News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Anak Sudah Dewasa Baru Aqiqah, Bagaimana Hukumnya? Cara Menebusnya seperti ini Saran Ustaz Abdul Somad

Ustaz Abdul Somad (UAS) menguraikan hukum aqiqah anak yang sudah berusia dewasa sekaligus cara menebusnya akibat faktor orang tua mengalami kesulitan ekonomi.
Selasa, 15 April 2025 - 23:21 WIB
Ustaz Abdul Somad (UAS)
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Ustadz Abdul Somad Official

tvOnenews.com - Ada banyak sekali orang tua belum bisa menggelar aqiqah untuk anak hingga menginjak dewasa.

Anak yang sudah dewasa belum melaksanakan aqiqah rata-rata disebabkan faktor orang tua selalu kesulitan ekonomi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ustaz Abdul Somad selaku pendakwah kondang memahami betul kesulitan ekonomi menjadi penyebab utama anak belum aqiqah sampai dewasa.

Ustaz Abdul Somad menjelaskan, ada sebagian orang yang mengatakan hukum aqiqah tidak boleh dilakukan lagi setelah dewasa, beberapa lainnya menyebutkan masih bisa.

Jika masih boleh dari persoalan hukum aqiqah saat dewasa, lantas bagaimana cara menebusnya?

Hukum dan Cara Menebus Aqiqah Anak Sudah Dewasa

Ilustrasi aqiqah bayi baru lahir
Ilustrasi aqiqah bayi baru lahir
Sumber :
  • iStockPhoto

 

Dilansir tvOnenews.com dari channel YouTube Playlist Dakwah, Selasa (15/4/2025), Ustaz Abdul Somad menjelaskan hukum aqiqah secara umum.

Ustaz Abdul Somad memaparkan bahwa, hukum aqiqah secara umum dalam ajaran agama Islam masuk kategori sunnah muakkad.

Artinya, setiap umat Muslim yang memiliki bayi baru lahir sangat dianjurkan untuk aqiqah.

UAS sapaan akrabnya mengatakan, biasanya aqiqah berlangsung saat sepasang kekasih baru memiliki anak bayi, sehingga mereka menggelar aqiqah sebagai tanda syukur atas kelahiran anaknya.

Waktu menggelar aqiqah biasanya setelah 7 hari, 14 hari hingga 21 hari seorang bayi baru lahir ke dunia.

"Acara ini menunjukkan ungkapan syukur (orang tua) menggelar aqiqah," ujar Ustaz Abdul Somad.

Ustaz Abdul Somad menuturkan, dalam aqiqah biasanya akan menyembelih dua ekor kambing dikhususkan kepada bayi laki-laki dan satu kambing bagi bayi perempuan.

Melalui kebutuhan penyembelihan kambing, maka setiap orang tua mengalami kesulitan ekonomi harus mengeluarkan biaya yang tidak kecil, sehingga mereka tidak bisa menggelar aqiqah.

Oleh karena itu, Ustaz Abdul Somad menyarankan cara menebus jika aqiqah selalu tertunda, dengan catatan jika sudah mampu dari segi ekonomi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kalau sekarang sudah kaya raya, ya sudah aqiqah sekarang!," saran dia.

Ustaz Abdul Somad kembali mencontohkan ketika seorang anak sudah tua dan baru mampu dari segi ekonominya, maka langsung boleh menebus aqiqah yang belum dilaksanakan saat waktu kecil.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ungkap Penyebab Turunnya PMI Manufaktur, Kadin Wanti-wanti Risiko Serius di Sektor Padat Karya

Ungkap Penyebab Turunnya PMI Manufaktur, Kadin Wanti-wanti Risiko Serius di Sektor Padat Karya

Saleh Husin menilai guncangan dari sisi permintaan dan tekanan dari kenaikan biaya produksi menjadi faktor utama yang mempersempit ruang ekspansi sektor manufaktur.
Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Puspom TNI, Polda Metro Jaya Tegaskan Tak Lagi Tangani Kasus

Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Puspom TNI, Polda Metro Jaya Tegaskan Tak Lagi Tangani Kasus

Polda Metro Jaya menegaskan tidak lagi menangani perkara kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus.
Ungkapan Clara Shinta usai Borok Dugaan Suami Selingkuh Terungkap, Sesalkan Sudah Ogah Dengarkan Peringatan Teman

Ungkapan Clara Shinta usai Borok Dugaan Suami Selingkuh Terungkap, Sesalkan Sudah Ogah Dengarkan Peringatan Teman

Clara Shinta menuliskan kekecewaan setelah menemukan dugaan perselingkuhan suami, Alexander Assad. Ia menyesali cuek setelah dinasihati oleh teman-temannya.
Persebaya Surabaya Cari Momentum Bangkit Saat Jamu Persita Tangerang di GBT

Persebaya Surabaya Cari Momentum Bangkit Saat Jamu Persita Tangerang di GBT

Pelatih Persebaya Bernardo Tavares waspadai Persita Tangerang di Super League. Usai dibantai 5 gol, mental Bruno Moreira dkk dipoles habis demi poin penuh di GBT.
125 Tahun Mengabdi untuk Negeri, Pegadaian Perkuat Layanan Digital melalui Tring!

125 Tahun Mengabdi untuk Negeri, Pegadaian Perkuat Layanan Digital melalui Tring!

Sebagai pemimpin pasar di sektor gadai dan emas, Pegadaian sukses menjadikan fitur layanan emas digital sebagai magnet utama di aplikasi Tring!.
Tarif Listrik Triwulan II 2026 Tidak Naik, PLN Siap Jaga Keandalan dan Kualitas Layanan

Tarif Listrik Triwulan II 2026 Tidak Naik, PLN Siap Jaga Keandalan dan Kualitas Layanan

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menyampaikan bahwa PLN siap memastikan keandalan pasokan listrik bagi seluruh pelanggan, khususnya di tengah ketidakpastian geopolitik global.

Trending

Kabar Gembira untuk Warga Jawa Barat, Dedi Mulyadi Sebut Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah Sudah di Depan Mata

Kabar Gembira untuk Warga Jawa Barat, Dedi Mulyadi Sebut Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah Sudah di Depan Mata

​​​​​​​Dedi Mulyadi umumkan renovasi puluhan ribu rumah di Jawa Barat. Warga kini bisa daftar langsung, program dimulai April dan dorong ekonomi daerah.
Media Malaysia Tak Habis Pikir, Padahal Timnas Indonesia Gagal Juara tapi Tetap Dipandang Positif

Media Malaysia Tak Habis Pikir, Padahal Timnas Indonesia Gagal Juara tapi Tetap Dipandang Positif

Kegagalan Timnas Indonesia meraih gelar juara FIFA Series 2026 menjadi sorotan media Malaysia. Meski gagal lawan Bulgaria, skuad Garuda tetap dipandang positif.
Media Vietnam Heran dengan John Herdman, Cuma Bilang Satu Kalimat Usai Timnas Indonesia Kalah, tapi Bikin Bulgaria Tersindir

Media Vietnam Heran dengan John Herdman, Cuma Bilang Satu Kalimat Usai Timnas Indonesia Kalah, tapi Bikin Bulgaria Tersindir

Kekalahan 0-1 yang dialami Timnas Indonesia saat menghadapi Bulgaria di final FIFA Series 2026 masih jadi perbincangan. Media Vietnam heran dengan John Herdman.
Tak Habis Pikir Lihat Timnas Indonesia Kalah Lawan Bulgaria, Bung Harpa: Mainnya Enggak Oke

Tak Habis Pikir Lihat Timnas Indonesia Kalah Lawan Bulgaria, Bung Harpa: Mainnya Enggak Oke

Bung Harpa memberikan kritikan terhadap penampilan Timnas Indonesia asuhan John Herdman yang kalah melawan Bulgaria. Menurutnya penampilan timnas tidak bagus.
Jadwal Siaran Langsung Final Four Proliga 2026 Seri Surabaya: Megawati Hangestri Reuni Lawan Kawan Lama, Jakarta Pertamina Enduro vs Electric PLN

Jadwal Siaran Langsung Final Four Proliga 2026 Seri Surabaya: Megawati Hangestri Reuni Lawan Kawan Lama, Jakarta Pertamina Enduro vs Electric PLN

Jadwal siaran langsung final four Proliga 2026 seri Surabaya, di mana Megawati Hangestri siap melawan kawan lamanya di pertandingan pembuka antara Jakarta Pertamina Enduro vs Jakarta Electric PLN.
Duel Panas Tim Dedi Mulyadi vs Sekda Jabar di Arcamanik, KDM Turut Beri Instruksi Tegas ke Kadispora Jabar

Duel Panas Tim Dedi Mulyadi vs Sekda Jabar di Arcamanik, KDM Turut Beri Instruksi Tegas ke Kadispora Jabar

Duel panas Tim Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi melawan tim Sekretariat Daerah yang dipimpin langsung Sekretaris Daerah Herman Suryatman di Arcamanik, Bandung.
Herdman Pilih 'Menepi' Usai Kalah Lawan Bulgaria! Ini Alasan di Balik Keputusan Mengejutkan Pelatih Timnas Indonesia

Herdman Pilih 'Menepi' Usai Kalah Lawan Bulgaria! Ini Alasan di Balik Keputusan Mengejutkan Pelatih Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mengungkapkan rencananya untuk mengambil jeda sejenak setelah memimpin dua laga FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT