News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dulu Timnas Indonesia di Era Soeharto Menggila, Akankah Berjaya Lagi? Kisahnya buat Juara Piala Dunia Ketar-ketir

Timnas Indonesia di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 mengingat kisah kejayaan Garuda di masa Soeharto menjabat Presiden ke-2 RI sangat berprestasi.
Selasa, 1 April 2025 - 21:26 WIB
Presiden ke-2 RI, Soeharto & Pemain Timnas Indonesia
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com/Taufik Hidayat & Istimewa

tvOnenews.com - Kesuksesan Jay Idzes dkk bisa menembus putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 mengingatkan kejayaan Timnas Indonesia di era Presiden ke-2 RI, Soeharto.

Pada zaman Soeharto, Timnas Indonesia menampikkan prestasinya hingga membuat tim juara Piala Dunia sampai ketar-ketir.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Prestasi Timnas Indonesia di era Soeharto sukses membuat salah satu bukti nyata memberikan kebahagiaan untuk masyarakat Indonesia di bidang olahraga sepak bola.

Lantas, seperti apa kisah Timnas Indonesia saat Soeharto menjabat Presiden ke-2 RI? Simak alur ceritanya di bawah ini!

Kisah Timnas Indonesia di Era Soeharto

Skuad Timnas Indonesia era 1987
Skuad Timnas Indonesia era 1987
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Melintas

 

Almarhum Soeharto merupakan Presiden ke-2 RI. Ia lahir di Desa Kemusuk Bantul, Yogyakarta pada 8 Juni 1921.

Soeharto menjabat sebagai presiden selama 31 tahun. Di masa kepemimpinannya telah mewarnai kondisi Indonesia, baik dari dampak positif maupun cerita buruknya.

Soeharto tidak begitu menyukai olahraga sepak bola ketimbang Presiden ke-1 RI, Ir. Soekarno yang kerap kali memperhatikan dan menyaksikan pertandingan Timnas Indonesia kala itu.

Tak hanya itu, ada beberapa cerita liar menunjukkan bahwa, Soeharto malas datang langsung ke stadion karena disebabkan kericuhan antarpemain setelah menyaksikan pertandingan PON.

Pada eranya semasa menjabat sebagai presiden juga tidak menampikkan pembangunan stadion atas inisiai langsung darinya.

Akan tetapi, Timnas Indonesia di era Soeharto masih menjadi yang terbaik, walaupun sangat jarang mendapat perhatian dan disaksikan langsung oleh orang nomor satu di Indonesia.

Meski begitu, Soeharto pernah menghadiri acara ulang tahun PSSI saat itu. Hal ini titik mula Presiden ke-2 RI itu mengharapkan Timnas Indonesia bisa menumpahkan prestasinya.

Tuntutan itu memberikan pemaknaan saat Soeharto memberikan sambutan secara khusus dituangkan dalam majalah sepak bola. 

Perhatian itu bisa menciptakan kompetisi bernama Piala Soeharto. Kompetisi semi profesional pun mulai bermunculan yang dianggap tidak menggunakan uang negara sedikit pun.

Pemerintah pun bekerja sama dengan PSSI menghadirkan Galatama sebagai kompetisi tertinggi saat itu. Masyarakat Indonesia akhirnya mulai menumpahkan gairahnya terhadap olahraga sepak bola.

PSSI melalui Sidang Paripurna baru meresmikan kompetisi Galatama dari singkatan Liga Sepak Bola Utama pada 6-8 Oktober 1978.

Pada akhirnya, Galatama sebagai kompetisi semi-profesional pertama kali yang digelar pada tahun 1979 silam.

Kehadiran Galatama juga berhasil membuat banyak perusahaan besar kepincut untuk merebut sebagai sponsor klub yang ikut berlaga di kompetisi utama tersebut.

Selain liganya, Timnas Indonesia seolah-olah memberikan kejutan yang begitu dahsyat. Pola permainan para pemainnya saat itu sangat mengerikan ketika berlaga di level Asia Tenggara.

Pada musim 1987 dan 1991, Timnas Indonesia sukses menyabet medali emas di level SEA Games. Jika membandingkan di kondisi saat ini baru tercatat terakhir kali diraih pada 2023.

Medali emas SEA Games terakhir kali pada 2023 didapatkan langsung oleh Timnas Indonesia U-22. Saat itu Garuda Muda sukses menekuk Thailand dengan skor akhir 5-2 di Kamboja, Selasa (16/5/2023).

Namun demikian, kesuksesan Garuda pada 2023 membuktikan Timnas Indonesia telah puasa gelar 32 tahun yang terakhir kali dicatatkan pada era Soeharto menjabat Presiden ke-2 RI.

Thailand dan Vietnam di era 90-an pun bukan menjadi tandingan Timnas Indonesia. Garuda dianggap menjadi tim paling berbahaya di level Asia Tenggara karena bisa bersaing dengan klub Eropa.

Berbagai uji coba melawan skuad Garuda telah tercipta, baik dengan banyak klub maupun negara di Eropa, salah satunya ada Ajax Amsterdam, Timnas Brasil, Arsenal, bahkan Timnas Uruguay.

Pada 1974, Timnas Indonesia pernah berhadapan dengan Uruguay. Pertandingan ini memiliki estetika dan tensi terpanas.

Garuda pun menaklub tim nasional negara tersebut dengan skor akhir 2-1. Padahal, Uruguay pernah menyabet dua gelar juara Piala Dunia pada tahun 1930 dan 1950.

Kesuksesan ini tidak lepas dari pembinaan para pemain di era Soeharto dianggap tak gagal bahkan sukses menciptakan pemain bertalenta saat itu.

Para pemain bertalenta yang bermunculan karena mendapat dukungan bisa sekolah dan mendapatkan ilmu dari beasiswa di Eropa, misalnya pernah berkutat di klub Sampdoria yang bermarkas di Italia.

Terkini, Timnas Indonesia akan mengulang kejayaan kembali seperti di era Soeharto. PSSI tengah berjuang agar Garuda bisa lolos ke Piala Dunia 2026.

Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026

Skuad Timnas Indonesia
Skuad Timnas Indonesia
Sumber :
  • Instagram

 

PSSI di bawah nahkoda Erick Thohir telah melesatkan Timnas Indonesia sampai ke titik putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.

Garuda kini di bawah jajaran pelatih Patrick Kluivert telah mengemas 9 poin agar bisa mendapatkan tiket Piala Dunia 2026.

Raihan 9 poin tidak lepas dari pertandingan terakhir kalinya Jay Idzes dkk bisa menaklukkan Timnas Bahrain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Selasa (25/3/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam jadwal ke depan, Timnas Indonesia akan berhadapan dengan Timnas China di SUGBK, Senayan, Jakarta pada 5 Juni 2025 mendatang.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dilantik Gantikan Anwar Usman, Liliek Prisbawono: Ini Kehormatan Jaga Integritas dan Kawal Konstitusi

Dilantik Gantikan Anwar Usman, Liliek Prisbawono: Ini Kehormatan Jaga Integritas dan Kawal Konstitusi

Menggantikan sosok senior Anwar Usman, Hakim Konstitusi baru, Liliek menegaskan bahwa jabatan barunya ini bukan sekadar kehormatan, melainkan amanah besar
Anggota DPR Zulfikar Suhardi Soal Proyek Pembangunan PSEL: Jawab Persoalan Pengolahan Sampah

Anggota DPR Zulfikar Suhardi Soal Proyek Pembangunan PSEL: Jawab Persoalan Pengolahan Sampah

Anggota Komisi IV DPR RI, Muhammad Zulfikar Suhardi, mendukung penuh rencana pemerintahan Presiden Prabowo Subianto untuk membangun fasilitas Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) di berbagai wilayah Indonesia.
Lakukan Pendekatan Humanis ke Masyarakat, Plt Kapolres Dogiyai Pantau Pemulihan Kamtibmas

Lakukan Pendekatan Humanis ke Masyarakat, Plt Kapolres Dogiyai Pantau Pemulihan Kamtibmas

Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Plt Kapolres Dogiyai AKBP Dennis A. Putra memimpin langsung pendekatan humanis
Jadi Pemain Free Agent Setelah Dilepas Red Sparks, Ini Kata-kata Pertama Yeum Hye-seon untuk Pelatih Ko Hee-jin

Jadi Pemain Free Agent Setelah Dilepas Red Sparks, Ini Kata-kata Pertama Yeum Hye-seon untuk Pelatih Ko Hee-jin

Setter berpengalaman Korea Selatan yakni Yeom Hye-seon, resmi berstatus sebagai pemain free agent setelah kontraknya dengan Red Sparks berakhir di musim ini.
Ngaku Utusan Pimpinan KPK, 4 Pegawai Gadungan Ditangkap: Bawa Uang Rp 280 Juta Lebih

Ngaku Utusan Pimpinan KPK, 4 Pegawai Gadungan Ditangkap: Bawa Uang Rp 280 Juta Lebih

Modus mencatut nama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali terbongkar.
Medan Jadi Fokus, KAI Wisata Perkuat Layanan Hospitality

Medan Jadi Fokus, KAI Wisata Perkuat Layanan Hospitality

KAI Wisata terus memperkuat eksistensinya di Medan melalui pengembangan lini bisnis strategis, yakni pengelolaan Rail Transit Hotel Medan yang beroperasional

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan jawaban jenaka ketika diajak pelatih Timnas Indonesia John Herdman untuk berolahraga lari atau joging bersama-sama.
Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dinilai lebih unggul dari Thailand dan Vietnam, namun masih menghadapi kendala skuad jelang Piala Asia 2027 dan sulit bersaing di level Asia.
Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April yang akan menyajikan dua laga dari sektor putri dan putra pada hari kedua seri Solo.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT