News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Percuma Shalat Jungkir Balik Kalau Suka Mencela, Semua Pahala Auto Ditransfer Jika Suka Mencela - Peringatan Tegas Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat (UAH) mengingatkan akan bahaya yang bisa terjadi di dunia serba digital ini. Kadang tanpa sadar seorang Muslim mencela orang lain. Hal ini akan merugikan karena pahala shalat dan ibadah lainnya auto auto ditransfer.
Rabu, 16 April 2025 - 10:03 WIB
Ustaz Adi Hidayat
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Adi Hidayat Official

tvOnenews.com - Dalam salah satu ceramah yang menyentuh hati, Ustaz Adi Hidayat (UAH) mengingatkan umat Islam tentang bahaya lisan dan sikap suka mencela orang lain. Meski seseorang terlihat taat dalam ibadah—terutama shalat—namun jika ia masih gemar menyakiti sesama, maka ibadahnya bisa tak bernilai, bahkan pahalanya bisa berpindah kepada orang yang ia sakiti.

Ceramah ini viral di berbagai platform digital, karena menyentil realita sosial hari ini—di mana banyak orang rajin beribadah tapi mudah mencela, menghina, atau menebar kebencian di dunia nyata maupun media sosial.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kalau ada orang shalat kemudian dia mencela orang lain maka pahala shalatnya diberikan langsung ke yang dicela, seketika,” jelas UAH dalam ceramah yang diunggah di kanal YouTube miliknya.

Hal ini sebagaimana hadis berikut ini.

"Tahukah kalian siapa orang yang bangkrut?"

“Yaitu orang yang datang pada hari kiamat membawa pahala salat, puasa, dan zakat. Namun dia mencaci maki orang lain, menuduh tanpa bukti, memakan harta orang, menumpahkan darah, dan memukul orang lain. Maka pahala-pahalanya pun diberikan kepada orang-orang yang dia zalimi...” (HR. Muslim)

Berdasarkan hadis itu, setiap keburukan yang kita lontarkan kepada orang lain akan dibalas di akhirat, dan bentuk pembalasannya adalah pahala kita dipindahkan kepada korban kita, hingga habis tak bersisa.

“Makanya kalau sedang dicela orang gak usah marah, itu sedang terjadi transfer otomatis pahala dia kepada kita,” saran UAH.

Oleh karenanya, mulai sekarang Ustaz Adi Hidayat menyarankan agar seorang Muslim tidak bersedih jika ada yang mencela, karena saat itulah proses transfer sedang berlangsung.

“Kalau anda belajar fikih akhlak, tidak setiap peristiwa tidak perlu ditatap dengan akal, kadang-kadang iman lebih menyejukkan,” jelas UAH.

Jika seseorang rajin ibadah namun mencela,,ibadah yang terlihat hebat di mata manusia bisa jadi tak ada nilainya di sisi Allah. Sungguh rugi seorang Muslim yang gagal menjaga lisan dan tulisan.

Ustaz Adi Hidayat lalu mengingatkan bahwa di dunia ini tidak ada yang bebas dari celaan, maka siapapun jangan pernah berharap untuk tidak dihina manusia.

"Ternyata tidak ada yang bebas dari celaan, Alah dicela, Rasul dicela, nabi dicela, Tabiin dicela,Ulama dicela," kata UAH. 

Maka sangat mungkin jika seorang manusia biasa dicela oleh manusia lainnya. 

"Anda Tuhan bukan, malaikat bukan, Rasul bukan, nabi bukan, sahabat bukan, tabiin bukan, ulama juga belum dan Anda tak ingin dicela, kata Imam Syafii anda siapa?" lanjut UAH.

Ustaz Adi Hidayat lalu memberikan pesan menyejukkan perihal celaan yang didapat, jika dilihat dari ilmu fiqih. 

"Kalau anda orang baik anda pasti dicela oleh orang yang tidak baik," jelasnya. 

"Kalau Anda orang tidak baik, maka anda dicela oleh orang yang baik," lanjutnya. 

Maka jelas UAH, dalam fiqih akhlak bab tasawuf kalau Anda dicela oleh orang yang tidak baik sebetulnya bukan celaan. 

"Namun sebenarnya pengukuhan di lisan anda (manusia) oleh Allah bahwa anda telah menjadi orang baik," jelas UAH. 

Ustaz Adi Hidayat mengingatkan, bahwa nilai ibadah seorang Muslim tak hanya ditentukan oleh gerakan fisik dan jumlah rakaat, tapi juga akhlak dan pengendalian diri, termasuk dalam menjaga lisan.

Berikut hadis Rasulullah SAW tentang orang yang bangkrut (muflis) di akhirat, meski dahulu rajin beribadah:

"Tahukah kalian siapa orang yang bangkrut?"

“Yaitu orang yang datang pada hari kiamat membawa pahala salat, puasa, dan zakat. Namun dia mencaci maki orang lain, menuduh tanpa bukti, memakan harta orang, menumpahkan darah, dan memukul orang lain. Maka pahala-pahalanya pun diberikan kepada orang-orang yang dia zalimi...” (HR. Muslim)

Artinya, setiap keburukan yang kita lontarkan kepada orang lain akan dibalas di akhirat, dan bentuk pembalasannya adalah pahala kita dipindahkan kepada korban kita, hingga habis tak bersisa.

Dunia Digital: Lahan Baru Dosa Lisan

Saat ini dimana dunia digital semakin berkembang, fenomena cyber bullying, hate speech, dan komentar negatif di media sosial kini dianggap biasa oleh banyak orang.

Maka dari itu di dunia serba digital ini, sangat mungkin badah yang terlihat hebat di mata manusia bisa jadi tak ada nilainya di sisi Allah, jika kita gagal menjaga lisan dan tulisan.

Tips Menjaga Pahala Agar Tak Ter-transfer

Ada beberapa langkah penting agar pahala kita tak "auto ditransfer" ke orang lain, berikut diantaranya:

Jaga lisan dan tulisan, hindari komentar yang menyakitkan atau merendahkan.

  • Beristighfar setiap kali merasa telah menyakiti orang lain, baik sengaja atau tidak.
  • Bertaubat dan minta maaf kepada orang yang telah dizalimi, jika memungkinkan.
  • Perbanyak amal rahasia seperti sedekah diam-diam, dzikir, atau membantu orang tanpa pamrih.
  • Latih diri untuk husnudzon (berprasangka baik), daripada mencela atau menghakimi.

Itulah bahaya dari mencela, pahala yang didapat dengan ibadah ludes seketika hanya dengan satu kata atau kalimat. 

Semoga bermanfaat dan kita semua dijauhkan dari kebiasaan menghina atau mencela orang lain. 

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Wallahu'alam bishawab

(Put)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pabrik Melamin di Gresik: Dorong Hilirisasi, Hadapi Tantangan Emisi

Pabrik Melamin di Gresik: Dorong Hilirisasi, Hadapi Tantangan Emisi

Pembangunan pabrik melamin senilai sekitar US$600 juta atau sekitar Rp10,2 triliun di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) JIIPE Gresik dinilai perkuat industri kimia
Terpopuler Trend: Warga Jateng Dapat Bantuan dari Gubernur Jabar Dedi Mulyadi, hingga KDM Sentil Siswa SMKN 2 Subang

Terpopuler Trend: Warga Jateng Dapat Bantuan dari Gubernur Jabar Dedi Mulyadi, hingga KDM Sentil Siswa SMKN 2 Subang

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi membantu warga Jawa Tengah (Jateng) di jalan. Hingga, Siswa SMKN 2 Subang malah kena sentil Kang Dedi Mulyadi (KDM)
Usai Viral Aduan Pungli, Dedi Mulyadi Langsung Kucurkan Anggaran Hampir Rp1 Miliar untuk Jembatan Cirahong

Usai Viral Aduan Pungli, Dedi Mulyadi Langsung Kucurkan Anggaran Hampir Rp1 Miliar untuk Jembatan Cirahong

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, akhirnya turun langsung meninjau kondisi Jembatan Cirahong setelah sempat viral isu dugaan pungli yang meresahkan masyarakat.
Red Sparks Ingin Pertahankan Yeum Hye-seon, Siap Pulangkan Megawati Hangestri di Liga Voli Korea 2026-2027

Red Sparks Ingin Pertahankan Yeum Hye-seon, Siap Pulangkan Megawati Hangestri di Liga Voli Korea 2026-2027

Red Sparks dikabarkan ingin mempertahankan setter senior mereka, Yeum Hye-seon. Rencana ini pun membuka peluang untuk kembali membawa pulang Megawati Hangestri di Liga Voli Korea 2026-2027.
Kepala Samsat Soekarno-Hatta Dinonaktifkan Sementara, Dedi Mulyadi: Tugas Pemerintah Memudahkan Orang Bayar Pajak

Kepala Samsat Soekarno-Hatta Dinonaktifkan Sementara, Dedi Mulyadi: Tugas Pemerintah Memudahkan Orang Bayar Pajak

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan tugas pemerintah adalah memudahkan orang untuk membayar pajak, bukan untuk mempersulit. 
Hakim MK Pengganti Anwar Usman Dilantik Pekan Ini, Ini Sosok Calonnya

Hakim MK Pengganti Anwar Usman Dilantik Pekan Ini, Ini Sosok Calonnya

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan seluruh persiapan tengah dimatangkan agar prosesi bisa segera digelar di Istana.

Trending

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Siapa sosok Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung yang dinonaktifkan sementara oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi? Simak profil Ida Hamidah berikut ini.
Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Salah satu nama yang akhir-akhir ini santer dikabarkan akan menjadi pemain naturalisasi dan amunisi baru John Herdman di Timnas Indonesia adalah Luke Vickery.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, hingga Buru Konten Kreator yang Bongkar Pelanggaran Aturan PKB

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, hingga Buru Konten Kreator yang Bongkar Pelanggaran Aturan PKB

Dedi Mulyadi menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Bandung per Rabu (8/4/2026), setelah pelanggaran tersebut terekspos dan viral di media sosial.
Dedi Mulyadi Tiba-tiba Sampaikan Permohonan Maaf untuk Warga Jawa Barat Usai Ngaku 'Gubernur Sableng'

Dedi Mulyadi Tiba-tiba Sampaikan Permohonan Maaf untuk Warga Jawa Barat Usai Ngaku 'Gubernur Sableng'

Jagat media sosial mendadak dihebohkan dengan pernyataan Kang Dedi Mulyadi (KDM) yang secara terbuka menyampaikan permohonan maaf kepada warga Jawa Barat.
Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Kondisi Timnas Indonesia yang diprediksi akan tanpa kekuatan penuh di Piala AFF 2026, dinilai oleh media Vietnam sebagai angin segar bagi skuad Kim Sang-sik.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT