News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Agar Istiqomah Lepas Ramadhan Pergi. Syekh Ali Jaber: Lakukan Empat Amalan Istimewa Hari Jumat Pertama Bulan Syawal Ini

Hari ini Jumat pertama di bulan Syawal. Almarhum Syekh Ali Jaber sarankan tidak tinggalkan empat amalan berikut ini.
Jumat, 4 April 2025 - 08:38 WIB
Potret Syekh Ali Jaber
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Hari ini adalah Jumat pertama di bulan Syawal 1446 H/2025 M dimana menjadi bulan pertama setelah Ramadhan pergi. Maka dari itu agar tetap istiqomah meski Ramadhan pergi, sebaiknya setiap Muslim tidak meninggalkan empat amalan istimewa berikut ini. 

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Empat amalan istimewa di hari Jumat ini pernah dibagikan oleh Almarhum Syekh Ali Jaber. 

Syekh Ali Jaber menjelaskan, jika dilakukan rutin dengan penuh keyakinan, maka akan mendatangkan banyak kebaikan dan doa tidak akan ditolak.

Lalu apa saja empat amalan yang sebaiknya dilakukan di hari Jumat? Berikut empat amalan istimewa di hari jumat yang dimaksudkan oleh Syekh Ali Jaber. 

Shalawat

Amalan hari Jumat yang istimewa adalah memperbanyak Shalawat kepada Nabi adalah amalan hari jumat pertama yang jadi istimewa pertama disebutkan Syekh Ali Jaber.

"Pertama, bershalawat kepada Rasulullah SAW, karena Rasulullah SAW menginginkan dan berpesan kepada kita perbanyak sholawat di hari Jumat," kata Syekh Ali Jaber, sebagaimana dikutip oleh tvOnenews pada Jumat (4/4/2025) melalui kanal YouTube Yayasan Syekh Ali Jaber.

Baca Surat Al Kahfi

Amalan hari jumat kedua yang jadi istimewa kata Syekh Ali Jaber adalah membaca surah Al Kahfi.

"Yang kedua, jangan lupa membaca surratul Kahfi," pesan Syekh Ali Jaber.

Bila tidak sempat atau belum mampu, Syekh Ali Jaber menyebutkan bisa juga dengan cara mendengarkan murotal surah Al Kahfi.

Surah Al Kahfi terdiri dari 110 ayat, jika dirasa sulit, Syekh Ali Jaber menyarankan untuk membaginya.

“Misal di pagi hari sekian ayat, di siang hari sekian ayat, hingga sore hari,” saran Syekh Ali Jaber.

Perbanyak Doa

Amalan hari jumat ketiga yang jadi istimewa kata Syekh Ali Jaber adalah memperbanyak doa. Kata Syekh Ali Jaber, pada hari jumat ada satu waktu dimana saat kita berdoa maka tidak akan ditolak oleh Allah SWT.

 

"Barangsiapa yang berdoa di 1 jam itu doanya tidak akan ditolak," ungkap Syekh Ali Jaber.

 

"Rasulullah SAW bersabda di hadits yang shahih, ada 1 jam dalam hari Jumat itu, barangsiapa yang dapat berdoa di 1 jam itu, akan diijabah doanya tidak ditolak doanya oleh Allah," lanjutnya.

Terdapat perbedaan di kalangan ulama tentang waktu 1 jam tersebut, Syekh Ali Jaber menyebutkan bahwa waktunya adalah 1 jam terakhir di sore hari sebelum magrib.

“1 jam yang paling kuat untuk diterima doanya adalah  1 jam terakhir, sore hari. SIlahkan berdoa. Saya senang jika di Madinah, para ulama dan orang shalih yang ada di Masjid Nabawi, begitu tersisa 1 jam sebelum maghrib, semua tinggalkan, masing-masing istimewa,” kata Syekh Ali Jaber.

“Oleh karena itu ini istimewa, jangan tertinggal,” lanjut Syekh Ali Jaber.

Sedekah

Amalan hari Jumat keempat yang jadi istimewa dan penyebab lancar rezeki menurut Syekh Ali Jaber adalah bersedekah. Khususnya saat Jumat subuh.

"Yang terakhir, yang keempat adalah bersedekah di subuh hari," ujarnya.

"Saya mengambil pelajaran, salah satu cara Allah memurahkan rezeki seseorang, mendatangkan rezeki dengan cara yang istimewa, menjaga sedekah setiap shalat, apalagi jika di subuh hari," sambungnya.

Menurut Syekh Ali Jaber, hal ini karena di waktu subuh ini ada 2 malaikat yang mendoakan.

"Karena memang selepas subuh ada dua malaikat yang berdoa, yang satu mendoakan baik bagi orang yang berinfaq di subuh hari, yang kedua malaikat mendoakan orang-orang yang kikir di subuh hari dia berdoa jangan berkahi hartanya," ungkap Syekh Ali Jaber.

Itulah amalan-amalan yang jadi istimewa jika dilakukan di hari Jumat ketiga bulan Ramadhan ini. Semoga bermanfaat dan disarankan bertanya langsung kepada ulama, pendakwah atau ahli agama Islam, agar mendapatkan pemahaman yang lebih dalam. 

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Wallahu'alam

(Put) 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Lolos ke Babak Final Panjat Tebing Men's Lead Asian Games 2026, Srondeng Optimistis Tambah Medali untuk Indonesia

Lolos ke Babak Final Panjat Tebing Men's Lead Asian Games 2026, Srondeng Optimistis Tambah Medali untuk Indonesia

Indonesia berhasil menampilkan seluruh wakilnya di babak final panjat tebing nomor lead putri dan putra Asian Games 2026.
Literasi Keuangan Anak Muda Masih 73,32 Persen, BI Buka Gerai CERDAS PeKA di Surabaya

Literasi Keuangan Anak Muda Masih 73,32 Persen, BI Buka Gerai CERDAS PeKA di Surabaya

Tingkat inklusi keuangan kelompok usia muda yang tinggi belum sepenuhnya diikuti pemahaman terhadap layanan dan risiko keuangan.
Buntut Kekalahan Tak Masuk Akal 6-0 dari Malaysia, Poin FIFA Singapura Terkuras dan Ranking Berpotensi Melorot

Buntut Kekalahan Tak Masuk Akal 6-0 dari Malaysia, Poin FIFA Singapura Terkuras dan Ranking Berpotensi Melorot

Timnas Singapura mengakhiri kiprahnya di FIFA ASEAN Cup 2026 dengan hasil pahit. The Lions dihajar Malaysia enam gol tanpa balas di Stadion Si Jalak Harupat.
Dua Pengusaha Muda Indonesia Unjuk Gigi di STRON Shanghai 2026

Dua Pengusaha Muda Indonesia Unjuk Gigi di STRON Shanghai 2026

Berbagai pihak turut mengambil peran dalam menyokong perkembangan pengusaha muda di Indonesia.
Sokong Program 3 Juta Rumah, Ratusan RTLH di Sultra Bakal Direnovasi

Sokong Program 3 Juta Rumah, Ratusan RTLH di Sultra Bakal Direnovasi

Ratusan rumah tidak layak huni (RTLH) milik warga di 17 kabupaten dan kota yang tersebar di Sulawesi Tenggara (Sultra) direnovasi.
Memperingati Hari Batik Nasional: PNM Perkuat Pembatik Perempuan Lewat Klasterisasi di Berbagai Daerah

Memperingati Hari Batik Nasional: PNM Perkuat Pembatik Perempuan Lewat Klasterisasi di Berbagai Daerah

Program pemberdayaan, PNM mendorong para pembatik, khususnya perempuan pelaku usaha, agar tidak hanya mampu mempertahankan keterampilan membatik

Trending

Literasi Keuangan Anak Muda Masih 73,32 Persen, BI Buka Gerai CERDAS PeKA di Surabaya

Literasi Keuangan Anak Muda Masih 73,32 Persen, BI Buka Gerai CERDAS PeKA di Surabaya

Tingkat inklusi keuangan kelompok usia muda yang tinggi belum sepenuhnya diikuti pemahaman terhadap layanan dan risiko keuangan.
Hari Batik Nasional, PNM Perkuat Pembatik Perempuan Lewat Klasterisasi di Berbagai Daerah

Hari Batik Nasional, PNM Perkuat Pembatik Perempuan Lewat Klasterisasi di Berbagai Daerah

Memperingati Hari Batik Nasional, PNM memperkuat pembatik perempuan melalui pembiayaan, pelatihan, klasterisasi, dan akses pemasaran di berbagai daerah.
Sokong Program 3 Juta Rumah, Ratusan RTLH di Sultra Bakal Direnovasi

Sokong Program 3 Juta Rumah, Ratusan RTLH di Sultra Bakal Direnovasi

Ratusan rumah tidak layak huni (RTLH) milik warga di 17 kabupaten dan kota yang tersebar di Sulawesi Tenggara (Sultra) direnovasi.
Buntut Kekalahan Tak Masuk Akal 6-0 dari Malaysia, Poin FIFA Singapura Terkuras dan Ranking Berpotensi Melorot

Buntut Kekalahan Tak Masuk Akal 6-0 dari Malaysia, Poin FIFA Singapura Terkuras dan Ranking Berpotensi Melorot

Timnas Singapura mengakhiri kiprahnya di FIFA ASEAN Cup 2026 dengan hasil pahit. The Lions dihajar Malaysia enam gol tanpa balas di Stadion Si Jalak Harupat.
Memperingati Hari Batik Nasional: PNM Perkuat Pembatik Perempuan Lewat Klasterisasi di Berbagai Daerah

Memperingati Hari Batik Nasional: PNM Perkuat Pembatik Perempuan Lewat Klasterisasi di Berbagai Daerah

Program pemberdayaan, PNM mendorong para pembatik, khususnya perempuan pelaku usaha, agar tidak hanya mampu mempertahankan keterampilan membatik
Dua Pengusaha Muda Indonesia Unjuk Gigi di STRON Shanghai 2026

Dua Pengusaha Muda Indonesia Unjuk Gigi di STRON Shanghai 2026

Berbagai pihak turut mengambil peran dalam menyokong perkembangan pengusaha muda di Indonesia.
Hari Batik Nasional, PNM Perkuat Pembatik Perempuan Lewat Klasterisasi di Berbagai Daerah

Hari Batik Nasional, PNM Perkuat Pembatik Perempuan Lewat Klasterisasi di Berbagai Daerah

Memperingati Hari Batik Nasional, PNM memperkuat pembatik perempuan melalui pembiayaan, pelatihan, klasterisasi, dan akses pemasaran di berbagai daerah.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT