News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Masih Ingat Eka Ramdani? Eks Pemain Persib dan Timnas Indonesia yang Sempat Dicap Pengkhianat Kini Sibuk Dakwah di Sepak Bola

Siapa yang tidak mengenal Eka Ramdani? Legenda Persib Bandung dan Timnas Indonesia itu punya kisah pernah dicap pengkhianat dan setelah pensiun memilih dakwah.
Rabu, 16 April 2025 - 04:33 WIB
Legenda Persib Bandung, Eka Ramdani berseragam Timnas Indonesia
Sumber :
  • AP Photo

tvOnenews.com - Siapa yang tidak mengenal Eka Ramdani? Mantan pemain sepak bola yang pernah bersinar saat berkiprah di Persib Bandung dan Timnas Indonesia.

Eka Ramdani selaku mantan pemain Persib Bandung dan Timnas Indonesia sudah tidak bermain di liga profesional sejak memutuskan pensiun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Akan tetapi, Eka Ramdani mempunyai kisah menarik saat bersama Persib Bandung dan setelah memutuskan pensiun.

Ketika bersama Persib Bandung, Eka Ramdani sempat dicap pengkhianat oleh suporter Bobotoh. Sementara, mantan pemain Timnas Indonesia itu kini menyibukkan diri untuk dakwah lewat sepak bola.

Lantas, bagaimana kisah perjalanan Eka Ramdani dari menjadi pemain sepak bola profesional hingga kegiatannya setelah pensiun? Yuk simak di bawah ini!

Karier Eka Ramdani Jadi Ikon Persib Bandung dan Timnas Indonesia

Mantan pemain Timnas Indonesia, Eka Ramdani saat putuskan pensiun di Persib Bandung
Mantan pemain Timnas Indonesia, Eka Ramdani saat putuskan pensiun di Persib Bandung
Sumber :
  • Persib Bandung

 

Eka Ramdani menjadi mantan pemain sepak bola profesional kelahiran di Purwakarta, Jawa Barat pada 18 Juni 1984. Ia kini telah menginjak usia 40 tahun.

Perjalanan Eka Ramdani bisa mencapai titik sebagai pesepak bola profesional tidak mudah karena harus membiasakan hidupnya sendiri dan jauh dari kedua orang tuanya.

Eka Ramdani pertama kali bermain sepak bola saat masuk Sekolah Sepak Bola (SSB) UNI Bandung pada 1997. Ia kala itu masih menginjak usia 13 tahun.

Seiring berjalannya waktu, Eka Ramdani bisa merasakan kompetisi yang digelar manajemen Persib Bandung menjadi cikal bakal bisa memperkuat Timnas Indonesia U-16.

Pelatih kiper Timnas Indonesia U-16 di bawah besutan Boyke Adam selaku mantan kiper Persib Bandung yang kepincut dengan skill Eka Ramdani ketika mempersiapkan skuad menghadapi Pra Piala Asia.

Pada 2001, Eka Ramdani mendapat kesempatan magang di Persib senior yang dipegang oleh pelatih Deny Syamsudin. Ia bahkan beruntung bisa memperkuat Timnas Indonesia senior pada tahun yang sama.

Eka Ramdani sukses resmi menjadi pemain Persib Bandung pada 2002. Namun, ia harus didepak pada 2003 karena Maung Bandung dibesut pelatih asal Polandia, Marek Andrzej Sledzianowski.

Persijatim mendapat peluang menarik Eka Ramdani setelah dicoret, meskipun harus kembali ke dalam pelukan Persib Bandung dari 2005-2011.

Pada momen inilah Eka Ramdani dicap pengkhianat sejak PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) menggelar acara launching tim tidak ada sosok dirinya.

Eka Ramdani Dicap Pengkhianat

Eka yang telah mengemban kapten di Persib selama 7 tahun menimbulkan pertanyaan dari Bobotoh. Berselang beberapa hari kemudian, ia resmi dipinang Persisam Samarinda.

Melalui podcast YouTube Sport77 Official pada 2024 lalu, Eka Ramdani menjelaskan kenapa tiba-tiba memutuskan pindah ke Persisam Putra Samarinda.

"Sebenarnya itu hal yang biasa dalam sepak bola, keluar-masuk pemain berganti hal biasa," kata Eka Ramdani dilansir dari YouTube Sport77 Official, Rabu (16/4/2025).

Eka Ramdani memahami banyak suporter Bobotoh yang kecewa hingga menggeruduk distro miliknya akibat memperkuat Persisam tanpa berpamitan di Persib Bandung.

"Saya coba memahami perasaan suporter. Ceritanya waktu itu saya cuma mau negosiasi aja dulu (di Persisam). Sudah ada wartawan juga di Samarinda, padahal saya ingin negosiasi karena tanya-tanya dulu," jelasnya.

Selain di Persisam Putra Samarinda, Eka Ramdani juga pernah memperkuat Pelita Bandung Raya, Semen Padang, Sriwijaya, dan Persela Lamongan sebelum kembali ke Persib Bandung.

Eka Ramdani bahkan memutuskan gantung sepatu dan resmi pensiun setelah Persib Bandung menyelesaikan kiprahnya di Liga 1 2018.

Setelah pensiun, Eka Ramdani mempunyai gebrakan baru yang begitu mengejutkan. Ia seolah-olah memilih jalannya di dunia dakwah namun tetap di olahraga sepak bola.

Eka Ramdani Dakwah di Sepak Bola

Legenda Persib Bandung itu kini menjadi sosok kepribadian yang religius karena sering dakwah. Ia bahkan menjadi pelatih di SSB UNI Bandung sebagai tim pertama dalam kariernya.

Eka Ramdani mengaku sering berbagi nilai-nilai yang terkandung dalam syariat agama kepada anak-anak SSB UNI Bandung, selain fokus membuka usaha dan jualan.

"Betul. Kegiatan saya sekarang mengasuh anak-anak di SSB. Selain itu, usaha jualan jahe merah juga sama seperti yang ada dipinggiran jalan gitu," ucap Eka Ramdani dilansir dari channel YouTube Jurnal Opah, Rabu.

"Kemudian membuat komunitas sepak bola tetapi lebih ke dakwah," sambung dia.

Eka tak pernah putus menggelar kajian dan pengajian terhadap anak-anak SSB, bahkan mengundang para pemain sepak bola bahkan mantan rekan sejawatnya selama di klub profesional.

"Karena kebanyakan teman-teman di luar komunitas atau mungkin teman-teman pesepak bola kita biasanya agak sedikit malu untuk ikut kajian. Kami membuat komunitas Muslim sepak bola itu buat wadah teman-teman pesepak bola untuk mengaji bareng dan kajian," paparnya.

Namun begitu, Eka Ramdani mengakui kalau mengisi kajian dengan pemain sepak bola profesional lebih mudah ketimbang mengajak anak-anak SSB.

"Tapi kalau misalkan harus benar-benar ke komunitas mengaji, mungkin agak sedikit tidak bebas seperti kepada sesama pemain bola. Jadi berdirilah komunitas sepak bola dakwah ini," tuturnya.

Saat menggelar kajian dan pengajian, Eka Ramdani kerap kali bersilaturahmi dan melakukan sistem keliling di kediaman beberapa mantan pemain Persib dan Timnas Indonesia U-23.

"Misalkan Minggu ini rumah saya, selanjutnya rumah Wildansyah, dan lainnya atau nongkrong di tempat ngopi sambil kajian," katanya.

"Mentornya dari luar sepak bola yang biasa mengisi kajian,"  tambahnya.

Eka Ramdani juga sering bersilaturahmi ke seluruh pesantren yang terletak di Jawa Barat, selain sibuk berdakwah di sepak bola.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami memang diajak ustaz dengan agenda seperti itu ke pelosok-pelosok," tukasnya.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Salah satu nama yang akhir-akhir ini santer dikabarkan akan menjadi pemain naturalisasi dan amunisi baru John Herdman di Timnas Indonesia adalah Luke Vickery.
Tak Perlu Lagi Keluar Bekasi, Dini dan Arief Pilih Tinggal di Summarecon yang Manjakan Penghuni dengan Konsep "Integrated Ecosystem"

Tak Perlu Lagi Keluar Bekasi, Dini dan Arief Pilih Tinggal di Summarecon yang Manjakan Penghuni dengan Konsep "Integrated Ecosystem"

Memasuki usia ke-16 tahun, kawasan Summarecon sukses memulihkan nama baik Bekasi dengan bertransformasi menjadi pusat hunian premium dan destinasi bisnis berkelas dunia.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, hingga Buru Konten Kreator yang Bongkar Pelanggaran Aturan PKB

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, hingga Buru Konten Kreator yang Bongkar Pelanggaran Aturan PKB

Dedi Mulyadi menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Bandung per Rabu (8/4/2026), setelah pelanggaran tersebut terekspos dan viral di media sosial.
Kejadian di Lebanon Jadi Bahan Evaluasi, Mensesneg Tegaskan Belum Ada Keputusan Penarikan TNI

Kejadian di Lebanon Jadi Bahan Evaluasi, Mensesneg Tegaskan Belum Ada Keputusan Penarikan TNI

Pemerintah Indonesia menyatakan hingga saat ini belum ada keputusan resmi untuk menarik pulang personel TNI yang tergabung dalam Pasukan Sementara PBB di Lebanon (UNIFIL). 
Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Siapa sosok Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung yang dinonaktifkan sementara oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi? Simak profil Ida Hamidah berikut ini.
Ruben Onsu Ungkap Rencana Onyo Kuliah di Amsterdam, Sudah Ada Sosok yang Menunggu di Sana

Ruben Onsu Ungkap Rencana Onyo Kuliah di Amsterdam, Sudah Ada Sosok yang Menunggu di Sana

Ruben Onsu ungkap rencana Onyo kuliah di Amsterdam, Belanda, dengan dukungan keluarga dan persiapan matang tanpa mengganggu karier hiburannya. (9/4/2026)

Trending

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Dipanggil Dedi Mulyadi, Pria yang Kritik Pelayanan Samsat Soekarno Hatta Sampaikan Saran Pembayaran PKB

Dipanggil Dedi Mulyadi, Pria yang Kritik Pelayanan Samsat Soekarno Hatta Sampaikan Saran Pembayaran PKB

Dedi Mulyadi memanggil pemuda bernama Lantang untuk dengarkan saran soal pembayaran pajak kendaraan bermotor, berharap proses di Samsat lebih mudah dan online.
Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Siapa sosok Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung yang dinonaktifkan sementara oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi? Simak profil Ida Hamidah berikut ini.
Pemprov Jabar Cium Dugaan Pungli di Samsat Bandung, Ada Keluhan Tarif Rp 700 Ribu jadi Sorotan Dedi Mulyadi

Pemprov Jabar Cium Dugaan Pungli di Samsat Bandung, Ada Keluhan Tarif Rp 700 Ribu jadi Sorotan Dedi Mulyadi

Kabar adanya tarif mengurus pajak motor Rp 700 ribu menjadi viral di media sosial. Hal ini juga menuai sorotan Kang Dedi Mulyadi
KDM Tidak Pandang Bulu Langsung Tindak Tegas, Terungkap Alasan Kepala Samsat Bandung Dinonaktifkan Sementara

KDM Tidak Pandang Bulu Langsung Tindak Tegas, Terungkap Alasan Kepala Samsat Bandung Dinonaktifkan Sementara

Nama Kang Dedi Mulyadi menjadi sorotan publik setelah adanya kabar Kepala Samsat Bandung dinonaktifkan sementara
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Proyek Gedung Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Proyek Gedung Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi tegur kontraktor yang bangun gedung memakan jalan provinsi tanpa IMB. Proyek harus dibongkar, ia sebut kontraktor ‘Bapak Pelit'. Simak beritanya!
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT