News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Shalat Subuh Setelah Matahari Terbit Memangnya Boleh? Ustaz Adi Hidayat dan Gus Baha Ungkap Hukumnya dari Kisah ini

Ustaz Adi Hidayat (UAH) dan Gus Baha senada menguraikan hukum pelaksanaan shalat Subuh dikerjakan setelah matahari terbit atau jam 7 pagi dari kisah Nabi SAW.
Selasa, 1 April 2025 - 22:15 WIB
Ustaz Adi Hidayat (UAH) & Gus Baha
Sumber :
  • Kolase tangkapan layar YouTube Adi Hidayat Official & NU Online

tvOnenews.com - Shalat Subuh memiliki waktu pelaksanaannya sedari terbitnya fajar shadiq hingga matahari terbit di pagi hari.

Ketika matahari terbit, maka menunjukkan waktu shalat Subuh sudah berakhir. Hal ini menjadi tantangan bagi umat Muslim untuk beribadah di waktu fajar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kebanyakan umat Muslim tidak mengerjakan shalat Subuh karena tidur kebablasan hingga jam 7 pagi. Setelah bangun dari istirahatnya, sudah menunjukkan matahari terbit.

Namun, terkadang dari mereka ada yang tetap memaksakan shalat Subuh meskipun langit sudah cerah menandakan matahari terbit.

Terkait hal ini, apa hukum shalat Subuh setelah matahari terbit? Ustaz Adi Hidayat dan Gus Baha sepakat mengupas tuntas hukumnya dari kisah zaman Nabi Muhammad SAW.

Ilustrasi shalat Subuh
Ilustrasi shalat Subuh
Sumber :
  • Freepik

 

Hukum Shalat Subuh di Pagi Hari Penjelasan Ustaz Adi Hidayat

Dilansir tvOnenews.com dari channel YouTube Adi Hidayat Official, Selasa (1//4/2025), Ustaz Adi Hidayat menguraikan shalat Subuh yang dikerjakan telah melewati batas akhir waktunya.

Ustaz Adi Hidayat memahami shalat Subuh salah satu ibadah terberat. Pelaksanaannya berlangsung di tengah-tengah waktu makhluk hidup masih istirahat.

Namun demikian, Ustaz Adi Hidayat tidak menafikkan shalat Subuh yang dikerjakan pada pagi hari dianggap haram. Menurutnya, hal tersebut masih sah.

UAH sapaan akrabnya menyampaikan alasannya, misalnya shalat Subuh dikerjakan pada jam 7-8 pagi akibat telat bangun tidur masih sah, karena berkaitan dengan kisah Nabi Muhammad SAW.

"Jika seseorang itu kemudian bangun dari tidurnya melewati batas shalatnya, keluar sabda Nabi 'Itulah waktu shalatnya', tunaikan waktu shalat yang bangun dari tidur, itulah waktunya," ujar Ustaz Adi Hidayat.

Direktur Quantum Akhyar Institute itu menuturkan bahwa, Nabi Muhammad SAW pernah mengerjakan shalat Subuh di pagi hari akibat telat bangun tidur.

Hukum shalat Subuh setelah matahari terbit masih sahih diperkuat oleh para ulama, karena merupakan ibadah yang wajib dan tidak boleh ditinggalkan.

"Para ulama hadits mengatakan, kalau dua rakaat ini tidak penting pada saat itu, mustahil dikerjakan, pasti Nabi akan langsung kepada shalat Subuh yang dua rakaat," jelas dia.

Menurutnya, ibadah Subuh di pagi hari tidak menjadi masalah apa pun apabila penyebabnya karena tak sengaja. Lantas, bagaimana jika sengaja melalaikan shalat Subuh?

"Misalnya seseorang terlampau lelah capek, tapi ingat bukan yang disengaja ya, bukan begadang nonton bola misalnya, kemudian ketiduran kemudian telat subuh, itu dosa," terangnya.

Ia menerangkan jika setelah bekerja seharian di malam hari, atau sibuk mengerjakan shalat sunnah malam, maka hukumnya tetap sah.

"Kemudian setelah itu Anda mandi, Anda kemudian shalat dulu, bahkan sempat Tahajud sampai setengah tiga, sudah itu tiduran, begitu bangun jam 7," tuturnya.

Hukum Shalat Subuh di Pagi Hari Penjelasan Gus Baha

Disadur tvOnenews.com dari channel YouTube Hilman Love Islam, Selasa, KH Ahmad Bahauddin Nursalim alias Gus Baha membahas shalat Subuh yang diqadha karena terlampau kesiangan.

Gus Baha mengibaratkan hukum fikihnya dari anak sekolah terlambat datang ke sekolah untuk mengenyam pendidikan.

"Contohnya anak SD atau SMP sekolah jam satu siang, tapi baru datang jam empat sore, kalau bicara waktu normalnya tidak ada gunanya lagi, karena waktunya sudah lewat," kata Gus Baha.

Gus Baha menyebutkan bahwa, analogi tersebut diibaratkan sama dengan shalat Subuh yang telat bangun tidur akibat kesiangan.

"Padahal shalat kan punya waktunya juga," tegasnya.

Senada dengan Ustaz Adi Hidayat, Gus Baha menegaskan, shalat Subuh karena telat bangun tidur tidak ada masalah apa pun, dengan catatan hukumnya sah jika tak dipengaruhi faktor kesengajaan.

Terkait hukum shalat Subuh di jam 7 pagi atau setelah matahari terbit, Gus Baha mengambil kisah dari Nabi Muhammad SAW dan Bilal bin Rabah saat melakukan perjalanan di malam hari.

Kisah Nabi Muhammad SAW dan Bilal bin Rabah Shalat Subuh Kesiangan

Ustaz Adi Hidayat dan Gus Baha menceritakan ketika Rasulullah SAW dan para sahabat telat shalat Subuh karena Bilal bin Rabah.

Mereka terpaksa harus mengqadha shalat Subuh. Hal ini bermula saat perbincangan Rasulullah SAW bersama Bilal bin Rabah.

Rasulullah SAW meminta satu hal kepada Bilal bin Rabah setelah mengerjakan shalat Tahajud saat melakukan perjalanan.

Rasulullah SAW kala itu tak kuasa menahan rasa kantuknya, sehingga memberikan perintah Bilal untuk begadang agar beliau dan para sahabat menunaikan shalat Subuh tepat waktu.

Lantas, bagaimana jawaban Bilal bin Rabah? Ia menerima tawaran dari Rasulullah SAW, bahkan meminta Nabi SAW untuk segera tidur agar shalat Subuh dalam kondisi segar tanpa mengantuk.

"Tidur saja ya Rasulullah, kebetulan ini juga mau mengisi shalat malam sampai Subuh, tenang saja," kata Bilal bin Rabah.

Bilal bin Rabah kebetulan juga melanjutkan shalat sunnah malamnya berdalih masih kuat begadang. Namun, sang sahabat seakan-akan melanggar perintah Rasulullah SAW.

Bilal bin Rabah juga ketiduran selepas shalat sunnah malam akibat sulit menahan rasa kantuknya, sehingga ia kebablasan bangun tidur di waktu pagi hari.

Rasulullah SAW pun terbangun dari tidurnya. Namun, beliau kaget karena waktu sudah menunjukkan jam 8 pagi di mana kondisi matahari sudah terbit dan langit sangat terang.

Rasulullah SAW langsung kecewa terhadap Bilal bin Rabah dan mengingatkan sang sahabat bahwa di pertengahan malam sudah berjanji akan membangunkan beliau saat adzan Subuh tiba.

"Aku belum pernah sekali pun merasakan (rasa kantuk) seperti ini sebelumnya," jawab Bilal bin Rabah kepada Rasulullah SAW.

Kekecewaan Rasulullah SAW tidak berlarut begitu lama. Beliau langsung memberikan perintah kepada Bilal bin Rabah untuk mengambil air Wudhu.

Kendati demikian, Rasulullah SAW memperintahkan Bilal memimpin sekaligus mendahulukan shalat qabliyah Subuh sebelum mengerjakan ibadah wajibnya.

"Andaikan Nabi tidak pernah mengqadha, maka cara orang berpikir (tidak bisa) karena waktunya sudah berlalu, apalagi sampai berpendapat percuma saja karena malaikat tidak akan mencatat lagi dan sudah menyelesaikan tugasnya," terang Gus Baha.

"Terus buat apa (mengerjakan) shalat? Jika yang mencatat (malaikat) sudah menutup bukunya? Karena logika waktu itu, kalau momennya kelewat berarti selesai," lanjutnya menegaskan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Namun, Islam bukan seperti itu, apalagi kisah ini berhubung dengan Nabi SAW pernah qadha shalat juga," tutup Gus Baha.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Green SM (GSM) Tandatangani Perjanjian Pinjaman Investasi Senilai Rp 600 Miliar dengan BCA

Green SM (GSM) Tandatangani Perjanjian Pinjaman Investasi Senilai Rp 600 Miliar dengan BCA

Green SM Indonesia dan Bank Central Asia (BCA) mengumumkan penandatanganan perjanjian pinjaman investasi dengan jangka waktu lima tahun senilai total Rp600 miliar.
Erick Thohir Isyaratkan Timnas Indonesia akan Main di FIFA Matchday Juni 2026, 4 Negara Ini Jadi Kandidat Kuat Lawan Pasukan John Herdman?

Erick Thohir Isyaratkan Timnas Indonesia akan Main di FIFA Matchday Juni 2026, 4 Negara Ini Jadi Kandidat Kuat Lawan Pasukan John Herdman?

PSSI tengah berburu lawan ideal untuk Timnas Indonesia di FIFA Matchday 1-9 Juni 2026. Ada Italia, Serbia, hingga tim Asia Tenggara yang siap uji mental Garuda.
Beri Sentuhan Humanis, Satgas Damai Cartenz Hadirkan Keceriaan Anak-anak Papua di Momen Paskah

Beri Sentuhan Humanis, Satgas Damai Cartenz Hadirkan Keceriaan Anak-anak Papua di Momen Paskah

Satgas Ops Damai Cartenz 2026 menggelar kegiatan humanis sebagai upaya membangun kedekatan dengan masyarakat melalui aktivitas yang edukatif dan penuh kebersamaan.
Prabowo Hadiri Upacara Persemayaman Jenazah Tiga Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon, Beri Penghormatan Terakhir

Prabowo Hadiri Upacara Persemayaman Jenazah Tiga Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon, Beri Penghormatan Terakhir

Presiden RI Prabowo Subianto menghadiri upacara persemayaman tiga prajurit TNI yang gugur saat menjadi penjaga perdamaian di Lebanon.
Dukung Megawati Hangestri di Final Four Proliga 2026, Yeum Hye-seon Saksikan Langsung Laga Jakarta Pertamina Enduro vs Popsivo

Dukung Megawati Hangestri di Final Four Proliga 2026, Yeum Hye-seon Saksikan Langsung Laga Jakarta Pertamina Enduro vs Popsivo

Megawati Hangestri akan mendapatkan suntikan tenaga pada pertandingan keduanya bersama Jakarta Pertamina Enduro di babak final four Proliga 2026.
Isu Kelangkaan BBM Picu Keresahan Publik, DIR Bongkar Fakta soal Memanasnya Persepsi yang Jadi Pemantik

Isu Kelangkaan BBM Picu Keresahan Publik, DIR Bongkar Fakta soal Memanasnya Persepsi yang Jadi Pemantik

Deep Intelligence Research (DIR) mengungkap bahwa isu kelangkaan BBM memiliki sensitivitas tinggi dan dapat dengan cepat memicu keresahan sosial jika tidak dikontrol dengan tepat.

Trending

Timnas Indonesia Terpopuler: Lama-lama Proyek Naturalisasi Gagal, Media Vietnam Heran dengan PSSI, hingga Jadwal Garuda 2026

Timnas Indonesia Terpopuler: Lama-lama Proyek Naturalisasi Gagal, Media Vietnam Heran dengan PSSI, hingga Jadwal Garuda 2026

Rangkuman 3 berita Timnas Indonesia terpopuler: ancaman proyek naturalisasi, sorotan media Vietnam soal Paspoorgate, hingga jadwal lengkap Garuda tahun 2026.
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Belum Lama Sampai di Inggris, Menit Bermain Elkan Baggott Bersama Timnas Indonesia Disorot Ipswich Town

Belum Lama Sampai di Inggris, Menit Bermain Elkan Baggott Bersama Timnas Indonesia Disorot Ipswich Town

Baru beberapa hari kembali ke Inggris, Ipswich Town justru soroti menit bermain yang diberikan pelatih John Herdman untuk Elkan Baggott bersama Timnas Indonesia
Bung Ropan Mulai Curiga dengan PSSI, Jangan-jangan Timnas Indonesia akan Lawan Negara Ini di FIFA Matchday Juni

Bung Ropan Mulai Curiga dengan PSSI, Jangan-jangan Timnas Indonesia akan Lawan Negara Ini di FIFA Matchday Juni

Bung Ropan memberikan prediksinya soal lawan yang akan dihadapi Timnas Indonesia untuk FIFA Matchday yang berlangsung di bulan Juni. Kira-kira siapakah lawannya
Oknum Polisi di Pacitan Diduga Aniaya Istri di Hadapan Mertua

Oknum Polisi di Pacitan Diduga Aniaya Istri di Hadapan Mertua

Oknum polisi  Bhabinkamtibmas yang bertugas di Polsek Ngadirojo Polres Pacitan Polda Jatim dilaporkan istrinya sendiri, Bella ke Propam Polres Pacitan lantaran diduga melakukan KDRT.
Siap-siap Warga Jabar, Dedi Mulyadi Segera Ubah Wajah Transportasi Jadi Angkot Listrik, Ini Rencananya

Siap-siap Warga Jabar, Dedi Mulyadi Segera Ubah Wajah Transportasi Jadi Angkot Listrik, Ini Rencananya

Dedi Mulyadi siapkan program angkot listrik di Jawa Barat. Rencana transportasi umum modern ini diungkap saat bertemu sopir angkot berusia 76 tahun.
Jawaban Menohok Jokowi saat Ditanya Terkait Restorative Justice Rismon Sianipar

Jawaban Menohok Jokowi saat Ditanya Terkait Restorative Justice Rismon Sianipar

Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) lontarkan jawaban menohok saat ditanya terkait perkembangan terbaru soal permohonan keadilan restoratif atau restorative
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT