GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tradisi Masyarakat Indonesia di Bulan Syawal: Warisan Budaya dan Nilai Religius

Bulan Syawal merupakan bulan yang sangat istimewa bagi umat Islam. Setelah sebulan penuh berpuasa di bulan Ramadhan, umat Muslim merayakan Hari Raya Idul Fitri pada 1 Syawal sebagai momen kemenangan spiritual.
Selasa, 8 April 2025 - 13:54 WIB
Festival Kupatan Tanjung Kodok 2025, Pemkab Lamongan Sediakan 1.000 Porsi Ketupat Gratis
Sumber :
  • moh mahrus

tvOnenews.com - Bulan Syawal merupakan bulan yang sangat istimewa bagi umat Islam. Setelah sebulan penuh berpuasa di bulan Ramadhan, umat Muslim merayakan Hari Raya Idul Fitri pada 1 Syawal sebagai momen kemenangan spiritual.

Namun, euforia bulan Syawal di Indonesia tidak hanya berhenti pada hari raya itu saja. Di berbagai daerah di Nusantara, bulan Syawal dihiasi oleh berbagai tradisi yang kaya makna, mencerminkan perpaduan antara nilai-nilai keislaman dan budaya lokal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berikut ini adalah beberapa tradisi khas masyarakat Indonesia yang dilakukan pada bulan Syawal:

Halalbihalal: Tradisi Silaturahmi dan Saling Memaafkan

Salah satu tradisi paling khas yang muncul di bulan Syawal adalah halalbihalal. Istilah ini populer di Indonesia dan tidak ditemukan di negara-negara Islam lainnya. Halalbihalal biasanya dilakukan setelah Idulfitri, baik secara formal maupun informal, di lingkungan keluarga, kantor, sekolah, hingga pemerintahan.

Inti dari tradisi ini adalah bersilaturahmi dan saling memaafkan satu sama lain. Dalam pelaksanaannya, orang-orang saling berjabat tangan, saling mengucapkan "mohon maaf lahir dan batin", dan mempererat kembali hubungan yang mungkin renggang sebelumnya.

Secara etimologis, halalbihalal berasal dari kata "halal" yang diulang sebagai bentuk penguatan. Konon, istilah ini pertama kali dipopulerkan oleh Bung Karno pada masa awal kemerdekaan sebagai cara untuk meredam konflik politik dan mempererat persatuan bangsa.

Mudik: Pulang Kampung sebagai Bentuk Penghormatan dan Kebersamaan

Tradisi mudik atau pulang kampung menjelang 1 Syawal adalah salah satu fenomena sosial terbesar di Indonesia. Jutaan orang dari kota-kota besar kembali ke kampung halaman untuk berkumpul bersama keluarga dan merayakan Idulfitri bersama orang tua, saudara, dan kerabat.

Mudik bukan hanya soal perjalanan fisik, tetapi juga mengandung nilai spiritual dan budaya. Ini adalah bentuk penghormatan kepada orang tua dan leluhur, serta wujud dari pentingnya keluarga dalam budaya Indonesia. Meski sering menimbulkan kemacetan dan lonjakan ekonomi tertentu, tradisi mudik tetap menjadi bagian yang tak terpisahkan dari Syawal di tanah air.

Ziarah Kubur: Mengingat Kematian dan Mendoakan Leluhur

Tradisi ziarah kubur juga sering dilakukan saat menjelang atau setelah Idulfitri. Masyarakat Indonesia biasanya mengunjungi makam orang tua, kakek-nenek, dan anggota keluarga lainnya untuk mendoakan mereka.

Ziarah kubur di bulan Syawal menjadi momentum spiritual untuk mengingat kematian, sekaligus mempererat ikatan batin dengan para leluhur. Selain doa, kegiatan ini biasanya diiringi dengan membersihkan makam, menabur bunga, dan membaca Al-Qur’an bersama keluarga.

Open House dan Berbagi Makanan Khas Lebaran

Salah satu hal yang paling dinanti saat Syawal adalah open house—tradisi menjamu tamu dengan makanan khas Lebaran seperti ketupat, opor ayam, rendang, sambal goreng ati, dan kue-kue tradisional.

Open house dilakukan oleh masyarakat dari berbagai kalangan, dari rumah-rumah warga biasa hingga istana negara. Tradisi ini memperkuat nilai toleransi, kebersamaan, dan kepedulian sosial, karena semua kalangan dapat saling berkunjung tanpa memandang status sosial.

Selain itu, kegiatan berbagi makanan atau hantaran juga masih dijaga di berbagai daerah sebagai simbol berbagi rezeki dan mempererat hubungan antartetangga.

Tradisi Ketupat Lebaran

Ketupat adalah makanan khas yang lekat dengan tradisi Lebaran di Indonesia. Terbuat dari beras yang dimasukkan ke dalam anyaman daun kelapa muda (janur), ketupat tidak hanya lezat, tapi juga sarat makna simbolis.

Dalam filosofi Jawa, ketupat berasal dari kata "kupat" yang merupakan singkatan dari "ngaku lepat" (mengakui kesalahan). Oleh karena itu, ketupat menjadi simbol permohonan maaf dan pembersihan diri setelah Ramadhan.

Di beberapa daerah seperti Jawa dan Madura, ada tradisi khusus seperti Lebaran Ketupat atau Bada Kupat yang dilaksanakan seminggu setelah Idulfitri. Biasanya, masyarakat akan berkumpul di tempat tertentu, membawa ketupat dan lauk-pauk untuk disantap bersama sebagai bentuk syukur dan kebersamaan.

Tradisi Syawalan di Berbagai Daerah

Beberapa daerah di Indonesia memiliki tradisi "Syawalan", yaitu perayaan khusus yang digelar pada hari-hari awal bulan Syawal. Tradisi ini bervariasi bentuknya, antara lain:

Syawalan di Pekalongan dan Kendal (Jawa Tengah)

Diadakan di pantai, biasanya pada hari ke-7 Syawal. Ribuan orang berkumpul untuk melakukan doa bersama, ziarah, hingga menggelar acara budaya.

Grebeg Syawal di Yogyakarta

Tradisi ini merupakan bagian dari budaya keraton, di mana keraton membagikan gunungan hasil bumi sebagai simbol syukur. Tradisi ini sudah berlangsung ratusan tahun dan menjadi atraksi wisata budaya sekaligus syiar Islam.

Perang Topat di Lombok

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dilaksanakan seminggu setelah Lebaran, tradisi ini mempertemukan umat Muslim dan Hindu yang melempar ketupat sebagai simbol perdamaian dan persaudaraan.

Itulah kebiasaan masyarakat Indonesia di bulan Syawal, bukan hanya menjadi momen perayaan spiritual setelah sebulan penuh beribadah, tetapi juga menjadi ajang perwujudan budaya Islam yang hidup dan membumi di tengah masyarakat Indonesia. Tradisi seperti halalbihalal, mudik, ketupat Lebaran, hingga syawalan adalah cermin dari nilai-nilai silaturahmi, toleransi, penghormatan kepada leluhur, dan kebersamaan sosial. (put)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Maarten Paes Gigit Jari, John Herdman Mulai Kepincut Kiper Arema untuk Gabung Timnas Indonesia?

Maarten Paes Gigit Jari, John Herdman Mulai Kepincut Kiper Arema untuk Gabung Timnas Indonesia?

Penampilan gemilang Adi Satryo bersama Arema FC di hadapan John Herdman membuka peluang kembali ke Timnas Indonesia. Akankah posisi Maarten Paes terancam?
Sosok Polwan yang Dititipi Koper Narkoba oleh Kapolres Bima AKBP Didik, Punya Hubungan di Masa Lalu

Sosok Polwan yang Dititipi Koper Narkoba oleh Kapolres Bima AKBP Didik, Punya Hubungan di Masa Lalu

Tabir gelap di balik kasus narkoba yang menjerat Kapolres Bima Kota nonaktif, AKBP Didik Putra Kuncoro, semakin terkuak. 
Bukan Karena Tulang Punggung Keluarga, Ini Alasan Utama Polisi Tangguhkan Penahanan Habib Bahar bin Smith

Bukan Karena Tulang Punggung Keluarga, Ini Alasan Utama Polisi Tangguhkan Penahanan Habib Bahar bin Smith

Polres Metro Tangerang Kota memilih mengabulkan permohonan penangguhan penahanan terhadap Habib Bahar bin Smith yang telah berstatus sebagai tersangka dugaan penganiayaan.
Hancur Lebur di ACL 2, Bojan Akui Mental Pemain Persib Terdampak

Hancur Lebur di ACL 2, Bojan Akui Mental Pemain Persib Terdampak

Bojan Hodak akui mental Persib terdampak usai kalah telak dari Ratchaburi di ACL 2. Namun ia optimistis Maung Bandung bangkit dan membalas di leg kedua demi tiket lolos.
Maraknya Kecelakaan di Jalan, Guru Besar UI Dorong Desain Jalan Berbasis Batas Kemampuan Manusia

Maraknya Kecelakaan di Jalan, Guru Besar UI Dorong Desain Jalan Berbasis Batas Kemampuan Manusia

Maraknya kecelakaan di jalan membuat Prof. Martha Leni Siregar memaparkan konsep Visi Nol Fatalitas sebagai upaya untuk mengurangi angka kecelakaan.
Polemik Penonaktifan PBI BPJS Kesehatan, Mensos Buka 'Biang Kerok' Penyebabnya

Polemik Penonaktifan PBI BPJS Kesehatan, Mensos Buka 'Biang Kerok' Penyebabnya

Polemik penonaktifan peserta BPJS Kesehatan pada sektor Penerima Bantuan Iuran masih bergulir.

Trending

Dibungkam Yolla Yuliana Cs, Pelatih Jakarta Pertamina Enduro Ungkap Biang Kerok Megawati Hangestri Cs Tekan Kekalahan

Dibungkam Yolla Yuliana Cs, Pelatih Jakarta Pertamina Enduro Ungkap Biang Kerok Megawati Hangestri Cs Tekan Kekalahan

Tim yang diperkuat Megawati Hangestri, Jakarta Pertamina Enduro, menelan pil pahit pada pertandingan perdana mereka pada seri ke-6 Proliga 2026 di Bojonegoro
John Herdman Full Senyum Jelang FIFA Series 2026, "Si Anak Hilang" Timnas Indonesia Comeback sebagai Starter di Inggris

John Herdman Full Senyum Jelang FIFA Series 2026, "Si Anak Hilang" Timnas Indonesia Comeback sebagai Starter di Inggris

Elkan Baggott kembali starter bersama Ipswich Town. Comeback ini jadi kabar baik bagi pelatih Timnas Indonesia John Herdman jelang FIFA Series 2026 di SUGBK
Suporter Australia Ikhlas Jika Luke Vickery Pilih Bela Timnas Indonesia: Kami Punya Banyak Pemain di Posisinya

Suporter Australia Ikhlas Jika Luke Vickery Pilih Bela Timnas Indonesia: Kami Punya Banyak Pemain di Posisinya

Luke Vickery kabarnya sudah jalin komunikasi dengan pelatih John Herdman, publik Australia ikhlas jika sang striker memilih untuk memperkuat Timnas Indonesia.
Ramalan Zodiak 14 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Ramalan Zodiak 14 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Simak ramalan zodiak 14 Februari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Prediksi lengkap soal cinta, karier, dan keuangan di Hari Valentine.
Bayi Tertinggal Pesawat Usai Delay 5 Jam, Tangis Ibu Pecah: Susu Anak Saya Ada di Bagasi!

Bayi Tertinggal Pesawat Usai Delay 5 Jam, Tangis Ibu Pecah: Susu Anak Saya Ada di Bagasi!

Viral bayi tertinggal usai delay 5 jam Super Air Jet. Susu di bagasi ikut terbang, orang tua protes keras, maskapai akhirnya beri klarifikasi resmi.
Buntut Purbaya Pastikan Ketersediaan Anggaran Rp59 T untuk BPJS, PDIP: Jangan Ada Alasan Lagi RS Menolak!

Buntut Purbaya Pastikan Ketersediaan Anggaran Rp59 T untuk BPJS, PDIP: Jangan Ada Alasan Lagi RS Menolak!

Buntut Menkeu Purbaya menyatakan 3 bulan ke depan BPJS masih bisa berjalan normal, karena anggarannya ada Rp 59 T. Ternyata menyita perhatian PDIP
Pakar Nilai Investigasi Digital Forensik Bisa Bongkar Niat Jahat Pelaku Investasi

Pakar Nilai Investigasi Digital Forensik Bisa Bongkar Niat Jahat Pelaku Investasi

Ruby juga menegaskan hal tersebut terjadi dipicu juga oleh fakta bahwa regulasi belum selaras dengan teknologi yang ada.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT