GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ingin Puasa Syawal tapi Masih harus Mudik, Sampai Kapan Batas Waktu Puasa Syawal? Menurut Buya Yahya

Sudah ada niatan untuk melakukan puasa Syawal, tapi masih harus melanjutkan perjalanan mudik. bolehkah ditunda terlebih dahulu sampai mudik selesai?
Senin, 31 Maret 2025 - 22:58 WIB
Potret Buya Yahya
Sumber :
  • Tangkapan Layar YouTube Al Bahjah TV

tvOnenews.com - Setelah berlebaran di kampung halaman bersama keluarga, banyak orang yang masih harus melakukan perjalanan untuk kembali ke perantauan. 

Namun, sudah ada niatan untuk melakukan puasa Syawal, bolehkah ditunda terlebih dahulu sampai mudik selesai?

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sampai kapan batas waktu puasa Syawal dan apakah harus dilakukan secara berurutan?

Dalam satu kajiannya, Buya Yahya mengungkapkan batas waktu puasa Syawal. 

Potret Buya Yahya
Potret Buya Yahya
Sumber :
  • Tangkapan Layar YouTube Al Bahjah TV

 

Batas Waktu Puasa Syawal

Dilansir tvOnenews.com dari tayangan YouTube Al Bahjah TV, amalan puasa sunnah 6 hari di bulan Syawal ini sejatinya kelanjutan amalan sholeh yang bisa dilakukan umat Islam setelah menjalani Ramadhan.

"Ada amalan juga lanjutan amalan bulan Ramadhan yaitu puasa 6 (hari) Syawal," ungkap Buya Yahya pada tayangan YouTube Al Bahjah TV.

Untuk pelaksanaan puasa sunnah Syawal dapat dimulai setelah hari raya Idul Fitri atau bertepatan pada 2 Syawal.

"Orang yang puasa Ramadhan diikuti puasa 6 Syawal, setelah hari raya kalau hari raya enggak boleh berpuasa," ujarnya.

Buya Yahya kemudian mengingatkan bagi umat Islam yang ternyata masih punya utang puasa, lebih baik melunasinya terlebih dahulu sebelum mengamalkan puasa sunnah Syawal.

Namun tetap dianjurkan melunasi utang puasa di bulan Syawal agar mendapat pahala dobel, yaitu pahala qadha puasa dan juga pahala puasa sunnah Syawal.

"Bagi anda yang punya banyak utang Ramadhan, anda silakan mengqadha puasa di bulan Syawal," saran Buya Yahya.

"Tanpa anda niatkan puasa Syawal maka sesungguhnya anda sudah menghidupkan Syawal dengan puasa, maka anda sudah mendapatkan pahala," lanjutnya.

Potret Buya Yahya
Potret Buya Yahya
Sumber :
  • Tangkapan Layar YouTube Al Bahjah TV

 

Cukup dengan niat qadha, puasa qadha di bulan Syawal juga bisa mendapatkan pahala puasa Syawal.

"Anda pilih di bulan Syawal untuk mengqadha, niatnya qadha," kata Buya Yahya.

"Anda puasa di hari senin dan kamis, maka anda mendapatkan pahala puasa senin kamis sekaligus dapat pahala puasa di bulan Syawal," lanjutnya.

Namun bagaimana jika ternyata setelah Idul Fitri masih mudik atau pulang kampung dan belum kembali ke rumah?

Sebenarnya tidak ada larangan khusus bagi orang yang ingin melaksanakan puasa Syawal ketika dirinya masih mudik.

Yang terpenting puasa sunnah Syawal tersebut tidak sampai membuat berat atau mengganggu amalan silaturahmi yang sedang dilakukan selama mudik.

Misalnya, tidak memungkinkan untuk puasa sunnah Syawal karena selama mudik harus menjamu tamu atau bersantap bersama keluarga.

Atau juga mungkin merasa tidak sanggup berpuasa Syawal karena selama mudik harus menempuh perjalanan jauh yang menguras tenaga.

Kemudian boleh-boleh saja mengamalkan puasa sunnah setelah selesai mudik dan sudah kembali ke rumah selama masih dalam batas waktu puasa Syawal.

Kapan batas waktu puasa Syawal?

"Adapun waktunya bebas yang penting sepanjang bulan Syawal," jelas Buya Yahya.

Adapun pelaksanaannya bisa dilakukan secara berurutan ataupun bebas secara acak yang terpenting masih berada dalam bulan Syawal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Boleh langsung berurutan, hari kedua, ketiga, keempat, kelima, keenam, ketujuh," kata Buya Yahya.

"Atau suka-suka," pungkasnya. (far/kmr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tim SAR Evakuasi Jasad Tanpa Identitas dari Sungai Enim Sumsel, Jenis Kelamin Belum Diketahui

Tim SAR Evakuasi Jasad Tanpa Identitas dari Sungai Enim Sumsel, Jenis Kelamin Belum Diketahui

Warga di sekitar Sungai Enim, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, dikejutkan oleh penemuan sesosok mayat tanpa identitas pada Rabu (27/5) sore. 
Gubernur Sherly Tjoanda Ungkap Jasa Besar Irjen Waris Agono yang Ubah Wajah Ekonomi Sofifi

Gubernur Sherly Tjoanda Ungkap Jasa Besar Irjen Waris Agono yang Ubah Wajah Ekonomi Sofifi

Estafet kepemimpinan di tubuh Polda Maluku Utara resmi berganti. Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda menyambut kedatangan Brigjen Arif Budiman sekaligus melepas Irjen Waris Agono.
Resep Olahan Daging Kurban: Oseng Daging Cabe Pedas Gurih, Bikin Nasi Cepat Habis

Resep Olahan Daging Kurban: Oseng Daging Cabe Pedas Gurih, Bikin Nasi Cepat Habis

Berikut ide menu olahan daging kurban Idul Adha: Resep Oseng Daging Cabe.
Sapi Kurban di Cilandak Masuk Got Usai Mengamuk, Petugas Damkar Turun Tangan

Sapi Kurban di Cilandak Masuk Got Usai Mengamuk, Petugas Damkar Turun Tangan

Seekor sapi kurban di Jalan Haji Djahawir, Cilandak Barat, Jakarta Selatan, membuat heboh warga setelah mengamuk dan terperosok ke dalam saluran air pada Rabu (27/5) pagi. 
Tak Tutupi Lagi, Selebgram Woodyrman Jujur Aniaya hingga Tewaskan WN Brunei di Blok M sedang Kondisi Mabuk

Tak Tutupi Lagi, Selebgram Woodyrman Jujur Aniaya hingga Tewaskan WN Brunei di Blok M sedang Kondisi Mabuk

Selebgram asal Brunei Darussalam bernama Mohamad Irman Ali (33) alias Woodyrman menjadi tersangka. Ia menyebut penganiayaan di Blok M lagi terpengaruh alkohol.
Usai Shalat Idul Adha Dedi Mulyadi Sedekah ke Ki Marjuk, Aksinya Langsung Diikuti yang Lain

Usai Shalat Idul Adha Dedi Mulyadi Sedekah ke Ki Marjuk, Aksinya Langsung Diikuti yang Lain

Setelah menjalankan shalat Idul Adha di Desa Mekarharja, Kecamatan Purwaharja, Kota Banjar, Dedi Mulyadi sedekah ke salah satu warga, aksinya diikuti yang lain.

Trending

Bosan dengan Sate Bakar? Coba Resep Sate Goreng Simpel yang Empuk Tanpa Ditusuk untuk Mengolah Daging Kurban

Bosan dengan Sate Bakar? Coba Resep Sate Goreng Simpel yang Empuk Tanpa Ditusuk untuk Mengolah Daging Kurban

Bosan dengan olahan daging kurban saat Hari Raya Idul Adha yang itu-itu saja? Jangan biarkan stok daging hanya dibuat menu yang monoton. Coba resep sate goreng
Libur Lebaran Idul Adha 1447 H, Ancol Diserbu Lebih dari 32 Ribu Wisatawan

Libur Lebaran Idul Adha 1447 H, Ancol Diserbu Lebih dari 32 Ribu Wisatawan

Kawasan wisata terpadu pesisir Jakarta, Ancol, dipadati puluhan ribu pengunjung pada hari raya Idul Adha 1447 Hijriah, Rabu (27/5). 
Dugaan Pencabulan Santriwati di Ponpes Pekalongan, 6 Korban Melapor dan Puluhan Lainnya Masih Bungkam

Dugaan Pencabulan Santriwati di Ponpes Pekalongan, 6 Korban Melapor dan Puluhan Lainnya Masih Bungkam

Kasus dugaan tindak asusila kembali mencoreng dunia pendidikan keagamaan. Polresta Pekalongan mengamankan KH. Abdul Khalim Fadlun, pengasuh Pondok Pesantren Padepokan Padang Ati Buaran, atas dugaan pencabulan terhadap sejumlah santriwatinya.
Lebaran Idul Adha 2026: Arus Kendaraan Tinggalkan Jakarta via Tol Layang MBZ Melonjak hingga 125 Persen

Lebaran Idul Adha 2026: Arus Kendaraan Tinggalkan Jakarta via Tol Layang MBZ Melonjak hingga 125 Persen

Lonjakan drastis volume kendaraan terjadi di Ruas Jalan Layang Mohamed Bin Zayed (MBZ) menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. 
Dilarang Puasa di Hari Tasyrik, Ini Amalan yang Dianjurkan pada 11, 12, dan 13 Dzulhijjah

Dilarang Puasa di Hari Tasyrik, Ini Amalan yang Dianjurkan pada 11, 12, dan 13 Dzulhijjah

Berikut amalan-amalan yang dianjurkan pada hari Tasyrik yaitu tanggal 11, 12, dan 13 Dzulhijjah, hari di mana umat Islam dilarang berpuasa.
Sempat Hilang saat Pawai Juara Persib Bandung, Frans Putros Beri Reaksi Mengejutkan usai Ponselnya Ditemukan

Sempat Hilang saat Pawai Juara Persib Bandung, Frans Putros Beri Reaksi Mengejutkan usai Ponselnya Ditemukan

Bek Persib Bandung, Frans Putros memberikan reaksi mengejutkan. Hal itu terjadi setelah ponsel diduga miliknya yang hilang saat pawai juara berhasil ditemukan.
Lensa Berbicara: Senyum dan Gotong Royong Warnai Penyembelihan Hewan Kurban di Tanah Tinggi Jakpus

Lensa Berbicara: Senyum dan Gotong Royong Warnai Penyembelihan Hewan Kurban di Tanah Tinggi Jakpus

Suasana hangat penuh kebersamaan tampak menyelimuti Kampung Tanah Tinggi, tepatnya di Jalan Baladewa Kiri, Gang Mohammad Ali, Jakarta Pusat, Rabu (27/5). 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT