GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Naskah Khutbah Jumat Singkat 18 April 2025: Fatwa Jihad Membela Palestina Bentuk Seruan Hati Nurani

Fatwa jihad membela Palestina atas kekejaman Israel telah keluar menjadi acuan materi naskah khutbah Jumat singkat untuk khatib shalat Jumat, 18 April 2025.
Kamis, 17 April 2025 - 00:12 WIB
Ilustrasi jihad membela Palestina
Sumber :
  • iStockPhoto

tvOnenews.com - Beberapa waktu lalu ulama Muslim dunia mengeluarkan fatwa jihad membela Palestina atas kekejaman Israel menjadi tema pembahasan dalam naskah khutbah Jumat singkat ini.

Naskah khutbah Jumat singkat ini terinspirasi dari sejumlah poin yang termaktub dalam fatwa jihad membela Palestina dicantumkan oleh para ulama Muslim dunia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Melalui naskah khutbah Jumat singkat untuk shalat Jumat, 18 April 2025, bagaimana cara kita menyikapi seruan fatwa jihad membela saudara di Palestina.

Sebab, Israel kerap kali mengingkari janjinya meskipun telah menyepakati gencatan senjata oleh pejuang Palestina, khususnya Hamas.

Lewat fatwa jihad tersebut menunjukkan kita tidak tinggal diam atas penderitaan warga Palestina yang terus dibombardir oleh Israel.

Oleh karena itu, tvOnenews.com akan membagikan tema tentang fatwa jihad membela Palestina untuk naskah khutbah Jumat singkat dalam pelaksanaan shalat Jumat, 18 April 2025.

Ada pun judul naskah khutbah Jumat singkat ini bertajuk "Fatwa Jihad Membela Palestina Bentuk Seruan Hati Nurani".

Naskah Khutbah Jumat Singkat Tema Fatwa Jihad Membela Palestina Bentuk Seruan Hati Nurani

Ilustrasi jemaah menyimak naskah khutbah Jumat dari khatib
Ilustrasi jemaah menyimak naskah khutbah Jumat dari khatib
Sumber :
  • iStockPhoto

 

الحَمْدُ لِلهِ الَّذِي أَكْرَمَنَا بِالْإِسْلَامِ، وَأَعَزَّنَا بِهِ قُوَّةً وَإِيْمَانًا، وَأَلَّفَ بَيْنَ قُلُوْبِنَا فَجَعَلَنَا أَحِبَّةً وَإِخْوَانًا، وَأَشْهَدُ أَن لَّا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، أَنْزَلَ كِتَابَهُ هُدًى وَرَحْمَةً وَتِبْيَانًا، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ، هَدَى اللهُ بِهِ مِنَ الضَّلَالَةِ، وَعَلَّمَ بِهِ مِنَ الْجَهَالَةِ، وَأَعَزَّ بِهِ بَعْدَ الذِّلَّةِ، وَكَثَّرَ بِهِ بَعْدَ القِلَّةِ، صَلَّى اللهُ عَلَيهِ وَسَلَّمَ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ الَّذِينَ كَانُوا لَهُ عَلَى الْحَقِّ إِخْوَانًا وَأَعْوَانًا؛ أَمَّا بَعْدُ.

عِبَادَ اللهِ، أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِيْ بِتَقْوَى اللهِ عَزَّ وَجَلَّ حَيْثُ قَالَ تَبَارَكَ وَتَعَالَى، أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ: يَا أَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوا اتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنْتُمْ مُّسْلِمُوْنَ.

يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالًا كَثِيرًا وَنِسَاءً وَاتَّقُوا اللَّهَ الَّذِي تَسَاءَلُونَ بِهِ وَالْأَرْحَامَ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيبًا.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَقُولُوا قَوْلًا سَدِيدًا يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا.

Kaum muslimin rahimahumullah

Pertama-tama, marilah kita bersyukur atas kehadirat Allah Subhanahu wa ta'ala yang telah memberikan kesempatan bagi kita hidup nyaman hingga detik ini, sehingga bisa berkumpul kembali di masjid tercinta ini.

Tak lupa, marilah kita bersholawat serta salam tercurahkan kepada baginda Nabi Muhammad SAW yang telah memperjuangkan Islam sebagai agama membawa kebenaran dan menyelamatkan umat manusia di akhirat kelak.

Sidang Jumat yang dirahmati Allah

Kekejaman yang terus berlangsung di tanah Palestina bukan sekadar tragedi kemanusiaan, melainkan juga ujian bagi solidaritas umat Islam.

Serangan militer Israel yang menyasar rumah sakit, sekolah, dan tempat ibadah, telah merenggut ribuan nyawa tak berdosa. Dalam situasi ini, mimbar Jumat tak boleh diam.

Sebab, mereka adalah corong nurani umat, tempat suara keadilan harus lantang disuarakan.

Fatwa jihad yang diserukan oleh para ulama adalah bentuk respons syar’i atas penderitaan saudara-saudara kita di Gaza dan sekitarnya.

Namun penting disampaikan bahwa jihad dalam konteks ini bukanlah semata-mata angkat senjata, melainkan seruan untuk membela yang tertindas dalam berbagai bentuk, yakni dengan harta, doa, dukungan moral, dan informasi.

Pertama-tama, khatib akan menjelaskan tentang jihad dari segi makna yang melampaui senjata. Banyak orang salah paham bahwa jihad hanya berarti perang.

Padahal, dalam Al-Quran dan sunnah, jihad mencakup perjuangan luas—dengan hati, lisan, tangan, dan harta, Allah SWT berfirman:

اِنَّمَا الْمُؤْمِنُوْنَ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا بِاللّٰهِ وَرَسُوْلِهٖ ثُمَّ لَمْ يَرْتَابُوْا وَجَاهَدُوْا بِاَمْوَالِهِمْ وَاَنْفُسِهِمْ فِيْ سَبِيْلِ اللّٰهِ ۗ اُولٰۤىِٕكَ هُمُ الصّٰدِقُوْنَ

Artinya: "Sesungguhnya orang-orang mukmin itu adalah orang-orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya, kemudian mereka tidak ragu-ragu, dan mereka berjihad dengan harta dan jiwa mereka di jalan Allah." (QS. Al-Hujurat, 49:15).

Dalam salah satu hadis riwayat menerangkan anjuran berjihad, Nabi Muhammad SAW juga bersabda:

"Barang siapa tidak pernah berjihad atau tidak pernah berniat berjihad, maka ia mati dalam keadaan nifak." (HR. Muslim).

Hadirin sekalian yang dikaruniai Allah

Kita baru saja menerima kabar terkait adanya fatwa ulama menyerukan jihad membela yang dizalimi.

Ulama dari berbagai penjuru dunia, seperti Al-Azhar Mesir dan Liga Ulama Muslim Dunia, telah menyerukan jihad membela Palestina. 

Majelis Ulama Indonesia (MUI) pun mengeluarkan pernyataan resmi mendukung perlawanan terhadap penjajahan Israel sebagai bentuk jihad fi sabilillah.

Dasar syar’i atas seruan ini jelas dalam Al-Quran melalui redaksi Surat An-Nisa Ayat 75, Allah SWT berfirman:

وَمَا لَكُمْ لَا تُقَاتِلُوْنَ فِيْ سَبِيْلِ اللّٰهِ وَالْمُسْتَضْعَفِيْنَ مِنَ الرِّجَالِ وَالنِّسَاۤءِ وَالْوِلْدَانِ الَّذِيْنَ يَقُوْلُوْنَ رَبَّنَآ اَخْرِجْنَا مِنْ هٰذِهِ الْقَرْيَةِ الظَّالِمِ اَهْلُهَاۚ وَاجْعَلْ لَّنَا مِنْ لَّدُنْكَ وَلِيًّاۚ وَاجْعَلْ لَّنَا مِنْ لَّدُنْكَ نَصِيْرًا

Artinya: "Mengapa kamu tidak berperang di jalan Allah dan (membela) orang-orang yang lemah dari (kalangan) laki-laki, perempuan, dan anak-anak yang berdoa, “Wahai Tuhan kami, keluarkanlah kami dari negeri ini (Makkah) yang penduduknya zalim. Berilah kami pelindung dari sisi-Mu dan berilah kami penolong dari sisi-Mu." (QS. An-Nisa, 4:75).

Dalam konteks masyarakat sipil, jihad dapat dilakukan melalui donasi untuk bantuan kemanusiaan, menyebarkan informasi yang benar untuk melawan propaganda zionis, mendoakan rakyat Palestina dan mengamalkan qunut nazilah.

Khatib akan menerangkan peran melalui mimbar Jumat dan peran kesadaran umat mengenai jihad untuk saudara kita di Palestina.

Khutbah Jumat bukan hanya rutinitas mingguan, tetapi media paling efektif untuk membentuk kesadaran sosial dan spiritual.

Ketika isu Palestina disampaikan dari mimbar, ia menjadi pengingat bahwa umat Islam satu tubuh.

Khatib memiliki peran strategis dalam membangkitkan empati dan semangat jihad umat, sekaligus mengarahkan pada bentuk perjuangan yang sesuai syariat.

Ajakan dalam khutbah bisa berupa infak Jumat khusus untuk Palestina, doa bersama setelah shalat, edukasi jamaah agar tidak terjebak informasi menyesatkan.

Ma'asyiral muslimin rahimahumullah

Demikianlah khutbah pertama yang begitu singkat disampaikan dalam kesempatan kali ini. Jihad bukan sekadar istilah heroik. Ia adalah panggilan nurani yang mengharuskan tindakan nyata, sesuai kemampuan dan kondisi.

Jika kita belum mampu membantu secara fisik, setidaknya kita bisa mengangkat tangan dalam doa dan mengulurkan bantuan finansial.

Mimbar Jumat seharusnya menjadi saksi bahwa umat ini tidak tinggal diam atas kezaliman. Semoga khutbah-khutbah kita menjadi penggerak perubahan, dan doa-doa kita menjadi perisai bagi rakyat Palestina.

إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهْ وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ. وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ. أَمَّا بَعْدُ؛

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

(hap)

Sumber Referensi: Quran Kemenag RI, Fatwa MUI No. 83 Tahun 2023 tentang Dukungan untuk Palestina, Situs resmi Al-Azhar dan Liga Ulama Muslim Dunia, Buku Jihad dan Syariat Islam oleh Dr. Wahbah Zuhaili.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

5 Weton yang Diprediksi Kurang Beruntung pada Tanggal 17 Mei 2026, Harus Ekstra Sabar saat Menghadapi Ujian Berat

5 Weton yang Diprediksi Kurang Beruntung pada Tanggal 17 Mei 2026, Harus Ekstra Sabar saat Menghadapi Ujian Berat

Menurut perhitungan kitab Primbon Jawa, ada lima weton yang disarankan untuk memperlambat tempo, menahan diri, dan ekstra waspada pada tanggal 17 Mei 2026.
Pantas Saja Berani Protes, Josepha Alexandra SMAN 1 Pontianak Ternyata Pernah Juara 1 LCC Kalbar hingga Lolos Tingkat Nasional

Pantas Saja Berani Protes, Josepha Alexandra SMAN 1 Pontianak Ternyata Pernah Juara 1 LCC Kalbar hingga Lolos Tingkat Nasional

Sosok Josepha Alexandra (Ocha) ternyata bukan anak bawang di panggung LCC garapan MPR RI ini. Ia adalah sang petahana yang punya rekam jejak cukup mengagumkan.
Rico Waas Tak Hadir di Kopdes, Bobby Nasution Soroti Tingkah Wali Kota Medan: Kita Lapor ke Kemendagri

Rico Waas Tak Hadir di Kopdes, Bobby Nasution Soroti Tingkah Wali Kota Medan: Kita Lapor ke Kemendagri

Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution menyoroti tingkah Wali Kota Medan, Rico Waas. Pasalnya, orang nomor satu di Kota Medan itu tak hadir dalam acara Kopdes
5 Weton yang Diprediksi akan Ketiban Hoki pada Tanggal 17 Mei 2026, Siap-siap Pintu Rezeki Terbuka Lebar

5 Weton yang Diprediksi akan Ketiban Hoki pada Tanggal 17 Mei 2026, Siap-siap Pintu Rezeki Terbuka Lebar

Berdasarkan perhitungan kitab Primbon Jawa, ada lima weton yang diramal akan mendapatkan lonjakan keberuntungan luar biasa pada tanggal 17 Mei 2026. Siapa saja?
Detik-detik Kecelakaan Maut Kereta Barang dan Bus di Bangkok, 8 Orang Tewas dan 35 Orang Luka-luka

Detik-detik Kecelakaan Maut Kereta Barang dan Bus di Bangkok, 8 Orang Tewas dan 35 Orang Luka-luka

Baru-baru ini beredar kabar terkait detik-detik kecelakaan maut kereta barang dan bus di Bangkok. Ironisnya, kecelakaan maut itu menewaskan 8 orang dan 35 orang
Kabar Bahagia untuk John Herdman, Striker Jangkung Ini Bakal Bela Timnas Indonesia

Kabar Bahagia untuk John Herdman, Striker Jangkung Ini Bakal Bela Timnas Indonesia

Timnas Indonesia berpotensi kedatangan striker muda jangkung bernama Mitchell Baker. Pemain 196 cm yang baru direkrut Colorado Rapids itu disebut masuk proyek John Herdman.

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Kaesang Pangarep Terpilih Jadi Ketua Timses Calon Ketua HIPMI, Terlihat Hadiri Malam Kolaborasi Daerah

Kaesang Pangarep Terpilih Jadi Ketua Timses Calon Ketua HIPMI, Terlihat Hadiri Malam Kolaborasi Daerah

Ketua Tim Pemenangan calon ketua Hipmi Reynaldo Bryan, Kaesang Pangarep hadiri acara “Malam Kolaborasi Daerah” yang diselenggarakan oleh tim sukses (timses) Reynaldo Bryan, di Plataran Senayan, Jakarta Pusat, pada Jumat (15/5/2026).
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT