malam atau H-2 Lebaran 2025, dengan kondisi lalu lintas ramai lancar.

Di Jalur Pantura Kota Cirebon yang juga ruas arteri itu, kendaraan roda dua masih mendominasi arus mudik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pemudik yang melintas jalan itu, sebagian besar berasal dari wilayah Jabodetabek dengan tujuan berbagai daerah di Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Berdasarkan data Dishub Kota Cirebon, 135 ribu kendaraan sudah melintasi ruas arteri tersebut dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah, Sabtu, sejak pukul 00.00 hingga 20.00 WIB.

Kendaraan roda dua masih mendominasi arus mudik di Jalur Pantura Cirebon dengan jumlah yang melintas mencapai 123.328 unit.

Dalam Islam, mudik bukan hanya sekadar perjalanan pulang, tetapi juga bagian dari ibadah sosial yang bernilai pahala. Islam mengajarkan pentingnya menjaga hubungan baik dengan keluarga dan kerabat.

Bahkan Ustaz Adi Hidayat dalam ceramahnya mengingatkan bahwa mudik tak jarang menyisakan hikmah dan pesan-pesan yang sangat mendalam.

Dalam bahasa Arab, Ustaz Adi Hidayat menjelaskan bahwa mudik artinya adalah kembali ke tempat asal yang disebut terukur.

“Dan diderivasikan dari kata ada, ada yaudu ida adalah mudik kembali ke tempat asal,” kata UAH sebagaimana dikutip tvOnenews.com  pada Minggu (30/3/2025) dari Kanal YouTube Adi Hidayat Official.

Oleh karena itu, setiap muslim haruslah ingat bahwa tempat berpulang kita sejatinya adalah ketika kembali kepada Allah subhanahu wa Ta'Ala.

“Disebut oleh Alquran dengan kata ma'ad tempatnya ada yaudu edan tempatnya,” kata Ustaz Adi Hidayat.

Dalam suasana mudik lebaran yang menjadi tradisi setiap tahunnya,  orang-orang kerap menyiapkan bekal terbaik untuk pulang.

“Maka ini memberikan kesan kepada kita untuk belajar bahwa untuk bekal pulang level dunia saja kita menyiapkannya dengan serius sungguh-sungguh maka bagaimana dengan kampung akhirat kita yang sesungguhnya itu tempat sejati dan abadi kita untuk berpulang?,” ujar Ustaz Adi Hidayat.

Semua dari kita nantinya akan pulang mudik kembali ke asal mula kita diciptakan.

“Mudik kembali ke kampung akhirat, mudik untuk berjumpa menghadap Sang pencipta Allah subhanahu wa ta'ala,” kata UAH.

Sementara, dari kemacetan yang terjadi selama mudik, sejati mengingatkan kita akan antrean manusia saat yaumul hisab.

“Dari situasi mudik ini kalau sekarang ada kemacetan sekarang ada kesulitan di perjalanan ada keringat perlu lelah mengantre dan lain sebagainya maka di akhirat nanti bukan hanya drama lagi tapi segala yang sejati sungguh terjadi.

“Kepadatan kepenatan menunggu hisab antrean saat kita mudik berpulang keharibaan Allah subhanahu wa ta'ala, persoalan terbesar apakah bekal kita cukup?” tanya UAH.

Maka, seperti layaknya mudik di dunia, Ustaz Adi Hidayat mengingatkan setiap muslim untuk lebih serius mempersiapkan bekal untuk mudik ke akhirat.

“Agar nanti rumah kita insya Allah di surga tertata rapi indah dan kita disambut oleh para malaikat, karena dengan bekal yang terbaik itu ada janji kenikmatan paripurna yang bisa kita rasakan,” ujar UAH.

“Malaikat datang menyambut di setiap titian pintu surga dan mengatakan selamat Anda sabar dalam mencari bekal untuk pulang sekarang,” tambahnya.

Jika bekal di dunia cukup, maka nanti silakan menikmati tempat terindah.

“Silakan nikmati tempat terindah yang telah disajikan dan belum pernah dijamah oleh makhluk Allah manapun yang pernah berkehidupan Qur'an surah ke-13 arradu di ayat ke-24,” tutup UAH.

Itulah pesan yang bisa diambil dari tradisi mudik Lebaran dimana dalam Islam memiliki nilai yang sangat positif karena berkaitan dengan silaturahmi dan mempererat hubungan keluarga. Namun, dalam pelaksanaannya, seorang Muslim harus memperhatikan adab-adab Islam agar perjalanan mudik menjadi berkah dan bermanfaat. Dengan niat yang baik, kesabaran, serta sikap yang santun di jalan, mudik dapat menjadi ibadah yang bernilai pahala. Sementara jauh dari itu antrean mudik dan bekal yang disiapkan bisa mengingatkan setiap manusia akan bekal yang harus disiapkan ketika akan pulang k akhirat.

Semoga perjalanan mudik kita selalu diberkahi dan membawa kebahagiaan bagi diri sendiri serta orang-orang tercinta serta dapat mempersiapkan bekal yang cukup untuk perjalanan ke akhirat. Aamiin.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

(put)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Klasemen Akhir Voli Asian Games 2026: Kena Comeback Iran, Indonesia Gagal Geser Thailand dari Posisi Runner Up Pool B

Klasemen Akhir Voli Asian Games 2026: Kena Comeback Iran, Indonesia Gagal Geser Thailand dari Posisi Runner Up Pool B

Klasemen akhir voli Asian Games 2026 usai Timnas Voli Indonesia gagal amankan tiket ke babak perempat final karena kalah dari Iran di laga terkahir fase grup.
Curi Poin Timnas Indonesia, Tan Cheng Hoe Optimistis Malaysia Bisa Kalahkan Singapura Demi Lolos Final FIFA ASEAN Cup 2026

Curi Poin Timnas Indonesia, Tan Cheng Hoe Optimistis Malaysia Bisa Kalahkan Singapura Demi Lolos Final FIFA ASEAN Cup 2026

Bahkan H+1 pertandingan, Malaysia langsung berpindah ke Bandung demi mempersiapkan tim jelang laga pamungkas.  
Ada yang Diam-diam Suka! 6 Zodiak Paling Beruntung soal Cinta pada 30 September 2026: Libra Dapat Sinyal Positif

Ada yang Diam-diam Suka! 6 Zodiak Paling Beruntung soal Cinta pada 30 September 2026: Libra Dapat Sinyal Positif

Menjelang pergantian bulan, kehidupan percintaan beberapa zodiak diprediksi membawa kabar yang cukup menyenangkan. Siapa saja yang bakal beruntung asmaranya?
Kisah Jatuh-Bangun Pengusaha Limbah Sabut Kelapa di Padang

Kisah Jatuh-Bangun Pengusaha Limbah Sabut Kelapa di Padang

Iga Analusya yakni perempuan berusia 32 tahun asal pesisir Padang ini menemukan sesuatu yang lebih besar dari sekadar pinjaman, yaitu ruang untuk belajar, berinovasi, dan memberdayakan lingkungan sekitarnya lewat usaha kerajinan Farilla Craft saat dirinya bergabung dengan PNM Mekaar.
Kronologi Alyssa Daguise Dihujat usai Wajah Baby Soso 'Bocor' di Vlog Maia Estianty

Kronologi Alyssa Daguise Dihujat usai Wajah Baby Soso 'Bocor' di Vlog Maia Estianty

Kronologi lengkap Alyssa Daguise dihujat usai wajah putrinya, Soleil Zephora Ghazali atau Baby Soso, bocor di vlog Maia Estiany.
Proyek LRT City Mangkrak Mulai Dibangun Lagi 1 Oktober, Begini Nasib Konsumen

Proyek LRT City Mangkrak Mulai Dibangun Lagi 1 Oktober, Begini Nasib Konsumen

Proyek LRT City yang sempat mangkrak dipastikan mulai dibangun lagi 1 Oktober 2026. Danantara siapkan skema unit atau refund bagi konsumen.

Trending

Top 3 Voli: Megawati Hangestri Dapat Penilaian Jujur, Panggilan Khusus Lee Min-young, hingga Maknae Hyundai Hillstate Terpukau dengan Megatron

Top 3 Voli: Megawati Hangestri Dapat Penilaian Jujur, Panggilan Khusus Lee Min-young, hingga Maknae Hyundai Hillstate Terpukau dengan Megatron

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar penilaian jujur pevoli senior hingga pesan untuk Megawati Hangestri.
Justin Hubner Bakar Semangat Penggawa Timnas Indonesia Usai Ditahan Imbang Malaysia: Masih Belum Berakhir, Ayo Kalahkan Bangladesh

Justin Hubner Bakar Semangat Penggawa Timnas Indonesia Usai Ditahan Imbang Malaysia: Masih Belum Berakhir, Ayo Kalahkan Bangladesh

Bek Timnas Indonesia, Justin Hubner, menegaskan perjuangan Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026 belum berakhir. Ia tetap optimistis meski gagal kalahkan Malaysia.
Gagal Manfaatkan Kartu Merah Thom Haye, Pelatih Malaysia Akui Pertahanan Timnas Indonesia Sulit Ditembus

Gagal Manfaatkan Kartu Merah Thom Haye, Pelatih Malaysia Akui Pertahanan Timnas Indonesia Sulit Ditembus

Pelatih Timnas Malaysia, Tan Cheng Hoe, mengakui ketangguhan pertahanan Timnas Indonesia setelah kedua tim bermain imbang di FIFA ASEAN Cup 2026.
Usai Jadi Tersangka, Bupati Gowa Bakal Diperiksa Bareskrim 1 Oktober 2026

Usai Jadi Tersangka, Bupati Gowa Bakal Diperiksa Bareskrim 1 Oktober 2026

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang ditetapkan sebagai tersangka oleh Kortas Tipidkor Polri dalam kasus pemerasan dan TPPU yang terjadi di Kabupaten Gowa pada tahun 2025-2026.
Momen John Herdman Hafal Lagu 'Indonesia Raya' Jadi Sorotan Penonton

Momen John Herdman Hafal Lagu 'Indonesia Raya' Jadi Sorotan Penonton

Sebelum dikritik usai Timnas Indonesia vs Malaysia berakhir imbang tanpa gol, pelatih John Herdman sempat disorot setelah hafal nyanyikan lagu Indonesia Raya.
Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Sikap rendah hati Megawati Hangestri kembali dapat pujian dari volimania setelah mengajak seorang sopir taksi di Korea Selatan untuk ikut makan bakso bersamanya
Nasihat Bijak Ketum PSSI Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia: Kesempatan Masih Ada, Fokus Laga Selanjutnya

Nasihat Bijak Ketum PSSI Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia: Kesempatan Masih Ada, Fokus Laga Selanjutnya

Ketum PSSI Erick Thohir meminta Timnas Indonesia alihkan fokus setelah bermain imbang 0-0 melawan Malaysia. Skuad Garuda diminta bangkit demi tiket ke final.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT