News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Napi Lapas Kendari Mendapat Pembinaan Kerohanian Supaya Lebih Dekat Dengan Allah SWT

Para napi atau warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) diberikan pembinaan kerohanian.
Jumat, 18 April 2025 - 23:22 WIB
Lapas Kendari beri pembinaan kerohanian ke napi untuk belajar agama
Sumber :
  • ANTARA

Kendari, tvOnenews.com - Para napi atau warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) diberikan pembinaan kerohanian.

Kepala Lapas Kelas IIA Kendari Herman Mulawarman mengungkapkan hal ini dilakukan untuk meningkatkan ilmu agama serta kesadaran bagi para napi. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Demi terwujudnya program pembinaan kepribadian khusus kerohanian ini, pihaknya telah menggandeng Kementerian Agama (Kemenag) serta organisasi di bidang keagamaan untuk memberikan pembelajaran dan pengetahuan. 

"Jadi, pembinaan itu sudah terjadwal bahwa mereka setiap hari Selasa itu ustad dari luar akan datang ke sini mengajarkan warga binaan di dalam," ungkap Herman Mulawarman usai melaksanakan shalat Jumat berjamaah dengan para warga binaan di Lapas Kendari.

Dalam pelaksanaan program pembinaan kerohanian ini, pihaknya memberikan kesempatan bagi para warga binaan yang memiliki keahlian serta kemampuan untuk mengaji dan membawakan ceramah bagi para rekan-rekannya di dalam Lapas.

"Mereka juga yang bisa berceramah itu kita beri kesempatan untuk memberikan ceramah di dalam untuk mengingatkan rekan-rekan mereka sendiri," ujarnya.

Lapas Kendari beri pembinaan kerohanian ke napi untuk belajar agama
Lapas Kendari beri pembinaan kerohanian ke napi untuk belajar agama
Sumber :
  • ANTARA

 

Perubahan Signifikan dari Para Napi

Berdasarkan pengamatannya, Herman Mulawarman juga melihat adanya perubahan yang sangat signifikan pada para warga binaan yang telah mengikuti pembinaan kerohanian tersebut. 

Perubahan tersebut terlihat pada warga binaan yang saling memberikan motivasi juga mengajak agar terus belajar agama bersama-sama.

"Para pengurus masjid di sini juga terus memanggil dan memotivasi teman-teman mereka untuk belajar agama, karena dengan belajar agama pasti niscaya perilaku yang buruk bisa dihilangkan di hatinya," jelas Herman Mulawarman.

Sementara itu, Kepala Baznas Kota Kendari, Amri Natsir sampaikan kepada para warga binaan jika manusia ini adalah makhluk yang kontroversi. 

Lantaran di dalam diri manusia terdapat kebaikan dan juga keburukan, sehingga manusia dapat bergeser untuk melakukan kegiatan buruk maupun melakukan kegiatan yang baik.

"Jadi, di dalam diri manusia itu ada namanya nafsu, menurut Imam Al Gazali nafsu itu dibagi dua, yaitu nafsu mutmainah dan nafsu amarah, dan nafsu amarah itu yang selalu mendorong manusia untuk melakukan perbuatan yang tidak baik yang bertentangan dengan kehendak Allah, tapi nafsu Mutmainnah itu sebaliknya," tutur Amri Natsir.

Napi Lebih Dekat dengan Allah SWT

Ia pun menyebutkan bahwa pembinaan kerohanian ini ditujukan agar warga binaan lebih dekat dengan Allah SWT.

Sementara itu, salah seorang warga binaan Sarif Maulana menyampaikan bahwa program pembinaan yang dilakukan oleh Lapas Kendari sudah sangat konkret. 

Di dalam Lapas tersebut juga telah dibentuk blok santri, yang di dalamnya juga terdapat program belajar hingga menghafal Al Quran.

"Ada kelas santri, ada kelas Iqra bagi yang belum bisa baca Al Quran, dan meningkat ke kelas tilawah baca Quran bagi yang sudah naik kelas, kemudian naik lagi ke hafalan Quran," ucap Sarif Maulana.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia menambahkan bahwa dalam kelas santri tersebut juga terdapat program one day one ayat yang dibuatkan kanal oleh Lapas Kendari untuk memberikan kesempatan para warga binaan menghafal Al Quran.

"Jadi, satu hari satu ayat menghafal Quran, kanal-kanalnya sudah dibuat oleh pihak Lapas, jadi dampaknya sangat besar bagi kami warga binaan," pungkasnya. (ant/kmr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sosok Aipda Vicky yang Mundur Saat Usut Korupsi Rp2,2 M di Minahasa, Kini Pilih Jual Kopi dan Sindir Penjilat

Sosok Aipda Vicky yang Mundur Saat Usut Korupsi Rp2,2 M di Minahasa, Kini Pilih Jual Kopi dan Sindir Penjilat

Kasus tersebut berkaitan dengan program tahun 2020 yang menghabiskan anggaran sekitar Rp2,2 miliar.
Bentuk Tanggung Jawab ke Timnas Italia, Gennaro Gattuso Resmi Mundur Usai Gagal Bawa Gli Azzurri Lolos ke Piala Dunia 2026

Bentuk Tanggung Jawab ke Timnas Italia, Gennaro Gattuso Resmi Mundur Usai Gagal Bawa Gli Azzurri Lolos ke Piala Dunia 2026

Gennaro Gattuso resmi melepas jabatannya sebagai pelatih Timnas Italia setelah gagal membawa Gli Azzurri lolos ke putaran final Piala Dunia 2026.
Jadwal Pemain Timnas Indonesia Abroad Hari Ini Usai Bela Garuda di FIFA Series 2026: Kevin Diks dan Jay Idzes Langsung Main Malam Nanti

Jadwal Pemain Timnas Indonesia Abroad Hari Ini Usai Bela Garuda di FIFA Series 2026: Kevin Diks dan Jay Idzes Langsung Main Malam Nanti

Para pemain Timnas Indonesia yang berkarier di luar negeri kembali bersiap membela klub masing-masing usai tampil bersama skuad Garuda di FIFA Series 2026.
Nasib Pilu Aipda Vicky Aristo Usai Ungkap Korupsi di Minahasa: Pilih Mundur Usai Dimutasi, Kini Jualan Kopi

Nasib Pilu Aipda Vicky Aristo Usai Ungkap Korupsi di Minahasa: Pilih Mundur Usai Dimutasi, Kini Jualan Kopi

Kini, Aipda Vicky dipastikan sudah tidak lagi menjadi bagian dari institusi Polri. Setelah resmi keluar dari kepolisian, ia memilih menjalani aktivitas baru dengan berjualan kopi.
Andrie Yunus Akhirnya Buka Suara Soal Penyiraman Air Keras: Saya akan Tetap Kuat Hadapi Teror Pengecut

Andrie Yunus Akhirnya Buka Suara Soal Penyiraman Air Keras: Saya akan Tetap Kuat Hadapi Teror Pengecut

Kondisi medisnya terus dipantau tim dokter multidisiplin, sementara akses kunjungan untuk sementara ditutup demi menjaga privasi dan fokus pemulihan
Oknum Polisi di Pacitan Lakukan KDRT kepada Istri karena Faktor Ekonomi

Oknum Polisi di Pacitan Lakukan KDRT kepada Istri karena Faktor Ekonomi

Hingga saat ini korban sudah dipanggil propam Polres Pacitan. Bella juga telah memberikan penjelasan mengenai KDRT yang dialaminya pada November 2025. Persoalan ekonomi menjadi penyebab aksi KDRT.

Trending

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Belum Lama Sampai di Inggris, Menit Bermain Elkan Baggott Bersama Timnas Indonesia Disorot Ipswich Town

Belum Lama Sampai di Inggris, Menit Bermain Elkan Baggott Bersama Timnas Indonesia Disorot Ipswich Town

Baru beberapa hari kembali ke Inggris, Ipswich Town justru soroti menit bermain yang diberikan pelatih John Herdman untuk Elkan Baggott bersama Timnas Indonesia
Timnas Indonesia Terpopuler: Lama-lama Proyek Naturalisasi Gagal, Media Vietnam Heran dengan PSSI, hingga Jadwal Garuda 2026

Timnas Indonesia Terpopuler: Lama-lama Proyek Naturalisasi Gagal, Media Vietnam Heran dengan PSSI, hingga Jadwal Garuda 2026

Rangkuman 3 berita Timnas Indonesia terpopuler: ancaman proyek naturalisasi, sorotan media Vietnam soal Paspoorgate, hingga jadwal lengkap Garuda tahun 2026.
Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi
Media Prancis Sebut Skuad Garuda Solid tapi Kurang Inisiatif, hingga Vietnam Yakin Timnas Indonesia Kandidat Juara Piala AFF

Media Prancis Sebut Skuad Garuda Solid tapi Kurang Inisiatif, hingga Vietnam Yakin Timnas Indonesia Kandidat Juara Piala AFF

Kekalahan tipis Timnas Indonesia dari Bulgaria di final FIFA Series memicu beragam reaksi dari media internasional. Berikut rangkuman 3 artikel terpopulernya.
Media Malaysia Tuduh 3 Pemain Timnas Indonesia Palsukan Dokumen: Mereka Akan Dihukum

Media Malaysia Tuduh 3 Pemain Timnas Indonesia Palsukan Dokumen: Mereka Akan Dihukum

Media Malaysia menuding tiga pemain Timnas Indonesia memalsukan dokumen dan terancam hukuman. Simak fakta sebenarnya di balik kasus yang kini diselidiki KNVB.
Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia Layak Dapat Penghormatan Besar

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia Layak Dapat Penghormatan Besar

Nama Jay Idzes kembali mencuri perhatian, kali ini datang langsung dari Italia. Pelatih Sassuolo akui kapten Timnas Indonesia itu layak dapat penghormatan besar.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT