News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

14 Tahun Jadi Mualaf, Marcell Siahaan Lebaran di Singapura: Maknai Idul Fitri Jadi Momen Introspeksi

Penyanyi yang telah menjadi mualaf, Marcell Siahaan, memaknai lebaran sebagai momentum untuk merefleksikan diri, introspeksi untuk mempersiapkan fisik dan mental agar menjadi pribadi yang lebih baik.
Senin, 31 Maret 2025 - 11:01 WIB
Arsip foto-Penyanyi Marcell Siahaan tampil pada penutupan PON XXI Aceh-Sumut 2024 di Stadion Utama Sumatera Utara, Sumut Sport Centre, Deli Serdang, Sumatera Utara, Jumat (20/9/2024).
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com - Penyanyi yang telah menjadi mualaf, Marcell Siahaan, memaknai lebaran sebagai momentum untuk merefleksikan diri, introspeksi untuk mempersiapkan fisik dan mental agar menjadi pribadi yang lebih baik.

"Buat saya, Lebaran selalu menjadi momen reflektif, momen introspeksi diri, mempersiapkan ketahanan fisik dan mental menghadapi 11 bulan ke depan sampai bulan Ramadhan berikutnya, tentunya jika masih diberikan umur oleh Yang Maha Kuasa," ujar Marcell saat dihubungi ANTARA dari Jakarta, Senin.

Marcell mengatakan, pada momentum libur lebaran kali ini, ia bersama keluarga mudik ke Singapura yang merupakan kampung sang istri yakni Rima Melati Adams dan merayakan hari raya di negeri Singa.

"Lebaran kali ini saya dan keluarga memutuskan untuk 'pulang kampung' ke Singapura dan merayakan Hari Raya di sana," tambah dia.

Marcell juga akan mengisi libur lebaran dengan ziarah ke makam kakak ipar di Seremban, Malaysia.

Sementara terkait hal yang dirindukan saat lebaran adalah masakan ibu mertua yakni Satifah Ali yang memiliki darah keturunan Singapura-Melayu.

"Yang paling dirindukan adalah makan makanan khas yang biasa dimasak oleh istri saya Rima Melati Adams atau ibu mertua saya," pungkas dia.

Kisah Mualaf Marcel Siahaan

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Marcell Siahaan lahir pada 21 September 1977 dan dibesarkan dalam lingkungan dengan latar belakang agama yang beragam. Dalam perjalanan hidupnya, ia sempat mendalami beberapa keyakinan sebelum akhirnya menemukan ketenangan dalam Islam.

Dalam beberapa wawancara, Marcell mengungkapkan bahwa keputusannya menjadi mualaf bukan sesuatu yang instan. Ia melalui berbagai pencarian spiritual yang mendalam. Sebelumnya, Marcell pernah menganut agama Buddha, dan sebelum itu, ia juga memiliki pengalaman dengan ajaran Kristen.

Alasan Memilih Islam

Marcell menjelaskan bahwa ia menemukan ketenangan dan kedamaian dalam Islam. Ia merasa bahwa Islam memberikan jawaban atas berbagai pertanyaan yang ia cari dalam perjalanan spiritualnya. Ia juga mengatakan bahwa Islam memiliki kedisiplinan yang membentuk dirinya menjadi pribadi yang lebih baik.

Salah satu faktor yang turut memengaruhi perjalanan spiritualnya adalah istrinya, Rima Melati Adams, yang merupakan seorang Muslimah. Meskipun begitu, Marcell menegaskan bahwa keputusannya untuk menjadi mualaf adalah hasil dari pencarian pribadinya, bukan karena tekanan dari siapa pun.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas
Pramono Ungkap Kasus Laporan Dibalas Foto AI di JAKI Bukan Pertama Kali Terjadi, Pelaku Orang yang Sama

Pramono Ungkap Kasus Laporan Dibalas Foto AI di JAKI Bukan Pertama Kali Terjadi, Pelaku Orang yang Sama

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengungkapkan kasus tanggapan laporan palsu pada aplikasi JAKI bukan pertama kali terjadi.

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT